gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 29 September 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Dadang

Markus 4: 20
4:20. Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang...

Ibadah Doa Malang, 26 April 2011 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 7:15
7:15. "Waspadalah terhadap nabi-nabi...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 26 Februari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15:20b-57 menunjuk pada 7 hal yang berkaitan dengan kematian Yesus

Ad.6. Sengsara salib mengenai...

Ibadah Doa Malang, 15 Februari 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Keluaran 5-11 bicara...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 28 -> Sikap gereja Tuhan dalam menanti kedatangan Tuhan ke 2x,...

Ibadah Natal Surabaya, 22 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yaitu langit goncang,...

Ibadah Doa Malang, 10 Februari 2009 (Selasa Sore)
Digabung dengan ibadah doa puasa session III

Matius 24:29-31, adalah keadaan pada waktu kedatangan...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 16 Agustus 2011 (Selasa Malam)
Harun dan anak-anaknya memegang jabatan imam bagi Tuhan, dan ada korban-korban yang harus dipersembahkan, yaitu:
Korban...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Desember 2009 (Sabtu Sore)
Markus 14 berdasarkan sistem tabernakel, menunjuk pada buli-buli emas berisi dengan manna.

Keluaran...

Ibadah Doa Malang, 30 November 2010 (Selasa Sore)
Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam II

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam...

Ibadah Raya Surabaya, 20 Desember 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7.
Kita harus selalu berjaga-jaga.
ay. 43-44= cara kita berjaga-jaga, dikaitkan...

Ibadah Natal Kaum Muda Malang, 10 Januari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 12:35-37.
Pertanyaan dari Yesus adalah mungkinkah Mesias itu adalah keturunannya Daud, tetapi juga...

Ibadah Raya Surabaya, 08 Mei 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15....

Ibadah Doa Surabaya, 09 Mei 2012 (Rabu Sore)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk kepada 7 percikan darah diatas tabut perjanjian, artinya sekarang yaitu sengsara yang dialami oleh...

Ibadah Doa Surabaya, 16 September 2009 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Budi Tampubolon Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 01 Desember 2010 (Rabu Sore)

Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam III
Tema di Jakarta "Wahyu 21: 5"
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

Tuhan mau menciptakan manusia baru yang sama mulia dengan Dia untuk ditempatkan di Yerusalem baru dan berbahagia bersama Tuhan untuk selamanya, tidak bisa diganggu lagi.

Prosesnya disebut dengan PEMBAHARUAN.

Dalam Wahyu 21, ada 4 macam pembaharuan yang Tuhan kerjakan untuk mengangkat manusia yang terpuruk menjadi sama mulia dengan Tuhan:
  1. langit dan bumi yang baru (Wahyu 21: 1),
  2. manusia baru/mempelai wanita (Wahyu 21: 2-3).
  3. suasana baru (Wahyu 21: 4-8),
  4. Yerusalem baru (Wahyu 21: 9-27),
Malam ini, kita masih membahas PEMBAHARUAN PERTAMA (langit dan bumi baru)
Wahyu 21: 1
21:1. Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

Kalau Tuhan sudah menjadikan langit dan bumi yang baru, artinya langit dan bumi yang lama tidak ada lagi/hancur. Sebab itu, kita HARUS/MUTLAK mengalami pembaharuan supaya bisa beralih dari langit bumi lama kepada langit dan bumi yang baru, sehingga kita tidak hancur binasa bersama dunia ini.

APA YANG HARUS DIBAHARUI?
1 Korintus 7: 29-32
7:29. Saudara-saudara, inilah yang kumaksudkan, yaitu: waktu telah singkat! Karena itu dalam waktu yang masih sisa ini orang-orang yang beristeri harus berlaku seolah-olah mereka tidak beristeri;
7:30. dan orang-orang yang menangis seolah-olah tidak menangis; dan orang-orang yang bergembira seolah-olah tidak bergembira; dan orang-orang yang membeli seolah-olah tidak memiliki apa yang mereka beli;
7:31. pendeknya orang-orang yang mempergunakan barang-barang duniawi seolah-olah sama sekali tidak mempergunakannya.
Sebab dunia seperti yang kita kenal sekarang akan berlalu.
7:32. Aku ingin,
supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.

Yang harus dibaharui adalah PERHATIAN kita (sudah dibahas dalam Ibadah Raya Surabaya, 28 November 2010).

Malam ini, yang harus dibaharui adalah HATI/PERASAAN (sudah dibahas juga pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 November 2010).

Hati/perasaan yang dibaharui adalah tidak boleh ada kekuatiran/ketakutan, yaitu:
  • tentang hidup sehari-hari,
  • tentang masa depan,
  • tentang kematian.
Amsal 12: 25
12:25. Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.

Kalau kita kuatir, secara rohani, kita cacat (bungkuk secara rohani), seperti perempuan yang bungkuk 18 tahun di rumah Tuhan.

Lukas 13: 10-11, 15
13:10. Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
13:11. Di situ ada seorang perempuan yang telah
delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.
13:15. Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman?
13:16. Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?"


Kalau kita bungkuk secara rohani, artinya:
  • kita tidak mengalami kepuasan dan tidak bisa memuaskan Tuhan, sehingga kering secara rohani.
  • dicap 666= tidak mengalami keubahan hidup, mempertahankan 18 tabiat daging.
    18 tahun= 666.

    2 Timotius 3: 1-5
    3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2. Manusia akan mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
    3:3. tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
    3:4. suka mengkhianat(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
    3:5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!


    ay. 2-4= 18 tabiat dosa yang dipertahankan, sehingga menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan.
Lukas 12: 22
12:22. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.

ay. 24, 27-28= supaya tidak kuatir, kita harus belajar/memperhatikan 3 hal:
  1. ay. 24= belajar pada burung diudara.
    12:24. Perhatikanlah burung-burung gagak yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mempunyai gudang atau lumbung, namun demikian diberi makan oleh Allah. Betapa jauhnya kamu melebihi burung-burung itu!

