[cetak]
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Agustus 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 14-30 25:14.
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau
bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan
mempercayakan
hartanya kepada mereka. 25:15.
Yang seorang diberikannya lima
talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu,
masing-masing
menurut kesanggupannya,
lalu ia berangkat.
ay.
14-30= perumpamaan tentang talenta. ay. 14= 'harta'=
talenta. Artinya: Tuhan
mempercayakan harta Surga yang suci (talenta) kepada manusia berdosa=
KEMURAHAN
TUHAN.
ay.
15= 'masing-masing
menurut kesanggupannya'=
Tuhan memberikan talenta berdasarkan kesanggupan kita masing-masing.
Ini menunjuk KEADILAN
TUHAN. Artinya:
semua manusia bisa melayani Tuhan.
Jadi,
kalau kita mendapat kepercayaan Tuhan untuk beribadah dan melayani
Tuhan, itu adalah kemurahan dan keadilan
Tuhan.
Kita
membahas ayat 15 Ada
3 macam talenta= 3
macam pekerjaan yang dipercayakan Tuhan kepada kita:
- 5
talenta.
Angka
5= 5 luka Yesus= korban Kristus. Jadi 5 talenta adalah pelayanan
yang dikaitkan dengan korban Kristus,
yaitu mulai dengan BERTOBAT=
mezbah korban bakaran
(http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+korban+bakaran.html). Bertobat=
berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan.
Segala sesuatu
yang dilakukan tanpa bertobat, akan sia-sia belaka.
Roma
2: 4 2:4.
Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya,
kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya?
Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun
engkau kepada pertobatan?
ay.
4= Tuhan menyediakan sarana
untuk bertobat,
yaitu:
- kesabaranNya=
panjang sabarNya Tuhan.
2
Petrus 3: 9 3:9.
Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang
menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia
sabar terhadap kamu,
karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan
supaya semua orang berbalik dan bertobat.
Kesabaran
Tuhan adalah Tuhan belum datang sampai hari ini dna kita masih
diberi panjang umur, sehingga kita bisa bertobat.
Kesabaran
Tuhan ini juga ada batasnya. Sebab itu, jangan
sampai kita menunggu kesabaran Tuhan habis. Kalau
sudah tahu dosa, CEPAT BERHENTI dan kembali pada Tuhan.
- kelapangan
hatiNya=
segala macam dosa yang diakui dengan sungguh-sungguh, PASTI
diampuni oleh Tuhan dan kita jangan berbuat dosa lagi.
Kitapun
juga seharusnya bisa mengampuni dosa orang lain yang diakui kepada
kita. Jangan sampai hati kita menjadi sempit dan tidak bisa
mengampuni orang lain.
- kemurahanNya=
Yesus datang kedunia sebagai manusia darah daging untuk
menebus/mendamaikan manusia darah daging yang berdosa.
Ibrani
2: 16-17 2:16.
Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani,
tetapi keturunan
Abraham yang Ia kasihani. 2:17.
Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan
saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh
belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa
seluruh bangsa.
=
kemurahan Tuhan bukan pada malaikat, tapi pada manusia darah
daging.
Selama
kita masih memiliki darah daging, kita masih bisa
bertobat. Contohnya
adalah seprang penjahat yang disalib bersama Yesus. Pada saat-saat
akhir, ia bisa mengakui kesalahannya dan tidak berbuat dosa
lagi.
Selama
kita masih bernafas, biarlah kita gunakan SETIAP kesempatan untuk
bertobat
sampai 1 waktu tidak bisa berbuat dosa seperti Yesus.
Roma
2: 5 2:5.
Tetapi oleh
kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat,
engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka
dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.
=
sebenarnya manusia bisa bertobat. Tapi kalau
keras hati, kehidupan itu tidak bisa bertobat=
mempertahankan dosa sampai puncaknya dosa.
Kalau kehidupan
itu sudah menikmati berbuat dosa, itu artinya hati nuraninya sudah
mati. Dan 1 waktu, ia tidak akan bisa bertobat, menjadi sama dengan
setan.
Akibatnya, kehidupan itu menimbun murka sampai 1 waktu
masuk dalam murka Allah.
Wahyu
16: 9 16:9.
Dan manusia dihanguskan oleh panas api yang dahsyat, dan mereka
menghujat nama Allah
yang berkuasa atas malapetaka-malapetaka itu dan mereka
tidak bertobat untuk
memuliakan Dia.
=
kalau keras hati, sekalipun sudah dihukum, masih tetap tidak mau
bertobat!
- 2
talenta.
Yohanes
4: 35-36 4:35.
Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai?
Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah
ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai. 4:36.
Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah
untuk hidup yang kekal, sehingga penabur
dan penuai
sama-sama bersukacita.
2
talenta adalah PEKERJAAN
MENABUR DAN MENUAI. Artinya:
kita harus aktif
dalam penaburan benih Firman pengajaran yang benar.
Dan kita juga harus menyediakan
tanah hati yang baik
(hati nurani yang baik).
Dari 4 macam tanah hati, HANYA 1
tanah yang bisa bertumbuh. Memang sejak jaman Nuh, hati nurani
manusia cenderung jahat dan najis.
Supaya
bisa menjadi hati nurani yang baik, harus lewat baptisan air=
bejana pembasuhan
(http://www.gptkk.org/tabernakel_bejana+pembasuhan+dari+tembaga.html).
1
Petrus 3: 20-21 3:20.
yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat
kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh
sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu
delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu. 3:21. Juga
kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya
bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk
memohonkan hati nurani yang baik
kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,
Baptisan
air inipun juga tidak boleh sembarangan, tapi harus benar, yaitu
seperti Yesus dibaptis (kita dikuburkan bersama Tuhan didalam
baptisan air dan kita bangkit dengan hidup yang baru, itulah hati
nurani yang baru).
Pada jaman Nuh, dari banyak manusia, hanya
8 orang yang punya hati nurani yang baik. Artinya: tidak banyak
menusia yang memiliki hati nurani yang baik. Biarlah kita selalu
diingatkan oleh Tuhan apabila hati nurani kita mulai tidak
baik.
Kalau
ada sesuatu yang tidak beres, harus diselesaikan. Hati
nurani yang baik, HANYA BISA menerima penaburan 1 benih Firman
pengajaran yang benar dan tidak bisa menerima firman yang
lain.
Proses
ditaburi firman
adalah mendengar Firman dengan sungguh-sungguh, mengerti,
percaya/yakin sampai mempraktikkan Firman. Pada saat itulah,
benih
itu akan bertumbuh sampai berbuah ketekunan.
Lukas
8: 15 8:15.
Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah
mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan
mengeluarkan
buah dalam ketekunan."
Kisah
Rasul 2: 41-42 2:41.
Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan
pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu
jiwa. 2:42. Mereka
bertekun
dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka
selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
=
buah
ketekunan adalah ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok. Istilah
'dibaptis' disini adalah menghasilkan hati nurani yang baik. Dan
kalau
ada hati nurani yang baik, cepat atau lambat, ia akan bertekun dalam
3 macam ibadah pokok (berbuah ketekunan).
Dalam
penggembalaan, kita bisa mengalami penyucian yang terus menerus dan
kita
akan diberikan jabatan pelayanan
untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
Efesus
4: 11-12 4:11.
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik
pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan
pengajar-pengajar, 4:12. untuk memperlengkapi
orang-orang kudus
bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
Menabur=
firman penginjilan. Menuai=firman pengajaran. Jadi, setelah
meanbur dan menuai lewat Firman, masih dilanjutkan lagi untuk masuk
dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.
Matius
6: 26 6:26.
Pandanglah burung-burung
di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai
dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh
Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung
itu?
Kalau
kita tidak mau menabur dan menuai, nasib kita akan sama seperti
burung. Tapi kalau
menabur dan menuai, kita lebih dari burung dan kita dipelihara
sampai jadi mempelai wanita Tuhan.
- 1
talenta.
Ini
merupakan pekerjaan MENANTI
KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI. Sebenarnya,
ini pekerjaan yang paling gampang, karena hanya tinggal
menunggu.
Mazmur
27: 14 27:14.
Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya,
nantikanlah TUHAN!
Pada
saat penantian ini, yang harus kita jaga adalah HATI kita.
Kuat
dan teguh hati, artinya:
- tetap
berpegang teguh pada Firman pengajaran yang benar dan tegas menolak
yang lain, tidak memberi kesempatan untuk mendengar yang
lain.
Kalau sudah kuat dan teguh hati pada Firman pengajaran
yang benar, kita juga bisa kuat dan teguh hati pada perkara
lainnya.
- tidak
berbuat dosa sekalipun ada kesempatan/keuntungan.
- tetap
percaya dan berharap pada Tuhan (tidak kecewa/putus asa menghadapi
pencobaan apapun).
- tetap
mengasihi dan menyembah Tuhan apapun yang terjadi.
Contoh
kehidupan yang kuat dan teguh hati adalah Sadrakh, Mesakh dan
Abednego yang menghadapi
patung emas
(pengajaran palsu dan penyembahan palsu) dan api
yang dipanaskan 7 kali
(pencobaan-pencobaan disegala bidang sampai masa antikris).
Daniel
3: 16-18, 24-25 3:16.
Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak
ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. 3:17.
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan
melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam
tanganmu, ya raja; 3:18. tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku
mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan
tidak akan
menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." 3:24.
Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera;
berkatalah ia kepada para menterinya: "Bukankah tiga orang yang
telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?" Jawab
mereka kepada raja: "Benar, ya raja!" 3:25. Katanya:
"Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di
tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu
rupanya seperti anak dewa!"
ay.
25= 'rupanya
seperti anak dewa'=
malaikat dalam kemuliaan= Roh Kemuliaan. Kalau
kita kuat dan teguh hati, ada Roh/sinar kemuliaan bagaikan matahari
yang terik.
Hasilnya:
- Mazmur
84: 12
84:12.
Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai;
kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia
tidak menahan kebaikan
dari orang yang hidup tidak bercela.
Hasil
pertama: Roh
Kemuliiaan menjadi perisai
(ada perlindungan) dari Tuhan, sehingga tidak ada seorangpun yang
dapat menjamah/mencelakakan kita.
- Roh
Kemuliaan
adalah kemurahan kebaikan Tuhan yang memelihara
kehidupan kita secara ajaib,
bahkan kita ditolong dari segala masalah dan diangkat dari
kegagalan. Tuhan memberikan masa depan yang indah bagi kita.
Dalam
kegagalan, biarlah kita tetap kuat dan teguh hati!
- Roh
Kemuliaan
mengubahkan
hidup kita dari manusia daging menjadi manusia rohani
sampai jadi sama muliia dengan Tuhan dan kita siap menyambut
kedatangan Tuhan kedua kali.
Yeremia
33: 19-21 33:19.
Firman TUHAN datang kepada Yeremia, bunyinya: 33:20. "Beginilah
firman TUHAN: Jika kamu dapat mengingkari perjanjian-Ku dengan siang
dan perjanjian-Ku dengan malam, sehingga siang dan malam tidak datang
lagi pada waktunya, 33:21. maka juga perjanjian-Ku dengan hamba-Ku
Daud dapat diingkari, sehingga ia tidak mempunyai anak lagi yang
memerintah di atas takhtanya; begitu juga perjanjian-Ku dengan
orang-orang Lewi, yakni imam-imam yang menjadi pelayan-Ku.
Selama
kita masih bisa melihat matahari, Tangan kemurahan Tuhan masih
melindungi dan memelihara kehidupan kita sampai mengubahkan kehidupan
kita.
Tuhan memberkati.
|