|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 26 Juli 2011 (Selasa Pagi)
Seorang hamba Tuhan harus memiliki : Tahbisan yang benar, yaitu sesuai firman pengajaran yang... Ibadah Paskah Medan II, 28 April 2009 (Selasa Sore)
Wahyu 22: 20 'Ya Aku datang segera' =kesiapan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Juni 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1,
13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama
sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan... Ibadah Doa Surabaya, 08 Juni 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa Matius 26: 17-19 26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah... Ibadah Raya Malang, 15 Agustus 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:14-30 adalah PERUMPAMAAN TENTANG TALENTA.
Matius 25:14-15 25:14. "Sebab hal... Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15 terkena pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian. Ini menunjuk... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Oktober 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 28 'SIKAP GEREJA TUHAN DALAM MENANTI KEDATANGAN TUHAN KE
2X'
... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 September 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 Dalam sistem tabernakel, Markus 15 terkena pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian. 7... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Januari 2012 (Senin Sore)
Bersamaan
dengan penataran II Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya
Matius
26: 69-75 =
PETRUS
MENYANGKAL TUHAN.
=
3
kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus... Ibadah Paskah Blitar, 23 April 2010 (Jumat Sore)
Markus
13: 29
13:29 Demikian juga, jika kamu lihat
hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa... Ibadah Kaum Muda Malang, 25 Juli 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-16 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS
Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 19 Juli 2011 (Selasa Siang)
Keluaran 25:10b menunjuk ukuran Tabut Perjanjian.
Keluaran 25:10 25:10. "Haruslah mereka... Ibadah Doa Malang, 17 Februari 2009 (Selasa Sore)
Kebaktian Penataran Imam-imam Malang II
Matius 24:29-31 adalah... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 09 November 2010 (Selasa Siang)
Roma 12:1-2 12:1. Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu,... Ibadah Raya Surabaya, 01 Februari 2009 (Minggu Sore)
Wahyu 22: 20 -> Tema ibadah di Medan. "Ya, Aku datang segera"= kesiapan Tuhan Yesus untuk...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Ciawi IV, 04 Desember 2008 (Kamis Pagi)
Wahyu 21: 5-6
ay. 6='semuanya telah terjadi'= semuanya sudah genap (terjemahan lama).
Jadi ini merupakan puncak dari pembaharuan. Penggenapan dari pembaharuan.
Perkataan sudah genap disini merupakan gema dari perkataan sudah genap di kayu
salib.
Yohanes 19: 30
'sudah selesai'= sudahlah genap (terjemahan lama).
Jadi, sumber pembaharuan adalah korban Kristus di Joljuta. Mulai dari
Joljuta, sampai tembus di Yerusalem Baru.
Seandainya natal tidak terjadi dan Yesus tidak mati di salib, maka tidak ada
pembaharuan bagi manusia, sehingga manusia hanya akan mati binasa, tidak ada
gunanya apa-apa.
3 kali perkataan 'SUDAH GENAP':
- Yohanes 19: 30 -> dikayu salib. Yesus mati di kayu salib
untuk menyelesaikan semua dosa, untuk menyelamatkan manusia berdosa,
untuk membaharui manusia berdosa.
Yohanes 19: 31-34
Hari Sabat, tidak boleh ada mayat tergantung di kayu salib. Karena itu, yang
belum mati harus di patahkan kakinya. Tapi karena Yesus sudah mati, maka lambungNya
yang di tombak sampai keluar darah dan air.
Jadi Tuhan sudah mati dengan 4 luka utama. Dan ini luka untuk penebusan orang
Israel yang melanggar taurat. Inilah kasih Tuhan untuk bangsa Israel.
Tetapi, puji syukur, ada luka kelima yang terbesar di lambung Tuhan. Dan luka
ini dibuat oleh bangsa kafir. Jadi, luka kelima ini untuk menebus dosa bangsa
kafir. Ini disebut sebagai KEMURAHAN TUHAN. Lebih besar dari kasih Allah pada
bangsa Israel.
Dari lambung, itu keluar darah dan air. Inilah sumber dan awal pembaharuan,
yaitu darah dan air.
'darah'= mezbah korban bakaran= bertobat, berhenti berbuat dosa, kembali
kepada Tuhan, lewat saling mengaku dan saling mengampuni.
'air'= bejana pembasuhan= baptisan air. Dan disinilah kita mengalami
pembaharuan (Roma 6: 2, 4), mendapatkan hidup yang baru. Tanpa pertobatan,
kita tidak akan bisa mengalami pembaharuan. Orang yang mati terhadap dosa,
harus di kuburkan dalam baptisan air. Inilah baptisan air yang benar.
Dan pembaharuan ini akan terus berjalan sampai di Yerusalem baru dan terdengar
perkataan 'sudah genap'.
Yohanes 1: 28
Betania disini adalah Betania di seberang Yordan dan bertentangan dengan Yerikho.
Itu suatu tempat penyeberangan. Bukan Betania yang dekat Yerusalem.
Pagi ini, kita bicarakan pembaharuan dikaitkan dengan tempatnya baptisan air.
Ada 3 macam pembaharuan dikaitkan dengan tempat Yohanes membaptis (tentangan
Yerikho) dan juga merupakan bekal untuk tahun baru sampai Yerusalem Baru:
- Yohanes 1: 28-32 = pembaharuan hati, dari hati nurani
yang jahat, menjadi hati nurani yang baik, hati merpati/hati mempelai.
Menghadapi tahun baru, kita harus persiapkan pembaharuan hati kita! Yaitu
hati yang jujur sehingga menghasilkan perkataan yang jujur.
Kalau hati dan perkataan tidak sama, maka dalam hal keuangan dan nikah
juga tidak akan jujur. Soal kejujuran inilah yang menentukan siapa kepala
kita, ular atau Yesus.
Ibrani 13: 4-6
Kalau ada kejujuran dalam perkataan, keuangan dan nikah, Tuhan sebagai
Kepala siap menolong kita (Amsal 15: 8). Dan ita dijadikan sebagai
rumah doa.
Ananias, mau berkorban, tapi karena tidak jujur, justru menimbulkan kematian
baginya dan istrinya, Safira.
Kalau ada masalah yang tidak selesai, kembali pada lambung Tuhan. Sudahkah
ada pertobatan dan kelahiran baru? Kalau itu ada, tidak mungkin Tuhan
akan membiarkan kita.
Dan Tuhan bukan hanya menolong untuk masalah kita saja, tapi juga memberikan
kita ketenangan-ketenangan untuk menghadapi goncangan-goncangan di dunia
ini.
Wahyu 8: 1-3, 5
= keadaan dibumi dan di Surga.
'sunyi senyap = ketenangan.
Sebagai rumah doa, Tuhan akan selalu membela kita.
- Hakim 12: 1-2, 5-6 = pembaharuan manusia daging.
'tempat penyeberangan sungai Yordan'= tempat Yohanes membaptis.
Pembaharuan ini bisa terjadi setelah hati dibaharui.
Di tempat penyeberangan terjadi 2 hal:
- sibolet= seperti butir gandum.
- syibolet= seperti butir gandum yang timbul/bertumbuh/berbuah.
Proses sebutir gandum bisa berbuah (Yohanes 12: 24), yaitu
dengan jatuh ke tanah dan mati.
Tidak mau jatuh ke tanah dan mati= sibolet= tidak mau mengalami penyaliban
daging, mempertahankan daging. Itu menjadi sasaran antikris.
42rb orang Efraim yang mati= ada 42= 42 bulan= masa aniaya antikris.
Mau mati= syibolet.
Jadi, pembaharuan manusia daging itu lewat pengalaman kematian/salib.
Tidak ada jalan lain.
Yang disalib disini adalah keinginan daging.
1 Petrus 2: 2
Kalau keinginan daging dimatikan, kita akan seperti bayi rohani, yang
keinginannya hanya air susu yang murni dan rohani, sehingga kita akan
bisa bertumbuh. Air susu yang murni dan rohani, itulah Firman pengajaran
dalam urapan Roh Kudus.
Kalau sekarang mau menyembelih daging, maka tidak akan di sembelih oleh
antikris.
