|
[cetak] Ibadah Doa Surabaya, 21 Juli 2010 (Rabu Sore) Matius 25 : 14-40 perumpaman tentang talenta. Matius 25 : 14-15 25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. 25:15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. Ayat 14: Tuhan mempercayakan harta surga (talenta). Itu menunjuk kemurahan Tuhan. Ayat15: Tuhan memberikan talenta tidak memandang kaya, miskin tapi menurut kesanggupannya. Ini menunjuk keadilan Tuhan. Jadi semua manusia bisa melayani Tuhan baik pandai, bodoh, kaya, miskin semua bisa dipakai Tuhan, sesuai dengan kesanggupannya. Melayani Tuhan itu = bekerja sama dengan Tuhan. Yohanes 5 : 17 5:17. Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga." Yohanes 9 : 3-4 9:3 Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia. 9:4 Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorangpun yang dapat bekerja. Allah Bapa bekerja sampai sekarang ,Yesus bekerja sampai sekarang, kita juga harus bekerja. Dan kita bekerja sama dengan Tuhan Yesus untuk mengerjakan pekerjaan Allah Bapa. Kenapa Tuhan mau bekerja sama dengan manusia ??? Sebab manusia menghadapi segala sesuatu di luar batas kemampuan manusia. Contohnya: seorang yang buta sejak lahir. Ini menunjuk seorang yang tidak berdaya, yang tidak bisa lepas dari dosa, tetap hidup dalam dosa. Tuhan bekerjasama dengan orang yang lemah (orang yang buta sejak lahir) untuk memberi kemampuan yang tidak terbatas kepada manusia. Bila Tuhan memberi kita talenta untuk melayani Dia (memakai kita), bukan untuk memberatkan kita, bukan untuk menyiksa kita, tapi untuk menolong kita, menyelesaikan masalah kita. Cara Tuhan bekerja sama dengan manusia atau orang buta sejak lahir :
Yohanes 9 : 7b Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek. = Melakukan firman pengajaran yang benar, yaitu Taat dengar-dengaran apapun resikonya. Bila kita taat dengar-dengaran = mengulurkan tangan kepada Tuhan. Tangan Tuhan diulurkan dan kita mengulurkan tangan kepada Tuhan= terjadi kerja sama sehingga terjadi mujizat mata mejadi melek. Mujizat terbagi 2, yaitu:
|