    Burung diudara tidak menabur dan tidak menuai, tetapi dipelihara oleh Bapa di Surga.

    Kita lebih dari burung, yaitu kita harus masuk dalam kegiatan menabur dan menuai secara rohani.
    Artinya: menabur dan menuai benih Firman pengajaran yang benar.

    Syaratnya:
    • benihnya harus benar (1 jenis benih)= 1 Firman pengajaran yang benar.
      Imamat 19: 19
      19:19. Kamu harus berpegang kepada ketetapan-Ku. Janganlah kawinkan dua jenis ternak dan janganlah taburi ladangmu dengan dua jenis benih, dan janganlah pakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan.

    • tanah hati harus tanah hati yang baik/lembut, bisa menerima Firman pengajaran sekeras apapun.

    Proses menabur dan menuai, dalam tabernakel, ditunjukan oleh meja roti sajian (http://www.gptkk.org/tabernakel_meja+roti+sajian.html)= ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.

    Lewat ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, kita mengalami pemeliharan dobel dari Tuhan:
    • makanan dan minuman sejati secara rohani untuk memuaskan kita,
    • makanan dan minuman secara jasmani juga diberikan oleh Tuhan.

  2. ay. 27= belajar pada bunga bakung.
    12:27. Perhatikanlah bunga bakung, yang tidak memintal dan tidak menenun, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.

    Salomo yang hebat, tidak punya pakaian seindah bunga bakung yang tidak memintal dan tidak menenun.

    Kita lebih dari bunga bakung, sebab kita bisa memintal dan menenun. Artinya masuk dalam peroses memintal dan menenun secara rohani, supaya bisa berpakaian indah.

    Proses ini, dalam Tabernakel terjadi di pelita emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_pelita+emas.html)= ketekunan dalam ibadah raya. Dan Roh Kudus akan memberikan karunia-karunia Roh Kudus dan jabatan pelayanan.

    Ini bagaikan jubah Yusuf yang maha indah.
    Sebelum kita memiliki jabatan dan karunia Roh Kudus, hidup kita belum indah!

  3. ay. 28= belajar pada rumput.
    12:28. Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya!

    Rumput yang kering di dandani oleh Tuhan.
    Kita lebih dari rumput yang kering, yaitu harus masuk dalam proses menghiasi/mendandani secara rohani.

    Proses ini terjadi pada mezbah dupa emas
    (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+dupa+emas.html)= ketekunan dalam ibadah doa penyembahan.

    Saat kita menyembah Tuhan, kita menerima kasih Allah yang mendandani/menghiasi kita dan mengubahkan hidup kita dari manusia fana (rumput kering) menjadi manusia mulia (manusia kekal).
Jadi, perhatian kita pada 3 hal ini menunjuk pada ruangan suci. Disinilah kita harus berada, supaya kita tidak ada kekuatiran, yaitu tekun dalam 3 macam ibadah (tergembala).

Imamat 21: 12
21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

Kita harus selalu berada di ruangan suci, supaya kita mengalami urapan Roh Kudus. Artinya: KITA DIKHUSUKAN OLEH TUHAN, sehingga kita bisa MENYERAHKAN SEGALA KEKUATIRAN DAN KETAKUTAN KEPADA TUHAN.

Lukas 12: 32
12:32. Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.

'kawanan kecil'= kawanan domba-domba.
Kalau tidak ada kekuatiran, kita bisa hidup dalam ketenangan dan kedamaian.

Diluar ruangan suci, tidak ada urapan Roh Kudus, sehingga hidupnya akan kering dan mati rohani.
Sebagai seorang imam, kita membutuhkan minyak urapan Roh Kudus.

Kegunaan minyak urapan Roh Kudus:
  • membuat kita menjadi kuat dan teguh hati.
    Efesus 3: 16
    3:16. Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,

    Kuat dan teguh hati, artinya:
    1. tidak ada kekuatiran dan ketakutan, hanya percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
    2. tidak meninggalkan pelayanan.
    3. mampu menanti kedatangan Tuhan kedua kali.

      Mazmur 27: 14
      27:14. Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

  • membuat kita hidup setia dan benar.
    Yesaya 11: 5
    11:5. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

    Setia dan benar tidak bisa dipisahkan.

    Lukas 17: 8
    17:8. Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

    Melayani Tuhan dengan setia dan benar, kita sedang memberi makan minum pada Tuhan untuk memuaskan Tuhan. Setelah itu, Tuhan juga akan memuaskan kita dan Tuhan memelihara hidup kita (urusan makan minum adalah urusan Tuhan).

    Yeremia 2: 32
    2:32. Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.

    Ikat pinggang juga berguna untuk merapikan dan menghiasi hidup kita. Artinya, Tuhan menata hidup kita dan memberi masa depan yang indah.

    Kalau tidak mau melayani, hidupnya akan sedih, kecewa dan putus asa, seperti babel yang dibinasakan dalam 1 jam.

    Kalau sudah melayani, kita juga harus hati-hati, jangan sampai meninggalkan pelayanan. Cepat atau lambat, akan menuju ke ladang babi, seperti si bungsu.

    Secara rohani, Tuhan juga menghiasi kita, artinya menyucikan dan mengubahkan kita sampai satu waktu jadi sama mulia dengan Tuhan. Kita terangkat di awan-awan, masuk dalam pesta nikah Anak Domba sampai masuk Yerusalem baru.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top