gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Februari 2012 (Senin Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea (sudah diterangkan mulai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 April 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
Ayat...

Ibadah Doa Surabaya, 08 September 2010 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.

SIKAP TERHADAP TALENTA
Sikap ini...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Januari 2010 (Minggu Sore)
Matius 24: 43-44
Kita harus berjaga-jaga supaya tidak masuk hukuman bersama dunia, tetapi terangkat bersama Tuhan.
ay....

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 07 September 2010 (Selasa Pagi)
LETAK PINTU KEMAH
(http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html)
Letaknya adalah antara halaman dan ruangan suci.
Diluar pintu kemah adalah HALAMAN,...

Ibadah Kaum Muda Malang, 28 Februari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13 dalam Tabernakel terkena pada dua loh batu (isi Tabut Perjanjian). Dua loh batu...

Ibadah Raya Surabaya, 19 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31
Kita masih membahas ayat 31, dimana terdengar sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 November 2010 (Selasa Pagi)
Dalam Keluaran 1, ada dua rencana yang besar:
Ayat 1-7, rencana Allah, yaitu rencana...

Ibadah Kaum Muda Malang, 22 November 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12: 28-34 -> Hukum yang Terutama (Hukum Kasih).
Markus 12 -> Tabut...

Ibadah Doa Malang, 17 Februari 2009 (Selasa Sore)
Kebaktian Penataran Imam-imam Malang II

Matius 24:29-31 adalah...

Ibadah Raya Surabaya, 30 Mei 2010 (MingguSore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan...

Ibadah Doa Malang, 01 November 2011 (Selasa Sore)
Keluaran 1:1
1:1. Inilah nama para anak Israel yang datang ke Mesir...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 20 April 2010 (Selasa Pagi)
Pelajaran tentang Kaki Dian Emas/ Pelita Emas/ Kandil.

Keluaran 25:31-40...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Maret 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali.

Ibadah Doa Malang, 28 Juni 2011 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro
Matius 26:17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2011 (Selasa Sore)

Matius 26:20-25
26:20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu.
26:21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."
26:22 Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?"
26:23 Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
26:24 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
26:25 Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."

Matius 26:20-25 adalah tentang makan Perjamuan Paskah.
Sekarang artinya makan firman pengajaran yang benar dan Perjamuan Suci.

Ibrani 5:11-14
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Ada 2 macam makanan firman Allah:
  1. Susu = firman penginjilan, yaitu firman yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali di kayu salib untuk menyelamatkan orang berdosa.
    Jadi firman penginjilan membawa orang berdosa untuk percaya Yesus dan diselamatkan.
    Tanda orang selamat:
    • Percaya, iman kepada Yesus.
    • Bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.
    • Lahir baru dari air dan roh = baptisan air dan baptisan Roh Kudus, yang menghasilkan hidup baru, yaitu hidup dalam kebenaran.

  2. Makanan keras = firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yaitu firman yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga untuk menyucikan dan menyempurnakan kehidupan kita.

Sikap terhadap firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua:
  1. Menolak tegoran/nasehat firman.
    Matius 14:4-5,10
    14:4 Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!"
    14:5 Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi.
    14:10 Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara

    Herodes menolak firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua yang menyucikan tentang nikah yang salah. Terutama yang sering ditolak memang adalah firman yang menyucikan nikah yang salah.
    Akibat menolak firman pengajaran yang benar adalah bagaikan Herodes memenggal kepala Yohanes Pembaptis, berarti tidak mengalami keubahan hidup tetapi tetap manusia daging dengan segala sifat tabiat daging yang akan dibinasakan.

  2. Mengelak dari firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yang menunjukkan dosa-dosa yang tersembunyi.
    Matius 26:23-25
    26:23 Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
    26:24 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
    26:25 Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."

    Mengelak dari firman artinya tidak pernah kena firman, tidak pernah tertusuk oleh pedang firman, sehingga dosa-dosanya tetap tersembunyi dan bertumpuk-tumpuk dalam perut hatinya, sampai suatu waktu perut hatinya pecah dan semua kotoran dosa yang tersembunyi diketahui orang banyak.

    Biar kita mau disucikan terus-menerus oleh firman, sampai suatu waktu tidak bercacat cela.

  3. Hati terharu, yaitu mengalami tusukan pedang firman.
    Matius 26:21-22
    26:21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."
    26:22 Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?"

    Proses sampai hati terharu:
    • Mendengar firman dengan sungguh-sungguh, dengan suatu kebutuhan, sehingga kita tidak akan pernah bosan mendengar firman sekalipun diulang-ulang.
    • Mengerti firman.
    • Percaya, yakin pada firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, maka firman akan menjadi iman di dalam hati.
      Iman = kebenaran. Kebenaran inilah yang menunjukan segala sesuatu yang salah dalam diri kita, sehingga kita bisa terharu, menyadari dan menyesali dosa-dosa.

      Kalau marah saat mendengar firman, menolak atau mengelak firman, itu adalah bukti kehidupan yang sebenarnya tidak punya iman.

      Roma 10:10
      10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

      Kalau hati sudah menyadari dan menyesali dosa, maka mulut akan terdorong untuk mengaku dosa, sehingga kita dibenarkan dan diselamatkan.

    • Praktek firman, taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

Sikap kita dalam mendengar firman pengajaran bukan tergantung ijazah, status sosial, dll, tetapi tergantung pada hati nurani. Kalau hati nurani cenderung jahat, maka pasti akan mengelak dan menolak firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua. Kalau hati nurani baik, maka pasti akan bisa menerima firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

Hati nurani yang baik diperoleh dari baptisan air. Baptisan air bukan hanya peraturan gereja, tetapi menentukan sikap kita terhadap firman. Apakah seperti Yudas yang akan binasa atau bisa menerima firman?

1 Petrus 3:20-21
3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

Kehidupan yang tidak dibaptis air tidak mungkin memiliki hati nurani yang baik. Dia pasti menolak atau mengelak firman, dan pasti akan binasa.

Baptisan air yang benar adalah manusia yang sudah bertobat (mati terhadap dosa), dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit dalam hidup yang baru, memiliki hati nurani yang baik.

Saat-saat makan firman pengajaran yang benar adalah saat yang paling menentukan nasib kehidupan kita, apakah selamat atau binasa seperti Yudas.

Yohanes 21:3-7
21:3 Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
21:4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
21:5 Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
21:7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

Petrus dalam keadaan gagal total (tidak punya apa-apa, tidak bisa apa-apa) dan telanjang (jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa), dipermalukan dan terpuruk hidupnya.
Yang menentukan adalah sikap terhadap firman.

Yesus datang dengan firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
"Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?"  berarti firman yang disampaikan menunjukkan dosa-dosa dan ketelanjangan.
Jawab mereka: "Tidak ada."  berarti hati terharu dan mulut mengaku. Sehingga mereka diampuni, dibenarkan, dan diselamatkan oleh Tuhan.
"Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." juga adalah firman yang tajam yang menyucikan pikiran. Secara logika, siang hari tidak mungkin menangkap ikan. Firman Tuhan ini bertentangan dengan logika, tetapi mereka taat.

Hati percaya, mulut mengaku, dan tangan praktek firman, sehingga terjadi mujizat secara jasmani maupun rohani. Mujizat rohani adalah tidak lagi berkubang dalam dosa, dan setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan. Mujizat jasmani adalah pemeliharaan secara ajaib dari Tuhan, yang mustahil menjadi tidak mustahil.

Setiap langkah kehidupan kita adalah langkah-langkah mujizat bersama Tuhan. Sampai langkah terakhir saat kedatangan Yesus kedua kali, kita diubahkan menjadi sama dengan Dia, berpakaian putih berkilau-kilau, untuk bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top