KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya
Bible Study (Kamis, 22 Mei 2008)
Tayang: 24 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 20 Desember 2007)
Tayang: 19 November 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 26 Juni 2008)
Tayang: 06 Juli 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 16 Agustus 2007)
Tayang: 12 Agustus 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 23 Agustus 2007)
Tayang: 04 September 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 11 Oktober 2007)
Tayang: 25 Februari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 22 Mei 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 04 Oktober 2007)
Tayang: 30 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 08 November 2007)
Tayang: 16 Mei 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 18 Oktober 2007)
Tayang: 20 Maret 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 13 September 2007)
Tayang: 11 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 April 2008)
Tayang: 17 April 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]
ALAT TABERNAKEL
Pelataran Pintu Gerbang Mezbah Korban Bakaran Bejana Pembasuhan Dari Tembaga Pintu Kemah Pelita Emas Meja Roti Sajian Mezbah Dupa Emas Pintu Tirai Tabut Perjanjian Imam-Imam Imam Besar Tahbisan Imam-Imam Ukupan Wangi-wangian Papan-papan dan Kayu Lintang Tudung (Tenda) Tabernakel
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
Kebaktian: Bible Study
Tanggal: Kamis, 03 April 2008
Tempat:
GPTKK, Malang
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 04 April 2008
Matius 24:15-25 merupakan nubuat yang ke-4 dari 7 tanda kedatangan
Yesus kedua kali, yaitu nubuat tentang antikris.
Matius 24:15-18
24:15 "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat
kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel--para pembaca hendaklah
memperhatikannya--
24:16 maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
24:17 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk
mengambil barang-barang dari rumahnya,
24:18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil
pakaiannya.
Sikap kita adalah menyingkir dari antikris mulai dari sekarang sampai penyingkiran
besar-besaran ke padang gurun saat antikris berkuasa di bumi 3,5 tahun, kita
dilindungi dan dipelihara secara langsung oleh Tuhan.
Ada 3 macam tindakan penyingkiran [ay 16-18]. Kita mempelajari yang ketiga [ay
18]: orang yang di ladang jangan kembali mengambil pakaiannya, dengan kata lain
harus tetap tinggal di ladang Tuhan, artinya setia dalam ibadah pelayanan kepada
Tuhan. Ini merupakan tindakan penyingkiran mulai sekarang.
Ladang Tuhan ada kaitannya dengan bangunan Tuhan.
1 Korintus 3:9
3:9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah,
bangunan Allah.
Bangunan menunjuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Jadi ibadah pelayanan
kita harus mengarah pada pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (mempelai wanita
Tuhan).
Untuk bisa melayani dalam pembangunan tubuh Kristus, diperlukan jabatan dan
karunia Roh Kudus.
Efesus 4:11-12
4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik
pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi
pembangunan tubuh Kristus,
Jadi pelayanan yang mengarah pada pembangunan tubuh Kristus adalah pelayanan
yang sesuai dengan jabatan-jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus,
jangan dipaksakan. Mulai seorang gembala, harus melayani sesuai jabatan seorang
gembala. Seandainya tangan mau menjadi kaki, kaki mau menjadi tangan (melayani
tidak sesuai jabatannya) akan merusak tubuh Kristus.
Untuk bisa berada di ladang Tuhan, masuk pembangunan tubuh Kristus, setiap pribadi
kita harus memiliki jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus. Dalam cerita tentang
Yusuf, karunia dan jabatan pelayanan sama dengan jubah maha indah. Sebelum menerima
jubah maha indah maka kehidupan manusia itu (nikah, masa depan) tidak akan pernah
indah, bahkan cenderung telanjang. Saudara yang belum memiliki, berdoa supaya
Tuhan memberikan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus kepada kita.
