English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa surabaya
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa Surabaya (RAbu, 26 Februari 2014)
Tayang: 15 Maret 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 19 Juni 2013)
Tayang: 18 Agustus 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 18 Juni 2014)
Tayang: 10 April 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 20 November 2013)
Tayang: 11 Mei 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 15 Januari 2014)
Tayang: 12 Oktober 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 23 Juli 201420140723)
Tayang: 08 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 27 Juni 2007)
Tayang: 24 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 23 Oktober 2013)
Tayang: 02 Maret 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 04 September 2013)
Tayang: 06 Oktober 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 18 Juli 2007)
Tayang: 06 Mei 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 06 Juni 2007)
Tayang: 22 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Januari 2014)
Tayang: 31 Agustus 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 03 Juli 2013)
Tayang: 25 Agustus 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 21 Mei 2014)
Tayang: 06 Desember 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa Surabaya
Tanggal: Rabu, 05 November 2014
Tempat: WR Supratman 4 Sby
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 04 Juni 2018

Kita masih berada di dalam kitab Wahyu 2 yang berbicara tentang jemaat Smyrna; sedangkan kitab Wahyu 2 dan juga kitab Wahyu 3 yang berbicara tentang penyucian terakhir kepada tujuh sidang bangsa kafir yang sekarang berbicara tentang jemaat akhir jaman supaya tidak bercacat cela/sempurna seperti YESUS sehingga menjadi Mempelai Wanita yang siap menyambut kedatangan YESUS Yang kedua kalinya.

Kita membaca di dalam kitab Wahyu 2 : 11 yang berbicara tentang jemaat di Smyrna. Wahyu 2 : 11, Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua."

Inilah janji TUHAN kepada sidang jemaat Smyrna => Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua."

Kita melihat di dalam kitab Wahyu 20 : 14, 15, disebutkan tentang kematian kedua dan juga tentang siapa yang harus masuk ke dalamnya.

Wahyu 20 : 14, 15,
14. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.
15. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

ay 14, sudah diterangkan ada kematian secara tubuh/jasmani, ada kematian rohani/berbuat dosa/hidup di dalam dosa dan juga ada kematian kedua/neraka/lautan api dan belerang.

ay 15, jadi, kehidupan yang namanya tidak tertulis di dalam kitab kehidupan akan dilemparkan ke dalam lautan api. Berarti (Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua.") orang yang tidak menderita apa-apa oleh kematian kedua = orang yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan.

Kita melihat lagi bagaimana orang yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan?
Wahyu 13 : 8, Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.

Menyembahnya = menyembah antikrist => binatang yang keluar dari dalam air. Jadi orang yang namanya tidak tertulis di dalam kitab kehidupan adalah orang yang menyembah antikrist dan akan masuk ke dalam kematian kedua/binasa bersama dengan ahtikrist. Sedangkan orang yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan adalah orang yang tidak menyembah antikrist. Kita harus berhati-hati, sebab ada penyembahan yang palsu; tidak menyembah antikrist berarti menyembah TUHAN.Itu sebabnya, sekarang ini kita perlu mengetahui apakah saya menyembah TUHAN atau menyembah antikrist.

Wahyu 13 : 16 - 18,
16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya.
17. dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain daripada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
18. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

Jadi, yang menyembah antikrist

  • akan diberi cap 666
  • ada roh jual beli => jika tidak mendapatkan cap dari antikrist, maka tidak boleh menjual dan membeli; jika mendapatkan cap dari antikrist, maka diijinkan untuk menjual dan membeli = tetap seperti biasa

Sekarang, kita akan mempelajari praktek dari orang/hamba TUHAN/pelayan TUHAN yang tidak menyembah antikrist sbb:

  1. bebas dari roh jual beli. Ini seperti YESUS mengusir pedagang-pedagang dari dalam bait ALLAH => bait ALLAH dijadikan tempat menjual dan membeli. Inilah yang akan dikuasai oleh antikrist sebab ada roh jual beli. Jadi, jika kita tidak menyembah antikrist, maka kita terbebas dari roh jual beli/roh dari antikrist = tidak kikir dan tidak serakah. Sebab roh jual beli ini yang membuat hamba TUHAN menjadi kikir dan serakah = menyembah antikrist.

    Tetapi kalau kita terbebas dari roh jual beli/roh dari antikrist, maka kita terbebas dari kikir dan serakah, artinya:


    • kita dapat mengembalikan milik TUHAN itulah persepuluhan dan persembahan khusus ini untuk pekerjaan TUHAN dan ini dimulai dari saya, bukan hanya saudara, jika kita tidak dapat mengembalikan persepuluhan dan persembahan khusus, ini berbahaya sebab itu berarti kita dikuasai oleh roh dari antikrist seperti dulu bait ALLAH itu dijadikan tempat untuk menjual dan membeli/hanya untuk mencari keuntungan => kikir dan serakah


    • kita dapat memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan.


    Jadi kita terbebas dari roh jual beli/roh dari antikrist, maka kita dapat masuk dalam pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna.

    Sesama yang membutuhkan ini dimulai dari rumah tangga => kita ingat kepada orang tua, ingat anak, ingat kakak adik; mungkin kita diberkati berlebih, maka di dalam berkat itu juga ada bagian dari mereka. Juga di dalam penggembalaan dan juga antar penggembalaan dan ini berarti kita masuk di dalam pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna. Kita jangan sampai masuk Babel, sebab roh jual beli akan masuk ke dalam Babel. Jadi roh jual beli adalah akar kejahatan/cinta uang yang dengan Babel merupakan satu kesatuan => jahat dan najis merupakan satu kesatuan. Jadi, praktek dari tidak menyembah antikrist adalah kita bebas dari roh jual beli.


  2. kalau kita melihat waktu TUHAN YESUS mengusir para pedagang yang ada di dalam bait ALLAH dan sesudah YESUS mengusir para pedagang maka terjadilah mujizat/kesembuhan-kesembuhan. Tetapi juga ada yang merasa jengkel melihat orang disembuhkan => ini juga merupakan roh dari antikrist. Jadi bersamaan dengan adanya roh jual beli, juga ada roh jengkel.

    Matius 21 : 14, 15,
    14. Maka datanglah orang-orang buta dan orang-orang timpang kepada-Nya dalam Bait Allah itu dan mereka disembuhkan-Nya.
    15. Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: Hosana bagi Anak Daud!" hati mereka sangat jengkel.

    Jadi, yang kedua ini adalah bebas dari roh jengkel. Roh jengkel ini = kebencian tanpa alasan. Melihat ada orang yang disembuhkan, mereka menjadi marah. Ada orang yang dipakai oleh TUHAN, ia marah. Itu sebabnya kita harus berhati-hati.

    Bukti/praktek kita tidak menyembah antikrist di hari-hari ini, maka kita:


    • bebas dari roh jual beli = kita tidak kikir dan juga tidak serakah sehingga kita dapat mengembalikan milik TUHAN yaitu persepuluhan dan persembahan khusus bagi pekerjaan TUHAN tetapi juga dapat memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan. Dan ini berarti kita dipakai di dalam pembangunan Tubuh Kristus


    • bebas dari roh jengkel = kebencian tanpa alasan. Kita harus berhati-hati, sebab kebencian tanpa alasan ini dimulai dengan bergosip, memfitnah. Ada orang yang dipakai dan diberkati oleh TUHAN, kita merasa jengkel, ini berbahaya sebab itu adalah roh antikrist. Jika kita sudah bebas dari roh antikrist, maka kita dapat mengasihi sesama seperti diri sendiri; seandainya diri kita diberkati oleh TUHAN, apakah kita merasa senang atau tidak? Tentu saja kita merasa senang. Jadi kalau sesama diberkati dan karena kita mengasihi sesama seperti diri sendiri, maka kita juga akan merasa senang. Tetapi kalau antikrist, akan mengamuk dan mulai bergosip, memfitnah dan akan sampai pada pembunuhan sebab antikrist akan mengejar anak-anak TUHAN dan menyiksa sampai membunuh. Hamba-hamba TUHAN/anak-anak TUHAN yang ketinggalan di bumi di saat antikrist berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.


    Jika kita sudah terbebas dari roh jengkel, maka:


    • kita dapat mengasihi sesama seperti diri sendiri bahkan
    • kita dapat mengasihi orang yang memusuhi kita dan juga berdoa bagi orang yang memusuhi kita sehingga
    • kita dapat membalas kejahatan dengan kebaikan. Inilah Roh TUHAN. Semoga kita dapat mengerti.


  3. Wahyu 13 : 16, 18,
    16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya.
    18. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

    Jadi, kalau kita menyembah antikrist akan diberi tanda 666 di tangan kanan; tetapi kalau tidak menyembah antikrist berarti kita tidak menerima cap/meterai dari antikrist 666 pada dahi dan pada tangan kanan kita.

    Bagaimana supaya tidak mendapatkan cap/meterai dari antikrist pada tangan kanan dan juga pada dahi kita?
    Ulangan 6 : 6 - 8.
    6. Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan.
    7.haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apanila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.
    8.Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.

    Musa menerima perintah dari TUHAN, kemudian ia beritakan kepada bangsa Israel.

    ay 7, kalau di rumah, jangan membicarakan gosip-gosip, lebih baik membicarakan Firman TUHAN, ini merupakan ajaran, supaya kita tidak diberi cap oleh antikrist. Kalau kita terlalu menggosip dllnya, maka roh jengkel akan datang.

    ay 8, inilah caranya, supaya antikrist tidak dapat memberikan cap 666 pada tangan kanan dan pada dahi, maka mulai dari sekarang,dahi dan tangan kanan kita harus dicap dengan Firman pengajaran yang benar dan yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

    Bagaimana cara/prosesnya?


    • Kita harus mendengar Firman pengajaran yang benar (jangan yang tidak benar) dan yang lebih tajam dari pedang bermata dua dengan sungguh-sungguh/dengan urapan Roh.Kudus sampai kita dapat mengerti Firman pengajaran yang benar. Di saat kita mengerti = kita dicap di dahi kita (Roh Kudus yang menolong kita) bukan ijazah dllnya. Kalau kita memiliki ijazah yang tinggi, kita dapat mengerti Firman => ini tidak ada korelasinya/tidak ada hubungannya. Apakah kita bodoh/pandai/ijazah yang rendah ataupun tinggi, tidak ada hubungannya, sebab Roh.Kuduslah yang menentukan. Itu sebabnya kita harus berdoa dengan sungguh-sungguh, agar supaya Roh.Kudus yang akan menolong kita sehingga kita dapat mengerti Firman pengajaran yang benar = dicap/ditulis di dahi


    • Oleh pertolongan Roh Kudus, kita dapat percaya dan yakin pada Firman pengajaran yang benar sehingga menjadi iman di dalam hati/dicap/dimeteraikan di dalam hati.


    • Oleh pertolongan Roh.Kudus, kita dapat mempraktekan Firman. Kalau kita sudah mengerti kemudian kita percaya dan yakin maka kita tinggal mempraktekannya. Jika kita sudah yakin, kita pasti akan mempraktekannya apa-pun risikonya = Roh.Kudus menolong kita agar kita dapat mempraktekannya. Praktek itu dilakukan oleh perbuatan tangan sehingga Firman pengajaran itu dicap di tangan kanan kita. Tidak ada tempat bagi antikrist untuk memberi cap 666. Semoga kita dapat mengerti.

Inilah orang yang tidak mau menyembah antikrist/penyembahan palsu dengan praktek:

  1. tidak ada roh jual beli = bebas dari roh jual beli/roh dari antikrist, tidak kikir dan serakah sehingga dapat mengembalikan milik TUHAN dan juga dapat memberi dan mengunjungi sesama yang membutuhkan, mengasihi sesama sampai kita dapat mengasihi musuh


  2. bebas dari roh jengkel = kebencian tanpa alasan = dapat mengasihi sesama sampai dapat mengasihi musuh
  3. tidak menerima cap 666 dari antikrist pada dahi dan tangan. Bagaimana caranya sehingga tidak di cap dengan 666? Mari!! Dihari -hari ini kita dicap dengan Firman pengajaran di dahi dan di tangan dengan proses: mendengar Firman dengan sungguh-sungguh dalam urapan Roh.Kudus sampai kita dapat mengerti (dicap di dahi)sampai kita percaya dan yakin (dicap di hati) dan juga sampai kita dapat mempraktekan/Roh. Kudus menolong kita sampai kita dapat mempraktekan Firman (dicap di tangan) sehingga antikrist tidak memiliki tempat untuk memberikan cap 666. Semoga kita dapat mengerti. Kalau Roh Kudus menolong, maka tidak akan ada kesulitan untuk mempraktekan Firman pengajaran/Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua apa-pun risiko yang harus dihadapi. Kalau daging akan sulit untuk mempraktekan Firman. Contoh-contoh dari orang yang dapat mempraktekan Firman seperti:


    • bapak Abraham, TUHAN perintahkan untuk menyembelih anaknya => bapak Abraham dapat melakukan perintah TUHAN itu sebab ada pertolongan dari Roh.Kudus


    • Maria yang harus mengandung sebelum menikah/sebelum bersuami, ia dapat melakukan sebab ada pertolongan dari Roh.Kudus.

Kalau Firman pengajaran yang benar/Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua kita praktekan maka kita akan mengalami penyucian hati dan pikiran ?
Ibrani 4 : 12, Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Kalau kita dapat mengerti Firman pengajaran yang benar/Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua, kita percaya dan yakin dan kita mempraktekannya, maka kita mengalami penyucian hati dan pikiran dari kedua belas roh jahat dan najis => hati dan pikiran ini seringkali dikuasai oleh dua belas roh jahat dan najis yang juga merupakan roh dari antikrist/roh setan yang seringkali menguasai bait ALLAH secara rohani

Markus 7 : 21- 23,
21. sebab dari dalam, dari hati orang, timbulsegala pikiran jahat (1)percabulan (2) pencurian (3) pembunuhan
22. (4) perzinahan (5) keserakahan (6) kejahatan (7) kelicikan (8) hawa nafsu (9) iri hati (10) hujat (11) kesombongan (12) kebebalan
23. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

Kita disucikan dan ke duabelas roh jahat dan najis sebab kedua belas roh jahat dan najis ini yang membuat:

  • hati dan pikiran menjadi gelap sehingga menjadi
  • mata gelap dan hidupnya membabi buta => hanya berbuat dosa sampai pada puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan yang akan mengarah ke Babel/ mempelai wanita antikrist yang akan dibinasakan = masuk pembangunan Babel yang akan dibinasakan untuk selama-lamanya


  • menyembah antikrist => Babel dengan antikrist itu merupakan satu kesatuan = Babel = mempelai wanita setan yang akan dibinasakan.

Tetapi kalau hati sudah disucikan => Matius 5 : 8, Berbahagialah orang yang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Hati ini termasuk pikiran. Saat ini mari!! Kita sudah mendengar Firman pengajaran yang benar/Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua untuk diberi kesempatan agar supaya hati dan pikiran kita disucikan.


Kita mendengar dengan sungguh-sungguh:

  • sampai kita dapat mengerti
  • sampai percaya dan yakin
  • sampai kita mempraktekan Firman => dahi dan tangan dicap dengan Firman sehingga tidak ada kesempatan untuk antikrist memberikan capnya
  • hati dan pikiran kita disucikan sampai kita hanya melihat TUHAN => mata dan hati terbuka sehingga mata dan hati kita disucikan dari kedua belas roh jahat dan najis, maka mata hati kita menjadi terang = hanya dapat melihat Wajah TUHAN dan menyembah TUHAN = tidak menyembah antikrist.

Bilangan 6 : 25, Tuhan menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

Kasih karunia = kemurahan/belas kasih TUHAN
Kalau saat ini hati dan pikiran kita di sucikan dari kedua belas roh jahat dan najis sehingga mata hati kita menjadi terang sehingga kita dapat melihat Wajah TUHAN dan juga kita dapat menyembah TUHAN dan kita mengalami sinar kasih karunia TUAHAN/belas kasih TUHAN = kemurahan TUHAN = uluran Tangan TUHAN.

Mari! Dihari-hari ini kita menyembah TUHAN, jangan menyembah antikrist; apa-pun keadaan kita/kita tidak dapat melakukan apa-apa, mari!! Kita:

  • menyembah TUHAN
  • memandang Wajah TUHAN sampai kita disinari dengan sinar kasih karunia/kemurahan TUHAN sampai
  • IA mengulurkan Tangan kemurahan belas kasihan/kasih karunia TUHAN.

Hasilnya:

  1. Ibarni 4 : 16, Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita tepat pada waktunya.

    Sinar kasih karunia/kemurahan TUHAN/belas kasih TUHAN = Tangan TUHAN sanggup untuk menolong kita tepat pada waktunya = sanggup untuk menyelesaikan segala masalah kita yang mustahil-pun tepat pada waktunya = tidak pernah terlambat. Kalau kita belum ditolong oleh TUHAN, kita jangan berhenti dengan mengatakan sudah malas sebab tidak ditolong => jangan!! Terus menerus memandang TUHAN sampai IA menyinari kita dengan kasih karunia/kemurahan belas kasih TUHAN = IA mengulurkan Tangan belas kasih TUHAN Yang dapat menolong kita tepat pada waktunya/menyelesaikan segala masalah kita sampai yang mustahil tepat pada waktunya. TUHAN tidak pernah menipu.


  2. Pengkhobah 3 : 11, Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

    Jadi, Tangan sinar kasih karunia TUHAN/kemurahan kasih karunia TUHAN sanggup untuk menjadikan semua indah pada waktunya. Apa yang sudah hancur dllnya menjadi indah, dari awal sampai akhir. Perlahan-lahan, semuanya itu tidak dapat secara instant sebab ada waktu dari TUHAN; kita tetap banyak menyembah TUHAN dihari-hari ini. Jangan menyembah antikrist tetapi kita bebaskan diri dari:


    • roh jual beli
    • roh jengkel dan juga dari
    • cap antikrist 666, kita dicap dengan Firman.


    Jadi, kalau ada orang yang tidak menyukai Firman sangat berbahaya; tinggal memilih salah satu dari dua => dahi dan tangan kita ini mau dicap dengan Firman pengajaran yang benar atau dicap dengan angka 666. Tidak ada yang lain; kalau ada orang yang mengantuk saat mendengarkan Firman atau malas mendengarkan Firman akan berbahaya sebab kita akan dicap dengan angka 666, tetapi kalau kita mau sungguh-sungguh dan merasa nikmat saat mendengarkan Firman sampai kita mempraktekan Firman maka kita akan:


    • disucikan
    • mata dapat memandang TUHAN.


    Kalau semuanya sudah tidak bisa lagi, semua tidak ada yang mau menolong => tidak mengapa sebab masih ada satu yaitu kita tinggal memandang TUHAN saja. Yang satu ini/yang terakhir ini harus ditekuni sampai IA mengulurkan Tangan belas kasihan/menyinari kita dan menolong kita tepat pada waktunya. Seperti pada waktu Petrus hampir tenggelam, jika TUHAN menolong tidak tepat waktu, Petrus akan habis (dua hari lagi baru Petrus akan ditemukan dengan tubuh bengkak karena sudah mati). Itu sebabnya harus tepat waktu.

    Saya mau berteriak sekarang => apa-pun keadaan kita sekarang yang:


    • mungkin sudah hancur-hancuran seperti nikah sudah hancur sehingga sudah tidak indah lagi
    • mungkin masalah kita sudah jalan buntu


    Belum terlambat => bagaimana dapat mengetahui kalau belum terlambat? Karena saudara dan saya masih dapat datang kepada TUHAN dan jika kita tidak mau datang kepada TUHAN, bisa terlambat. Tetapi selama kita mau datang kepada TUHAN apalagi mau memandang Wajah TUHAN dan juga mau menyembah DIA, maka belum ada istilah terlambat bagi TUHAN, masih tepat waktu dan TUHAN akan membuat semuanya menjadi indah.


  3. 1 Petrus 5 : 6, Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

    Sinar kasih karunia/Tangan kasih karunia/kemurahan TUHAN sanggup untuk meninggikan kita tepat pada waktunya. Jadi, waktu TUHAN tidak pernah terlambat selama kita:


    • masih mau datang dan juga
    • mau memandang WajahNya,
    • masih mau menyeru Nama-Nya, tidak akan pernah terlambat, seperti Petrus yang hampir tenggelam, tetapi pada waktu ia masih dapat berseru => YESUS tolong, maka masih tepat waktu untuk ditolong.

Mari!! Saya dan saudara masih dapat beribadah ini, bukanlah kebetulan tetapi kita dapat berseru dan memandang TUHAN tepat waktu sehingga masih ada pertolongan dan keindahan dari TUHAN dan juga meninggikan/pengangkatan dari TUHAN tepat pada waktuNya.

Apa artinya kita diangkat oleh TUHAN: kita menjadi berhasil = semuanya menjadi berhasil pada waktunya, seperti:

  • kegagalan menjadi berhasil
  • lembah apa-pun, diangkat oleh TUHAN menjadi berhasil
  • dan juga kita dipakai oleh TUHAN sesuai jabatan yang TUHAN berikan dan percayakan kepada kita tepat pada waktunya. Itu sebabnya sistim kita/sistim pengajaran ini tidak ada pemaksaan (dengan berkata kamu harus begini sebab kamu cocok untuk pekerjaan itu) tetapi biarlah semua itu berdasarkan pada waktunya TUHAN = biarlah semua mengalir tepat pada waktunya. Darimana jabatan pelayanan/jabatan pelayanan itu? dari penumpangan tangan dari seorang gembala => 1 Timotius 4 : 14, Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.

    Nubuat = pembukaan Firman; sidang penatua = gembala. Jadi, kita dipakai oleh TUHAN tepat pada waktunya sesuai dengan karunia dan jabatan yang TUHAN percayakan kepada kita. Kalau kita sudah mendapatkan penumpangan tangan/kita mendapatkan karunia jabatan pelayanan, maka sikap kita jangan lalai, sebab lalai itu = terkutuk, tetapi kita harus setia berkobar-kobar dalam karunia dan jabatan yang sudah TUHAN percayakan kepada kita.

    Jadi, di dalam pengajaran ini tidak ada istilah kaderisasi/diorbitkan, tetapi kita hanya mengalir tepat pada waktunya TUHAN/TUHAN bekerja. Kalau di dunia, dapat diorbitkan, tetapi di dalam kerajaan surga, siapa yang mampu mengorbitkan? Kalau di dunia, kita dapat mengorbitkan dan itu merupakan hak kita; seandainya kita memiliki perusahaan dan anak kita hendak kita orbitkan, maka itu merupakan hak kita. Tetapi untuk kerajaan surga, itu merupakan hak dari TUHAN. Itu sebabnya kita tidak perlu bingung, sebab tepat pada waktunya akan muncul dengan sendirinya/dipakai oleh TUHAN. Inilah bedanya kerajaan surga dengan dunia.


  • kita diangkat/ditinggikan = kita diubahkan tepat pada waktunya. Awal dari diubahkan adalah kita menjadi taat dengar-dengaran sehingga kita kembali kepada gambar TUHAN. Waktu Adam dan Hawa diciptakan oleh TUHAN, mereka diciptakan Segambar dengan TUHAN = manusia diciptakan satu Gambar dengan TUHAN; tetapi begitu manusia tidak taat, maka hilanglah Gambar TUHAN dan menjadi gambar dari setan. Tetapi kalau manusia kembali kepada ketaatan berarti manusia kembali kepada Gambar TUHAN. Kita terus diubahkan sampai satu waktu jika YESUS datang kembali kedua kalinya, maka kita akan diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia = kita menjadi sempurna seperti Dia sehingga kita akan terangkat diawan-awan dan memandang TUHAN Muka dengan muka selama-lamanya.

Tepat pada waktunya => dibagian atas sudah diterangkan => selama kita masih mau datang, tidak ada istilah terlambat. Saat ini sekali-pun kita sudah hancur dlsbnya, tidak ada istilah terlambat kalau kita masih mau datang kepada TUHAN.

Kita:

  • ditolong
  • diperindah
  • dipakai
  • diubahkan
  • berhasil. Semuanya ini masih bisa, itu sebabnya kita jangan ragu-ragu.

Tetapi istilah tepat waktunya itu juga berarti kita tinggal menunggu waktu TUHAN. Sebab yang bekerja adalah TUHAN = Dia sedang bekerja untuk kita sehingga semuanya menjadi indah pada waktunya.

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:45 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 28-29 Juni 2018
    (Ibadah Kunjungan dI Semarang)

  • 17-19 Juli 2018
    (Ibadah Kunjungan dI Tentena, Poso)

  • September 2018
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top