|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| kebaktian doa | ||
| KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya Doa (Rabu, 26 Desember 2007) Doa (Selasa, 02 Oktober 2007) Doa (Selasa, 18 Desember 2007) Doa (Selasa, 09 Oktober 2007) Doa (Selasa, 07 Agustus 2007) Doa (Selasa, 29 Januari 2008) Doa (Selasa, 05 Februari 2008) Doa (Selasa, 03 Juni 2008) Doa (Selasa Sore, 13 November 2007) Doa (Selasa, 31 Juli 2007) Doa (Selasa, 06 November 2007) Doa (Selasa, 29 April 2008) Doa (Selasa, 08 April 2008) Doa (Selasa, 12 Februari 2008) Doa (Selasa, 16 Oktober 2007) ALAT TABERNAKEL Pelataran Pintu Gerbang Mezbah Korban Bakaran Bejana Pembasuhan Dari Tembaga Pintu Kemah Pelita Emas Meja Roti Sajian Mezbah Dupa Emas Pintu Tirai Tabut Perjanjian Imam-Imam Imam Besar Tahbisan Imam-Imam Ukupan Wangi-wangian Papan-papan dan Kayu Lintang Tudung (Tenda) Tabernakel ![]() Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
Kebaktian: Doa Tanggal: Selasa, 07 Agustus 2007 Tempat: GPTKK, Malang Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra Download file: [download file transkrip] - [versi cetak] Tayang: 20 Juni 2010 Kita masih akan membahas bagian yang ke II tentang tujuh nubuat. Jadi, sebelum kedatangan YESUS Yang kedua kalinya, ketujuh nubuat ini harus terjadi. Ketujuh nubuat itu adalah:
Kita masih akan tetap mempelajari nubuat yang pertama yaitu ?nubuat tentang penyesat-penyesat/ajaran-ajaran sesat --> Matius 24 : 3 - 5, 3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" 4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! 5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Sekali lagi, akan banyak penyesat dan juga akan banyak yang disesatkan dan ini berarti hanya sedikit yang berpegang pada pengajaran yang benar/yang termasuk di dalam gereja yang benar. Dan karena hanya berjumlah sedikit, maka seringkali disebut dengan golongan eksklusif bahkan disebut dengan ekstrim dllnya sebab hanya sedikit. Kita sudah mempelajari siapakah penyesat itu? jawabannya ada di dalam kitab 2 Yohanes 1 : 7 - 11, 7. Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. 8. Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya. 9. Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. 10. Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi memberi salam kepadanya. 11. Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat. Inilah jawabannya yaitu:
1 Timotius 4 : 1, 2, 1. Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan 2. oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka. Jadi, mengapa orang melangkah keluar dari Firman pengajaran yang benar? Jelas, ayat di atas ini mengatakan tentang ketegasan. Jadi orang/kehidupan yang melangkah keluar sebab:
19. Beberapa orang telah menolak hati nuraninya yang murni itu, dan karena itu kandaslah iman mereka, 20. di antaranya Himeneus dan Aleksander, yang telah kuserahkan kepada Iblis, supaya jera mereka menghujat. Kandas --> di dalam 1 Timotius 4 disebut dengan gugur/murtad. Kalau hati sudah tidak murni lagi karena mendengarkan ajaran-ajaran lain, maka hati mulai menjadi bimbang seperti Hawa yang diperdaya oleh ular = hati nurani dicap oleh setan sehingga imannya gugur/kandas dan menjadi murtad = meninggalkan pengajaran yang benar. Semoga kita dapat mengerti. Istilah kandas ini mengingatkan kita pada kapal --> kapal yang kandas. Perjalanan hidup/iman kita bersama YESUS adalah seperti kapal yang menyeberangi lautan dunia ini untuk mencapai pelabuhan damai sejahtera. Yang dimulai dari firdaus/kerajaan seribu tahun damai sampai pada kerajaan surga yang kekal/Yerusalem Baru yang akan kita terima pada saat kedatangan YESUS Yang kedua kalinya. Hati nurani yang tidak murni berarti iman/kapalnya kandas di tengah jalan dan tidak akan pernah dapat mencapai pelabuhan damai sejahtera sebab rusak dan lama kelamaan akan tenggelam dan binasa. Inilah taktik dari setan supaya kapal kandas, dulu Hawa, sekarang perjalanan hidup kita di dalam mengikut YESUS juga akan dikandaskan oleh setan dengan ajaran-ajaran setan yaitu ajaran-ajaran sesat dan juga omongan-omongan yang sia-sia sebab tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya bahkan seringkali salah. Kisah rasul 27 : 41 Tetapi mereka melanggar busung pasir, dan terkandaslah kapal itu. Haluannya terpancang dan tidak dapat bergerak dan buritannya hancur dipukul oleh gelombang yang hebat. Kapal yang kandas di tengah jalan sebab melanggar/menabrak busung pasir = iman yang kandas = gugur dari iman sebab hatinya sudah tidak murni lagi = sudah dicap oleh ajaran setan-setan. Kandas karena menabrak busung pasir, apa arti dari busung pasir? Kita ingat istilah pasir. Kalau seseorang mendengarkan Firman dan dengar-dengaran, maka itu berarti ia membangun rumah di atas batu karang yang teguh. Tetapi kalau mendengarkan Firman dan tidak melakukan = ia membangun rumah di atas pasir. Jadi, tanda dari kapal yang kandas karena menabrak busung pasir adalah tidak dengar-dengaran lagi. Mari! masing-masing kita memeriksa diri, sebab ini merupakan hal yang sungguh-sungguh serius. Di dalam nikah rumah tangga, jika dahulu anak itu selalu menurut, tetapi sekarang sudah mulai membantah dan melawan = mulai kandas. Juga di dalam penggembalaan, jika ada perbantahan dan perlawanan = kapal sudah kandas = gugur dari iman. Jika sudah kandas/tidak taat dengar-dengaran, kemudian ditambah dengan 1 Timotius, maka mulut mulai menghujat seperti Himeneus dan Aleksander. 1 Timotius 1 : 20 di antaranya Himeneus dan Aleksander, yang telah kuserahkan kepada Iblis, supaya jera mereka menghujat. Jika Paulus/gembala sudah tidak tahan lagi, maka akan diserahkan kepada iblis. Itu sebabnya kita harus sungguh-sungguh berhati-hati. Menghujat ini dimulai dari:
Orang tua memberi nasihat kepada anaknya, tetapi sang anak membantah dengan berkata bahwa orang tua kuno, tidak berpendidikan. Kita dapat membayangkan, betapa sakit hati orang tua itu. pada hal mereka-lah yang melahirkan, memberi makan dan yang membesarkan. Dan ini berarti anak itu menghujat orang tua. Mari, kita periksa! Selama hidup kita ini, bagaimana sikap kita kepada orang tua jasmani dengan perbuatan dan juga dengan kata-kata. Saya dulu juga banyak menghujat. Demikian juga di dalam penggembalaan, betapa banyak kata-kata yang menghina seorang gembala. Bagaimana sikap kita kepada orang tua rohani? Inilah benar-benar kapal yang kandas/gugur dari iman yang dimulai dari:
