|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| kebaktian lain | ||
| KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya Lain (Rabu Sore, 30 Juli 2008) Lain (Selasa Sore, 15 November 2011) Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011) Lain (Kamis Pagi, 13 Maret 2008) Lain (Selasa Sore, 24 Mei 2011) Lain (Kamis Sore, 17 November 2011) Lain (Jumat Sore, 14 Maret 2008) Lain (Rabu Pagi, 25 Mei 2011) Lain (Minggu, 03 Agustus 2008) Lain (Selasa, 11 Maret 2008) Lain (Kamis Pagi, 26 Agustus 2010) Lain (Kamis Sore, 26 Agustus 2010) Lain (Selasa Sore, 24 Agustus 2010) Lain (Kamis Pagi, 26 Mei 2011) Lain (Kamis Pagi, 31 Juli 2008) ALAT TABERNAKEL Pelataran Pintu Gerbang Mezbah Korban Bakaran Bejana Pembasuhan Dari Tembaga Pintu Kemah Pelita Emas Meja Roti Sajian Mezbah Dupa Emas Pintu Tirai Tabut Perjanjian Imam-Imam Imam Besar Tahbisan Imam-Imam Ukupan Wangi-wangian Papan-papan dan Kayu Lintang Tudung (Tenda) Tabernakel ![]() Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
Kebaktian: Lain Tanggal: Selasa, 11 Maret 2008 Tempat: Ciawi (Sore) Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra Download file: [download file transkrip] - [versi cetak] Tayang: 06 April 2008 Tema ibadah kita terdapat di dalam ktb Wahyu 21 : 5, Ia
yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala
sesuatu baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan
ini adalah tepat dan benar.”
Jadi jelas! TUHAN menciptakan/menjadikan manusia menurut Gambar dan Teladan ALLAH atau saya samakan >>> TUHAN menciptakan manusia menjadi sama mulia dengan ALLAH Sendiri dan manusia ditempatkan di dalam taman Eden/taman Firdaus. Manusia yang memiliki Gambar dan Teladan ALLAH/yang sama mulia dengan ALLAH di tempatkan di taman Eden/taman Firdaus. Tetapi sayang! Manusia yang adalah Adam dan Hawa berbuat dosa sehingga mereka kehilangan kemuliaan ALLAH sehingga mereka menjadi telanjang dan dibuang/diusir oleh TUHAN ke dalam dunia ini. Jadi keadaan mereka menjadi merosot. Manusia yang awalnya berada di dalam taman Eden, mereka tidak kekurangan apapun, mereka begitu berbahagia, tetapi karena mereka berbuat dosa, sehingga mereka menjadi telanjang dan diusir/dibuang ke dalam dunia yang penuh dengan kutukan/susah payah. Sebenarnya dunia ini bukanlah tempat yang diperuntukkan bagi manusia yang diciptakan oleh TUHAN, tetapi merupakan tempat bagi manusia yang dirusak oleh setan. Itu sebabnya kita jangan terikat dengan dunia ini sekalipun kita memiliki banyak harta/memiliki keberhasilan tetapi kita jangan terikat sebab dunia ini bukanlah tempat bagi manusia yang diciptakan oleh TUHAN. Dan sekalipun kita mengalami banyak penderitaan di dunia ini tetapi kita jangan menjadi putus asa/kecewa sebab memang dunia ini bukanlah temapt bagi kita. Puji TUHAN. Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa dan dibuang ke dunia, maka seluruh umat manusia
sudah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan ALLAH >>> Roma
3 : 23, Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan
kemuliaan Allah, Awalnya manusia itu diciptakan untuk menguasai udara, darat dan laut, tetapi setelah manusia kehilangan Gambar dan Teladan ALLAH, maka menjadi terbalik yaitu manusia yang dikuasai oleh binatang buas yang namanya antikrist dengan cap 6.6.6.
Ay 16 >>> semua orang = manusia yang sudah dirusak oleh setan/manusia
telanjang. Ay 17 >>> Antikrist menguasai ekonomi dunia yang tidak dapat ditembusi
oleh ekonomi dunia atau oleh modal berapapun besarnya atau dengan pinjaman lunak/pinjaman
tanpa bunga tetapi hanya dapat ditembusi dengan angka 6.6.6. Tetapi beruntung, ada tema ‘Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru’ sebab sudah tidak ada jalan keluar yang lain untuk mengantisipasi supaya manusia yang tadinya diciptakan oleh TUHAN, sudah dihukum/dipenjara di dunia, jangan lagi dibinasakan di dalam lautan api belerang, maka TUHAN harus menciptakan segala sesuatu menjadi baru lagi. Di dalam ktb Kejadian, penciptaan lama oleh TUHAN, tetapi sudah dihancurkan
oleh setan sampai manusia akan dilemparkan ke dalam neraka. Tetapi di dalam
ktb Wahyu dibukakan >>> Wahyu 21 : 5, Ia yang
duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu
baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini
adalah tepat dan benar.” Saya menganggap taman Eden adalah sesuatu yang bagus dan berada di atas, tetapi oleh karena dosa maka manusia dilemparkan ke dalam dunia, tetapi di dunia ini setan masih belum merasa puas, dan lewat antikrist, manusia hendak dicap dengan angka 6.6.6 sehingga akan dibuang lagi ke dalam neraka. Tetapi kita bersyukur, YESUS Yang harus datang ke dunia. Jadi dunia ini adalah tempat yang paling menentukan bagi manusia yaitu mau naik kembali ke taman Firdaus atau turun sampai ke alam maut/neraka untuk selama-lamanya. Banyak pendeta yang mengajarkan bahwa surga itu nanti kalau sudah meninggal dunia >>> jangan berkata begitu! Sebab kalau sudah meninggal dunia, maka sudah tidak ada lagi kesempatan untuk menentukan di mana kita akan berada sebab dunia ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mengambil sikap, mau ke mana >>> kembali ke Gambar dan Teladan ALLAH dan itu berarti kembali terangkat ke firdaus/ke dalam kerajaan surga. Kalau tidak mau, berarti berada pada gambar dan teladan dari rupa/gambar antikrist dan itu berarti turun ke dalam dunia alam maut/turun ke dalam neraka/api belerang. Itu sebabnya dunia ini bukan saja tempat yang menentukan bagi manusia >>> silahkan saudara mau mengambil gelar S1, S2 dlsbnya tetapi jangan lupa, dunia ini juga merupakan tempat yang menentukan secara rohani yaitu ke mana kita akan pergi >>> ke surga atau ke neraka. Kita harus bersyukur sebab YESUS datang ke dunia, sebab kalau YESUS datang ke planet Mars, maka kita akan celaka. Ini adalah kemurahan TUHAN, YESUS datang ke dunia. Jika YESUS tidak datang ke dunia, maka manusia yang sudah turun dari firdaus akan turun lagi ke neraka dan memiliki gambar dari binatang. Semoga kita dapat mengerti. Usaha TUHAN, ( jadi bukan usaha dari manusia, sebab kalau usaha dari manusia, sejak di taman Eden, manusia sudah tidak mampu. Begitu manusia berbuat dosa, TUHAN Yang datang, malahan manusia menyembunyikan diri) untuk mengembalikan manusia kembali ke Gambar dan Teladan ALLAH/kembali ke dalam kebenaran, kesucian dan kemuliaan ALLAH saya sebut sebagai asuhan TUHAN/TUHAN mengasuh. Jadi di dunia ini, kita diasuh oleh TUHAN untuk mengembalikan kita kepada Gambar dan Teladan ALLAH. TUHAN YESUS sebagai Gembala Yang Baik, mengasuh kita. Jadi, mengasuh adalah tugas dari seorang gembala. Bagi rekan-rekan hamba TUHAN yang menjadi seorang gembala, seperti saya yang juga adalah seorang gembala, tugas kami itu bukan memerintah/bukan menjadi seorang diktator tetapi mengasuh orang-orang yang rusak. Jika seorang gembala hanya mau menerima yang baik dan mengeluarkan yang tidak baik, maka itu bukanlah seorang gembala tetapi itu adalah perusahaan. Semua orang di dunia ini mengetahui bahwa perusahaan di dunia ini hanya mencari orang yang baik saja. Tetapi kalau di dalam penggembalaan >>> tidak boleh menolak yang jelek, tetapi harus diasuh seperti Gembala Agung Yang mengasuh manusia berdosa. Sebab kalau TUHAN menolak manusia yang jelek/manusia daging yang sudah rusak, maka semua manusia berada di dalam neraka, tetapi manusia yang sudah rusak ini diasuh agar dapat kembali kepada Gambar dan Teladan ALLAH/kembali kepada kebenaran, kesucian dan kemuliaan. Bagaimana cara TUHAN mengasuh? Kita pelajari di dalam injil Lukas 6 yang di dalam tabernakel menunjuk pada halaman/kebenaran (gbr: http://www.gptkk.org/pelataran.php) Jadi manusia yang tidak benar ini tidak dapat tiba-tiba menjadi mulia >>> ini tidak dapat terjadi, tetapi harus kembali dulu kepada kebenaran/bertobat terlebih dahulu dan jika sudah benar, barulah ada kesucian dan kemudian kemuliaan. Inilah jalan dari tabernakel yang memiliki langkah-langkahnya. Jadi Lukas 6 ini, manusia yang sudah tidak benar itu mau diasuh/domba-domba mau digiring oleh Gembala Agung Yang Baik kepada kebenaran, kesucian dan kemuliaan/Gambar dan Teladan ALLAH. Lukas 6 ini terbagi menjadi tujuh bagian dan ini adalah cara TUHAN mengasuh tujuh bagian. Tujuh ini adalah angka sempurna, itu sebabnya kami hamba-hamba TUHAN harus mengikuti ibadah ini sebanyak tujuh kali baru bisa menjadi sempurna. Sebenarnya saya hanya menginginkan ibadah sebanyak lima kali saja sebab jarak dari Ciawi ke Cimanggis itu hanya dekat, sehingga sidang jemaat dari Cimanggis dapat datang ke Ciawi, tetapi ternyata TUHAN memberikan Firman sebanyak tujuh kali. Jadi kalau saudara hanya mengikuti di Ciawi dan tidak menghadiri di Cimanggis, maka itu berarti belum sempurna sebab belum tujuh kali. Tetapi lima pun sudah menunjuk pada Korban Kristus >>> pendeta pandai menggunakan ayat-ayat Firman. Lukas 6 terbagi menjadi tujuh bagian yaitu:
Saya akan melengkapi keterangan dari ketujuh bagian ini: Sekarang ini kita akan mempelajari bagian yang pertama yaitu tubuh diasuh oleh TUHAN.
Ay 1 ini berbicara tentang hari Sabat. Di dalam perjanjian lama, Sabat itu berarti perhentian pada hari ke tujuh, jadi hanya pada hari tertentu saja/dibatasi oleh waktu; sedangkan di dalam perjanjian baru, maka arti dari Sabat itu adalah perhentian di dalam Roh.Kudus. Jadi tidak ditentukan oleh hari, waktu, dan tempat. Sebenarnya di dalam perjanjian baru ada tiga macam Sabat yaitu:
Inilah tempat perhentian kita yaitu:
Pada hari Sabat, apa yang dilakukan oleh TUHAN YESUS? Lukas 6 : 1, Pada suatu
hari Sabat, ketika Yesus berjalan di ladang gandum, murid-murid-Nya memetik
bulir gandum dan memakannya, sementara mereka menggisarnya dengan tangannya.
Apalagi untuk kegiatan gandum/Firman >>> sudah berada di dalam gereja dan menyanyi dengan semangat. Tetapi pada waktu Firman akan diberitakan >>> keluar gedung gereja atau mengantuk. Inilah kenyataan dari tubuh manusia yang berbahaya sehingga perlu diasuh oleh TUHAN/dibimbing oleh Gembala Agung lewat hari Sabat/lewat urapan Roh.Kudus untuk masuk di dalam kegiatan rohani yaitu kegiatan makan Firman/kegiatan ladang gandum yang merupakan kegiatan utama di dalam ibadah. Menyanyi belum merupakan kegiatan puncak di dalam ibadah/belum menentukan hadirat TUHAN, sebab hadirat TUHAN yang benar/yang sungguh-sungguh nyata kalau ada Firman. Ada yang mengatakan bahwa ditengah nyanyian hadirat TUHAN juga ada; saya katakan bahwa menyanyi itu masih dapat dibedakan. Orang dunia kalau menyanyi, ada yang sampai jatuh pingsan dan juga bisa mengeluarkan air mata. Bukannya saya anti menyanyi >>> tidak! Tetapi masih bisa dibedakan >>> apakah benar dari TUHAN atau tidak. Tetapi kalau ada Firman ditengah ibadah, maka pasti hadirat TUHAN itu ada. Itu sebabnya kita jangan terkecoh. Lukas 5 : 1, Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau
Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.
Proses dari makan gandum/Firman yaitu: Menggisar/mengupas >>> hamba TUHAN kalau di rumah membaca alkitab kemudian di ibadah persekutuan/fellow-ship, mendengarkan Firman juga dengan sungguh-sungguh, maka tangan akan dapat menggisar/mengupas >>> menerima pembukaan Firman yang dibuka yaitu ayat menerangkan ayat untuk kemudian disalurkan kepada sidang jemaat. Ayat Firman ini bukan diterangkan dengan ilmu pengetahuan atau dengan lawakan. Demikian juga dengan sidang jemaat, kalau di tempat ini saudara mendengarkan Firman dengan sungguh-sungguh, dan juga membaca alkitab, maka saudara akan dapat menerima pembukaan Firman. Jadi prosesnya itu sama. Semoga kita dapat mengerti. Makan Firman >>> bisa mengerti Firman. Jadi kalau kita membaca alkitab dengan sungguh-sungguh dan juga mendengar Firman dengan sungguh-sungguh, kita akan menerima dan mengerti pembukaan Firman. Contoh: tadi diterangkan di dalam ktb Kejadian tentang penciptaan manusia tetapi sudah dirusak oleh setan sehingga di dalam ktb Wahyu ada penciptaan baru >>> kita dapat mengerti pembukaan Firman. Jadi mengerti Firman = makan Firman. Kemudian dilanjutkan bukan hanya mengerti, sebab kalau hanya mengerti, akan menjadi pengetahuan sehingga setibanya kami di tempat penginapan, akan ada adu argumen. Itu sebabnya jangan hanya sampai di sini tetapi Harus percaya/yakin pada Firman sampai Firman menjadi iman di dalam hati. Kalau makan makanan biasa, maka pencernaan itu ada di lambung, tetapi kalau makan Firman akan sampai di hati/kita akan merasa kenyang. Kalau Firman hanya sampai di otak, maka kita tidak dapat merasa kenyang. Setelah kenyang/mengerti Firman, maka proses selanjutnya adalah Mempraktekkan Firman >>> Firman ALLAH mendarah daging di dalam hidup kita. Setelah dicerna, makanan itu disebar ke seluruh tubuh sehingga mendarah daging. Inilah Firman yang dipraktekkan. Ini adalah kunci keberhasilan dari seorang hamba TUHAN. Mengapa seorang hamba TUHAN mengkhotbahkan Firman tentang persepuluhan, tetapi sidang jemaat tidak ada yang mau memberi bahkan mereka menjadi marah dan berdemonstrasi di gereja? Sebab hamba TUHAN yang mengkhotbahkan Firman yang belum mendarah daging/masih menjadi teori. Kalau Firman sudah mendarah daging/sudah kita praktekkan, maka tidak dapat ditentang oleh apapun juga sekalipun sidang jemaat terdiri dari orang-orang pandai >>> tidak perduli! Sebab hamba TUHAN itu sudah memiliki cap Darah YESUS Yang tidak dapat dihapuskan oleh apapun. Kesalahan dari seorang hamba TUHAN itu adalah mengkhotbahkan Firman yang belum dipraktekkan sehingga tidak memiliki kuasa. Jika Firman sudah mendarah daging/sudah menjadi pengalaman hidup, maka kita akan menjadi mantap di dalam pengajaran Firman dan tidak akan pernah merasa bimbang oleh pengajaran yang lain/pengajaran sesat, sebab kebimbangan itu tidak akan mendapatkan apa-apa ( Yakobus) sebab orang yang bimbang itu berarti ia mendua hati. Pengajaran sesat ini melebihi kedahsyatan bom atom ataupun bencana tsunami sebab kedua hal itu hanya membunuh tubuh dan jika orang yang menjadi korban dari bencana itu beriman kepada YESUS, maka ia akan selamat. Tetapi kalau pengajaran sesat, orang yang terlihat sehat dan memiliki gedung gereja yang besar atau seorang yang memiliki perusahaan yang besar, tetapi kalau ia disesatkan oleh ajaran sesat, maka tubuh, jiwa dan rohnya akan binasa. Bagi rekan-rekan gembala, kita bertanggung jawab sebab ada berapa banyak jemaat yang berada di belakang kita. Itu sebabnya kita jangan mengentengkan/meremehkan pengajaran sesat itu dengan berkata >>> apa yang baik kita ambil sedangkan yang tidak baik kita buang >>> ini sungguh-sungguh berbahaya. Semoga kita dapat mengerti. Karena pada hari Sabat, maka TUHAN YESUS mendapatkan masalah, sebab menurut
hukum Israel, pada hari Sabat tidak diperbolehkan bekerja, tetapi murid-murid
TUHAN justru memetik gandum. Mau makan Firman, harus menghadapi banyak masalah/banyak
halangan dan untuk itu apa yang harus kita perbuat >>> Lukas
6 : 2, 3,
Bagaimana jalan keluarnya? Bagaimana dari pihak kita? sebab dari pihak TUHAN sudah, yaitu kita dapat makan Firman dengan bebas. Tetapi dari pihak kita, jika kita merasa kenyang atau tidak memiliki nafsu makan, maka kita tidak dapat makan. Itu sebabnya dari pihak kita supaya kita dapat makan Firman, maka jalan keluarnya adalah kita merasa lapar. Apa yang dimaksud dengan lapar? Ialah kerinduan untuk dapat makan Firman baik sebagai seorang hamba TUHAN ataupun sebagai anak-anak TUHAN. Saya dikoreksi oleh TUHAN dan jika ini dianggap sebagai suatu kesombongan, maka mohon dimaafkan. Hampir setiap hari saya harus berkhotbah dan juga setiap bulan saya melayani ibadah persekutuan semacam ini, tetapi saya dikoreksi oleh TUHAN >>> apakah engkau menyampaikan Firman dengan suatu kerinduan atau sudah menjadi kebiasaan? Saya menangis. Sebab seringkali karena sudah menjadi kebiasaan/taurat >>> karena besok hari Minggu, maka pada hari Sabtu, harus menyiapkan Firman TUHAN. Juga bagi gembala-gembala, adakah kerinduan untuk makan Firman di bawah Kaki TUHAN? Juga bagi sidang jemaat, terutama yang sudah tergembala dalam tiga macam ibadah pokok, apakah sudah menjadi kebiasaan/taurat/peraturan? Karena sebagai imam-imam harus tiga kali datang beribadah. TUHAN mau membawa kita ke ladang gandum, tetapi TUHAN juga mau meningkatkan
dengan bukan sekedar makan tetapi makan dengan suatu kerinduan, sebab kerinduan
itu melebihi peraturan.
Sekarang ini, kalau kita memiliki kerinduan makan Firman, maka kita akan:
ALLAH hanya menciptakan/menjadikan manusia yang jujur. Kita akan dilindungi dan dipelihara oleh TUHAN dan kita juga dapat melihat keajaiban TUHAN yaitu diubahkan menjadi manusia yang baru jika kita jujur. Kita jangan berdusta dan berdalih, tetapi harus jujur. Di dalam pekerjaan kita harus jujur, juga di sekolah, kita harus jujur, jangan suka menyontek, di dalam berdagang juga harus jujur >>> barang yang palsu, jangan kita katakan asli. Juga di dalam hal membayar pajak, kita harus jujur. Di dalam pengajaran, kita juga harus jujur >>> kalau salah, kita harus menyalahkan, kalau benar, kita harus membenarkan. Sebab kejujuran merupakan ciptaan baru. Dari taman Eden, manusia dibuang ke bumi, sehingga kehidupan menjadi susah
dan akan lebih susah lagi, kalau kita dibuang ke neraka. Tetapi kalau kita menjadi
manusia baru/diciptakan menjadi baru, maka itu berarti kita akan dikembalikan
ke taman Eden. Kalau mata sudah melihat keajaiban yang rohani yaitu keubahan
hidup/kita menjadi jujur di dalam segala hal, termasuk di dalam pengajaran dan
pelayanan, maka mata kita juga akan melihat mujizat secara jasmani. Doa orang
jujur dikenan oleh TUHAN >>> Amsal 15 : 8, Korban
orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.
Kejujuran itu yang menentukan, apakah kita dapat naik atau dapat turun. Jika kita jujur terus menerus, maka keajaiban secara rohani maupun secara jasmani akan kita alami. Kita mengalami banyak pertolongan dari TUHAN, baik untuk penyakit kita dlsbnya, sampai satu waktu jika YESUS datang kembali yang kedua kalinya ke dalam dunia ini, terjadi keajaiban/kemustahilan yang tertinggi yaitu manusia daging ini akan diubahkan menjadi sama mulia dengan TUHAN YESUS/memiliki Gambar dan Teladan ALLAH untuk naik ke dalam kerajaan seribu tahun sampai kita naik ke kota Yerusalem Baru/kerajaan surga selama-lamanya. Kerinduan untuk makan Firman, akan dibela dan akan memandang keajaiban-keajaiban. Mari kita berdoa >>> di saat kita tidak berdaya, maka mujizat itu nyata. kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |