English Language | Form Penggembalaan
kebaktian bible study surabaya
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Bible Study Surabaya (Senin, 08 Oktober 2007)
Tayang: 03 Mei 2009
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 September 2007)
Tayang: 18 Januari 2009
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 10 Desember 2007)
Tayang: 10 Maret 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 05 Mei 2014)
Tayang: 01 November 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 12 November 2007)
Tayang: 09 Agustus 2009
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin Sore, 16 September 2013)
Tayang: 24 November 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin Sore, 09 Desember 2013)
Tayang: 30 Juni 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 05 November 2007)
Tayang: 12 Juli 2009
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 19 November 2007)
Tayang: 30 Agustus 2009
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 Februari 2014)
Tayang: 15 Maret 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 07 Mei 2007)
Tayang: 11 Februari 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin Sore, 03 Februari 2014)
Tayang: 14 Desember 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 12 Maret 2007)
Tayang: 24 Agustus 2007
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 28 Januari 2008)
Tayang: 10 Maret 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Bible Study Surabaya
Tanggal: Senin, 21 Juli 2014
Tempat: WR Supratman 4 Sby
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 21 Juli 2016

Kita kembali pada kitab Wahyu 2 dan 3, ini tentang tujuh percikan darah di depan tabut perjanjian, artinya penyucian terakhir yang TUHAN lakukan kepada tujuh sidang jemaat bangsa kafir, sehingga menjadi sempurna tidak bercacat cela seperti YESUS (menjadi Mempelai Wanita TUHAN). Mengapa kita harus mengalami tujuh percikan darah di depan tabut perjanjian (sengsara daging bersama dengan TUHAN)? Sebab kalau kita tidak mengalami tujuh percikan darah atau penyucian sampai kesempurnaan, maka kita akan masuk dalam tiga kali tujuh hukuman ALLAH Tritunggal (kitab Wahyu), termasuk juga menghadapi aniaya antikris. Semoga kita dapat mengerti.

Sekarang ini kita mempelajari waktu penyucian terakhir yang terdapat di dalam kitab Wahyu (ini merupakan nubuat dari kitab Kejadian 45:6). Kitab Kejadian 45 'cerita tentang Yusuf' ini menubuatkan tentang kitab Wahyu, yaitu tujuh tahun waktu penyucian sampai antikris, bahkan sampai kesempurnaan.

Kejadian 45: 6, Karena telah dua tahun ada kelaparan dalam negeri ini dan selama lima tahun lagi orang tidak akan membajak atau menuai.

Ay 6 => terdapat tujuh tahun kelaparan yang dibagi menjadi dua (menubuatkan tujuh tahun penyucian terakhir, sampai antikris, bahkan sampai kesempurnaan dalam kitab Wahyu):



  • Dua tahun: Wahyu 2-3. Sesudah itu tepat di dua tahun, itu Wahyu 6.
  • Lima tahun: Wahyu 6-19

Kita membahas Wahyu 6-19.
Dalam Wahyu 6-19 terdapat dua kegerakan besar:

  1. Kegerakan kuda putih (Wahyu 6: 1-5).
    Wahyu 6: 1, 2,
    1. Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!"
    2. Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

    Kegerakan kuda putih adalah kegerakan Roh Kudus hujan akhir = kegerakan dalam Firman pengajaran (anak panah yang tajam seperti pedang tajam) atau Kabar Mempelai. Nanti berakhir di dalam Wahyu 19.

    Wahyu 19: 11, 12,
    11. Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar," Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
    12. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri.

    Wahyu 19 => akhir dari kegerakan Roh Kudus hujan akhir. Waktunya ini selama lima tahun (dari Wahyu 6 sampai Wahyu 19).

    Ay 12 => 'di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota' => Tadi hanya satu mahkota (Wahyu 6: 2), sekarang banyak mahkota, karena terus mengalami kemenangan. Pada Wahyu 6 ada yang mengatakan ini antikris, kalau antikris menang terus, kita akan habis. Di dalam Wahyu 6 satu mahkota, sedangkan di Wahyu 19 banyak mahkota (ada yang protes kepada saya). Ini karena terus menang, sehingga tiap kemenangan,mendapatkan mahkota, akhirnya banyak mahkotanya. Saya tidak menerangkan secara detail, tetapi hanya menunjukkan tentang waktu-waktunya saja.

    Akhir dari kegerakan Roh Kudus hujan akhir menampilkan YESUS dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga dan sidang jemaat yang sempurna sebagai Mempelai Wanita Surga. Jadi dalam Wahyu 6-19, terdapat dua kegerakan yang besar. Yang pertama kegerakan kuda putih/kegerakan dalam Firman pengajaran/Kabar Mempelai, awalnya pada Wahyu 6: 1-2 dan akhirnya Wahyu 19: 11-12, 16. Pada Wahyu 19: 16 disebutkan nama-Nya.

    Wahyu 19: 16, Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

    Akhir Roh Kudus hujan akhir menampilkan YESUS dalam kemuliaan sebagai Raja, Mempelai Pria Surga dan sidang jemaat yang sempurna sebagai Mempelai Wanita Surga.


  2. Kegerakan penghukuman. Kalau tidak masuk kegerakan kuda putih, akan masuk kegerakan penghukuman, yaitu tiga kali tujuh penghukuman oleh ALLAH Tritunggal. Nanti ada meterai, sangkakala, bokor, ini sebanyak tujuh kali, tujuh kali, tujuh kali. Ini merupakan tandingan dari tujuh kali percikan darah. Kalau tidak mau tujuh kali percikan darah, nanti akan masuk tiga kali tujuh penghukuman dari ALLAH Tritunggal, termasuk di dalamnya aniaya antikris selama tiga setengah tahun.



    Tadi gambar yang umum, dua tahun (Wahyu 2-3) dan lima tahun (Wahyu 6-19). Sekarang diperinci lagi dua tahun + lima tahun = tujuh tahun. Disini ada titik tengahnya (tujuh dibagi dua), yaitu tiga setengah tahun:


    1. Tiga setengah tahun yang pertama menunjuk kelaparan pertama. Seperti dulu terjadi pada zaman Yusuf, terjadi kelaparan, tetapi masih dapat ditolong (sampai Israel dapat menjadi satu). Karena terjadi kelaparan, maka kesebelas saudara Yusuf datang ke Mesir, sehingga menjadi dua belas kembali (menjadi satu lagi).


    2. Tiga setengah tahun yang kedua (Wahyu 12-19) menunjuk kelaparan kedua, yaitu pada zaman antikris. Ini sudah tidak tertolong lagi. Kalau mau selamat, mau sempurna, kita harus tahan terhadap aniaya antikris, sampai siksaan pemancungan kepala. Setelah itu baru dapat ditolong oleh TUHAN. Inilah bedanya kelaparan yang pertama dan kelaparan yang kedua. Kelaparan yang pertama masih ada Firman yang dapat menolong, pada kelaparan yang kedua sudah tidak ada lagi Firman (zaman antikris).

Kita mempelajari kelaparan yang pertama (tiga setengah tahun pertama), terdiri dari:

  1. dua tahun (Wahyu 2-3), menunjuk penyucian tujuh sidang jemaat bangsa kafir lewat tujuh kali percikan darah atau kesempatan bagi bangsa kafir untuk disucikan dan disempurnakan. Penyucian tujuh sidang jemaat bangsa kafir kapan terjadinya? Pada saat gereja TUHAN/bangsa kafir kerohaniannya suam-suam sehingga menjadi lapar, lalu pingsan), seperti jemaat Laodikia (nanti juga akan dipelajari di Wahyu 3). Kelaparan yang pertama ini seperti pingsan. Kelaparan yang kedua, sudah benar-benar mati.

    Mengapa terjadi suam-suam rohani (pingsan)?
    Secara umum: sebab gereja TUHAN hanya menggembar-gemborkan perkara jasmani, puas dengan perkara atau berkat jasmani, tetapi tanpa pembukaan rahasia Firman ALLAH (tanpa Firman pengajaran yang benar). Ini bahaya! Kalau gereja TUHAN cenderung hanya membicarakan yang jasmani => 'luar biasa berkatnya, uangnya banyak' dan sudah tidak membicarakan Firman lagi, ini merupakan tanda-tanda sudah masuk tujuh kali percikan darah (penyucian bagi bangsa kafir) yang berlangsung dua tahun.

    Secara khusus: mohon maaf jika dibandingkan dengan Lempin-El (karena memang di Lempin-El Kristus Ajaib belajar tentang Firman pengajaran), yaitu kalau murid-murid Lempin-El Kristus Ajaib (angkatan 1-36) sudah bosan / suam-suam terhadap Firman pengajaran yang diterima dan dialami dahulu. Bahkan sudah menyalahkan Firman pengajaran yang benar yang pernah diterima. Ini sudah gawat, karena sudah masuk penyucian bagi bangsa kafir. Kita harus berhati-hati. Semoga kita dapat mengerti.

    Dulu saat Lempin-El baru dirikan, satu angkatan-dua angkatan begitu menyebarkan Firman pengajaran. Tetapi nanti ada yang bosan, ada yang menyalahkan Firman pengajaran yang benar, juga menyebar kemana-mana. Jadi kita harus waspada dan tegas dihari-hari ini. Bukan tidak mau berfellow-ship dan lain-lain, tetapi harus tegas, sebab ada tanda-tanda penyucian bangsa kafir selama dua tahun.


  2. satu setengah tahun (Wahyu 6-12).
    Tadi dua tahun, menunjuk penyucian bangsa kafir. Ini terjadi kalau gereja TUHAN (bangsa kafir) menggembar-gemborkan yang jasmani, padahal TUHAN mengatakan => 'kamu miskin, melarat, buta' Ini berarti rohaninya habis. Kalau tidak ada pembukaan Firman, rohaninya benar-benar habis. Kita harus berhati-hati.

Sekarang yang kedua, satu setengah tahun (Wahyu 6-12) menunjuk kesempatan bagi bangsa Israel untuk disucikan sampai sempurna. Bangsa kafir mendapatkan waktu dua tahun untuk mengalami penyucian yang terakhir sampai dengan sempurna. Bangsa Israel mendapatkan waktu satu setengah tahun. Waktunya ini cepat. Mungkin sekarang banyak yang mengatakan => 'sekarang, sesama dari kita masih banyak yang bertengkar, masih tidak menyatu, bagaimana mau menjadi satu tubuh?' sebab nanti waktunya cepat.

Dalam kegerakan yang begitu cepat nanti akan terjadi kesatuan. Wahyu 2-3 (bangsa kafir disucikan sampai dengan sempurna) dan Wahyu 6-12 (bangsa Israel disucikan sampai dengan sempurna), kalau dijumlahkan (Israel dan kafir menjadi sempurna), yaitu menjadi Wahyu 12: 1 (ditampilkan sebagai Mempelai Wanita).

Sudah tepat waktunya, yaitu tiga setengah tahun (dua tahun + satu setengah tahun).

Wahyu 12: 1, Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

Israel dan kafir disatukan menjadi Mempelai Wanita Surga yang tidak bercacat cela, sempurna. Inilah terang dunia. TUHAN mengatakan => 'Akulah terang dunia, kamulah terang dunia' Ada matahari, bulan dan bintang, ini terang dan tidak ada gelapnya sedikitpun (tidak ada cacat celanya, sempurna). Inilah yang terjadi selama tiga setengah tahun. Dari Wahyu 2-3 (dua tahun) ditambah Wahyu 6-12 (1,5 tahun), disinilah kegerakan Roh Kudus hujan akhir menyatukan Israel dengan kafir, menjadi Mempelai Wanita Surga yang sempurna, tanpa cacat cela. Semoga kita mengerti.

Kalau kita sudah ditampilkan menjadi Mempelai Wanita (seorang perempuan dengan matahari, bulan, bintang), maka naga akan mengejar, tetapi kepada kita (gereja yang sempurna) diberikan dua sayap burung nasar yang besar.

Wahyu 12: 13, 14,
13. Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Ay 13 => 'Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi' => menjadi antikris yang berkuasa di bumi.


'ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu' => dalam Wahyu 12: 1 'perempuan itu mengandung dan sebagainya' = gereja TUHAN yang sempurna.

Kepada Mempelai Wanita Surga dikaruniakan dua sayap burung nasar yang besar, untuk disingkirkan ke padang gurun selama tiga setengah tahun jauh dari mata ular (dalam terjemahan lama). Jangankan dijamah, dilihat saja tidak bisa. Ini sama dengan tidak masuk dalam aniaya antikris (tidak masuk kelaparan yang kedua). Dulu Israel dipelihara oleh TUHAN dengan manna selama empat puluh tahun, sedangkan kita nanti dipelihara secara langsung oleh TUHAN selama tiga setengah tahun di padang gurun lewat Firman pengajaran dan perjamuan suci. Dan selama tiga setengah tahun kita tekun untuk menantikan kedatangan TUHAN YESUS Yang kedua kali di awan-awan permai (sudah bertekun, tidak ada lagi gangguan), sampai kita nanti terangkat.

Kita penting untuk mengetahui waktu-waktu (tanda-tanda), supaya kita sekarang berjaga-jaga. Memang waktu secara persis tidak ada orang yang mengetahuinya. Tidak ada yang tahu kapan kedatangan TUHAN. Tetapi kita dapat mengetahuinya lewat tanda-tanda, bagaimana bangsa kafir sudah masuk dalam penyucian yang terakhir. Tanda-tandanya, nanti semua gereja bangsa kafir sudah suam, yang digembar-gemborkan hanya berkat jasmani, tanpa pembukaan Firman (tanpa Firman pengajaran yang benar) atau lebih khusus lagi yang sudah berada dalam Firman pengajaran sudah bosan, menyalahkan Firman pengajaran yang selama ini memberkati, menolong, menyucikan. Ini seperti ibu mertua Petrus (ibu dari isteri Petrus) yang demam. Ibu mertua itu mempersiapkan Mempelai Wanita, ini gambaran hamba TUHAN dalam Kabar Mempelai yang sudah tua, lama, tetapi mendadak demam (bosan) => ' ini salah' Inilah tanda-tanda bahwa penyucian bangsa kafir selama dua tahun sudah mulai berlangsung.

Ini gawat sekali, sebab itu ada ayat => 'yang terdahulu menjadi terkemudian' Yang dulu sudah berada dalam pengajaran menjadi terkemudian, sedangkan yang baru menerima pengajaran => 'aku mau' Nanti ini banyak terjadi dan merupakan tanda penyucian bagi bangsa kafir. Sesudah itu dilanjutkan penyucian bangsa Israel selama satu setengah tahun. Jadi totalnya selama tiga setengah tahun. Kegerakan Roh Kudus hujan akhir akan menyatukan Israel dan kafir menjadi Satu Tubuh yang sempurna/Mempelai Wanita yang sempurna, bagaikan perempuan dengan matahari, bulan, bintang (Wahyu 21:1). Saat antikris menyerang, perempuan itu diberikan dua sayap burung nasar dan disingkirkan ke padang belantara jauh dari mata ular selama tiga setengah tahun. Kita dipelihara langsung oleh TUHAN lewat Firman pengajaran dan perjamuan suci.

Sekali lagi, kebaktian pendalaman alkitab bukanlah untuk menyiksa kita ?' kalau hari Minggu tidak apa-apa, semua dapat datang, karena hari libur. Ini kan tengah Minggu, apalagi hari Senin. Biasanya hari Senin, pekerjaan paling berat. Pulang kuliah, kerja harus datang beribadah' Ini bukan disiksa, tetapi dipersiapkan untuk menyingkir ke padang belantara. Pada saat kebaktian pendalaman alkitab dapat dilihat, siapa saja yang mau disingkirkan. Kalau kebaktian hari Minggu, gereja penuh, ribuan, kalau kebaktian pendalaman alkitab berapa? Ini merupakan persiapan untuk penyingkiran, latihan atau adaptasi untuk penyingkiran di padang gurun selama tiga setengah tahun. Nanti tidak ada lagi handphone untuk melihat sesuatu, tidak ada lagi! Kita nanti hanya beribadah (menerima Firman pengajaran dan perjamuan suci), seperti persis yang kita lakukan saat ini. Tadi, banyak menggunakan waktu untuk menyanyi. Nanti akan banyak menggunakan waktu untuk menerima Firman. Inilah latihan penyingkiran! Misalnya kebaktian kita pada saat ini selama tiga jam, dan kalau sekarang tiga jam tidak tahan, nanti selama tiga setengah tahun, kita juga tidak akan tahan. Nanti di padang gurun pekerjaan kita hanya bertekun untuk menantikan kedatangan YESUS yang ke dua kali di awan permai dan tidak bisa diganggu oleh apapun juga. Sekarang saat kita bertekun di dalam ibadah, masih bisa diganggu oleh pekerjaan dan sebagainya. Tetapi nanti di padang gurun sudah tidak dapat diganggu lagi. Semoga kita dapat mengerti.

Sesudah kita tekun menanti kedatangan TUHAN YESUS ke dua kali selama tiga setengah tahun (persis tiga setengah tahun antikris berkuasa di bumi), nanti mencapai Wahyu 19: 9 'berbahagialah yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba' YESUS datang ke dua kali, kita akan diangkat bersama-sama dengan Dia. Disingkirkan dulu ke padang belantara, sesudah itu kita diangkat bersama dengan Dia.

Wahyu 19: 9, Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Kita mengalami pengangkatan ke awan-awan yang permai dan bertemu dengan YESUS Mempelai Pria Surga. Kita menyatu dengan Dia untuk selama-lamanya. Semoga kita dapat mengerti.

1 Tesalonika 4: 15-17,
15. Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
16. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
17. sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

Ay 15 => ada yang hidup dan ada yang mati. Inilah Mempelai. Tadi, Mempelai itu terdiri dari bangsa kafir dan bangsa Israel. Nanti ini menjadi satu, menjadi Mempelai Wanita TUHAN. Dalam ayat ini, nanti dalam pengangkatan ada yang mati dan ada yang hidup.

Kalau bangsa kafir dan bangsa Israel menjadi satu, semuanya akan mengalami penyingkiran (yang masih hidup semuanya akan disingkirkan). Tetapi yang meninggal dunia, tetap dalam kuburan dan nanti akan dibangkitkan menjadi satu. Yang mati dan yang hidup akan menjadi satu.

Ay 16 => 'mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit' => mereka yang mati dalam penyucian.

Ay 17 => 'sesudah itu, kita yang hidup' => hidup dalam penyucian akan diubahkan dalam sekejap mati dalam tubuh yang mulia.


'akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa' => Yang mati dan hidup akan disatukan menjadi Satu Tubuh yang sempurna, menjadi Mempelai Wanita untuk menyongsong TUHAN di awan-awan yang permai. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba.

Pada saat sangkakala terakhir berbunyi, maka yang mati di dalam YESUS (mati dalam penyucian) akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan seperti YESUS. Sesudah itu kita yang masih hidup (tidak meninggal, tidak dikubur, hidup dalam penyucian) sampai kedatangan TUHAN YESUS ke dua kali akan diubahkan dalam tubuh kemuliaan seperti YESUS. Keduanya, akan menjadi Satu Tubuh Kristus Yang sempurna, yang mulia seperti YESUS untuk mengalami pengangkatan ke awan-awan yang permai dan bertemu dengan YESUS Mempelai Pria Surga. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba (Wahyu 19: 9), sesudah itu kita masuk kerajaan seribu tahun damai atau firdaus yang akan datang (Wahyu 20), sesudah itu kita masuk Yerusalem Baru atau kerajaan surga yang kekal-langit baru dan bumi baru (Wahyu 21-22). Itu sebabnya waktu ini tidak dihitung, hanya sampai Wahyu 19. Hitungan waktu tujuh tahun, sampai dengan pengangkatan. Sesudah pengangkatan, kita bersama dengan TUHAN untuk selamanya.

Jadi sekarang ini kita belajar, waktu penyucian terakhir sampai penyingkiran pada zaman antikris, bahkan sampai pengangkatan (sampai kita sempurna, menjadi Mempelai Wanita yang terangkat ke awan-awan permai). Mulai dua tahun (Wahyu 2-3) untuk penyucian bangsa kafir, kemudian satu setengah tahun untuk penyucian bangsa Israel, sehingga keduanya menjadi Satu Tubuh yang tidak bercacat cela dan ditampilkan dalam Wahyu 12:1 perempuan dengan matahari, bulan dan bintang (untuk semua yang masih hidup). Lalu diserang oleh antikris, tetapi diberikan dua sayap burung nasar yang besar untuk disingkirkan ke padang belantara selama tiga setengah tahun dan dipelihara oleh TUHAN. Kita bertekun untuk menantikan kedatangan TUHAN YESUS yang ke dua kali. Sesudah tiga setengah tahun antikris berkuasa, maka YESUS datang kembali ke dua kali. Pada saat sangkakala terakhir berbunyi (pada waktu kedatangan TUHAN YESUS ke dua kali), maka yang mati dalam penyucian akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan seperti YESUS dan yang masih hidup di padang belantara diubahkan sekejap mata dalam tubuh kemuliaan. Keduanya menjadi Satu Tubuh Kristus yang sempurna, mulia yang siap terangkat ke awan-awan yang permai, bertemu dengan YESUS Mempelai Pria Surga. Kita masuk perjamuan kawin Anak Domba (Wahyu 19:8), kemudian kita masuk firdaus (Wahyu 20), dan kita masuk Yerusalem Baru (Wahyu 21-22). Semoga kita dapat mengerti.

Inilah kelaparan pertama, yang terjadi seperti pada zaman Yusuf dahulu. Justru dengan adanya kelaparan, maka kakak-kakak Yusuf datang sampai terbentuk satu tubuh. Demikian juga nanti, TUHAN ijinkan kelaparan. Terutama mohon maaf, secara umum gereja TUHAN sudah mulai menggembar-gemborkan seperti jemaat Laodikia => 'kami kaya, banyak uang' Tetapi tidak ada Firman (tidak ada penyucian). Teristimewa / khusus bagi orang yang sudah dalam pengajaran, tetapi sudah bosan. Inilah yang perlu digairahkan, seperti kakak-kakak Yusuf yang dalam kelaparan. Kakak artinya sudah lebih dahulu. Jadi yang dahulu dalam Firman pengajaran, tetapi sudah bosan, ini yang perlu digairahkan. Akhirnya kedua belas suku Israel menjadi satu, nanti terbentuk Satu Tubuh Kristus antara Israel dengan kafir. Sesudah itu yang mati dan yang hidup menjadi satu tubuh yang sempurna, kita terangkat di awan-awan. Inilah waktu penyucian terakhir zaman antikris, sampai kita menjadi sempurna seperti YESUS.

Sekarang kita masuk pada kelaparan yang ke dua selama tiga setengah tahun, yaitu pada zaman antikris (Wahyu 12-19). Siapakah yang masuk pada kelaparan ke dua (masuk zaman antikris)?

Kejadian 47: 13, Di seluruh negeri itu tidak ada makanan, sebab kelaparan itu sangat hebat, sehingga seisi tanah Mesir dan tanah Kanaan lemah lesu karena kelaparan itu.

Ay 13 => 'Di seluruh negeri itu tidak ada makanan' => inilah kelaparan yang ke dua kali (tidak ada makanan).

Tadi terjadi kelaparan pertama. Sekarang terjadi kelaparan yang kedua. Kelaparan yang hebat, melanda Mesir dan Kanaan. Ini bahaya!

Yang masuk kelaparan kedua adalah

  1. Tanah Mesir.
    Mesir gambaran dunia. Jadi Mesir artinya orang-orang dunia yang tidak mengenal YESUS, sehingga masuk masa aniaya antikris selama tiga setengah tahun atau kelaparan kedua, tetapi karena mereka menyembah antikris, maka mereka diberi cap enam enam enam tidak disiksa, dapat melakukan jual-beli seperti biasanya sampai mereka menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan untuk selamanya. Mereka akan dibinasakan pada saat kedatangan YESUS yang ke dua kali. Secara tubuh mereka tidak mengalami apa-apa (normal), mereka menyembah antikris sehingga diberi cap enam enam enam, sehingga mereka tidak disiksa, boleh jual-beli, tetapi mereka akan menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan selamanya waktu kedatangan YESUS yang ke dua kali. Jika kita menyembah YESUS, akan menjadi sama dengan YESUS. Mereka yang menyembah antikris akan enak sebentar saja (selama tiga setengah tahun) dan bebas => 'lihat itu orang Kristen disiksa' Sesudah itu mereka binasa, sengsara di neraka untuk selamanya.


  2. Tanah Kanaan.
    Kanaan gambaran orang Kristen, anak-anak TUHAN. Jadi Kanaan berarti:


    1. Orang Kristen yang tidak mengutamakan Firman pengajaran yang benar (Firman ALLAH), tetapi hanya mengejar perkara-perkara jasmani, perkara daging, perkara dunia (seperti jemaat Laodikia). Hati-hati! Kita beribadah, berfellow-ship apa yang dikejar? Kalau bukan mengejar Firman, bahaya, sebab dapat masuk aniaya antikris.


    2. Kanaan juga menunjuk kegerakan. Dulu Israel keluar dari Mesir, merupakan suatu kegerakan yang besar untuk masuk ke Kanaan. Bpk pdt Van Gessel selalu mengatakan => 'Kanaan itu suatu kegerakan' Memang, bangsa Israel mau mencapai Kanaan itu merupakan suatu kegerakan yang besar, sampai melintasi laut Kolsom yang begitu dahsyat, melintasi sungai Yordan yang dibelah juga, berperang dll.


    Kanaan artinya orang Kristen (hamba TUHAN, anak TUHAN) yang berada dalam kegerakan yang rohani (kkr), tetapi sayang kegerakan rohani yang tidak mengutamakan Firman pengajaran yang benar, tetapi hanya mengutamakan perkara-perkara jasmani (penampilan artis, dll). Ini juga berbahaya! Dia merasa berada dalam kegerakan => 'saya ikut kegerakan, menjadi panitia' Tetapi tidak mengutamakan atau tidak menampilkan Firman pengajaran yang benar dan hanya menampilkan perkara dunia. Oleh sebab itu, saat berfellow-ship, kita harus waspada. Kalau tidak ada pengajaran yang benar, untuk apa kita datang? Tujuannya apa? Kalau tidak ada pengajaran yang benar, tujuannya pasti daging (mungkin karena sungkan, untuk mendapatkan kedudukan, dapat uang dll). Itulah yang akan masuk aniaya antkris atau kelaparan yang ke dua. Merasa dalam kegerakan, tetapi lapar, karena tidak menampilkan Firman pengajaran yang benar (Pribadi YESUS). Semoga kita dapat mengerti.

Ada tiga hal yang terjadi pada masa kelaparan ke dua (masa antikris):

  1. Kejadian 47: 18, Setelah lewat tahun itu, datanglah mereka kepadanya, pada tahun yang kedua, serta berkata kepadanya: "Tidak usah kami sembunyikan kepada tuanku, bahwa setelah uang kami habis dan setelah kumpulan ternak kami menjadi milik tuanku, tidaklah ada lagi yang tinggal yang dapat kami serahkan kepada tuanku selain badan kami dan tanah kami.

    Ay 18 => 'Setelah lewat tahun itu, datanglah mereka kepadanya' => datang kepada Yusuf.
    "Tidak usah kami sembunyikan kepada tuanku, bahwa setelah uang kami habis' => mereka mengaku, uang kami sudah habis semua.
    'dan setelah kumpulan ternak kami menjadi milik tuanku' => Ternak juga gambaran dari kekayaan, kalau sekarang bisa berupa mobil.

    Yang pertama: uang dan ternak (kekayaan) dikuasai oleh antikris. Ini pelajaran bagi kita; hamba TUHAN, anak TUHAN jangan sampai terikat akan uang atau kekayaan, supaya kita tidak dikuasai oleh antikris. Percuma saja, semuanya nanti akan dikuasai oleh antikris. Bukan berarti, kita tidak boleh mempunyai uang, tidak boleh kaya, bukan ini yang dimaksud. Saya doakan, supaya banyak uang dan kaya (kita belum mempunyai gereja, mungkin nanti kita dapat membeli tanah atau membeli gereja). Kita harus waspada supaya jangan terikat oleh keinginan akan uang atau kekayaan dan tidak dikuasai oleh antikris.

    Mungkin kita bertanya => 'apa buktinya kita ini terikat oleh keinginan akan uang?' Bukti atau praktiknya terikat oleh keinginan akan uang atau kekayaan yaitu kikir dan serakah. Jangan kikir dan serakah, sebab itu menyembah antikris.

    Kikir adalah:


    • tidak dapat memberi (untuk pekerjaan TUHAN dan sesama yang membutuhkan) dan tidak dapat mengunjungi. Inilah yang dituntut oleh TUHAN => 'ketika Aku lapar kamu tidak memberi Aku makan, ketika Aku dipenjara kamu tidak mengunjungi Aku' Tidak dapat memberi dan mengunjungi ini karena egois (terikat akan uang). Mulai di rumah tangga kita masing-masing, diperiksa (mungkin ada yang membutuhkan), jangan sampai kikir.


    • kemudian di penggembalaan, kemudian lebih besar lagi TUHAN percayakan antar penggembalaan (kebaktian kunjungan-kunjungan). Kita bukan disiksa, melainkan kesempatan untuk lepas dari kekikiran. Dengan adanya kebaktian kunjungan-kunjungan, antar penggembalaan (kebaktian pembangunan Tubuh Kristus), bukan maksud TUHAN supaya kita menderita => 'keluar uang lagi, keluar ini' Bukan! Tetapi maksud TUHAN supaya kita terlepas dari dosa kikir. Semoga kita dapat mengerti.


    Serakah adalah:


    • merampas hak orang lain termasuk hak TUHAN yaitu persepuluhan dan persembahan khusus),
    • Hak orang lain yang memiliki. Seringkali kita korupsi, hutang tidak membayar, mencuri, harus diselesaikan dengan baik. Semoga kita dapat mengerti.


    Jika kikir dan serakah, nanti akan dikuasai oleh antikris (menyembah antikris) = dikuasai oleh roh jual beli (persoalan uang dll, itulah roh jual beli).

    Wahyu 13: 16-18,
    16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
    17. dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
    18. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

    Ay 17 => roh jual beli.
    Kalau kikir dan serakan = terikat keinginan akan uang = dikuasai oleh roh jual beli), maka akan dicap enam enam enam (capnya antikris) artinya menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan untuk selamanya. Inilah yang sekarang harus kita jaga, jangan sampai masuk pada kelaparan ke dua.


  2. Kejadian 47: 18, Setelah lewat tahun itu, datanglah mereka kepadanya, pada tahun yang kedua, serta berkata kepadanya: "Tidak usah kami sembunyikan kepada tuanku, bahwa setelah uang kami habis dan setelah kumpulan ternak kami menjadi milik tuanku, tidaklah ada lagi yang tinggal yang dapat kami serahkan kepada tuanku selain badan kami dan tanah kami.

    Yang kedua adalah badan (tubuh) dikuasai oleh antikris dan diberi cap enam enam enam. Tubuh merupakan rumah ALLAH ('tidak tahukah tubuhmu adalah rumah ALLAH'). Tadi yang pertama segala kekayaan (uang dan ternak) dikuasai oleh antikris. Bagaimana terjadinya? Kalau kita terikat akan uang (kekayaan), maka menjadi kikir dan serakah. Itulah dikuasai oleh roh antikris (roh jual beli) dan dicap enam enam enam dan yang kedua, badan dikuasai oleh antikris. Bagaimana prosesnya? Ini bukan pada orang sembarangan, melainkan terjadi pada orang-orang yang beribadah. Ini jugalah yang akan dicap antikris. Contohnya seperti perempuan yang bungkuk selama delapan belas tahun di dalam bait ALLAH. Angka delapan belas ini enam enam enam, inilah dicap oleh antikris.

    Ini terjadi pada orang yang beribadah tetapi tidak mau Firman dan tidak mau salib. Pengajaran dan salib itu satu. Tidak mau sengsara, tetapi hanya mencari yang enak bagi daging, akhirnya dicap oleh antikris.

    2 Timotius 3: 1-5,
    1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    2. (1)Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan (2)menjadi hamba uang. (3)Mereka akan membual dan (4)menyombongkan diri, (5)mereka akan menjadi pemfitnah, (6)mereka akan berontak terhadap orang tua dan (7)tidak tahu berterima kasih, (8)tidak mempedulikan agama,
    3. (9)tidak tahu mengasihi, (10)tidak mau berdamai, (11)suka menjelekkan orang, (12)tidak dapat mengekang diri, (13)garang, (14)tidak suka yang baik,
    4. (15)suka mengkhianat, (16)tidak berpikir panjang, (17)berlagak tahu, (18)lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
    5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

    Ay 2 => 'Manusia akan mencintai dirinya sendiri' => egois.
    'mereka akan berontak terhadap orang tua' => hati-hati anak-anak muda. Tubuh mau dikuasai antikris ini dimulai dari sekarang ini, bukan nanti. Seringkali kita (termasuk pendeta) berkata => 'urusan surga, urusan nanti => Salah! Seperti mau kenaikan kelas => 'urusan nanti' sehingga tidak perlu belajar, akhirnya tidak naik. Tubuh atau badan ini mau dicap antikris atau dicap TUHAN dimulai dari sekarang. Salah satunya adalah memberontak kepada orang tua.

    Perhatikan anak-anak muda! Kalau biasa memberontak kepada orang tua yang melahirkan kita, bisa dilihat => ' inilah satu calon badannya sudah dikuasai oleh antikris dan dicap enam enam enam' ini merupakan hal yang serius!

    Ay 3 => 'suka menjelekkan orang' => apalagi menjelekkan atau menghujat orang-orang benar orang kudus, inilah antikris. Dalam Wahyu 13 antikris banyak mulut, salah satu mulutnya menghujat tabernakel/kemah ALLAH (menghujat pengajaran). Lalu menghujat orang-orang kudus. Orang yang benar malah dijelek-jelekkan. Ini sudah benar-benar gawat!

    Ay 4 => 'lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah' => Tidak taat. Kedelapan belas tabiat daging, inilah yang akan dicap enam enam enam.
    Ay 5 => Mereka adalah hamba TUHAN, pelayan TUHAN (seperti perempuan bungkuk yang berada di dalam bait ALLAH).

    Badan atau tubuh yang dikuasai oleh antikris (dicap enam enam enam), siapa mereka itu? Hamba TUHAN, pelayan TUHAN yang beribadah melayani tetapi hanya mengejar perkara jasmani dan mereka menolak Firman pengajaran yang benar (menolak salib, menolak kuasa ibadah), sehingga mereka tidak mengalami keubahan hidup, tetap menjadi manusia darah daging dengan kedelapan belas sifat tabiat daging = dicap enam enam enam dan menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan. Maaf mungkin hanya mengejar berkat jasmani, seperti uang, jodoh. Hanya untuk ini saja datang di rumah TUHAN, sehingga nanti lihat-lihat gereja => 'disini tidak ada, kesana saja. Tidak ada, kesana saja' Mereka menolak pengajaran yang benar (menolak salib kuasa ibadah), sehingga tidak mengalami keubahan hidup. Inilah awasan bagi kita.

    Sekarang masuk penyucian terakhir bagi bangsa kafir; jangan kikir dan serakah, utamakan Firman sehingga kita disucikan dan diubahkan. Sekarang ini kita harus berubah, jangan sampai tetap menjadi manusia darah daging (hanya keluar masuk ibadah, tetapi tetap manusia darah daging).


  3. Kejadian 47: 23-26,
    23. Berkatalah Yusuf kepada rakyat itu: "Pada hari ini aku telah membeli kamu dan tanahmu untuk Firaun; inilah benih bagimu, supaya kamu dapat menabur di tanah itu.
    24. Mengenai hasilnya, kamu harus berikan seperlima bagian kepada Firaun, dan yang empat bagian lagi, itulah menjadi benih untuk ladangmu dan menjadi makanan kamu dan mereka yang ada di rumahmu, dan menjadi makanan anak-anakmu."
    25. Lalu berkatalah mereka: "Engkau telah memelihara hidup kami; asal kiranya kami mendapat kasih tuanku, biarlah kami menjadi hamba kepada Firaun."
    26. Yusuf membuat hal itu menjadi suatu ketetapan mengenai tanah di Mesir sampai sekarang, yakni bahwa seperlima dari hasilnya menjadi milik Firaun; hanya tanah para imam tidak menjadi milik Firaun.

    Ay 23 => 'Pada hari ini aku telah membeli kamu dan tanahmu untuk Firaun' => semuanya untuk Firaun. Tadi ternak, badan atau tubuh juga dijual untuk Firaun (antikris atau setan). Sekarang tanah juga untuk Firaun.

    Yang ketiga: tanah juga dikuasai oleh firaun (antikris). Tadi harta (uang, ternak) dikuasai antikris, badan atau tubuh dikuasai oleh antikris (di cap enam enam enam). Sekarang tanah juga dikuasai oleh firaun (antikris). Mereka diberikan benih dan boleh menabur, tetapi tanahnya menjadi milik firaun. Kemudian peraturannya seperlima bagian hasil dari tanah harus dipersembahkan untuk firaun. Angka lima, kita ingat lima luka YESUS untuk menebus dosa-dosa manusia.

    Lima Luka YESUS untuk menebus dosa (angka penebusan), terdiri dari:


    • Dua luka di Tangan,
    • Dua luka di Kaki,
    • Satu luka di Lambung (untuk bangsa kafir).


    Tanah ini menunjuk manusia tanah liat. Jadi manusia tanah liat yang mengalami penebusan oleh Darah YESUS akan menjadi milik YESUS. Tetapi manusia tanah liat yang kehilangan tanda penebusan atau tidak ditebus oleh Darah YESUS akan menjadi milik antikris. Ini soal penebusan.

Tadi harta, soal ikatan.
Lalu tubuh, soal keubahan.
Yang ketiga soal penebusan.

Saya akan menunjukkan tentang luka kelima.
Yohanes 19: 32-34,
32. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
34. tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

Ay 32 => dua penjahat yang disalibkan disebelah YESUS belum mati, lalu dipatahkan kakinya supaya cepat mati sehingga mayatnya dapat diturunkan. Hari Sabat tidak boleh ada mayat yang tergantung.

Ay 33 => karena YESUS sudah mati, tidak perlu lagi dipatahkan Kaki-Nya.

Ay 34 => 'seorang dari antara prajurit itu' => prajurit Romawi (bangsa kafir).
'menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air' => inilah luka yang ke lima, yang dibuat oleh bangsa kafir dan untuk bangsa kafir. Luka yang ke lima (luka yang terdalam dan terbesar) di Lambung, yang mengeluarkan darah dan air, ini merupakan penebusan untuk bangsa kafir. Inilah kemurahan TUHAN; sekali-pun sudah mati, tetapi masih ingat kepada bangsa kafir.

Waktu itu YESUS sudah mati, lalu ditombak, sehingga ada luka kelima. Kalau tidak ada luka ke lima, bangsa kafir sudah tamat. Empat luka YESUS merupakan kasih TUHAN kepada bangsa Israel (untuk menebus bangsa Israel). Tetapi luka ke lima merupakan kemurahan TUHAN untuk menebus bangsa kafir (kita semuanya). Semoga kita dapat mengerti.

Biarlah kita sebagai bangsa kafir selalu mempertahankan penebusan oleh Darah YESUS (mempertahankan salib Kristus). Kalau tidak dipertahankan atau hilang, akan dikuasai antikris. Pertahankanlah penebusan! Semoga kita dapat mengerti.

Tanda kehidupan yang mengalami penebusan:

  1. Tanda darah dan air (dari Lambung YESUS keluar Darah dan Air).

    Tanda darah
    Darah dalam tabernakel menunjuk mezbah korban bakaran = bertobat, artinya berhenti berbuat dosa dan kembali kepada TUHAN (mati terhadap dosa). Dosa-dosa apa saja akui, sesudah diampuni, jangan berbuat dosa lagi, itulah bertobat!

    Tanda air
    Air dalam tabernakel menunjuk kolam pembasuhan = baptisan air (lahir baru). Baptisan air yang benar yaitu orang yang sudah mati terhadap dosa (bertobat) harus dikuburkan dalam air bersama dengan YESUS, lalu bangkit/keluar dari dalam air bersama dengan YESUS untuk mengalami lahir baru (mendapatkan hidup baru), itulah hidup sorgawi = hidup dalam kebenaran dan menjadi senjata kebenaran.

    Menjadi senjata kebenaran yaitu menjadi imam-imam dan raja-raja (pelayan-pelayan TUHAN) yang bekerja di ladang anggur (tidak boleh sembarangan) dengan setia dan benar. Setia dan benar ini tidak dapat dipisahkan. Kalau setia, tetapi tidak benar, tidak akan bisa! Kalau benar, tetapi tidak setia, juga tidak akan bisa! Bekerja di ladang anggur menunjuk pelayanan yang dibina oleh Kabar Mempelai. Mengapa harus bekerja di ladang anggur? Sebab di ladang anggur ada upah satu dinar (untuk menembusi masa antikris atau masa kelaparan). Satu dinar merupakan kemurahan TUHAN dan jangan dijadikan dolar. Kalau satu dinar, dijadikan berapa dolar, nanti menjadi iri.

    Hati-hati justru dalam pelayanan yang dibina oleh Kabar Mempelai (pelayanan Mempelai, pelayanan pembangunan Tubuh Kristus) banyak terjadi iri hati. Ini karena satu dinar, dijadikan dolar, rupiah. Ada yang bekerja pagi-pagi, ada juga yang bekerja mulai jam lima sore. Yang jam lima sore mendapat satu dinar (sesuai janji), lalu yang bekerja pagi sudah mulai menghitung => 'aku kerja dari pagi, dapat berapa dinar?' Begitu diberi satu dinar, mengamuk, iri (karena dihitung rupiah) => 'itu yang baru melayani dapat banyak, saya hanya mendapat sedikit' Padahal satu dinar = kemurahan TUHAN yang tidak terbatas (tidak dapat diukur dengan berapa juta). Kemurahan TUHAN (satu dinar) inilah yang membuat kita dapat hidup dalam situasi apapun, kapanpun, dimanapun, sampai pada zaman antikris, bahkan sampai hidup kekal selama-lamanya.

    Oleh sebab itu jangan bekerja di ladang yang sembarangan, harus di ladang anggur = ladang Mempelai yang dibina oleh Kabar Mempelai/pengajaran yang benar (ada penyucian) = pelayanan Mempelai = pelayanan Pembangunan Tubuh Kristus, supaya kita mendapatkan satu dinar. Satu dinar merupakan kemurahan TUHAN bagi bangsa kafir, yang tidak dapat ditukar dengan apapun di dunia, tidak dapat dibandingkan dengan apapun di dunia. Sebab lewat satu dinar ini kita dapat hidup dimanapun, kapanpun, situasi apapun, sampai zaman antikris (bisa menembusi kelaparan).

    Dalam Wahyu 6 'secupak gandum sedinar' Hanya satu dinar yang digunakan. Pada masa kelaparan, kita dapat membeli gandum dengan satu dinar. Pada masa antikris, kita dapat hidup dengan satu dinar. Satu dinar inilah kemurahan TUHAN (manna dari surga).

    Saya juga dilatih oleh gembala saya, waktu saya menjadi pengerja dan lain-lain. Diutus untuk berkhotbah kemana saja (bahkan sampai ke luar Jawa), tetapi tidak diberi ongkos dan tidak boleh mengambil kolekte (kolektenya dikembalikan dan tidak diberikan ongkos). Bagaimana ini, saya hanya seorang pengerja? Tetapi saya mengerti, saya dilatih supaya hidup dari satu dinar, bukan satu rupiah, seribu rupiah, satu juta, dua juta, bukan! Saya dilatih untuk hidup dalam kemurahan TUHAN. Kalau saya mendapatkan uang, maka saya akan kehilangan kemurahan TUHAN. Saudara mau melayani (bermain musik, berkhotbah), lalu mendapatkan uang => bisa, tetapi saudara akan kehilangan satu dinar. Satu dinar inilah yang kita cari. Kalau kita mendapatkan uang, kita dapat dijamah oleh antikris. Kalau mempunyai satu dinar, tidak akan dapat dijamah oleh antikris. Semoga kita dapat mengerti.

    Inilah tanda hamba TUHAN, pelayan TUHAN yang mengalami penebusan yaitu ada darah dan air = bertobat dan baptis air, sehingga kita dapat hidup benar dan menjadi senjata kebenaran (melayani TUHAN). Hari-hari ini pertahankan untuk menjadi senjata kebenaran, sampai mendapatkan satu dinar (kemurahan TUHAN). Pertahankan, jangan mundur setapakpun, sekali-pun badai gelombang yang kita hadapi. Memang setan akan menghantam kita dalam pelayanan. Saya pernah sampai mau lari dari Malang. Saya diundang ke desa, lalu saya berdoa => 'TUHAN pindahkan aku kesini, saya tidak mau pulang' Itulah cara setan untuk menghantam kita, supaya kita kehilangan satu dinar (tidak melayani lagi).

    Jangan mundur setapakpun, kita harus tetap melayani sampai mendapatkan satu dinar. Inilah tanda hamba TUHAN, pelayan TUHAN yang mempertahankan penebusan (yang ada tanda penebusan oleh Darah YESUS).


  2. Penyembahan (darah itu perobekan daging) = proses perobekan daging, sehingga kita dapat taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi. Suara daging itu harus dirobek!

Inilah tanda penebusan:

  • bertobat,
  • hidup benar dan
  • menjadi senjata kebenaran. Pertahankan sampai kita mendapatkan satu dinar.
  • kemudian menyembah sampai taat dengar-dengaran. Itulah tanda darah! Contohnya: YESUS taat sampai mati, sampai mendapatkan Nama YESUS Yang berkuasa.

Filipi 2: 8, 9,
8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

YESUS taat sampai mati di kayu salib, sehingga Dia mendapatkan Nama diatas segala nama, Nama Yang berkuasa. Jika kita taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara, maka kita mendapatkan Nama YESUS sehingga kita dapat menyerukan Nama YESUS yang berkuasa. Pertahankan tanda. Hamba TUHAN, pelayan TUHAN yang memiliki penebusan oleh Darah YESUS (tanda darah). Pertama darah dan air.

Dari Lambung keluar darah dan air =

  • bertobat,
  • hidup benar dan menjadi senjata kebenaran.
  • menyembah (doa penyembahan sampai taat dengar-dengaran).

Pertahankan ketaatan, begitu kita tidak taat, semuanya akan hilang Contohnya seperti Adam dan Hawa. Jangan mengatakan => 'hanya satu kali' Jangan! Sebab Adam dan Hawa sudah berapa lama berada di firdaus, semuanya begitu enak => Dalam tanda penebusan (tanda ketaatan), begitu enak hidupnya. Tetapi begitu tidak taat satu kali saja, habis. Inilah yang juga saya takutkan dalam pelayanan. Semoga TUHAN tolong. Jangan sampai tidak taat; hanya untuk membela jemaat lalu tidak taat, supaya jemaat tidak keluar lalu tidak taat. Jangan sampai melakukan pelayanan yang tidak taat (tidak sesuai dengan Firman). Kalau tidak taat satu kali saja, firdaus berubah menjadi kutukan dan semuanya akan habis. Jika tidak ditolong, akan sampai masuk dalam antikris. Mari taat, sehingga bisa menyerukan Nama YESUS.

Hasilnya adalah

  1. Filipi 2: 10, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

    Hasil pertama: dalam Nama YESUS ada kuasa kemenangan atas setan tritunggal sumbernya dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan minum dan dosa kawin mengawinkan), sehingga kita dapat hidup benar dan suci.

    Inilah tanda penebusan; kita bisa menyerukan Nama YESUS dalam ketaatan dan kita dapat hidup benar dan suci. Selama kita taat, pasti benar dan suci. Kalau tidak taat, pasti tidak benar dan tidak suci. Jadi kuasa Nama YESUS mengalahkan setan tritunggal, sehingga kita hidup benar dan suci.


  2. Filipi 2: 9, Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

    Hasil kedua: dalam Nama YESUS ada kuasa pengangkatan:


    1. Dari gagal diangkat menjadi berhasil dan indah pada waktu-Nya.
    2. Dari jatuh bisa dipulihkan lagi oleh TUHAN. Mari kembali kepada penebusan, jangan sampai tanah dikuasai firaun (semuanya sudah dikuasai firaun). Kembali pada penebusan, jangan kikir dan serakah, harus lepas dari ikatan.


    3. Kemudian, keubahan. Jangan sampai bertahan atau tidak berubah (sekalipun beribadah). Harus ada keubahan hidup.
    4. Kemudian, penebusan. Bertobat, hidup benar, menjadi senjata kebenaran dan penyembahan. Kita dapat menyerukan Nama YESUS, sehingga ada kuasa kemenangan, kuasa pengangkatan.


    Diangkat (dimuliakan) juga berarti dipakai oleh TUHAN dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir (kegerakan pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna). Inilah diangkat dan ditinggikan oleh TUHAN.


  3. Filipi 2: 11, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    Hasil ketiga: dalam Nama YESUS ada kuasa pembaharuan atau keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti YESUS.

    Keubahan hidup dimulai dari lidah, yaitu lidah tidak boleh berdusta, tetapi lidah:


    1. hanya berkata benar, jujur = ya katakan ya, tidak katakan tidak.
    2. hanya untuk menyembah TUHAN, menyerukan nama YESUS (menyeru 'haleluya').


    Keubahan hidup itulah mujizat rohani. Dimulai dari lidah yang kecil lebih dahulu. Kalau lidah dapat diubahkan, maka seluruh hidup juga dapat diubahkan. Saya percaya kalau mujizat rohani terjadi (lidah sudah baik), maka mujizat jasmani juga akan terjadi (terjadi pertolongan TUHAN), yaitu yang mustahil menjadi tidak mustahil dalam masalah apa saja. Contohnya: seorang ibu bangsa kafir itulah perempuan Kanaan anaknya dirasuk oleh setan. Sudah pergi kemana-mana, tetapi tidak dapat disembuhkan. Inilah gambaran masalah yang sudah mustahil, penderitaan (anaknya dirasuk setan) dan kehancuran nikah-buah nikah.

    Lalu apa yang diubahkan oleh TUHAN? Lidahnya. Karena bangsa kafir ini seperti anjing. Perempuan Kanaan meminta tolong kepada TUHAN, tetapi dibiarkan saja oleh TUHAN. Lalu TUHAN menjawab => 'Aku datang hanya untuk domba Israel' Tetapi perempuan itu masih nekat => 'TUHAN tolonglah aku' TUHAN menjawab => 'tidak patut roti untuk anak-anak diberikan kepada anjing' Ini sama dengan 'kamu anjing' Ini di tes oleh TUHAN, tentang keubahan hidup.

    Bangsa kafir ini terkenal dengan mulutnya => 'sombong sekali, terlalu' Jabat tangan tetapi tidak dilihat, sudah dikatakan => 'sombong' Itulah bangsa kafir. Apalagi saat itu TUHAN mengatakan => 'Aku datang hanya untuk umat Israel' Lidah ini sudah mulai bergetar. Yang terakhir TUHAN mengatakan => 'roti untuk anak-anak (Israel), tidak patut untuk anjing' (kamu anjing). Kalau saya dikatakan begitu, sudah saya 'semprot' Tetapi untunglah perempuan ini lidahnya sudah diubahkan => 'benar TUHAN, anjing butuh remah-remah roti' TUHAN menjawab => 'hai ibu, karena kata-katamu sembuhlah anakmu' Lidah (keubahan hidup) inilah yang menentukan. Jika lidah diubahkan (mujizat terbesar itulah keubahan hidup), maka mujizat jasmani juga akan terjadi.

Mungkin kita berada dalam kesulitan seperti anak yang dirasuk setan, ini gambaran sesuatu yang mustahil (keuangan mustahil, kesehatan mustahil, semuanya mustahil), dalam penderitaan-air mata (jika ada yang dirasuk setan, tidak tidur dll dan kita harus menjaga, inilah penderitaan dan air mata), dan kehancuran nikah-buah nikah. Mohon maaf, tidak ada kebahagiaan yang melebihi kebahagiaan nikah yang suci dan diberkati TUHAN (kita serasa di surga). Biarpun rumah masih kontrak dll, tetapi serasa di surga. Tetapi tidak ada kepedihan yang lebih besar daripada kepedihan nikah yang hancur (serasa di neraka). Apapun yang sudah kita alami, mungkin serasa di neraka, terkutuk, biarlah sekarang ini, mulut kita hanya untuk memuji dan menyembah TUHAN. Biarlah kuasa TUHAN yang menolong sampai mujizat terjadi, yaitu air diubahkan menjadi anggur untuk memberikan kebahagiaan kepada kita. Sampai jika TUHAN datang kembali ke dua kali, terjadi mujizat yang terakhir yaitu kita diubahkan menjadi sama mulia dengan TUHAN, mulut tidak salah lagi dalam perkataan dan kita hanya menyembah TUHAN dengan 'Haleluya' Kita terangkat di awan-awan permai bersama dengan Dia.

Inilah pelajaran dari kitab Wahyu. Bagaimana waktu penyucian terakhir pada zaman antikris sampai pengangkatan (kesempurnaan) gereja TUHAN. Waktunya tidak lama, waktunya begitu singkat. Jangan bilang => 'masih jauh, sebab belum menyatu' Dalam sekejap (kurang lebih 1,5 tahun) akan terjadi kegerakan hujan akhir; bukan hanya gereja-gereja bangsa kafir akan menyatu, tetapi Israel dengan kafir dapat menjadi satu. Begitu cepat seperti kilat, kita akan menjadi satu. Biarlah sekarang ini kita harus memanfaatkan, jangan sampai masuk kelaparan ke dua, tetapi masuk dalam kegerakan dari TUHAN (penyucian dari TUHAN).

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:00 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Mingu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 11:00 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 11-13 Juli 2017
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 26-27 Juli 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • Agustus 2017
    (Ibadah Kunjungan di Lumajang)

  • 08-10 Agustus 2017
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 19-21 September 2017
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • Oktober 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top