Kalau kapal itu sudah kandas --> di dunia --> ekonomi dan lain sebagainya tidak dapat bergerak dan jika tidak cepat ditolong, maka tinggal menunggu untuk tenggelam sebab masa depan juga tidak dapat bergerak. Itu sebabnya sekarang ini harus ada ketegasan --> kalau saudara merasa Firman yang sudah saudara terima, sudah menolong nikah saudara, maka saudara tidak perlu lagi mendengar pada yang lain supaya jangan ikut menjadi kandas. Sebab kalau kandas, maka akan terjadi kerusakan --> Haluannya terpancang dan tidak dapat bergerak dan buritannya hancur dipukul oleh gelombang yang hebat. Jadi, kalau sudah kandas/gugur dari iman = tidak dengar-dengaran + mulut banyak menghujat --> sudah menjadi kapal/kehidupan yang rusak. Apa yang rusak? Dimulai dari buritan. Buritan ini adalah bagian belakang dari kapal dan ini menunjuk pada kasih mula-mula yang sudah rusak = kasih mula-mula sudah tidak ada lagi sehingga kehidupan itu jatuh bangun dalam dosa. Lupa akan pengampunan --> dulu ia adalah seorang yang najis tetapi sudah ditolong oleh Firman, didoakan oleh seorang gembala = kasih dari Korban Kristus sudah tidak ada lagi. Akibatnya:
Saudara jangan mencoba, tetapi harus meyakinkan diri dan bagi saudara yang sudah terpancang sehingga tidak dapat bergerak --> mari! kembali kepada TUHAN dengan sungguh-sungguh. Dihari-hari ini kita jangan main-main, sebab ini yang menjadi penentu nasib kita --> mau terkandas atau tetap maju sampai ke pelabuhan damai sejahtera. Itu sebabnya kita harus tegas, sebab kalau haluan kita sudah terpancang, maka itu berarti tidak ada masa depan yang indah lagi dan lebih dari itu, tidak dapat sampai ke pelabuhan damai sejahtera = tenggelam di lautan api dan belerang = binasa di dalam neraka. Secara jasmani, semakin hari semakin merosot dan lama kelamaan akan tenggelam di dalam neraka. Berat bagi saya untuk mengatakan hal ini, tetapi justru ini nomor satu untuk saya supaya diriku ini jangan kandas. Semoga kita dapat mengerti. Hati nurani yang murni adalah hati yang dibasuh oleh Darah YESUS. Saya mendapat pelajaran dari alm.bpk.pdt Totaijs, salah satu arti dari nurani yang murni adalah kesadaran bahwa ada sesuatu yang belum/yang tidak beres. Kalau hati nurani sudah tidak murni, akan menjadi kebal dan ia tidak menyadari bahwa hutangnya sebanyak seratus talenta dan kalau di dinarkan menjadi sebanyak enam ratus juta dinar, sedangkan orang lain yang berhutang seratus dinar, ia cekik. Tetapi kalau hati nurani yang dibasuh oleh Darah YESUS, dapat selalu mengetahui/ada kesadaran bahwa ada sesuatu yang tidak beres, sehingga mendorong kehidupan itu untuk hancur hati dan dapat mengaku bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan hidupnya. Mengaku berdosa kepada TUHAN:
21. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah, 22. dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. Tidak menuduh lagi = semuanya sudah beres oleh Darah YESUS. Jika kita taat dengar-dengaran, maka kita dapat berdoa. Itu sebabnya kita harus membereskan semuanya dengan:
Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk. Inilah saudaraku! Kalau kita mengakui semua dosa-dosa kita sehingga hati nurani menjadi beres, maka kita dapat menyembah TUHAN dan menyeru Nama-YA dengan hati yang hancur, YESUS sebagai Imam Besar datang ditengah-tengah kita = menarik hadirat YESUS (YESUS datang mendekat kepada kita dan kita juga datang mendekat kepadaNYA). Sungguh-sungguh, YESUS akan memberikan kekuatan yang baru kepada kita supaya kita tidak menjadi kecewa dan berputus asa sebab IA akan menolong kita tepat pada waktunya. Dan apa yang sudah rusak akan dipulihkan oleh TUHAN. Sebagai contoh dari kapal yang sudah rusak tetapi tertolong: Di dalam kitab perj.lama adalah:
Kita mengaku saja, saya bersalah, TUHAN dan TUHAN akan mengulurkan Tangan-NYA kalau kita menyeru Nama-NYA sehingga IA akan:
kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |