|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| kebaktian umum | ||
| KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya Umum (Minggu Pagi, 29 Juli 2007) Umum (Minggu Pagi, 25 November 2007) Umum (Minggu, 18 Mei 2008) Umum (Minggu, 13 April 2008) Umum (Minggu, 08 Juni 2008) Umum (Minggu, 20 April 2008) Umum (Minggu, 29 Juli 2007) Umum (Minggu Pagi, 18 November 2007) Umum (Minggu, 11 Mei 2008) Umum (Minggu, 04 Mei 2008) Umum (Minggu, 15 Juni 2008) Umum (Minggu Pagi, 19 Agustus 2007) Umum (Minggu Pagi, 13 Mei 2007) Umum (Minggu Pagi, 04 November 2007) Umum (Minggu, 02 September 2007) ALAT TABERNAKEL Pelataran Pintu Gerbang Mezbah Korban Bakaran Bejana Pembasuhan Dari Tembaga Pintu Kemah Pelita Emas Meja Roti Sajian Mezbah Dupa Emas Pintu Tirai Tabut Perjanjian Imam-Imam Imam Besar Tahbisan Imam-Imam Ukupan Wangi-wangian Papan-papan dan Kayu Lintang Tudung (Tenda) Tabernakel ![]() Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
Kebaktian: Umum Tanggal: Minggu Pagi, 12 Agustus 2007 Tempat: GPTKK, Malang Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra Download file: [download file transkrip] - [versi cetak] Tayang: 14 Juli 2010 Kita masih akan membahas bagian yang ke II tentang tujuh nubuat. Jadi, sebelum kedatangan YESUS Yang kedua kalinya, ketujuh nubuat ini harus terjadi. Matius 24 : 3 - 5, --> nubuat tentang penyesat-penyesat/pengajaran sesat. 3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?" 4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu 5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Inilah saudaraku nubuat yang pertama tentang penyesat-penyesat atau pengajaran sesat, yang harus kita waspadai. Saya sudah mengatakan/ Firman Tuhan sudah mengatakan bahwa penyesatan atau pengajaran sesat ini lebih dahsyat, dari gempa, tsunami, bahkan lebih dahsyat dari nuklir, yang akan digunakan dalam perang dunia ketiga, ini sesuatu yang dasyat, tapi yang lebih dasyat lagi adalah pengajaran sesat. Sebab kalau gempa, tsunami, nuklir hanya bisa membunuh tubuh manusia, tetapi pengajaran sesat itu dapat membunuh/membinasakan baik tubuh, jiwa, roh manusia sampai di neraka selama-lamanya. Ini yang harus kita waspadai hari-hari ini, sebab banyak penyesat-penyesat dan banyak yang disesatkan dan ini yang menekan saya dihari-hari ini sebab itu berarti hanya sedikit yang berpegang pada pengajaran benar, hanya sedikit gereja yang benar, lainnya merupakan gereja yang palsu. Di dalam srt Yudas, sangatlah jelas perbedaan dari gereja yang benar dan gereja yang palsu, banyak penyesat dan juga banyak yang disesatkan, sehingga hanya sedikit gereja yang benar/hanya sedikit gereja yang berpegang pada Firman Pengajaran yang benar. Sehingga akan banyak dikecam dengan menyebut kelompok fanatik, kelompok ekstrim, kelompok eksklusif dll, sebab hanya sedikit. Tidak sama dengan yang lain, ini yang harus kita waspadai hari-hari ini. Sekarang kita masih mempelajari siapakah penyesat itu termasuk orang yang disesatkan, penyesat atau orang yang disesatkan? Di dalam srt 2 Yohanes ini yang harus kita pelajari, supaya kita jangan puas hanya menjadi orang Kristen, menjadi hamba TUHAN tetapi secara tidak sadar jangan-jangan kita termasuk dalam golongan penyesat atau yang disesatkan, kita harus hati-hati. 2 Yohanes 1 : 7- 11 7. Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus. 8. Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya. 9. Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. 10. Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya. 11. Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat. Yang pertama ayat 7-8 --> kita sudah mempelajarinya, mereka itu adalah orang yang tidak mengaku bahwa YESUS Kristus telah datang sebagai manusia atau sebagai daging. Ayat 8 --> waspada supaya jangan kamu kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu. Yang kedua --> 2 Yohanes 1: 9 Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ,tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. Inilah penyesat yang pertama mereka adalah orang yang tidak mengaku YESUS Kristus telah datang sebagai Manusia atau Daging, yang ke dua orang yang melangkah keluar dari Firman pengajaran yang benar atau meninggalkan Firman pengajaran yang benar, yang sudah menjadi pengalaman hidup, dulu dia mengatakan --> saya diubahkan, saya diberkati, tetapi dia mulai melangkah keluar = meninggalkan pengajaran yang benar, ini berbahaya sekali. Semoga kita bisa mengerti. Siapa mereka yang melangkah keluar dari Firman Pengajaran yang benar = meninggalkan Firman Pengajaran yang benar yang sudah menjadi pengalaman hidupnya? Mereka adalah kehidupan atau orang yang tidak puas dalam penggembalaan yang dibina oleh Firman Pengajaran yang benar. Pada waktu yang lalu kita sudah melihat contoh dari Yudas yang di gembalakan oleh TUHAN YESUS Kristus Sendiri Yang tidak memiliki kesalahan, pengajaran-NYA juga benar, tapi Yudas tidak puas karena ia mempertahankan kebusukan dalam hati. Sekalipun dalam penggembalaan yang benar/Firman Pengajaran yang benar tetapi kalau kebusukan itu dipertahankan terus, lama-kelamaan kehidupan itu tidak akan kuat, sehingga ia akan melangkah keluar. Sekarang ini contoh lain yang terdapat di dalam perjanjian lama yaitu Esau yang juga melangkah keluar dari Firman Pengajaran yang benar, melangkah keluar dari penggembalaan yang benar. Mari kita memeriksa tentang Esau dengan membaca di dalam ktb Kejadian 25 : 25 Keluarlah yang pertama, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu; sebab itu ia dinamai Esau. Esau ini tipe kehidupan yang diberkati oleh TUHAN, diberkati secara jasmani dan rohani, ia memiliki potensi di dalam TUHAN. Tandanya: dia berwarna merah, warna merah ini menunjuk pada warna darah dan ini menunjuk pada kehidupan Kristen dengan tanda darah = ada tanda penebusan oleh Darah YESUS. Sekali lagi saudaraku, Esau ini merupakan tipe kehidupan Kristen yang diberkati secara jasmani dan rohani punya potensi di dalam TUHAN. Dengan tanda:
Hal ini nanti membedakan keduanya. Dan juga sikap kita ini dalam hal kerohanian, apakah kita mau tinggal dipadang atau di kemah? sebab ini nanti yang akan menentukan, bahkan sangat menentukan. Sekarang ini, kita akan membahas tentang Esau/mengapa Esau melangkah keluar dari Firman Pengajaran = tidak puas dalam penggembalaan yang benar, mengapa saudaraku? sebab Esau, suka berburu atau mengejar daging di padang. Esau tidak suka dikemah tetapi ia suka berburu atau mengejar daging di padang, artinya untuk sekarang adalah mencari/mengejar kepentingan daging sampai meninggalkan penggembalaan ini yang disebut berburu. Kita mencari kepentingan daging dan memang kita manusia daging yang memiliki kebutuhan/kepentingan yaitu makan dan lain-lain, tetapi disebut berburu disebut mengejar kalau sampai meninggalkan penggembalaan, artinya kalau dulu Esau suka meninggalkan kemah untuk berburu/mengejar daging dipadang = tidak lagi suka tinggal di kemah sekarang artinya mencari atau berburu/mengejar kepentingan/kebutuhan daging sampai meninggalkan penggembalaan --> ini yang tidak boleh. Kalau mencari kebutuhan daging = mencari sesuap nasi, dan memang harus kita cari di dunia ini. Dunia akhir jaman sekarang ini dimana-mana dikuasai oleh roh perburuan, saya ulangi --> dunia akhir jaman ini dimana-mana diseluruh dunia dikuasai oleh roh perburuan. Roh perburuan ini, ada dimana-mana --> diperdagangan, di sekolah, di masyarakat sampai di gereja TUHAN. Saya akan berbicara dengan fokus pada gereja TUHAN/anak-anak TUHAN sebab Esau ini gambaran anak TUHAN, saya tidak berbicara tentang apa yang ada di dunia, sebab kita semua sudah mengetahui sendiri, bagaimana orang berburu uang, di perdagangan, ekonomi dan lain-lain sampai di gereja TUHAN ada roh perburuan. Anak-anak TUHAN juga berburu kepentingan daging/kebutuhan daging, untuk makan minum, sampai perburuan yang tertinggi nanti yang paling subur adalah perburuan jodoh/seks, dan pada akhirnya mereka meninggalkan penggembalaan. Untuk ini kita harus berhati-hati. Anak-anak TUHAN/kehidupan Kristen yang berburu kepentingan daging, untuk hidup sehari-hari, untuk sekarang dan juga untuk masa depan, sampai pada perburuan yang paling subur, itulah perburuan jodoh/ seks. Hati-hati sebab nanti akan sampai pada meninggalkan penggembalaan. Saya titip pesan buat kaum muda hati-hati, dimana saja di S.D, S.M.P di SMA, Universitas, sekarang ini, perburuan jodoh/perburuan seks ini begitu luas. Itu sebabnya kita harus berhati-hati. Titip pesan buat kaum muda --> berburu laki - laki, berburu perempuan itu sudah merupakan sesuatu yang jelek, seorang laki-laki berburu perempuan itu sudah jelek, apalagi kalau perempuan yang berburu laki-laki --> maafkan kalau saya katakan, itu sudah sangat jelek, dan itu berarti kehidupan itu sudah sangat hancur, sebab tega-teganya meninggalkan penggembalaan hanya untuk perkara - perkara itu. Akibatnya, kalau Esau berburu daging, sampai meninggalkan penggembalaan/ kemah adalah:
Sekarang kita akan menelusuri tingkat/langkah-langkah kejatuhan Esau :
Berdoa supaya:
Kita harus ingat! kerajaan surga tidak pernah kosong, kalau Esau meninggalkan jubah indah maka pakaian atau jubah indah itu sudah ditunggu oleh Yakub/sudah ditunggu oleh orang lain yang setia dalam penggembalaan. Yakub tinggal di kemah, sehingga satu waktu Yakub dapat memakai jubah indah milik Esau, dan Esau tidak pernah mendapatkannya lagi --> yang terdahulu menjadi terkemudian, dan tidak pernah kembali lagi. Ingat saudaraku, sekali-pun saudara pindah gereja, pindah kota atau kemana saja, saudara tidak dapat melayani lagi, kalau jubah indah itu sudah ditunggu dan dipakai oleh orang lain yang setia dalam penggembalaan, Esau tidak pernah kembali memakai jubah indah itu. Contoh di alkitab ?ada Yudas yang diganti oleh Matias, dan tidak pernah Matias diganti oleh Yudas, tidak pernah, tidak pernah kembali lagi kepada Yudas. Mari! kita periksa mulai dari saya, periksa kejatuhan-kejatuhan, langkah-langkah kejatuhan rohani, kalau kita sudah sering mengorbankan yang rohani dan kita tidak merasa apa-apa lagi dan tidak merasa bersalah dan lain sebagainya --> bahaya, sebab:
Dan yang sudah melayani/sudah memakai jubah indah, saudara jangan merasa puas dulu, sebab jubah indah itu harus dicelup dalam darah supaya tidak dicopot/tidak dibuka dan tidak diambil orang lain. Ini sikap yang positif, artinya kita setia dan dapat dipercaya dalam pelayanan sekalipun harus mengalami penderitaan daging tanpa dosa, sebab YESUS memberi jubah indah, Dia juga menderita daging tanpa dosa di kayu salib bahkan sampai mati di kayu salib. Kita yang sudah mendapat jubah pelayanan, mari dilanjutkan, jangan puas sampai disini, tetapi harus dicelup dalam darah = kita setia dan dapat dipercaya dalam pelayanan, sekalipun harus mengalami penderitaan daging tanpa dosa, seperti Yusuf, tetapi bila jubah sudah dicelup di dalam darah, maka kita akan aman. Kita rela menderita secara daging tanpa dosa untuk melayani TUHAN, mungkin pulang kantor harus kebaktian, tengah minggu ibadah pendalamaan alkitab, harus kebaktian doa penyembahan dan ini sakit bagi daging, tetapi ini semua demi jubah yang indah. Jika kita tidak setia dan tidak dapat dipercaya, maka sewaktu-waktu kita akan telanjang. Kita harus sungguh-sungguh serius dihari-hari ini, sampai ada tanda penderitaan/ada tanda darah dan ini berarti jubah itu aman, sebab sudah tidak dapat dilepas. Semoga kita dapat mengerti. Bagi lulusan Lempin-El, dengarkan! Mengapa saudara dididik dalam salib/dalam kematian/percikkan darah? Supaya sekali saudara masuk Lempin-El, jangan saudara keluar sebab saudara tidak akan tahu apa yang akan terjadi. Demikian juga dengan kita sebagai imam-imam yang melayani paduan suara, pemain musik, saudara juga harus menderita tetapi bukan untuk menyiksa kita, tetapi supaya jubah dicelup di dalam darah. Kalau jubah dicelup di dalam darah, maka:
Mengapa jubah harus dicelup dalam darah?
Itu sebabnya saya selalu mengatakan kepada siswa-siswi Lempin - El, yang dimulai di jalan Johor, saya takut kalau anda semua tidak berhasil disini menjadi hamba TUHAN = nanti tidak akan berhasil menjadi Mempelai. Celaka semuanya, ini doa saya untuk siswa/i Lempin- El. Doa saya bukan untuk memiliki gereja yang besar, punya ini dan itu --> bukan! Tetapi supaya tetap teguh dalam pengajaran dan pelayanan sampai menjadi Mempelai. Apa gunanya memiliki gereja yang besar tetapi tidak setia, tidak dapat dipercaya dan telanjang? Semoga kita dapat mengerti. Inilah tiga macam kejatuhan dari Esau. Mari! kita mengoreksi dimulai dari saya dan saudara, apa kita sudah berada dalam kejatuhan-kejatuhan? sebab kejatuhan ini berakibat yaitu:
Waktu Esau datang, supaya diberkati oleh Ishak, Ishak bertanya ?siapa kamu? saya adalah Esau, jadi siapa yang datang sebelum engkau datang sebab aku sudah memberkatinya dan sudah tidak dapat memberkati engkau lagi. 'Sebelum engkau datang', sudah didahului orang berarti Esau ketinggalan. Itu sebabnya bukan hal yang main-main jika melangkah keluar dari pengajaran yang benar/dari penggembalaan yang benar, akan dimulai dengan kejatuhan-kejatuhan yang berakibat:
Esau menjadi dendam kepada Yakub --> Ibrani 12 : 15, Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit Agar jangan tumbuh akar yang pahit = hidup dalam kepahitan hati, dendam kepada orang lain. Bisa didalam nikah, sebab Yakub ini adiknya dan itu berarti buah nikah, Di dalam nikah, suami dapat merasa pahit hati kepada istri, istri kepada suami, anak kepada orang tua, kepahitan hati kepada sesama pelayan --> Yakub melayani Esau juga melayani. Meraung - raung itu penderitaan yang tiada henti, cucuran air mata sampai juga mengalami kepahitan hati, dendam, orang pahit hati itu tidak akan senang, sebab seperti meraung-raung, tidak ada senyumnya. Orang yang memiliki kepahitan hati itu seperti meraung-raung/ kepedihan, penderitaan sampai tidak bisa diperbaiki lagi, Ibrani 12 : 17 Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu , ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya , sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata. Sekalipun mencari dengan mencucurkan air mata, tidak bisa lagi, Esau mencucurkan air mata selama-lamanya itu berarti ia berada di dalam penghukuman di neraka, Mari! saudaraku, Esau ini memiliki potensi, diberkati secara jasmani rohani, tetapi kalau melangkah keluar/salah dalam pertumbuhan rohani, sebab merasa kuat/ia melangkah keluar dari pengajaran yang benar/dari penggembalaan, betul-betul dia berada dalam kejatuhan-kejatuhan yang berakibat fatal dalam hidupnya, sampai cucuran air mata selama-lamanya neraka Sekarang tentang Yakub, ia adalah seorang yang sederhana, sebab:
Yakub ini gambaran kehidupan tipe Kristen yang sederhana, tidak memiliki potensi yang berlebihan, tetapi ia setia dalam penggembalaan --> ini bedanya dengan Esau, Esau berpotensi tetapi ia tidak setia, Yakub tidak memiliki potensi seperti Esau, sebab ia adalah anak kedua, dia sederhana sebab tidak disebut ini dan itu --> tidak, tetapi setia dalam penggembalaan. Mari! saudaraku inilah Yakub, setia dan orang yang setia dalam penggembalaan pasti akan sangat menghargai hak kesulungan. Tetapi kalau Esau karena ia sudah keluar dari penggembalaan, ia tidak menghargai lagi hal yang rohani yaitu hak kesulungan. Tetapi Yakub sejak ia berada di dalam kandungan sudah terlihat, sebab waktu Esau mau keluar, tumitnya dipegang oleh Yakub --> sepertinya Yakub berkata 'aku mau mengejar dan menghargai hak kesulungan'. Kejadian 25 : 26 Sesudah itu keluarlah adiknya; tangannya memegang tumit Esau Seperti tidak mau dilepaskan = biar aku tidak berhak, tetapi aku ingin mendapatkan hak itu. Mari! kita sebagai bangsa kafir juga tidak memiliki hak kesulungan, sebab hak kesulungan itu hanya milik orang Israel, tetapi biarlah ada usaha dari orang yang setia dalam penggembalaan untuk menghargai dan merindukan hak kesulungan, lebih dari apapun. Yakub bukan ingin mendahului untuk mendapatkan susu dari ibunya --> tidak! Tetapi ia mendahului dengan memegang tumit/ingin hak kesulungan. Inilah orang yang tergembala, setia dalam penggembalaan, menghargai dan merindukan hak kesulungan lebih dari segala perkara apapun dibumi ini, yang sudah dimulai dari dalam kandungan. Bagi ibu-ibu yang hamil, jangan karena hamil tidak datang ke gereja, ini salah besar. Tetapi dorong bayi dalam kandungan, anak-anak kecil, mari! dorong mereka kepada TUHAN, jangan seperti Esau, nanti pedih kalau terlambat. Kaum muda dorong diri untuk memegang tumit, dan bagi orang tua --> dorong diri sendiri, pegang tumit, rindukan hak sulung, jangan sampai menyesal seperti Esau yang tiada gunanya. Saya tahu orang tua mendorong anak-anak untuk kuliah dan lain sebagainya. Ini bagus, tetapi lebih bagus kalau anak-anak didorong untuk menghargai yang rohani yaitu hak kesulungan, sebab ini yang paling bagus. Saya dulu membuat kesalahan dan akibatnya harus saya tuai sampai sekarang. Waktu saya tinggal di gereja, saya mendoakan beberapa orang, tetapi seorang ini saya doakan agar tokonya diberkati, dia diberkati dan saya merasa puas sebab dia dapat menyumbang gereja. Tetapi saya lupa rohaninya, akibatnya sekarang rohaninya hancur, nikahnya juga hancur dan untuk ini saya ikut bertanggung jawab. Saya terus berdoa pagi, siang, malam, sebab dulu saya hanya puas dan menganggap ia seorang yang hebat dan dia dapat diandalkan. Sekarang saya sangat menyesal, karena ukuran saya hanya pada yang jasmani. Nanti orang tua akan merasa menyesal kalau hanya mendorong anak untuk kuliah dan lain sebagainya, tetapi tidak ada hak kesulungan. Diri kita juga akan menyesal kalau kita tidak mendorong diri kita sendiri untuk mendapatkan hak kesulungan, sebab tidak bisa diperbaiki lagi. YESUS sebagai Gembala Yang Baik, mau menyerahkan Nyawa bagi domba, YESUS mati di kayu salib bagaikan tumit-Nya diremukkan oleh setan, tetapi kepala ular diremukkan oleh TUHAN. YESUS Gembala Yang Baik --> ini yang di dapatkan oleh Yakub dalam penggembalaan, sedangkan Esau mengandalkan kekuatan di luar penggembalaan yaitu kepandaian, kehebatan, pengalaman sehingga ia hancur. Tetapi Yakub tidak memiliki apa-apa, dia hanya mengandalkan Gembala Yang Baik yaitu kemurahan dan kebaikan Gembala Yang Baik. Kejadian 3 : 15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." YESUS rela dari atas kayu salib diremukkan tumit-Nya. Gembala Yang Baik menyerahkan nyawa-NYA, mati di kayu salib bagaikan diremukkan tumit-Nya untuk menghancurkan kepala ular, supaya apa? supaya orang-orang yang setia dalam penggembalaan/orang-orang yang mau digembalakan mendapatkan kemurahan dan kebaikan TUHAN, untuk dijaga tumitnya, dijaga jangan dia yang dihancurkan, tetapi cukup YESUS Yang dihancurkan. Dia rela hak-Nya sebagai Anak Sulung hilang, supaya kita sebagai bangsa kafir yang sebenarnya seperti Yakub, tidak mendapat hak sulung tetapi mendapatkan hak kesulungan dan juga supaya hak kesulungan itu tidak hancur. Luar biasa kemurahan kebaikan. Yakub merasa tidak memiliki apa-apa/tidak ada kelebihan apa-apa sehingga ia setia dalam penggembalaan = bergantung pada kemurahan dan kebajikan TUHAN yang ditulis oleh Daud dalam Mazmur 23 : 6 --> Kemurahan dan Kebajikan-MU mengikuti aku senantiasa. Mari! saudaraku, sekarang ini, sekalipun kita tidak memiliki potensi atau memiliki potensi --> terserah! yang penting, jangan bergantung pada kekuatan, tetapi kita menjadi kehidupan yang setia dalam penggembalaan dan juga bergantung pada kemurahan dan kebaikan TUHAN. Untuk apa kemurahan dan kebaikan TUHAN?
Darah yaitu kemurahan dan kebaikan dari Gembala yang Baik, jangan mengandalkan kekuatan seperti Esau sehingga ia tidak mau tergembala dan melupakan kemurahan kebaikan TUHAN, sekalipun tadinya dia memiliki apa yang baik yaitu potensi yang bagus tetapi akhirnya ia tidak lagi mendapatkan yang baik bahkan tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki sekali-pun ia meraung-raung. Tetapi sekarang ini, andaikata ada yang seperti Esau --> dulu saya mendapatkan apa yang baik, dari kecil saya mendapat yang baik, tetapi gara-gara saya memakai kekuatan sendiri sehingga tidak mau tergembala, maka semuanya menjadi hancur. Sekarang ini masih ada kemurahan dan kebaikan dari Gembala Yang Baik untuk memperbaiki semuanya. Kita belum seperti Esau, sebab selama kita mendengarkan Firman, itu berarti masih ada kemurahan kebaikan dari Gembala Yang Baik untuk memperbaiki semua yang sudah hancur/yang sudah tidak baik dapat diperbaiki oleh kemurahan dan kebaikan TUHAN. Bagi kaum muda, saudara jangan bergantung pada kekuatan sekalipun kau kuat seperti Esau dan juga memilik potensi, tetapi bergantung pada kemurahan kebaikan TUHAN. Sekalipun saudara berada di dalam lembah kekelaman, dan juga tidak ada potensi. Mungkin ijasah tidak saudara miliki, semua tidak ada --> jangan berputus asa tetapi setia seperti Yakub. Pegang kemurahan dan kebaikan TUHAN, apa yang sudah hancur, masih ada kemurahan kebaikan TUHAN untuk memperbaiki. TUHAN memberkati. kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |