|
KESAKSIAN LAINNYA
Rencana Tuhan Baik Adanya
Salam
sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus menyertai kita semua.
Terima kasih... Tuhan Menjaga Hidupku
Tanggal 24-26 Juli 2007, oleh kemurahan Tuhan, saya bisa ikut... Keajaiban Tuhan
Sebelum saya tergembala, saya hidup dalam kenajisan dan kejahatan. Semua... Tuhan Menjaga Dari Awal Sampai Akhir
Saya bersyukur kepada Tuhan bisa melewati tahun 2005.
... Pdt. Christian Noya
Shalom
Pendeta... Tragedi Rawon
Salam sejahtera dalam kasih Tuhan Yesus Kristus. Sebenarnya saya malu... Kesaksian dan Pengakuan
Ini kesaksian sekaligus minta ampun, ada 3 point:
...
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Penyertaan dan Perlindungan Tuhan lewat Firman Penggembalaan
Oleh: Renny Indrawati
Jumat, 31 Desember 2010
Tayang: 01 Januari 2011
Saya
sangat berterima kasih untuk segala doa yang selalu dinaikkan buat
saya. Selama hampir 4 bulan jauh dari rumah, Tuhan sudah sangat
menolong dan memberi saya kemurahan untuk bisa tetap mengikuti Firman
Penggembalaan via siaran langsung. Saya
percaya bahwa kebutuhan utama adalah ketekunan dalam penggembalaan.
Jika kita tergembala dengan benar maka Yesus sebagai Gembala Agung
mampu mengerjakan segala sesuatu dalam hidup kita untuk kebutuhan
rohani maupun jasmani.
- Tuhan
sudah menolong saya sehingga bisa mendapatkan akses internet dalam
waktu 6 hari setelah tiba di asrama.
Asrama
tempat saya tinggal waktu pertama kali datang sebenarnya tidak
dilengkapi dengan fasilitas internet. Berdasarkan pengalaman
sebelumnya, untuk memasang saluran internet baru, kami harus
mendaftar dan menunggu setidaknya 2 minggu. Itupun dengan peraturan
kontrak internet minimal 2 tahun dan kalau diputus sebelum kontrak
habis harus membayar denda. Padahal, saya hanya diberi kesempatan
tinggal di asrama selama 6 bulan dan selebihnya harus mencari tempat
tinggal sendiri. Dengan kata lain, kalaupun harus menunggu 2 minggu
untuk internet, setelah itu saat pindah dari asrama masih harus
membayar denda pemutusan internet sebelum kontrak habis.
Atas
pertolongan Tuhan saja, akhirnya saya bisa menemukan modem USB
dengan kontrak yang bisa diputus kapanpun dan tanpa denda. Lebih
lagi, akses internet sudah bisa digunakan pada hari itu juga setelah
pendaftaran. Puji Tuhan, saya bisa mengikuti ibadah siaran langsung.
Saat saya pindah tempat tinggal ke apartemen di dekat kampus pada
bulan November yang lalu, saya juga masih bisa tetap
menggunakannya.
- Pertolongan
Tuhan dalam penentuan laboratorium dan profesor pembimbing.
Setelah
menerima pengumuman bahwa saya harus melanjutkan ke Jepang, saya
belum tahu akan ditempatkan di bidang apa. Saya sempat mencari
informasi dan berusaha supaya ditempatkan di Laboratorium Biosains.
Namun, ternyata saya diterima di Departemen Kimia, Laboratorium
Kimia Inorganik. Saat itu saya agak kecewa dan masih berharap ada
perubahan karena tidak sesuai dengan harapan saya dan berbeda dari
latar belakang ilmu saya. Saya merasa salah jurusan. Namun, Tuhan
mengingatkan saya untuk tetap berserah dan setelah saya tiba di
sini, saya sangat bersyukur atas segala rencana baik Tuhan.
Sistem
kuliah di sini sebagian besar waktu dilalui di dalam Laboratorium,
dari Senin-Jumat mulai jam 10 pagi sd. jam 5 sore. Saya mendengar
bahwa orang Jepang tidak biasa saat jam 5 sore kurang sudah
berkemas-kemas untuk pulang, dengar-dengar yang paling cepat pulang
adalah jam 6 sore, tergantung Profesor dan suasana Lab. Pernah
terjadi pada dua angkatan sebelum saya, ada yang sampai dimarahi
saat tidak sengaja pulang sebelum jam 5 sore.
Saya berharap
pada Tuhan semoga saya bisa tetap ikuti ibadah siaran langsung. Di
luar dugaan, pada hari pertama saya masuk, baru pukul 16.45 (lima
kurang seperempat), Profesor saya datang dan memberi tahu bahwa saya
boleh pulang sekarang. Tidak perlu terikat waktu, namun menyesuaikan
dengan penelitian yang harus dikerjakan. Saya sangat bersyukur pada
Tuhan sebab masih cukup
waktu untuk perjalanan pulang dan bisa ikuti ibadah siaran langsung.
Lebih lanjut, saya mendengar bahwa di Lab. Biosains yang saya
inginkan sebelumnya, kebanyakan mahasiswa sampai tidak lagi kenal
waktu, sering pulang larut malam.
Saya menganggap kemurahan
ini adalah bagian dari rencana baik Tuhan, sekaligus peringatan
bahwa saya tidak boleh mengandalkan kekuatan sendiri. Tuhan menegor
saya, jika sebelumnya saya berpikir ingin masuk di Lab. Biosains,
itu karena saya ada kebanggaan dan merasa diri mampu. Tuhan ingatkan
saya untuk selalu berserah. Justru di saat saya menerima sesuatu
yang tidak cocok dengan pikiran saya, ada kesempatan luas untuk
selalu bergantung pada kemurahan, hikmat dan pertolongan dari Tuhan
saja.
- Perlindungan
Tuhan di tengah krisis pergaulan.
Saya
sungguh merasakan bahwa lewat pekerjaan Firman Penggembalaan dalam 3
macam ibadah pokok, kaum muda remaja, doa puasa, doa malam, semuanya
sangat menolong saya, melindungi saya dari pergaulan yang penuh
pesta pora dan kemabukan. Saya tidak dapat memerinci, namun
setidaknya sudah 2 kali Tuhan meluputkan saya dari pergaulan yang
tidak baik.
Pada kesempatan ketiga kalinya, saya mengaku
sedikit lengah. Pada hari Rabu (22 Desember) yang lalu, pemilik
apartemen yang kami sewa mengadakan acara makan bersama. Pemilik
apartemen sudah menyatakan akan membawa alkohol (alkohol sudah
menjadi minuman yang wajar bagi orang Jepang sejak kecil), sementara
teman saya dari Indonesia menyatakan akan membawa snack dan jus.
Lewat Ibadah Doa Penyembahan malam sebelumnya, Tuhan sudah
mengingatkan saya untuk berdoa sungguh-sungguh supaya jangan sampai
terjadi hal-hal yang tidak baik.
Di tengah kesibukan
mempersiapkan segala sesuatu pada hari Rabu malam itu, saya hanya
sempat berdoa sebentar, Tuhan, tolong. Saat acara berlangsung,
saya bersama teman-teman dari Indonesia memilih minuman kaleng yang
bergambar buah-buahan. Sungguh-sungguh saya kira itu jus buah yang
dibawa teman saya. Setelah saya minum, beberapa saat saya merasa ada
yang aneh. Wajah saya memerah dan panas. Tak lama, teman saya
menemukan, Lho, minuman dalam kaleng-kaleng ini ternyata ada
kandungan alkoholnya. Saya-pun terhenyak dan terdiam.
Saya
ingat dengan jelas sebelum saya minum, saya masih sempat berdoa
dalam hati, Tuhan, tolong.
Saya bersyukur karena waktu itu, reaksinya hanya membuat wajah saya
memerah dan panas beberapa saat, saya tidak sampai kehilangan
kesadaran. Jangankan mabuk, sewaktu saya masih di Malang, dengan
hanya sedikit makan tape - saya bisa langsung sesak nafas, dengan
hanya sedikit kue yang mengandung rum - dalam beberapa jam saya
sesak nafas sampai pernah dibawa ke rumah sakit. Saya tidak bisa
membayangkan kalau saat itu Tuhan tidak menolong saya dan saya
mengalami sesak nafas, saya tidak tahu harus bagaimana.
Saya
mohon ampun kepada Tuhan. Saya
mau belajar menghormati kemurahan Tuhan,
yang sudah mengangkat saya sehingga saya bisa tetap beribadah dan
melayani, sekalipun dalam keadaan jauh dari gereja di Malang. Saya
tetap mohon dukungan doa, biarlah di sepanjang tahun yang baru,
selama sisa waktu saya harus berada di tempat ini, Tuhan tetap
berkemurahan untuk saya bisa tergembala dan melayani dengan benar dan
suci, semoga Tuhan menjaga dan menjauhkan saya dari segala pergaulan
yang tidak baik. Firman Tuhan dalam doa puasa minggu lalu tentang
imbas kesucian yang melekat pada imam-imam, sungguh-sungguh membuat
hati saya bergetar.
Demikian
yang bisa saya bagikan. Saya bersyukur untuk segala kemurahan Tuhan,
terima kasih untuk semua pelayanan Firman dan doa penyahutan dari
Bapak dan Ibu Gembala, segala doa dan dukungan dari Ibu dan kedua
kakak saya, serta sidang jemaat semua. Terima kasih pula untuk
pelayanan siaran langsung bagi kami yang tergembala jarak jauh.
Tuhan
memberkati semua. Terima kasih.
kembali ke halaman sebelumnya
|
IBADAH RUTIN DI MALANG
Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)
|
IBADAH RUTIN DI SURABAYA
Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)
|
IBADAH KUNJUNGAN
18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)
|