|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN | ||
|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 10 Agustus 2010 (Selasa Pagi) Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 10 Juni 2010 (Kamis Malam) Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Maret 2011 (Kamis Sore) Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 26 Juli 2011 (Selasa Pagi) Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Kartika Graha III, 29 April 2010 (Kamis Sore) Ibadah Doa Ucapan Syukur Surabaya, 28 Desember 2009 (Senin Sore) Ibadah Raya Malang, 11 September 2011 (Minggu Pagi) Ibadah Natal Mojoagung, 09 Desember 2011 (Jumat Sore) Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang I, 19 Februari 2009 (Kamis Malam) Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Januari 2010 (Kamis Sore) Ibadah Raya Malang, 07 November 2010 (Minggu Pagi) Ibadah Raya Malang, 16 Mei 2010 (Minggu Pagi) Ibadah Doa Ucapan Syukur Malang, 27 Desember 2011 (Selasa Sore) Ibadah Raya Surabaya, 27 Desember 2009 (Minggu Sore) Ibadah Doa Malang, 04 Januari 2011 (Selasa Sore) TRANSKRIP LENGKAP Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008) Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008) Doa (Selasa, 12 Februari 2008) Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008) Doa (Selasa, 05 Februari 2008) Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008) Doa (Selasa, 29 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008) Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008) Doa (Selasa, 15 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008) Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008) Doa (Selasa, 08 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007) Doa (Rabu, 26 Desember 2007) Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007) Lain (Kamis Sore, 17 November 2011) Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011) Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak] Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org Ibadah Doa Malang, 05 Oktober 2010 (Selasa Sore) Matius 25:14-30 adalah perumpamaan tentang talenta. Matius 25:14-15 Jika kita yang tadinya manusia berdosa bisa beribadah dan melayani Tuhan, itu merupakan kemurahan dan keadilan Tuhan. Matius 25:16-30 adalah sikap kita terhadap talenta. Sikap yang positif adalah setia dan baik, sehingga menerima upah kebahagiaan kekal. Tetapi sikap yang negatif adalah jahat dan malas, sehingga dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap. Matius 25:16-30 juga merupakan SIKAP TUHAN TERHADAP TALENTA. Matius 25:19,27 25:19 Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka. 25:27 Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya. Tuhan menghendaki supaya terjadi perkembangan talenta. Pada mulanya Tuhan memberi 5+2+1 = 8 talenta. Ini sama dengan 8 orang yang diselamatkan dalam bahtera Nuh. Ini sama dengan keselamatan mempelai. Kemudian terjadi perkembangan 5+2 = 7 talenta. Angka 7 menunjuk pada kesempurnaan, yaitu kesempurnaan mempelai. Jadi, Tuhan menghendaki perkembangan rohani dari keselamatan mempelai menjadi kesempurnaan mempelai. Sebagai contoh adalah kehidupan Lot. Lot keluar dari Sodom Gomora (selamat) tetapi masih harus lari ke pegunungan (kesempurnaan mempelai). Lot sama dengan hamba yang menerima 5 talenta dan 2 talenta dan mengalami perkembangan talenta, sehingga menerima upah kebahagiaan. Kejadian 19:16-17,26 19:16 Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana. 19:17 Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap." 19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam. Istri Lot tidak lari ke pegunungan, melainkan menoleh ke belakang dan menjadi tiang garam yang tidak berguna. Ini sama dengan hamba yang menerima 1 talenta. Matius 25:18,24-25 25:18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya. 25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. 25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! 25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi." Hamba yang menerima 1 talenta ini menyembunyikan talentanya dalam tanah sehingga tidak berkembang. Dia adalah hamba yang jahat dan malas, hamba yang tidak berguna. Menoleh ke belakang = menyimpan talenta dalam tanah. Artinya adalah terpengaruh oleh dunia dengan segala keinginan mata, keinginan daging, keangkuhan hidup, sehingga tidak taat, tidak dengar-dengaran pada perintah Tuhan, pada firman pengajaran yang benar. Perintah Tuhan tidak pernah berat, yang membuat berat adalah pengaruh dunia. 1 Yohanes 5:3 5:3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, 5:4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Lukas 17:32 17:32 Ingatlah akan isteri Lot! Pada akhir zaman banyak hamba Tuhan dan pelayan Tuhan yang menjadi seperti istri Lot, yaitu tidak dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, sehingga disebut hamba yang jahat dan malas, hamba yang tidak berguna, dan akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap sampai binasa untuk selama-lamanya. Hebatnya pelayananan bukan merupakan ukuran masuk Sorga, tetapi taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar itu yang merupakan ukuran. Matius 7:21-23 7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Petrus adalah pelayan yang hebat, tetapi dia bisa tidak taat. Apalagi kita, kita harus menjaga dengan sungguh-sungguh. Yohanes 21:3,7 21:3 Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa. 21:7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau. Petrus menjadi telanjang, dipermalukan (tidak menangkap apa-apa). Kalau ini dibiarkan, akan sampai dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap. Yohanes 21:4-6 21:4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. 21:5 Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada." 21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. Tetapi Tuhan masih berkemurahan pada setiap pelayan Tuhan yang tidak berguna. Cara Tuhan menolong adalah Tuhan datang dengan firman pengajaran yang benar, firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Yang Tuhan tanyakan adalah kegagalan mereka. Firman pengajaran yang benar akan menunjuk dosa dan keadaan kita. Saat itu ditunjukkan, jangan sampai kita menjadi tersinggung. Kalau marah dan menolak, maka hanya akan menuju kebinasaan. Firman pengajaran yang benar tidak akan cocok dengan logika dan kehendak kita. Di sini mereka disuruh menebar jala di siang hari. Sikap yang benar adalah taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar apapun resikonya. Maka kita akan mengalami kuasa Tuhan:
Tuhan memberkati. kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |