|
Kita masih akan melanjutkan pembahasan kita di dalam srt Yudas yang di dalam
susunan tabernakel terkena pada tudung kulit lumba-lumba. Istilah tudung berarti
perlindungan dan pemeliharaan TUHAN kepada gereja yang benar/gandum dan sekaligus
pemisahan dengan gereja yang palsu/ilalang. Suatu waktu seperti perumpamaan
dari TUHAN yaitu ilalang dan gandum akan dipisahkan >>> gandum akan
dimasukkan ke dalam lumbung/kerajaan seribu tahun damai = firdaus/kerajaan surga/Yerusalem
Baru, sedangkan ilalang yang sekalipun kelihatan lebih tinggi/lebih maju akan
dibakar/akan masuk ke dalam penghukuman TUHAN untuk selama-lamanya. Untuk ini
kita harus waspada dan sungguh-sungguh harus berdoa supaya kita berada pada
gereja yang benar.
Di dalam injil Matius 24, sangat jelas tanda yang terutama dari kedatangan
TUHAN Yang keduakalinya adalah penyesatan. Ada banyak penyesat-penyesat dan
ada banyak orang yang disesatkan, berarti hanya sedikit orang yang berada di
dalam pengajaran yang benar/menjadi golongan dari gereja yang benar >>>
ini yang ditekankan oleh TUHAN kepada saya. Biarlah TUHAN selalu menudungi kita
supaya kita tetap berada di dalam jalur dari gereja yang benar. Kita melihat
salah satu bentuk dari gereja yang palsu di dalam srt Yudas yang dimulai di
ay 8 adalah gereja daging.
Kita akan melanjutkan membahas srt Yudas ini dengan membaca di dalam
Yudas 1 : 14, 15 >>> gereja daging.
14. Juga tentang mereka Henokh, keturunan ketujuh dari Adam, telah bernubuat,
katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,
15. hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan hukuman atas orang-orang fasik
karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan dan karena semua kata-kata
nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang fasik itu terhadap Tuhan."
Waktu yang lalu kita sudah mendengar keturunan ketujuh lewat jalur rohani dari
Adam yang dihitung dari Set itulah Henokh yang terangkat tetapi ada keturunan
ketujuh lewat jalur daging yang dihitung mulai dari Kain itulah Lamekh dengan
perbuatan yang jahat.
Sekarang, kita akan melihat di saat kedatangan YESUS Yang kedua kali
ada dua kelompok gereja TUHAN yaitu:
- Yudas 1 : 14, Juga tentang mereka Henokh, keturunan
ketujuh dari Adam, telah bernubuat, katanya: "Sesungguhnya Tuhan datang
dengan beribu-ribu orang kudus-Nya,
Ini adalah gereja yang benar yaitu kehidupan orang Kristen/anak TUHAN/hamba
TUHAN yang suci dan sempurna seperti YESUS sehingga layak untuk menyambut
kedatangan YESUS Yang keduakalinya dan menyatu dengan YESUS untuk selama-lamanya.
- Yudas 1 : 15, hendak menghakimi semua orang dan menjatuhkan
hukuman atas orang-orang fasik karena semua perbuatan fasik, yang mereka lakukan
dan karena semua kata-kata nista, yang diucapkan orang-orang berdosa yang
fasik itu terhadap Tuhan."
Ini adalah gereja daging yaitu kehidupan Kristen/anak TUHAN/hamba TUHAN yang
hidup dalam hawa nafsu daging dan akan terpisah di saat kedatangan YESUS Yang
keduakalinya.
Praktek dari gereja daging adalah:
- perbuatannya fasik/jahat dan
- perkataannya nista.
Kedua hal ini harus kita waspadai dengan sungguh-sungguh dihari-hari ini.
Kita akan membahas tentang gereja daging yang perbuatannya fasik/jahat dan
perbuatannya nista.
Perbuatannya fasik = perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai
dengan Firman TUHAN sekalipun ia melayani TUHAN bahkan mungkin ia menjadi seorang
hamba TUHAN atau juga seorang anak TUHAN. Ini adalah gereja daging.
Sedangkan lawan katanya adalah gereja benar yang memiliki perbuatan-perbuatan
iman yaitu perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan Firman TUHAN.
Itu sebabnya kita jangan puas menjadi gereja TUHAN/hamba TUHAN sebab masih akan
dipisahkan seperti gandum dengan ilalang. Sekarang ini kelihatan sama >>>
sama-sama menjadi seorang hamba TUHAN, sama-sama pelayan dan anak-anak TUHAN
tetapi satu waktu akan dipisahkan seperti gandum dengan ilalang.
Hari-hari ini kita jangan berbuat perbuatan yang fasik yaitu perbuatan yang
tidak sesuai dengan Firman, tetapi kita harus memiliki perbuatan iman/perbuatan
yang sesuai dengan Firman.
Kita akan melihat contoh dari perbuatan iman dengan membaca di dalam
- Yakobus 2 : 21, 22,
21. Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya,
ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?
22. Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh
perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
Abraham ini mewakili bangsa Israel/ia menjadi nenek moyang dari bangsa Israel
>>> Abraham, Isak dan Yakub menurunkan bangsa Israel. Apa yang menjadi
perbuatan iman dari Abraham? Abraham mengorbankan Isak dan ini adalah perbuatan
iman yang sesuai dengan Firman. Abraham yang sudah lama menanti seorang anak,
tetapi di dalam usia yang sudah lanjut, ia memperoleh Ishak, tetapi TUHAN
menginginkan Isak untuk dikorbankan >>> ini di luar akal, tetapi
ini yang namanya perbuatan iman yaitu perbuatan yang sesuai dengan Firman
sekalipun di luar akal manusia. Abraham ini adalah seorang yang kaya, bisa
saja ia mengusulkan kepada TUHAN untuk mengorbankan seribu ekor lembu + seribu
ekor domba ganti Ishak, tetapi Abraham tidak melakukan hal itu sekalipun ia
harus berkorban perasaan. Banyak orang tua jika anaknya sakit akan berkata
lebih baik saya saja yang sakit, jangan anakku. Tetapi Abraham berbuat sesuai
dengan Firman. Ini adalah gambaran dari gereja yang benar yang memiliki perbuatan
iman yang sesuai dengan Firman sekalipun tidak sesuai dengan logika kita.
Kejadian 22 : 1, 2,
1. Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya:
"Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan."
2. Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi,
yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai
korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
Peristiwa di atas ini tidak begitu saja, Abraham mempersembahkan Ishak di
tanah Moria/gunung Moria yang memiliki arti rohani.
Ada apa di gunung Moria ini?
2 Tawarikh 3 : 1, Salomo mulai mendirikan rumah TUHAN
di Yerusalem di gunung Moria, di mana TUHAN menampakkan diri kepada Daud,
ayahnya, di tempat yang ditetapkan Daud, yakni di tempat pengirikan Ornan,
orang Yebus itu.
Jadi di tempat di mana Abraham mempersembahkan Ishak yaitu di gunung Moria,
di situ juga bait ALLAH dibangun oleh Salomo. Jadi, inilah pelajaran bagi
kita yaitu perbuatan iman itu memiliki hubungan dengan pembangunan bait ALLAH.
Sekarang perbuatan iman menurut contoh dari Abraham ini, kita artikan secara
rohani, yaitu rela untuk memberikan apa saja yang TUHAN minta yang sesuai
dengan gerakan Firman/yang digerakkan oleh Firman, bukan digerakkan oleh manusia.
Misalnya: waktu, tenaga, pikiran, perasaan, gengsi kita, demi untuk >>>
dulu untuk pembangunan bait ALLAH yang didirikan oleh Salomo, sekarang untuk
pembangunan Tubuh Kristus. Jika kita berkorban tetapi karena digerakkan oleh
seorang manusia, maka saudara jangan mau melakukannya sekalipun saya yang
meminta sebab saudara akan rugi. Jika saudara mau melakukan, maka itu bukanlah
perbuatan iman tetapi perbuatan karena didurong oleh manusia. Saya selalu
mengajarkan, hanya satu yang tidak boleh dikorbankan yaitu Firman pengajaran
yang benar sebab ini adalah Pribadi YESUS. Kalau Firman pengajaran ini dikorbankan,
mau kemana kita? sudah dapat dipastikan semuanya akan hancur. Itu sebabnya
biarlah dihari-hari ini kita masuk ke dalam pembangunan Tubuh Kristus sebab
kalau kita tidak mau berkorban untuk masuk ke dalam pembangunan Tubuh Kristus,
maka kita akan masuk ke dalam pembangunan tubuh Babel, sebab sudah tidak ada
yang lain lagi. Semoga kita dapat mengerti.
Apa yang kita korbankan kepada TUHAN karena dorongan Firman TUHAN tidak hilang
begitu saja, sebab TUHAN tidak pernah menipu kita >>>
Kejadian 22 : 10 – 14,
10. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk
menyembelih anaknya.
11. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham,
Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."
12. Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan
dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau
tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
13. Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang
tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya
sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
14. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu
sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."
