|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 15 September 2009 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius 6:1-4, memberi adalah suatu ibadah, bukan sekedar perbuatan... Ibadah Raya Malang, 03 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-25 berbicara tentang PERJAMUAN... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 12 Oktober 2010 (Selasa Siang)
PENGAJARAN MEMPELAI Keluaran 31:18 31:18 Dan TUHAN memberikan... Ibadah Doa Surabaya, 25 November 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 36, 40-42
= berjaga-jaga dikaitkan dengan melayani di ladang Tuhan.
ay. 41-42= Ibadah Doa Malang, 31 Maret 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:31 adalah keadaan ketiga pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu terdengar... Ibadah Natal di Tuban, 29 Desember 2010 (Rabu Sore)
Ibadah
NATAL Persekutuan Umat Kristen - Kecamatan Semanding, Tuban
Tema: Lukas
1:37 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
Tuhan
menampilkan... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang II, 19 Februari 2009 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 12:7, darah domba ini dioleskan pada pintu rumah. Pintu rumah ini secara... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Agustus 2011 (Senin Sore)
Pembicara:
Pdp. Youpri Ardiantoro Matius
26: 26-28 26:26.
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap
berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya... Ibadah Raya Surabaya, 27 Juni 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:
1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama
sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan... Ibadah Raya Malang, 09 Agustus 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
Zaman Allah... Ibadah Doa Surabaya, 15 Juni 2011 (Rabu Sore)
Matius
26: 20-25
26:20
Setelah hari malam, Yesus
duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu.
26:21
Dan ketika mereka... Ibadah Doa Malang, 23 Agustus 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:20-25 adalah tentang makan Perjamuan Paskah. Dulu, makan Perjamuan Paskah adalah makan roti tidak... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Oktober 2008 (Senin Sore)
Pembicara: Sdr. Yakub
Matius 24: 26-27
= tanda... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 Februari 2010 (Selasa Pagi)
Permulaan umur hidup rohani kita adalah saat kita terlepas dari dosa. Kalau tidak mau terlepas... Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang I, 27 Juli 2011 (Rabu Sore)
Tema:
"Mempelai
datang, songsonglah Dia" Matius
25: 6 25:6.
Waktu tengah malam terdengarlah suara
orang berseru: Mempelai
datang! Songsonglah dia!
=
satu-satunya berita yang dibutuhkan...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 23 Februari 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga. Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua kali tidak diketahui waktunya, supaya kita tidak ketinggalan dan binasa bersama dunia, tetapi terangkat bersama Tuhan untuk selama-lamanya.
Ada 3 macam berjaga-jaga:
- Berjaga-jaga pada waktu pembagian makanan rohani.
- Berjaga-jaga dalam hal ibadah pelayanan kepada Tuhan.
- Matius 24:51, berjaga-jaga terhadap kemunafikan.
ad. 3. Matius 24:51, berjaga-jaga terhadap kemunafikan. Kemunafikan itu adalah ajaran sesat, kemunafikan itu adalah tabiat daging, tetapi kemunafikan juga terjadi dalam ibadah.
Dalam Matius 6 ada 3 bentuk ibadah, yaitu memberi sedekah, berdoa, dan berpuasa. Ketiganya ini diancam oleh kemunafikan. Ibadah yang disertai kemunafikan akan ditolak oleh Tuhan.
Malam ini kita melihat kemunafikan dalam puasa:
- Matius 6:16, berpuasa dengan muka muram = mengubah air mukanya supaya kelihatan berpuasa, atau supaya kelihatan suci.
- Yesaya 58:3-4, berpuasa tetapi tetap mempertahankan pertengkaran, kepahitan, dendam, dll.
- 1 Raja-raja 21:8-10, berpuasa tetapi tetap berdusta dan membenci tanpa alasan.
Matius 6:17, puasa yang benar ditandai dengan:
- Mencuci muka = hati disucikan oleh air firman pengajaran.
Di muka ini ada panca indra yang adalah gambaran hati.
- Meminyaki kepala = pikiran diurapi oleh Roh Kudus.
Jadi puasa yang benar adalah memberi kesempatan seluas-luasnya pada firman pengajaran dalam urapan Roh Kudus untuk menyucikan hati dan pikiran kita dari kekuatiran, baik akan kekuatiran hidup sehari-hari di dunia atau kekuatiran akan masa depan (Matius 6:31,34).
Amsal 12:25. Kekuatiran ini adalah salah satu bentuk cacat rohani, yang jika dipertahankan akan membuat gereja Tuhan tidak bisa sempurna. Kekuatiran akan membuat tubuh Kristus bungkuk rohani, artinya:
- Pandangannya hanya tertuju pada perkara jasmani, mengutamakan perkara jasmani sehingga tidak bisa mengutamakan perkara Sorga, tidak bisa mengutamakan ibadah pelayanan kepada Tuhan.
- Lukas 13:11,13, tidak bisa memuliakan Tuhan = tidak bisa dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan Injil Kemuliaan/ firman pengajaran = tidak bisa menyembah Tuhan, kering rohani.
- Dicap 666 (bungkuk 18 tahun), menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan pada saat kedatangan Yesus kedua kali.
Biar lewat doa puasa, kita bisa terlepas dari kekuatiran. Bukti terlepas dari kekuatiran:
- 1 Petrus 5:7, kita bisa menyerahkan segala kekuatiran kepada Tuhan, sehingga kita bisa tergembala, tekun dalam 3 macam ibadah pokok, taat dengar-dengaran apapun resikonya.
Maka tangan Gembala Agung akan sanggup memelihara secara jasmani di tengah dunia yang sulit bahkan mustahil. Tangan Gembala Agung juga akan memelihara secara rohani, kita berada dalam ketenangan dan kedamaian.
- Roma 6:13-14, menyerahkan diri sebagai senjata kebenaran = hidup dalam kebenaran, melayani sesuai dengan tahbisan yang benar.
Maka kita akan hidup dalam tangan kasih karunia Tuhan, sehingga kita terlepas dari dosa, terlepas dari maut.
- Mazmur 31:6, menyerahkan segenap hidup dalam tangan Gembala Agung, seperti bayi Musa hanya menyembah Tuhan.
Keluaran 2:6, bayi Musa adalah gambaran kehidupan yang tidak berdaya, tanpa harapan, tanpa masa depan, tidak ada yang memperhatikan, tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Saat-saat demikian adalah saat menangis, menyembah kepada Tuhan, menyerahkan segenap hidup kepada Tuhan.
Maka hasilnya tangan Gembala Agung yang penuh belas kasihan dan anugerah:
- Akan menolong kita dalam segala masalah.
- Akan memakai kita dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
- Akan mengangkat kita, secara jasmani mengangkat dari segala kemerosotan dan memberikan masa depan yang indah (Musa sampai menjadi anak raja), secara rohani mengangkat dari dosa-dosa sampai mengangkat ke awan-awan yang permai sampai ke Sorga.
Ulangan 34:5-6, Yudas 1:9.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|