Kejadian 37:2-3
37:2 Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf, tatkala berumur tujuh belas
tahun--jadi masih muda--biasa menggembalakan kambing domba, bersama-sama dengan
saudara-saudaranya, anak-anak Bilha dan Zilpa, kedua isteri ayahnya. Dan Yusuf
menyampaikan kepada ayahnya kabar tentang kejahatan saudara-saudaranya.
37:3 Israel lebih mengasihi Yusuf dari semua anaknya yang lain, sebab Yusuf
itulah anaknya yang lahir pada masa tuanya; dan ia menyuruh membuat jubah
yang maha indah bagi dia.
Proses untuk mendapatkan jubah maha indah/ jabatan pelayanan dan karunia Roh
Kudus: (kita belajar dari Yusuf)
- [ay 2a] tekun dalam penggembalaan, menjadi kehidupan yang tergembala.
Prakteknya:
- Tekun dalam kandang penggembalaan. Dalam tabernakel menunjuk ruangan
suci dengan 3 macam alat.
Tekun dalam 3 macam ibadah pokok yaitu:
- Pelita emas : ketekunan dalam ibadah raya
- Meja roti sajian : ketekunan dalam kebaktian pendalaman Alkitab
dan perjamuan suci
- Medzbah dupa emas : ketekunan dalam doa penyembahan.
- Tekun dalam makan firman penggembalaan
Firman penggembalaan adalah firman pengajaran yang benar, yang dipercayakan
kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada domba-domba sebagai makanan
rohani (bukan hanya sekedar khotbah/ pidato, tetapi samai domba-domba
bisa makan).
Kita harus tekun makan firman penggembalaan sama seperti kita makan makanan
jasmani. Jika tidak makan, bisa sakit. Jangan menjadi kristen jalanan
yang beredar-edar/ di pinggir jalan, nasibnya seperti Bartimeus:
- Berjubah kumal, bukan jubah maha indah.
Hidupnya tidak indah, tidak tertata rapi, hidup dalam penderitaan
- Matanya buta (tidak ada pembukaan firman)
Sungguh celaka jika seorang gembala matanya buta, jemaat bisa celaka.
Mata yang buta tidak bisa mencapai sasaran terakhir yaitu Yerusalem
Baru (kerajaan Surga).
- Hidup dalam kesucian
Kejadian 37:2b
Dan Yusuf menyampaikan kepada ayahnya kabar tentang kejahatan saudara-saudaranya.
Jika tergembala maka bisa hidup dalam kesucian. Dalam penggembalaan, kita
mengalami penyucian tubuh, jiwa, roh dari Allah Tritunggal, sebagai berikut:
- Pelita Emas, kebaktian umum, persekutuan dengan Allah Roh Kudus. Allah
Roh Kudus menyucikan kita.
1 Petrus 1:2
1:2 yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa
kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan
menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera
makin melimpah atas kamu.
Roh Kudus menyucikan kita supaya bisa menjadi kehidupan yang bisa taat
dengar-dengaran, apapun resikonya.
- Meja Roti Sajian, kebaktian pendalaman Alkitab dan perjamuan Suci,
persekutuan dengan Anak Allah.
Yohanes 15:3
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Anak Allah menyucikan kita lewat firman yang dikatakan oleh Yesus, sama
dengan firman yang dibukakan rahasianya, ayat yang satu menerangkan ayat
yang lain, sama dengan firman pengajaran yang benar.
Mazmur 119:9
119:9. Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.
Kita disucikan dari nafsu orang muda (hawa nafsu yang kuat, bagaikan singa
muda). Tanpa firman pengajaran, kita tidak bisa hidup suci. Sebab itu
jauhilah nafsu orang muda.
2 Timotius 12:21-23
2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan
menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang
layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang
mulia.
2:22. Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan,
kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan
hati yang murni.
2:23 Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak.
Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,
Hawa nafsu daging yang kuat menunjuk pada:
- Dosa seks/ kawin mengawinkan dan makan minum
- Pertengkaran
Hati-hati dalam rumah tangga jangan terjadi pertengkaran. Sumber pertengkaran
adalah kebenaran diri sendiri (keras hati) yaitu orang berdosa yang
membenarkan diri sendiri dengan menyalahkan orang lain.
Harus disucikan dengan firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang
bermata dua, maka kita bisa hidup dalam keadilan, kesetiaan, kasih
dan damai sejahtera.
- Medzbah Dupa Emas, kebaktian doa penyembahan, persekutuan dengan Allah
Bapa. Allah Bapa sedang menyucikan kita dengan kasihNya.
1 Tesalonika 5:23-24
5:23. Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan
semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat
pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
5:24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.
Sampai tubuh, jiwa, roh kita tidak bercacat cela/ sempurna seperti Yesus
saat kedatangan Yesus kedua kali.
Penyucian sama dengan pemeliharaan [ay 23]. Jika kehidupan kita mau disucikan
maka Tuhan akan memelihara hidup kita. Semakin kita disucikan, semakin
nyata pemeliharaan Tuhan atas hidup kita.
Kebutuhan sehari-hari kita yang utama bukan beras, dll tetapi penyucian
sebab jika ada penyucian, pasti ada pemeliharaan. Jika kita setia dalam
penggembalaan dan penyucian maka Allah yang setia juga akan menggenapi
janjiNya untuk memelihara hidup kita (tubuh, jiwa, roh), mulai sekarang
kita hidup di dunia yang sulit ini sampai menyempurnakan tubuh, jiwa,
roh kita sampai tak bercacat cela, sempurna seperti Yesus.
Seperti dulu bangsa Israel di padang gurun, tidak bisa menabur dan menuai,
mereka hidup dari manna (= firman penggembalaan).
Jika kita tekun dalam penggembalaan, hidup suci, maka Allah akan memperlengkapi
kita dengan jubah maha indah untuk kita bisa melayani pembangunan tubuh Kristus.
Efesus 4:11-12
4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik
pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi
pembangunan tubuh Kristus,
Jika kita tekun dalam penggembalaan, pasti kita ada kerinduan untuk melayani
Tuhan. Biarlah kita sungguh-sungguh, yang belum punya jabatan pelayanan, mohon
pada Tuhan untuk memberikan jabatan pelayanan. Yang sudah punya jabatan pelayanan,
mohon kepada Tuhan untuk menetapkan jabatan pelayanan dan menambahkan karunia-karunia
Roh Kudus, Tuhan akan menambahkan kemampuan/ kemahiran. Karunia bisa bertambah
lewat penggembalaan dan penyucian.
Masuk dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus sama dengan melarikan diri dari
antikris mulai dari sekarang (bahkan maut pun tidak bisa menjamah), sampai jika
tubuh Kristus sudah sempurna, kita diberi 2 sayap burung nasar yang besar untuk
menyingkirkan kita ke padang gurun selama 3,5 tahun.
Wahyu 12:1, 14
12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan
matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas
bintang di atas kepalanya.
12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar,
supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh
dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
Kita dilindungi dan dipelihara oleh Tuhan sendiri.
Namun kekuatan jubah pelayanan tidak hanya sampai disitu, tapi sampai membawa
kita kembali ke firdaus sampai masuk Yerusalem Baru. Untuk itu, jubah harus
dicelup darah.
Wahyu 22:14
22:14 Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh
hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam
kota itu.
Jubah dibasuh untuk memberikan kebahagiaan kepada ktia. Jubah pelayanan
dibasuh dengan 2 hal:
- Dengan firman
Maleakhi 3:1-2
3:1. Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku!
Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat
Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN
semesta alam.
3:2 Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang
dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang
pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.
Firman bagaikan sabun tukang penatu yaitu firman pengajaran yang disampaikan
secara berulang-ulang dan berurutan (seperti mencuci baju, dikucak maju mundur),
sama dengan firman penggembalaan untu menyucikan/ membersihkan jubah kita
dari noda-noda dalam pelayanan, terutama:
- Noda tidak setia = malas dan jahat.
Matius 25:26, 30
25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas,
jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur
dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan
yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
Tidak setia sama dengan tidak berguna, akan dicampakkan ke dalam kegelapan
(hidupnya gelap) sampai dalam kegelapan yang paling gelap (siksaan antikris
sampai siksaan neraka).
Jangan malas dalam ibadah pelayanan sebab jika malas/ tidak setia, pasti
jahat.
- Noda bersungut-sungut dalam pelayanan, seperti Korah.
Bilangan 16:8-11
16:8 Lalu berkatalah Musa kepada Korah: "Cobalah dengar, hai
orang-orang Lewi!
16:9 Belum cukupkah bagimu, bahwa kamu dipisahkan oleh Allah Israel dari
umat Israel dan diperbolehkan mendekat kepada-Nya, supaya kamu melakukan
pekerjaan pada Kemah Suci TUHAN dan bertugas bagi umat itu untuk melayani
mereka,
16:10 dan bahwa engkau diperbolehkan mendekat bersama-sama dengan semua
saudaramu bani Lewi? Dan sekarang mau pula kamu menuntut pangkat imam
lagi?
16:11 Sebab itu, engkau ini dengan segenap kumpulanmu, kamu bersepakat
melawan TUHAN. Karena siapakah Harun, sehingga kamu bersungut-sungut kepadanya?"
Bersungut-sungut menuntut ‘sesuatu’ dalam pelayanan: pangkat/
kedudukan, upah jasmani/ makan minum, pujian/ ucapan terima kasih, dll.
Akibatnya: semuanya merosot (pelayanan, kesucian, dll), turun kebawah
sampai turun ke alam maut/ neraka.
Bilangan 16:31-32
16:31 Baru saja ia selesai mengucapkan segala perkataan itu, maka
terbelahlah tanah yang di bawah mereka,
16:32 dan bumi membuka mulutnya dan menelan mereka dengan seisi rumahnya
dan dengan semua orang yang ada pada Korah dan dengan segala harta milik
mereka.
Sebab itu firman penggembalaan yang diulang-ulang sangat perlu untuk menyucikan/
membersihkan jubah kita dari noda-noda dalam pelayanan. Pelayanan pembangunan
tubuh Kristus mulai dari dalam rumah tangga, dalam penggembalaan, jangan
malas dan bersungut.
- Dibasuh dengan darah
Kejadian 37:31
37:31. Kemudian mereka mengambil jubah Yusuf, dan menyembelih seekor kambing,
lalu mencelupkan jubah itu ke dalam darahnya.
Jubah kita dibasuh dengan darah Anak Domba Allah.
Wahyu 7:13-14
7:13. Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah
mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?"
7:14 Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia
berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan
yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di
dalam darah Anak Domba.
Artinya, kita mengalami percikan darah, sengsara tanpa dosa = ujian.
Ada 3 bentuk ujian percikan darah yang dialami oleh Yusuf:
- Ujian kebenaran, menghadapi binatang buas yaitu antikris dan nabi
palsu.
Kejadian 37:33
37:33 Ketika Yakub memeriksa jubah itu, ia berkata: "Ini jubah
anakku; binatang buas telah memakannya; tentulah Yusuf telah diterkam."
Kisah Rasul 20:28-30
20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena
kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan
jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
20:29 Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas
akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu.
20:30 Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang
dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang
benar dan supaya mengikut mereka.
- Serigala/ antikris dengan kekuatan mamon, ikatan akan uang.
Supaya tidak diterkam, kita harus benar dalam hal keuangan. Mulai
uang milik Tuhan (perpuluhan, persembahan khusus) harus benar, uang
milik sesama, milik perusahaan, milik pribadi, penggunaannya harus
benar. Jika tidak benar dalam keuangan berarti sudah dicakar oleh
antikris.
- Nabi palsu dengan kekuatan roh dusta dan ajaran-ajaran palsu.
Sikap kita: jangan berdusta dan jangan bimbang dalam pengajaran, tetap
berpegang pada satu firman pengajaran yang benar. Jangan ingin tahu/
ingin melihat yang lain, bisa dicakar oleh binatang buas.
- Ujian kesucian dan kesetiaan
Istri Potifar gambaran dari perempuan Babel.
Wahyu 17:4-5
17:4 Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi
dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas
penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
17:5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel
besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
Perempuan Babel/ pelacur menunjuk:
- Ujian kemuliaan
Kejadian 39:20
39:20 Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara,
tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di
sana.
Menghadapi penjara artinya menghadapi dunia dengan segala kesusahan/ kesulitannya,
kesibukan dunia, kesukaan dunia, keinginan dunia (keinginan mata, keinginan
daging) yang sedang menguji kita hari-hari ini. Ini ujian kemuliaan.
Tidak ada jalan lain supaya jubah bisa putih berkilau, masuk kebahagiaan
Firdaus, kita harus mengalami ujian-ujian seperti yang dialami oleh Yusuf.
Yang penting adalah sikap kita dalam menghadapi ujian, ini yang menentukan.
Kita belajar dari Daud.
Mazmur 26:1-3
26:1. Dari Daud. Berilah keadilan kepadaku, ya TUHAN, sebab aku telah
hidup dalam ketulusan; kepada TUHAN aku percaya dengan tidak ragu-ragu.
26:2 Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.
26:3 Sebab mataku tertuju pada kasih setia-Mu, dan aku hidup dalam kebenaran-Mu.
Sikap yang benar dalam menghadapi ujian:
- Hati tidak ragu-ragu, sekalipun menghadapi pencobaan yang besar. Jika ragu-ragu,
bisa lemah/ kalah.
Hati juga harus tulus dan benar, jangan menggunakan cara-cara yang tidak benar
untuk menyelesaikan masalah.
- Mata hanya tertuju pada Tuhan, hanya berharap kasih setia Tuhan, jangan
berharap yang lain. Maka mata Tuhan juga akan tertuju pada kita.
Mazmur 11:4
11:4. TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga;
mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.
Saat dalam ujian, kita bisa merasakan sorot mata Tuhan.
- Mulut kita berseru kepada Tuhan, mengucap syukur kepada Tuhan.
Mazmur 26:7
26:7 sambil memperdengarkan nyanyian syukur dengan nyaring, dan menceritakan
segala perbuatan-Mu yang ajaib.
Maka kita akan mengalami pekerjaan kasih setia Tuhan (seperti yang dialami
oleh Yusuf). Hasilnya:
- Kasih setia Tuhan mengubahkan hidup kita
2 Korintus 4:16-17
4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah
kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke
sehari.
4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan
kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan
kami.
Mulai dari lemah lembut, pendiam dan penurut.
1 Petrus 3:4-5
3:4 tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan
yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang
sangat berharga di mata Allah.
3:5 Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan,
yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka
tunduk kepada suaminya,
Kita terus diubahkan sampai saat Yesus datang kedua kali, kita memiliki jubah
berkilau-kilau.
Wahyu 19:8-9
19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan
dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang
benar dari orang-orang kudus.)
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang
diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan
ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."
Kita akan masuk kebahagiaan pesta nikah Anak Domba, masuk firdaus (kerajaan
1000th damai) sampai masuk Yerusalem Baru.
- Tangan kasih setia Tuhan menyelesaikan segala masalah/ pencobaan.
Kejadian 39:21, 23
39:21 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya,
dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
39:23 Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada
Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN
berhasil.
Yusuf yang sudah dibuang, dipenjara di liang tutupan, tidak dilihat orang,
namun bisa dikeluarkan, diangkat dan dipermuliakan oleh Tuhan.
Tangan kasih setia Tuhan membuat kita berhasil mulai di dunia ini sampai masuk
Yerusalem Baru. Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|