English Language | Form Penggembalaan
KESAKSIAN: BERSERAH TUHAN DAN JANGAN MENGGUNAKAN KEKUATAN SENDIRI
KESAKSIAN LAINNYA

Kuasa Tuhan lewat Doa Semalam Suntuk dan Percikan Darah
Saya ingin menyaksikan pertolongan Tuhan dalam hidup muda saya.

Saya banyak mengalami hambatan...

Keubahan Lewat Firman Pengajaran
Saya mau bersaksi bagaimana Tuhan sudah mengubahkan hati dan hidup...

Rancangan Tuhan Selalu Baik
Saya bersyukur kepada Tuhan, karena masih memberikan kesempatan untuk bisa bersaksi...

Iman Sebesar Biji Sesawi
Mula pertama saya mau mengucap syukur kepada Tuhan Yesus yang telah...

Tuhan tidak pernah menipu
Saya ingin menyaksikan bahwa Tuhan tidak pernah menipu.

Suatu kemurahan Tuhan, kalau...

Hidupku tertolong lewat doa dari isteri dan anak saya
Saya mau menyaksikan belas kasih kemurahan Tuhan yang saya alami dalam...

Pemeliharaan Tuhan
Jauh sebelum saya masuk Lempin-EL, saya mempunyai masalah di tubuh...


Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari kesaksian:   
[versi cetak]
Berserah Tuhan dan Jangan Menggunakan Kekuatan Sendiri
Oleh: Bapak Setia Darma
Sabtu, 06 Agustus 2016
Tayang: 22 November 2016

Puji Tuhan, saya ingin menyaksikan cinta kasih dan kemurahan Tuhan yang begitu besar dalam kehidupan saya. Saya punya suatu usaha yang adalah hasil kerja sama dengan seorang teman. Teman 
yang memberikan modal, saya yang menjalankan dengan sistem bagi hasil. Usaha itu awalnya berjalan bagus. Tetapi, sekitar 2 tahun lalu tiba-tiba teman saya ditipu orang dalam jumlah yang sangat banyak sehingga teman saya, mungkin karena kesulitan keuangan, mulai menarik sedikit demi sedikit modalnya dari usaha kami. Sampai suatu saat, semua modal ditarik, tanpa ada kabar apapun, atau dapat dikatakan saya ditinggalkan sendirian. Padahal, pada waktu itu kondisi usaha sedang dalam keadaan turun atau merugi. Saya kaget karena tiba-tiba dia menarik semua modalnya pada saat kondisi usaha saya bisa dibilang NOL. Barang yang ada itu mungkin lebih besar hutang. Barang yang ada mungkin dalam dagang disebut "barang mati" atau barang yang susah lakunya.

Memang berat saat itu, saya sempat stres dan pusing. Mohon maaf, karena sebenarnya anak Tuhan tidak boleh stress dan pusing, Saya  juga sempat berpikiran untuk memakai cara yang tidak bagus, tetapi Tuhan menegur dan mengingatkan bahwa kalau mau berlajan di jalan Tuhan, harus lurus jangan belok-belok, harus benar, karena jalan yang belok-belok itu adalah jalannya ular.
 
Pada saat itu jumlah karyawan juga mulai berkurang satu persatu sampai tinggal sedikit. Apalagi saya harus tetap setia dalam beribadah melayani Tuhan tiga kali seminggu ditambah Ibadah Kaum Muda dan Remaja. Tetapi herannya, saat keadaan sepi dan kondisi turun, pada saat itulah Tuhan menunjukkan kasihNya. Pada saat saya seperti berada di atas karena mungkin modal yang diberikan teman saya itu relatif besar, justru saya menemui kesulitan. Sedangkan saat modal saya nol, justru Tuhan berikan berkat yang semakin melimpah, lebih dari pada saat saya punya modal banyak. Saya sangat heran, "Kok bisa, kok bisa."

Tuhan tegur, keadaan saya seperti murid-murid Yesus yang punya kemampuan, modal, dan waktu yang tepat, disuruh menangkap dan menjala ikan tapi tidak menangkap apa-apa. Hasilnya, gagal, seperti yang saya alami saat saya mengandalkan modal, kemampuan, dan waktu. Tetapi saat saya berada di bawah, Tuhan berikan pertolongan. Kalau kita berserah kepada Tuhan, Tuhan pasti buka jalan. Kalau Tuhan masih belum menolong artinya Tuhan masih sibuk membenahi kehidupan kita  yang penuh cacat cela dan kesombongan, masih sering mengandalkan kekuatan sendiri dan tidak mengandalkan Tuhan.

Puji Tuhan. Kita harus berserah pada Tuhan dan jangan kita menggunakan kekuatan sendiri. Tuhan yang mengadakan dari tidak ada menjadi ada. Tuhan yang menjadikan semua indah pada waktuNya.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:00 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Mingu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 11:00 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 11-13 Juli 2017
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 26-27 Juli 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • Agustus 2017
    (Ibadah Kunjungan di Lumajang)

  • 08-10 Agustus 2017
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 19-21 September 2017
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • Oktober 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top