|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Surabaya, 20 Desember 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7.
Kita harus selalu berjaga-jaga.
ay. 43-44= cara kita berjaga-jaga, dikaitkan... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Juni 2011 (Kamis Sore)
Pembicara:
Pdt. Adri Tuyu
Matius
26:17-25 tentang Perjamuan Paskah.
Keluaran
12:14-15, 3, 6 12:14
Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Oktober 2008 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding
Matius 5-7 -> Pelataran Tabernakel (daerah... Ibadah Persekutuan di Ambon V, 26 Agustus 2010 (Kamis Sore)
Markus 7:37 7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 28 -> Sikap gereja Tuhan dalam menanti kedatangan Tuhan ke
2x,... Ibadah Doa Surabaya, 02 September 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah.
Ini... Ibadah Raya Surabaya, 07 Agustus 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 26-28 26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus
mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu
memberikannya kepada murid-murid-Nya... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Desember 2010 (Kamis Sore)
Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam III
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 29 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:26-28 14:26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Desember 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 43-44, nubuat ke-7 nubuat tentang hukuman atas dunia pada saat kedatangan Tuhan kedua... Ibadah Doa Malang, 19 April 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Keluaran 14:5-8
Ibadah Doa Malang, 23 Agustus 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:20-25 adalah tentang makan Perjamuan Paskah. Dulu, makan Perjamuan Paskah adalah makan roti tidak... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 November 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:5-25 adalah berita tentang kelahiran Yohanes Pembaptis.
Lukas 1:8-13
Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Mei 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:67-80 adalah tentang "Nyanyian Pujian Zakharia".
Lukas 1:67 Ibadah Doa Malang, 08 Juni 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:1-4 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 16 November 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. 25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, 25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. 25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
Pada saat kedatangan Yesus yang kedua kali, Yesus tampil sebagai Raja segala raja dan Gembala Agung untuk memisahkan domba dari kambing. Sesudah masuk penggembalaan yang benar, kita masih harus berjuang sebab masih ada pemisahan domba dari kambing.
Posisi domba adalah di sebelah kanan, dan akan masuk Kerajaan Sorga yang kekal. Posisi kambing adalah di sebelah kiri, dan akan masuk dalam api/ siksaan yang kekal, yaitu neraka [Matius 25:41].
Mulai sekarang kita harus memantapkan posisi kita sebagai domba-domba yang berada di sebelah kanan Tuhan.
Ibrani 12:2 12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.
Bagaimana caranya supaya kita mantap sebagai domba? Yaitu lewat mata harus tertuju pada Yesus sebagai Imam Besar yang duduk di sebelah kanan tahta Allah Bapa, artinya adalah meneladani Yesus sebagai Imam Besar.
Ada 2 teladan Yesus sebagai Imam Besar:
- Meneladani kesucian Yesus.
Ibrani 7:26 7:26 Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,
Di mana kita bisa hidup suci? Jawabannya adalah dalam Ruangan Suci, di mana terdapat 3 macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok = berada di dalam kandang penggembalaan.
Dengan apa kita disucikan? Ibrani 4:12-13 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. 4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Dengan firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua, dengan firman pengajaran yang benar.
Apa yang harus disucikan? Mulai dari hati dan pikiran yang jahat dan najis.
Markus 7:21-22 7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, 7:22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
Hati dan pikiran yang berisi 12 keinginan jahat dan najis ini harus disucikan, harus ditusuk dengan pedang. Kalau hati dan pikiran disucikan, maka perbuatan dan perkataan juga akan disucikan, sampai suatu waktu kita tidak bercacat cela dan sama sempurna seperti Yesus.
- Meneladani ketabahan hati Yesus.
Ibrani 12:3 12:3 Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.
Tabah = kuat dan teguh hati, artinya:
- Tidak lemah, tidak putus asa, tidak kecewa menghadapi pencobaan apapun, tetapi hanya berharap pada kemurahan dan kebaikan Tuhan.
- Tidak berbuat dosa, tidak menyetujui dosa, apapun situasi kondisi yang dihadapi.
- Berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar apapun resikonya.
Salah satu contoh kehidupan yang kuat dan teguh hati adalah raja Daud. Praktiknya:
- Daud kuat dan teguh hati menghadapi Goliat, hanya berharap pada kemurahan Tuhan.
1 Samuel 17:11,36 17:11 Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan. 17:36 Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup."
Kalau Goliat dikalahkan, artinya tangan kemurahan dan kebaikan Tuhan sanggup untuk memelihara hidup kita di tengah kesulitan dan kemustahilan, sanggup menyelesaikan segala masalah kita sampai yang mustahil sekalipun.
- Daud kuat dan teguh hati menghadapi Saul.
1 Samuel 24:4-7 24:4 Ia sampai ke kandang-kandang domba di tepi jalan. Di sana ada gua dan Saul masuk ke dalamnya untuk membuang hajat, tetapi Daud dan orang-orangnya duduk di bagian belakang gua itu. 24:5 Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam. 24:6 Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul; 24:7 lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."
Daud tidak membunuh Saul sekalipun ada kesempatan, artinya:
- tidak berbuat dosa sekalipun ada kesempatan
- tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi membalas dengan kebaikan = menghargai urapan Roh Kudus
1 Samuel 24:21 24:21 Oleh karena itu, sesungguhnya aku tahu, bahwa engkau pasti menjadi raja dan jabatan raja Israel akan tetap kokoh dalam tanganmu.
Hasilnya adalah tangan kemurahan dan kebaikan Tuhan sanggup mengangkat Daud menjadi raja, artinya tangan kemurahan dan kebaikan Tuhan memberi masa depan yang indah (dari gembala menjadi raja).
- Daud kuat dan teguh hati menghadapi nabi Natan yang menegur dengan keras.
2 Samuel 12:12-13 12:12 Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan." 12:13 Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.
Artinya adalah menerima teguran firman yang keras, sehingga mengaku dosa. Setelah diampuni, maka tidak berbuat dosa lagi.
Hasilnya adalah tangan kemurahan Tuhan mengangkat dari kejatuhan dosa, membuat yang gagal menjadi berhasil.
Bahkan, Daud masuk dalam silsilah Tuhan Yesus (dalam injil Matius), artinya Daud bisa menerima kedatangan Yesus pertama kali.
Matius 1:1 1:1. Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
Kepada kita kita sekarang artinya kita bisa
diangkat di awan-awan yang permai untuk menyambut kedatangan Tuhan
kedua kali sebagai Raja segala raja, sebagai Gembala, yang akan membawa
kita ke tempat penggembalaan terakhir di Yerusalem Baru.
Ini yang disebut sebagai kunci Daud, kemurahan dan kebaikan Tuhan. Apapun keadaan Daud (menghadapi Goliat, menghadapi Saul, menghadapi kejatuhan), asalkan berada dalam kemurahan dan kebaikan Tuhan, maka masih bisa tertolong. Demikian juga bagi kita, apapun keadaan kita, asal hidup suci dan kuat dan teguh hati, kita hidup dalam tangan kemurahan dan kebaikan Tuhan.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|