Apa yang kita persembahkan, tidak akan hilang begitu saja/tidak akan sia-sia
tetapi akan diganti oleh TUHAN. Saat kita mengorbankan sesuatu yang sesuai
iman/dorongan Firman untuk pembangunan Tubuh Kristus, maka di situlah kita
akan bertemu dengan Yehova Yirre/TUHAN menyediakan yang tidak ada menjadi
ada. Ini adalah hal yang luar biasa. Itu sebabnya jika kita ingin melakukan
perbuatan iman, kita tidak boleh melakukannya dengan emosi atau karena diajak
oleh teman tetapi harus oleh dorongan Firman, pasti kita akan bertemu dengan
Yehova Yirre.
Saya dulu adalah orang yang paling ragu-ragu dan juga paling takut untuk menjadi
seorang hamba TUHAN sepenuh/full-timer sebab orang tua saya bukanlah seorang
hamba TUHAN sehingga tidak memiliki gereja, jika orang tua saya seorang hamba
TUHAN, mungkin saya dapat menggantikan mereka, tetapi mereka bukanlah seorang
hamba TUHAN >>> mau kemana dan apa yang dapat saya lakukan? Tetapi
sekarang ini saya bersaksi, apa yang dikorbankan sesuai dengan kehendak TUHAN,
maka TUHAN tidak pernah menipu kita sekalipun saya pernah diijinkan tidak
makan dan juga tidak minum, tetapi TUHAN menyediakan dari yang tidak ada menjadi
ada.
TUHAN bukan saja menyediakan kebutuhan kita di bumi ini dari yang tidak ada
menjadi ada, tetapi TUHAN menyiapkan kita untuk menjadi MempelaiNYA. Matius
22 ini, tentang perjamuan kawin yang menunjuk pada pesta nikah Anak Domba
di dalam Wahyu 19.
Matius 22 : 4, Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya:
Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah
kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya
telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.
TUHAN sedang mempersiap sediakan kehidupan kita sampai layak masuk dalam Pesta
Nikah Anak Domba. Itu sebabnya kita jangan ragu-ragu kalau ada perbuatan iman
dari gereja yang benar seperti Abraham yang harus berkorban apa saja, tetapi
karena dorongan Firman (bukan karena emosi, karena ambisi dan juga bukan karena
didorong oleh manusia) sekalipun logika tidak dapat menerima, tetapi kita
harus melakukannya. Semuanya tidak akan sia-sia sebab kita sedang dimasukkan
di dalam pembangunan Tubuh Kristus. Kita bertemu dengan Yehova Yirre Yang
sanggup melakukan apa yang tidak ada menjadi ada untuk memenuhi kebutuhan
hidup kita bahkan mempersiapkan kehidupan kita untuk masuk Pesta Nikah Anak
Domba ALLAH. Inilah Abraham yang mewakili orang Israel >>> ada perbuatan
iman yaitu rela berbuat apa saja kalau itu didorong oleh Firman. Semoga kita
dapat mengerti ini.
- Kemudian ada perbuatan iman selanjutnya yang mewakili bangsa kafir, kita
tetap membaca srt Yakobus 2 : 25, 26,
25. Dan bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya,
ketika ia menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu
menolong mereka lolos melalui jalan yang lain?
26. Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa
perbuatan-perbuatan adalah mati.
Perbuatan iman adalah perbuatan dari gereja yang benar.
Abraham mempersembahkan Izak di gunung Moria dan di tempat yang sama dibangun
bait ALLAH oleh Salomo yang menunjuk pada pembangunan Tubuh Kristus. Sekarang
perbuatan iman dari Rahab yang mewakili bangsa kafir bahkan bangsa kafir yang
berdosa sebab Rahab ini adalah seorang pelacur. Tetapi Rahab/bangsa kafir
masih diberi kesempatan oleh TUHAN untuk dapat menjadi gereja yang benar/untuk
dapat melakukan perbuatan iman. Luar biasa TUHAN itu.
Rahab ini menyembunyikan dua orang pengintai untuk membuka jalan menuju tanah
Kanaan, sebab jika hendak ke Kanaan, harus melewati Yerikho. Perbuatan Rahab
yang menyembunyikan kedua orang pengintai ini mengandung risiko. Kalau Abraham
>>> Izak anaknya yang harus mati, tetapi bagi Rahab, dirinya sendiri
yang harus mati/kehilangan nyawa kalau ketahuan menyembunyikan dua orang pengintai
itu. Seringkali kita melayani TUHAN dengan menghitung-hitung risiko, yaitu
dengan mencari apa yang menguntungkan bagi daging ini; seandainya TUHAN YESUS
juga menghitung-hitung risiko, maka kita semua tidak akan selamat. Itu sebabnya
bangsa kafir tidak boleh menghitung-hitung risiko tetapi dituntut sampai mengorbankan
nyawa.
Apa arti perbuatan iman dari Rahab? Tadi perbuatan iman dari Abraham adalah
ia rela mengorbankan segala sesuatu karena dorongan Firman untuk pembangunan
Tubuh Kristus/pembangunan bait ALLAH oleh Salomo di gunung Moria. Rahab menyembunyikan
dua pengintai untuk membuka jalan ke Kanaan. Kanaan ini untuk sekarang berarti
kegerakkan Roh.Kudus hujan akhir/penyempurnaan Tubuh Kristus. Kalau Abraham
meletakkan dasar pembangunan Tubuh Kristus sedangkan Rahab/bangsa kafir membuka
jalan ke Kanaan/kegerakkan Roh.Kudus hujan akhir/kegerakkan penyatuan dan
penyempurnaan Tubuh Kristus yang sempurna menjadi Mempelai Wanita. Jadi apa
perbuatan iman dari Rahab? Yaitu masuk dalam kegerakkan Roh.Kudus hujan akhir/mempersiapkan
jalan ke Kanaan >>> kegerakkan penyatuan dan penyempurnaan Tubuh
Kristus tanpa ada kekuatiran dan ketakutan. Jika Rahab menghitung-hitung risiko
karena menyembunyikan kedua orang pengintai itu, dan kalau ketahuan maka bukan
hanya Rahab tetapi sekeluarga dapat dibunuh. Dan memang untuk masuk dalam
kegerakkan Roh.Kudus hujan akhir, maka bangsa kafir ini benar-benar dituntut
untuk tidak ada kekuatiran dengan menghitung untung ruginya dan juga tidak
boleh ada ketakutan. Sebab jika masih ada kekuatiran dan ketakutan, maka bangsa
kafir tidak dapat dipakai oleh TUHAN untuk masuk Kanaan/dipakai dalam pembangunan
Tubuh Kristus.
Contohnya: Maafkan saya sebab saya tidak bermaksud untuk menyakiti hati sidang
jemaat di Surabaya ini >>> kalau saya menghitung-hitung dengan kalkulator
dari segi apapun untuk datang ke Surabaya, maka sudah dapat dipastikan akan
saya tolak. Sudah cukup bagi saya pelayanan di Malang karena pelayanan sudah
banyak. Tetapi karena ada beberapa orang saudara yang sungguh-sungguh ingin
tergembala, maka saya tidak dapat menolak mereka, semuanya untuk pembangunan
Tubuh Kristus. Saya tidak boleh menghitung-hitung >>> tidak boleh
ada kekuatiran dan ketakutan sebab ini yang menjadi sifat dari bangsa kafir
dan ini merupakan salah satu tabiat yang paling menonjol.
Inilah perbuatan iman dari Rahab untuk masuk dalam pembangunan Tubuh Kristus/kegerakkan
Roh.Kudus hujan akhir tanpa kekuatiran dan ketakutan. Semoga kita dapat mengerti.
Hasilnya:
Yosua 2 : 18, 19,
18. sesungguhnya, apabila kami memasuki negeri ini, haruslah tali dari benang
kirmizi ini kauikatkan pada jendela tempat engkau menurunkan kami, dan ayahmu
serta ibumu, saudara-saudaramu serta seluruh kaum keluargamu kaukumpulkan di
rumahmu.
19. Setiap orang yang keluar nanti dari pintu rumahmu, harus sendiri menanggung
akibatnya, kalau darahnya tertumpah, dan kami tidak bersalah; tetapi siapapun
juga yang ada di dalam rumahmu, jika ada orang yang menciderainya, kamilah yang
menanggung akibat pertumpahan darahnya.
Jika bangsa kafir tidak memiliki kekuatiran dan ketakutan untuk masuk dalam
kegerakkan hujan akhir/kegerakkan penyatuan dan penyempurnaan Tubuh Kristus,
maka hasilnya tali dari benang kirmizi yang diikatkan pada jendela rumah. Kirmizi
ini berwarna merah dan ini menunjuk pada Darah YESUS/salib TUHAN. Ada tanda
salib/tanda Darah TUHAN. Inilah bangsa kafir yang memiliki kekuatiran dan ketakutan
sehingga harus diberi darah supaya hilang kekuatiran dan ketakutan.
Kita melihat sifat/tabiat dari bangsa kafir ini:
Matius 6 : 31 – 34,
31. Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami
makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
32. Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi
Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
33. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu
akan ditambahkan kepadamu.
34. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai
kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."
Inilah sifat dari bangsa kafir/bangsa yang tidak mengenal ALLAH yaitu kuatir.
Kuatir tentang apa?
- tentang ke butuhan hidup sehari-hari yaitu apa yang dimakan dan dipakai.
- ay 34 >>> kuatir tentang hari besok = kuatir tentang masa depan.
Ini benar-benar menjadi pertimbangan >>> mau beribadah, mau melayani
>>> benar-benar dipertimbangkan dan dikaitkan dengan bagaimana untuk
kehidupan sehari-hari dan juga untuk masa depan. Inilah sifat yang menonjol
dari bangsa kafir yaitu takut dan kuatir yang menghantui bangsa kafir, yang
dipikir hanya untuk kehidupan sehari-hari dan juga untuk masa depan.
Tetapi mari! sekarang ini seperti Rahab yang tidak memiliki ketakutan dan
kekuatiran sampaipun ia harus berkorban nyawa. Kehidupan semacam ini yang
dapat dipakai di dalam kegerakkan Roh.Kudus hujan akhir/perbuatan iman.
Kalau disimpulkan, maka perbuatan iman dari bangsa kafir di dalam Matius
6 : 33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan
ditambahkan kepadamu.
Bangsa kafir masuk di dalam kegerakkan hujan akhir dengan mencari terlebih dahulu
Kerajaan ALLAH = mencari Kerajaan Surga dengan Kebenarannya = mengutamakan ibadah
dan pelayanan di dalam tahbisan yang benar. Cari lebih dahulu = utamakan terlebih
dahulu. Ini adalah perbuatan yang benar, dulu Rahab menyembunyikan dua orang
pengintai supaya bangsa Israel dapat masuk ke Kanaan dan untuk sekarang berarti
kegerakkan hujan akhir/penyempurnaan Tubuh Kristus.
Apa wujud/praktek dari perbuatan iman itu? Yaitu mencari terlebih dahulu kerajaan
surga dengan kebenarannya sehingga semuanya yang dikuatirkan dan ditakutkan
akan ditambah/diberi bonus oleh TUHAN. Sebagai contoh: bangsa Israel berada
di padang gurun selama empatpuluh tahun, mereka tidak menabur dan juga tidak
menuai, yang dikerjakan oleh mereka hanyalah beribadah dan terbukti mereka dipelihara
oleh TUHAN dengan manna yang berkelimpahan. Sehari satu gomer/3,6 liter perorang
>>> kita dapat membayangkan bagaimana seseorang mendapatkan beras 3,6
liter perhari >>> tentu orang itu tidak akan dapat menghabiskan semuanya
dalam sehari dan ini berarti orang itu berada di dalam kelimpahan/tidak kekurangan.
Ini sebagai contoh dari perjanjian lama.
Di dalam perjanjian baru, kami sebagai hamba-hamba TUHAN termasuk saya yang
dulunya bekerja di dunia, tetapi sekarang sudah berhenti dan menjadi hamba TUHAN
sepenuh/full-timer, tetapi kita juga dapat makan, semuanya itu karena ibadah.
Itu sebabnya mengapa kita harus takut dan kuatir? Saya tidak takut dan kuatir
akan masa depan anak saya, sebab saya tahu kalau saya mengutamakan ibadah dan
pelayanan dalam tahbisan yang benar, maka semuanya akan ditambahkan oleh TUHAN.
Inilah kegerakkan Roh.Kudus hujan akhir yaitu dengan mengutamakan ibadah dan
pelayanan.
Mengutamakan ibadah dan pelayanan di dalam tahbisan yang benar, bukan hanya
untuk kami sebagai hamba TUHAN sepenuh, tetapi untuk kita semua sebagai bangsa
kafir yang harus terbebas dari kekuatiran dan ketakutan dengan praktek perbuatan-perbuatan
iman yaitu untuk mencari terlebuh dahulu Kerajaan Surga dengan kebenarannya/mengutamakan
ibadah dan pelayanan di dalam tahbisan yang benar maka semuanya akan ditambahkan
kepadamu.
Jika kita mengutamakan ibadah dalam tahbisan yang benar, maka TUHAN tidak pernah
menipu kita >>> Roma 14 : 17, 18,
17. Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal
kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
18. Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah
dan dihormati oleh manusia.
Tanda dari ibadah pelayanan yang benar adalah Kerajaan ALLAH bukan soal makan
dan minum tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh.Kudus
>>> ini yang benar dan yang berkenan kepada TUHAN.
Jadi tanda dari ibadah di dalam tahbisan yang benar adalah:
- ada kebenaran/sesuai Firman. Jadi kita melayani harus sesuai dengan Firman,
bukan katanya orang >>> ibadah di tempat itu, boleh begini, boleh
begitu >>> jangan kita lakukan, tetapi harus katanya Firman/sesuai
dengan kehendak TUHAN. Itu sebabnya sangatlah penting seorang imam yang dimulai
dari saya sebagai gembala, juga harus banyak mendengarkan Firman supaya kita
tahu pelayanan kita itu sesuai dengan Firman/sesuai dengan kehendak TUHAN.
Semoga kita dapat mengerti.
- ada damai sejahtera >>> tidak boleh ada emosi, ambisi, iri hati,
dendam, kepahitan, semuanya harus berada di dalam keadaan damai sejahtera.
- sukacita oleh Roh.Kudus >>> tidak ada paksaan/tidak boleh terpaksa
di dalam ibadah pelayanan tetapi harus bergemar seperti TUHAN YESUS Yang bergemar
dengan kebun anggurNYA. Padahal kebun anggur itu masih menghasilkan buah yang
kecut tetapi YESUS masih bergemar. Mari! bagaimana kita? terlebih dulu saya
yang dikoreksi, apakah saya bergemar walaupun jumlah sidang jemaat hanya sedikit?
Kita datang di tempat ini untuk beribadah, apakah kita bergemar? Atau terpaksa?
Jika terpaksa, maka ibadah kita ini tidak akan ada artinya.
Yesaya 5 : 7, Sebab kebun anggur TUHAN semesta alam ialah
kaum Israel, dan orang Yehuda ialah tanam-tanaman kegemaran-Nya; dinanti-Nya
keadilan, tetapi hanya ada kelaliman, dinanti-Nya kebenaran tetapi hanya ada
keonaran.
Mungkin pandangan TUHAN >>> sekalipun masih terasa masam tetapi sudah
berbuah, tinggal dipoles lagi supaya buahnya menjadi matang.
Demikian juga dengan kita >>> mungkin kebun anggur masih sedikit yang
mendengar, tetapi kalau TUHAN meletakkan kita di sini, maka kita harus bergemar/bersukacita.
Inilah saudaraku, pelayanan ibadah yang berkenan kepada TUHAN yaitu:
- ada sesuai Firman/kebenaran,
- ada suasana damai dan juga
- ada sukacita/bergemar.
Semuanya ini yang harus diutamakan yaitu melayani TUHAN di dalam tahbisan yang
benar dengan tiga tanda di atas ini sehingga apa yang kita kuatirkan dan butuhkan
sekarang maupun untuk masa depan hanya ditambahkan oleh TUHAN >>> Matius
6 : 33, Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya,
maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Ditambahkan/ +/salib. Tadi Rahab, begitu ia mengutamakan TUHAN dan tidak menghiraukan
nyawanya, maka ia mendapatkan tali kermizi/salib. Begitu juga dengan kita bangsa
kafir di akhir jaman >>> kalau kita mengutamakan ibadah pelayanan/masuk
kegerakkan hujan akhir, maka semua kebutuhan kita hanya ditambahkan dan kita
juga mendapatkan salib dari TUHAN bagaikan tali kermizi yang didapatkan oleh
Rahab. Firman TUHAN tidak berubah, dari dulu sampai selamanya sama >>>
Rahab mendapatkan tali kermizi, kita juga mendapatkan salib/Darah YESUS >>>
semuanya akan ditambahkan kepadamu. Semoga kita dapat mengerti.
Kita jangan menjadi ragu-ragu >>> saya menyampaikan hal ini, bertambah
yakin >>> dulu sudah terjadi kepada Rahab dengan tali kermizi >>>
Yerikho, kota perdagangan yang besar menjadi hancur. Nanti perdagangan juga
akan menjadi hancur >>> kita mau hidup darimana kalau hanya bergantung
pada Yerikho? Kita hidup hanya dari tali kermizi/kita hidup dari salib TUHAN/Korban
Kristus. Itu sebabnya pikiran bangsa kafir jangan ditipu dengan tidak mengutamakan
ibadah >>> kalau kita dapat beribadah, kita beribadah. Kalau kita tidak
dapat beribadah >>> tidak beribadah. Sebab kalau terjadi hal yang demikian,
maka kita akan menjadi seperti orang Yerikho >>> kita mau hidup darimana,
kalau tidak memiliki salib/tali kermizi? Itu sebabnya kesalahan-kesalahan di
masa lampau kita perbaiki dihari-hari ini sampai kita dipercaya seperti Rahab
yang dipercayakan tali kermizi sedangkan kita dipercaya Darah/salib TUHAN dan
semuanya akan ditambahkan.
Arti salib/tali kermizi/Darah YESUS adalah:
- keselamatan bagi sekeluarga/seisi rumahmu. Kita jangan egois, kalau kita
sudah diselamatkan, maka kita harus bersaksi dan mengingat keluarga masing-masing.
Paling sedikit kita berdoa setiap hari bagi keluarga agar mereka juga dapat
diselamatkan oleh TUHAN. Keselamatan secara rohani, di akhir jaman ini kita
diancam dengan kematian rohani seperti Yerikho yang dihancurkan >>>
lewat puncak dosa yaitu dosa sex dan dosa makan minum. Berapa banyak kaum
muda yang hancur, sehingga memerlukan keselamatan. Dan juga keselamatan secara
jasmani sebab kita juga diancam dengan berbagai teror, juga dengan ancaman
perang dunia ketiga, bencana alam dan juga kecelakaan-kecelakaan dlsbnya.
- masuk dalam kesatuan Tubuh Kristus yang sempurna/Mempelai Wanita TUHAN.
Sebab hanya salib ini saja yang dapat menyatukan Abraham/Israel dengan Rahab/kafir.
Efesus 2 : 13 – 16,
13. Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh",
sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
14. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak
dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
15. sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat
dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi
satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
16. dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh
salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.
Yang dahulu “jauh” = bangsa kafir. Mempersatukan kedua pihak =
Israel dengan kafir. Kita akan menjadi satu tubuh yang sempurna/Tubuh Kristus
yang sempurna/Mempelai Wanita TUHAN. Itu sebabnya dihari-hari ini, kita masuk
ke Kanaan/mengutamakan ibadah pelayanan dengan mengorbankan apa saja seperti
Rahab yang tidak memiliki ketakutan dan kekuatiran sampaipun ia harus mengorbankan
nyawa. Sekali lagi TUHAN tidak pernah menipu kita. Semua akan ditambahkan
kepada kita.
Istilah ditambahkan/salib adalah:
- keselamatan.
- mencukupi segala kebutuhan bangsa kafir mulai dari sekarang sampai pada
masa depan kita.
- kesempurnaan.
Roma 8 : 31, 32,
31. Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika
Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? 32. Ia, yang
tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita
semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita
bersama-sama dengan Dia?
Ay 32 >>> segala kebutuhan kita semuanya ada di sini yaitu di dalam
Korban Kristus.
Tidak menyayangkan AnakNYA Sendiri = YESUS. Berarti TUHAN itu lebih menyayangi
kita manusia. TUHAN sendiri menjamin dengan memberikan YESUS kepada kita, bagaimana
mungkin TUHAN tidak memberikan segala sesuatu yang merupakan kebutuhan hidup
bahkan sampai pada masa depan kita? jawabannya adalah tidaklah mungkin sebab
YESUS adalah segala-galanya diberikan kepada kita, apalagi hanya kebutuhan untuk
hidup. Mari! semoga sekarang ini kita terpacu oleh Firman/masuk ke dalam kegerakkan
kuda putih, bukan oleh emosi. Itu sebabnya kita jangan tanggung-tanggung melayani
TUHAN tetapi kita melayani TUHAN sampai kita mendapatkan tali kermizi/salib.
Bagi yang bersekolah, yang bekerja, yang berdagang >>> silahkan untuk
tetap bersekolah dan bekerja, tetapi mari! utamakan ibadah pelayanan/masuk dalam
kegerakkan kuda putih sampai saudara benar-benar mengakui >>> ‘saya
hidup bukan dari Yerikho/dari dunia tetapi dari tali kermizi/salib TUHAN’
sehingga:
- ada keselamatan bagi sekeluarga.
- ada kesempurnaan Tubuh Kristus/Mempelai Wanita TUHAN.
- ada jaminan kehidupan mulai sekarang sampai masa depan.
Dulu, Abraham dan Rahab masuk dalam silsilah dari TUHAN YESUS/kedatangan TUHAN
YESUS Yang pertama kali dan itu berarti mereka berdua dapat menyambut kedatangan
TUHAN YESUS Yang pertama kali dan sekarang untuk kita sebagai bangsa kafir,
kalau kita memiliki perbuatan iman dari Abraham dan juga perbuatan iman dari
Rahab sampai kita mendapatkan tali kermizi/salib TUHAN, maka kita juga boleh
menyambut kedatangan TUHAN YESUS Yang keduakalinya.
Matius 1 : 1, 5,
1. Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
5. Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut,
Obed memperanakkan Isai,
Kedatangan YESUS Yang pertama adalah sebagai Korban/sebagai Juruselamat, tetapi
nanti pada kedatanganNYA yang keduakalinya adalah sebagai Raja di atas segala
raja dan juga sebagai Mempelai Pria Surga, kita akan bersama dengan Dia untuk
selama-lamanya.
Itu sebabnya kita jangan menjadi gereja daging yang memiliki perbuatan daging
yang tidak sesuai dengan Firman. Coba kita menelusuri perbuatan kita itu, apakah
perbuatan jahat/tidak sesuai Firman atau perbuatan iman yaitu perbuatan yang
sesuai Firman? kalau ada perbuatan iman, maka benar-benar akan ada tali kermizi,
kita akan dipersiapkan/segala kebutuhan ada, kita selamat dan kita akan menjadi
sempurna jika TUHAN datang. Semoga kita dapat mengerti.
Perkataannya nista >>> gereja daging ini seperti
antikrist/binatang yang keluar dari laut sebab perkataannya nista. Selain ia
suka menyalahkan orang, ia juga suka menghujat sampai pada menyalahkan TUHAN
>>> Wahyu 13 : 5, 6,
5. Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat;
kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
6. Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah
kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.
Perkataan nista ini adalah perkataan yang didorong oleh hawa nafsu daging seperti
perkataan dari binatang buas yaitu:
- mulai dengan suka menjelekkan orang.
- memfitnah, orang yang salah dikatakan benar, yang benar dikatakan salah
hanya karena lebih besar dan lebih kaya, kita bela. Seandainya orang itu tidak
mampu/miskin, ia berbicara sedikit salah, segera diinjak.
- sampai menghujat TUHAN yang dimulai dengan menghujat kemah kediamanNYA/menghujat
pengajaran tabernakel. Kita harus berhati-hati, sebab menghujat TUHAN = menghujat
pengajaran tabernakel.
Inilah saudaraku, banyak perkataan-perkataan sombong yang didorong oleh hawa
nafsu daging.
Tetapi mari! sekarang ini gereja yang benar itu, mulutnya seperti tali kermizi/Mempelai
Wanita Perempuan >>> di dalam Kidung Agung 4 >>> Mempelai
Pria memuji Mempelai Wanita >>> Kidung Agung 4 : 3,
Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu, dan elok mulutmu. Bagaikan belahan
buah delima pelipismu di balik telekungmu.
Inilah bibir Mempelai itu bagaikan seutas tali kermizi/berwarna merah/Darah/ada
salib. Di mulut juga diberi salib/Darah supaya perkataan-perkataan kita hanya
untuk:
- mengaku dosa.
- untuk bersaksi dan
- untuk menyembah TUHAN >>> hanya untuk mengucapkan ‘Haleluyah’
>>> inilah mulut dari Mempelai bagaikan tali kermizi.
Luar biasa TUHAN ini bagi bangsa kafir yang mulutnya dekat dengan antikrist
yaitu suka menjelekkan orang, suka memfitnah, suka menghujat TUHAN dan menghujat
tabernakel/menghujat pengajaran tabernakel/pengajaran Firman yang benar. Tetapi
TUHAN mau membentuk kita seperti pita kermizi/Darah YESUS supaya mulut ini hanya
untuk mengaku dosa, untuk bersaksi dan juga mulut ini hanya untuk menyembah
sampai tidak salah dalam perkataan >>> hanya berkata satu kata >>>
‘Haleluyah’. Sekalipun kita sudah menjadi tubuh yang sempurna dan
terangkat ke atas, tetapi kalau kita bisu >>> tidak bisa/tidak boleh
sebab mulut juga harus berseru waktu YESUS datang. Kita yang sudah menjadi sempurna
akan diangkat dan mulut berseru ‘Haleluyah’. Seperti Henokh yang
terangkat ke surga, kita juga akan terangkat di saat YESUS datang.
Wahyu 19 : 6, 7,
6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti
desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena
Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari
perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Suara orang banyak merupakan orang-orang yang memiliki tali kermizi/salib TUHAN/Darah
pada mulutnya dan akan masuk dalam Pesta Nikah Anak Domba. Semoga kita dapat
mengerti.
Tandailah bangsa kafir dengan Darah/salib TUHAN/Korban Kristus sebab di situlah
letak kehidupan kita sebab Yerikho tidak dapat menjamin. Sekalipun saya mendoakan
saudara agar mendapatkan ijazah, mendapatkan modal yang banyak, juga mendapatkan
gaji yang banyak, tetapi kita harus ingat bahwa satu waktu Yerikho tidak dapat
lagi memberikan kehidupan, hanya Korban Kristus.
Bagi anak-anak muda yang sedang kuliah dan juga yang sudah diterima di perguruan
tinggi >>> silahkan! Tetapi untuk hari-hari ini hendaklah mengejar
salib dengan mengutamakan ibadah pelayanan. Demikian juga yang gajinya sudah
mapan, kedudukkan bertambah tinggi >>> silahkan! Sebab saya juga mendoakan,
tetapi ingat! Harus mengejar salib.
Tetapi bagi yang gagal/yang hancur dihari-hari ini >>> jangan berputus
asa, tetapi kembali mengejar salib. Yerikho hancur tetapi kalau ada salib, maka
akan ada pemulihan dari TUHAN/pertolongan dari TUHAN. TUHAN memberkati kita
sekalian.
|