Tapi kalau mengenakan daging, maka akan di sembelih oleh antikris.
Yang harus dibaharui dari manusia daging selain keinginan daging adalah
tabiat daging, yaitu kebenaran diri sendiri, licik, iri hati.
Perbuatan daging, itu juga harus dibaharui dari manusia daging ini (Galatia
5: 19-21).
Kalau daging dimatikan, ada buah-buah Roh yang dihasilkan (Galatia
5: 22-23).
Buah Roh ini adalah buah yang manis.
Menghadapi tahun 2009, tetap ada kemanisan hidup, walaupun banyak tantangan.
Bahkan kemanisan itu harus makin bertambah, sebab kita sedang menuju
pada puncak kemanisan.
Tapi kalau kemanisan itu malah berkurang, hati-hati, karena itu artinya
sedang berjalan menuju ke neraka.
Kalau ada 9 buah Roh, pasti ada 9 jabatan, 9 karunia dan 9 kasih Allah
Bapa.
Jadi kalau hidup kita makin manis, maka kita akan semakin di pakai oleh
Tuhan.
-
Yosua 3: 14-17 = pembaharuan dari keduniawian. Saat itu
Israel benar-benar keluar dari Mesir sampai ke negeri perjanjian Kanaan.
Pembaharuan keduniawian yaitu:
- pembaharuan dari dosa-dosa (air yang di hulu berhenti, air
yang di hilir hilang -> dosa yang sudah dilakukan hilang, dosa yang
akan datang, terhalang). Dosa-dosa, itu adalah beban yang menghalangi
kita untuk bisa mencapai Yerusalem Baru.
Dosa di depan= jerat dosa= dosa-dosa yang dipasang setan di tempat
yang sering kita lalui, baik dosa kejahatan maupun dosa kenajisan.
Ibrani 12: 1
Kalau keluar dari Mesir/dosa, kita bisa keluar untuk menjadi saksi
bagi Tuhan.
1 Timotius 6: 9
Hati-hati! Jangan kita merasa kuat. Kalau kita merasa lemah, maka
kita akan lolos dari jerat setan tersebut.
Jerat yang lain adalah jerat pengajaran sesat.
Israel sudah masuk Kanaan, tapi disana banyak ilah-ilah lain.
Ulangan 12: 29-30
Kalau sudah kena jerat, maka hidup itu tidak akan pernah maju-maju.
- pembaharuan sistem Mesir (Ulangan 11: 10-12). Kalau
dibaharui, maka kita hanya bergantung pada Tuhan saja.
Sistem Mesir adalah:
- sistem jerih payah, karena tanahnya datar. Artinya, menghalalkan segala
cara, sekalipun tidak sesuai dengan iman dan Firman.
- sistem berburu, artinya mengandalkan kepandaian, kekuatan dan kemampuan,
sampai meninggalkan ibadah pelayanan.
Sistem Kanaan adalah sistem lembah gunung (kematian dan kebangkitan)=
sistem salib.
Praktiknya adalah:
- mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran.
- setia dalam ibadah pelayanan (Ibrani 9: 14).
- taat dengar-dengaran. Yesus taat sampai mati di kayu salib.
Kalau ada 3 ini, maka mau tidak mau, Tuhan harus menurunkan hujan berkat
di tengah-tengah kita.
Ulangan 11: 13-14
Hasilnya hidup dengan sistem Kanaan:
- Tuhan akan memelihara hidup kita secara ajaib.
- mata Tuhan akan mengawasi sampai pada jaman antikris.
- Tuhan selalu memperdulikan kita.
- Wahyu 21: 5-6 -> di Yerusalem Baru.
Puncak pembaharuan disini adalah kita menjadi mempelai wanita Tuhan.
Syaratnya adalah selalu memandang lambung Tuhan, selalu meratap untuk bisa
hidup benar dengan memanfaatkan kemurahan Tuhan.
Zakharia 12: 10-12
Meratap= kita memohon hujan kemurahan untuk membaharui kita.
- Wahyu 16: 17-18 -> genap untuk penghukuman Tuhan, untuk orang
yang menolak kemurahan Tuhan.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|