English Language | Form Penggembalaan
KESAKSIAN: KUASA DAN KASIH TUHAN
KESAKSIAN LAINNYA

Menerima Firman Pengajaran
Saya berterima kasih kepada Tuhan. Saya merasakan begitu besar berkat...

Tuhan Membuat Lebih dari Pemenang
Saya ingin menyaksikan kemurahan Tuhan yang begitu besar, yang sudah...

Tuhan Tidak Tinggalkan Saya
Saya mau menyaksikan cinta kasih Tuhan yang saya alami dalam...

Tuhan Tidak Menipu
Tahun 2013 ini buat saya secara pribadi adalah tahun peningkatan,baik peningkatan
rohani,...

Jangan Kuatir
Saya bersyukur kepada Tuhan, karena Dia telah memilih saya dalam...

Tuhan Baik Bagi Saya
Firman Tuhan...

Tidak Ada yang Mustahil Bagi Tuhan
Saya ingin menyaksikan bagaimana kemurahan dan pernyertaan Tuhan untuk saya dan...


Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari kesaksian:   
[versi cetak]
Kuasa dan Kasih Tuhan
Oleh: Henny
Sabtu, 14 Januari 2006
Tayang:

Saya rindu untuk menyaksikan cinta kasih dan kemurahan Tuhan yang sudah Tuhan nyatakan lewat 3 kali pertolonganNya dalam hidup saya:

  1. Saya bersyukur kepada Tuhan yang telah mempercayakan pelayanan kepada saya di tahun 2005, baik pelayanan dalam penggembalaan maupun antarpenggembalaan. Pada pertengahan tahun 2005 terjadi pergantian pimpinan di kantor saya. Selama dalam kepemimpinan Kacab yang lama, saya tidak pernah mengalami kesulitan dalam hal izin untuk ibadah karena beliau juga dari GPT sehingga tidak berani melarang jika saya izin untuk keperluan ibadah, dengan alasan takut akan Tuhan. Dengan adanya Kacab yang baru, saya berpikir bahwa kedepannya saya akan mengalami kesulitan jika minta izin untuk keperluan ibadah. Tetapi dalam hati saya ingat nubuatan firman bahwa dulu bangsa Israel untuk bisa keluar dari tanah Mesir dengan tujuan beribadah kepada Tuhan, juga harus menghadapi halangan-halangan/tekanan-tekanan yang semakin hari semakin berat. Oleh sebab itu, saya hanya bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan tersebut dengan semakin tekun & setia dalam setiap ibadah pelayanan yang diadakan dalam penggembalaan, baik dalam ibadah pokok maupun ibadah tambahan (doa puasa, doa malam, doa semalam suntuk, retreat), terutama memperbaiki sikap hati saat-saat mendengarkan firman Tuhan.
    Menghadapi pelayanan yang begitu banyak di bulan Desember 2005, terutama pelayanan ke Saojo-Poso, saya mengalami masalah dalam hal biaya & izin/cuti dari kantor, apalagi ditengah banyaknya kesibukan di kantor menghadapi tutup pembukuan tahun 2005. Tapi Tuhan sudah membuka jalan sehingga saya bisa mengikuti pelayanan ke Saojo dengan baik. Tuhan mencukupkan biaya untuk bisa pulang-pergi naik kapal laut, bahkan oleh kemurahan Tuhan saya boleh pulang dengan naik pesawat. Juga untuk bisa cuti kantor selama 6 hari, ini merupakan keajaiban bagi saya.
  2. Setelah pulang dari Saojo, masih ada beberapa pelayanan kunjungan sehubungan dengan Natal yang Tuhan bebankan untuk saya ikuti, sedangkan jatah cuti saya di tahun 2005 hanya tinggal 6 hari dan sudah saya ambil untuk keperluan pelayanan ke Saojo. Menurut pemikiran manusia sangatlah tidak mungkin bagi saya untuk bisa mengikuti pelayanan-pelayanan tersebut, sedangkan hati saya begitu rindu dan sedih setiap kali melihat saudara-saudara yang lain berlatih lagu untuk pelayanan-pelayanan tersebut. Dalam hati, saya bertanya kepada Tuhan, ”Tuhan, mengapa mereka boleh melayani Engkau, sedangkan saya tidak..??” Meskipun hati kecil saya coba menghibur dengan mengatakan bahwa jatah cuti saya habis juga untuk melayani Tuhan, jadi jika sekarang saya tidak bisa melayani karena tidak bisa cuti lagi .. itu tidaklah apa-apa. Menghadapi hal ini saya merasa sangat tidak berdaya dan satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah berdoa untuk mohon belas kasihan Tuhan agar saya boleh menyelesaikan tugas pelayanan yang Tuhan bebankan di tahun 2005 secara tuntas.
    Tuhan memberikan keberanian kepada saya untuk menghadap pimpinan dan menanyakan apakah masih boleh saya minta izin untuk keperluan ibadah pelayanan. Diluar pikiran saya, ternyata beliau memberikan izin dengan begitu mudahnya bahkan minta didoakan agar semua urusan kantor bisa berjalan dengan baik. Saya sangat heran dengan pembukan jalan yang Tuhan lakukan. Apa yang tadinya saya pikir sulit ternyata Tuhan selesaikan dengan begitu mudahnya.
    Tuhan ingatkan saya bahwa semua itu adalah hasil ketekunan dari ibadah-ibadah yang saya ikuti selama ini, baik 3 macam ibadah pokok maupun ibadah-ibadah tambahan. Sebab jika kita mau bertekun, sekalipun keadaan hidup kita tidak dalam masalah, semua baik & lancar-lancar saja, bahkan dalam bekat-berkat, hal ini sama dengan kita sedang mengumpulkan minyak persediaan/cadangan. Sehingga, jika sewaktu-waktu masalah datang & sepertinya tidak ada lagi jalan keluar yang bisa kita lakukan maka minyak persediaan/cadangan itu yang akan membukakan jalan bagi kita. Hal ini membuat saya semakin mengerti bahwa asalkan kita mau selalu taat dengar-dengaran dan menyerah sepenuh kepada Tuhan, kuasa Tuhan sanggup untuk membukakan pintu-pintu yang tertutup bahkan kemustahilan-kemustahilan yang ada dalam setiap langkah kehidupan kita. Dan, dalam setiap ibadah pelayanan yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh, di dalamnya terkandung janji dan jaminan pemeliharaan serta perlindungan Tuhan atas hidup jasmani dan rohani kita, mulai hidup di bumi sekarang ini sampai kehidupan kekal.
  3. Sehubungan dengan dilaksanakannya tutup buku tahunan di kantor saya per tgl. 31 Desember 2005 dan Stock opname per tgl. 02 Januari 2006, saya menghadapi masalah yang tidak pernah saya alami sebelumnya berkaitan dengan tugas saya sebagai kasir-1, yaitu uang kas yang saya pegang terjadi selisih/kurang sebesar ± Rp. 1.000.000,00, sekalipun pembukuan yang saya kerjakan sudah saya cek secara berulang-ulang. Setelah upaya saya menthok dan tidak membuahkan hasil, saya menyerahkan laporan-laporan tersebut kepada pimpinan sambil berpesan agar memeriksa kembali apakah ada kesalahan dalam laporan yang saya buat, antara pencatatan bilyet giro, cek, dan uang tunai, karena telah terjadi kekurangan pada uang tunai. Ini terjadi pada tanggal 31 Desember 2005. Pada malam harinya adalah kebaktian tutup dan buka tahun, Firman Tuhan menjanjikan suasana Firdaus di tahun 2006.
    Sesuai janji Firman, saya berharap bahwa pada waktu masuk kerja nanti semoga berita baik yang saya terima dari pimpinan bahwa memang terjadi kesalahan pembukuan. Tapi ternyata pada tanggal 2 Januari 2006 pagi berita buruk yang saya terima, beliau mengatakan bahwa semua laporan yang saya kerjakan benar dan tidak ada kesalahan, dan itu berarti bahwa uang tunai dari kas yang saya pegang benar-benar kurang. Hal ini membuat saya mulai kuatir.
    Dua tempat kemungkinan saya bisa bertanya adalah ke bank (tempat dimana saya melakukan penyetoran/transfer setiap hari) dan kasir-2/teman saya yang kebetulan waktu itu tidak masuk kerja dikarenakan ibunya meninggal di Tulungagung. Saya tidak tahu sampai berapa lama dia tidak masuk kantor. Dari pihak bank, saya mendapatkan jawaban bahwa tidak ada kelebihan setoran dari kantor kami. Jadi harapan satu-satunya adalah bertanya ke kasir-2.
    Tanggal 2, 3, dan 4 Januari 2006 adalah saat-saat saya diproses oleh Tuhan soal kekuatiran, ketakutan, dan penyerahan diri sepenuh kepada Tuhan. Beberapa hari itu, setiap kali saya ingat masalah yang sedang saya hadapi, hati saya menjadi takut, kepala saya menjadi pusing, dan muka saya menjadi muram. Saat bercermin saya bertanya kepada Tuhan, “Ah Tuhan.., masak masalah seperti ini saja koq bikin muka saya semuram ini sich...??!!” Tuhan berkata, “ Aku & kamu yang paling tahu kebenaranmu (artinya: Tuhan & saya yang paling tahu kejujuran saya dalam bekerja). Mengapakah hatimu begitu takut menghadapi sengsara tanpa dosa, jika ini seijin-Ku? Apakah kamu tidak percaya bahwa Aku juga sanggup unuk menolongmu..?” Dan saya menjawab, “Baiklah Tuhan, sekalipun saya harus menderita karena menanggung kesalahan yang tidak seharusnya saya tanggung, tapi jika ini seijinMu.. saya rela & menyerah sepenuh kepadaMu, karena saya percaya bahwa hanya Engkau yang sanggup untuk menolong saya.”
    Sejak saat itu hati saya mulai damai, sekalipun masalah belum selesai tapi dalam hati saya percaya bahwa masalah ini akan selesai dengan baik. Dan ternyata benar, memang ada kelebihan uang pada teman saya/kasir-2. Dia juga kebingungan karena tidak tahu itu uang siapa dan ternyata adalah uang saya.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, mengawali tahun ini Tuhan sudah menggenapi FirmanNya yaitu untuk memberikan suasana Firdaus dalam hidup saya lewat pertolonganNya yang begitu indah di balik masalah yang saya alami. Sebenarnya kehidupan saya adalah kehidupan yang begitu lemah, rapuh, banyak keterbatasan dan ketidakberdayaan.., dengan kekuatan sendiri tidaklah mampu menghadapi dosa, masalah, dan pencobaan-pencobaan yang semakin hari terasa semakin berat. Seharusnya hanyalah kekalahan yang menjadi upah dan bagian saya. Tetapi justru dalam kelemahan itulah saya semakin bisa melihat dan merasakan betapa besar dan kuatnya KUASA & KASIH TUHAN yang menjadikan saya mampu bertahan bahkan menang, bahkan sampai pada kemenangan yang terakhir yaitu saat Tuhan berkenan dan rela mengangkat kehidupan yang hina semacam saya menjadi Mempelai Wanita Nya (Roma 8:35-37).



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 31 Oktober 2017 - 01 November 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 22-23 November 2017
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 24 Desember 2017
    (Ibadah Natal di Hotel Kartika Graha Malang)

  • 25 Desember 2017
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top