English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 17 April 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa...

Ibadah Raya Malang, 04 Mei 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:13-16 adalah 4 penampilan pribadi...

Ibadah Kunjungan di Toraja V, 18 Februari 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat yang Rajani.
1 Petrus 2:9
2:9 ...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Januari 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat sore, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Juli 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 21 April 2015 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 14:14-21
14:14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Juli 2012 (Senin Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami...

Ibadah Doa Malang, 17 Desember 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:4-8 tentang salam kepada ketujuh jemaat.

Wahyu 1:4-5
1:4 Dari...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Maret 2012 (Rabu Sore)
Matius 26: 69-75
PETRUS MENYANGKAL YESUS.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus yaitu
Matius 26: 69-70 Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea= menyangkal panggilan dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Juli 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Juli 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Raya Malang, 06 Desember 2009 (Minggu Pagi)
Markus 10:45, Yesus memberikan 2 teladan dalam pelayanan yang benar: Anak Manusia...

Ibadah Persekutuan Jakarta IV, 10 Oktober 2013 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Kaum Muda Remaja, 01 September 2012 (Sabtu Sore)
Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Lukas 2:8-20 adalah tentang gembala-gembala. Lukas 2:8

Ibadah Doa Surabaya, 28 November 2012 (Rabu Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.
Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian yaitu

Matius 28 : 1-10 ini...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 08 Maret 2017 (Rabu Sore)

Matius 14: 13
14:13. Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.

'Setelah Yesus mendengar berita itu' => setelah Yesus mendengar berita tentang Yohanes Pembaptis yang kepalanya sudah dipancung oleh Herodes (Matius 14: 1-12)--kekejaman Herodes.
Jadi, menghadapi kekejaman Herodes, Yesus menyingkir.

Kekejaman Herodes artinya ulah dari setan lewat pencobaan-pencobaan di segala bidang yang mustahil, dosa-dosa sampai puncaknya dosa, ajaran palsu, kebencian tanpa alasan, fitnah, sampai aniaya antikris selama tiga setengah tahun di bumi.
Apa yang dilakukan Yeesus? Menyingkir; tidak membalas kekejaman dengan kekejaman.

Menyingkir artinya tindakan mengasingkan diri atau menjauhkan diri dari setan dengan segala kekuatannya: pencobaan, dosa dan puncaknya dosa, ajaran palsu, kebencian, sampai aniaya antikris. Ini sama dengan tindakan untuk menarik belas kasih/anugerah TUHAN yang besar. Kita menghindar dari setannya dan menarik anugerah TUHAN yang besar.

Jadi, menghadapi ulah dan kekejaman setan sampai tampilnya antikris yang berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun, kita harus menyingkir seperti Yesus.

Praktik menyingkir:

  1. Matius 14: 13
    14:13. Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.

    Praktik menyingkir yang pertama: 'ke tempat yang sunyi'= doa penyembahan, seperti yang kita lakukan sekarang ini.


  2. Matius 14: 19
    14:19. Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.

    Praktik menyingkir yang kedua: 'duduk di rumput'= kita harus tergembala dengan benar dan baik.

    Inilah tindakan menyingkir. Setan tidak bisa menjamah kita. Kita harus tergembala dengan benar dan baik; selalu berada di dalam kandang penggembalaan--ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok. Itu adalah tempat paling aman di mana setan tidak bisa menjamah kita.


  3. Matius 14: 16
    14:16. Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."

    Praktik menyingkir yang ketiga: 'kamu harus memberi mereka makan'= ini merupakan pelayanan; kita harus menjadi imam-imam dan raja-raja, yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

    Ini tindakan menyingkir.
    Pelayanan pembangunan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah--layani nikah dengan baik; melayani nikah itu menyingkir dari setan--, penggembalaan--kita lebih jauh lagi menyingkir--, antar penggembalaan--lebih menyingkir lagi, bukan merugikan--, sampai nanti Israel dan kafir menjadi satu tubuh yang sempurna. Betul-betul kita disingkrikan ke padang gurun selama tiga setengah tahun, jauh dari mata antikris, dan kita nanti akan terangkat di awan-awan yang permai bersama dengan Dia.

Itulah tindakan/praktik menyingkir yaitu doa penyembahan, penggembalaan--selalu ada di kandang--dan pelayanan, terutama pelayanan pembangunan tubuh Kristus. Lebih kita dipakai, lebih jauh kita menyingkir dari setan, sampai tidak bisa dilihat oleh setan.

Kita bahas tentang doa penyembahan, seperti yang kita lakukan saat ini.
Yakobus 4: 8
4:8. Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

Doa penyembahan adalah tindakan utnuk mendekat kepada TUHAN, sehingga kita tidak terpisah dari TUHAN--seperti hubungan tubuh dengan kepala yang tidak bisa dipisahkan selama-lamanya.

Mendekat dengan TUHAN berarti menjauh dari setan. Ada dua tempat: mau dekat dengan TUHAN, berarti jauh dari setan; kalau tidak mau dekat dengan TUHAN--malas menyembah, bosan saat menyembah, mengantuk saat menyembah--, berarti dekat dengan setan dan antikris.

Syarat untuk menyembah TUHAN/mendekat pada TUHAN; tidak terpisah dari TUHAN: penyucian:

  1. Mulai dari penyucian hati--'sucikanlah hatimu'.
    Hati disucikan dari:


    1. keinginan jahat= keinginan akan uang yang membuat kikir dan serakah.
      Kalau hati diisi uang, ia tidak akan bisa mengasihi TUHAN dan tidak bisa menyembah TUHAN.


    2. Keinginan najis yang mengarah pada dosa makan minum dan kawin (merokok, mabuk, narkoba) mengawinkan (nikah yang salah, percabulan).
    3. Kepahitan hati= iri, benci, dendam.
    4. kebimbangan--'sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati'--= bimbang terhadap pribadi TUHAN--pengajaran yang benar--dan kuasa TUHAN--masih berharap yang lain dan lain-lain. Orang semacam ini tidak bisa menyembah TUHAN.
      Harus percaya/yakin dan berharap hanya kepada TUHAN!


  2. Penyucian tangan. Perbuatan-perbuatan dosa harus disucikan menjadi perbuatan yang benar, suci dan baik.
  3. Penyucian mulut (Mazmur 24). Mulut disucikan dari perkataan sia-sia: dusta, fitnah, gosip, hujat--ajaran benar dikatakan: salah dan sebaliknya; TUHAN jadi hantu, hantu jadi TUHAN--dan lain-lain. Tidak bisa menyembah.
    Harus disucikan sampai tidak salah dalam perkataan dan kita bisa menyembah TUHAN.

Inilah syaratnya yaitu penyucian.

Jadi, lewat doa penyembahan kita bisa menjauh atau mengasingkan diri dari setan; kita mendekat kepada TUHAN dan menyerah sepenuh pada TUHAN. Kita mengulurkan tangan kepada TUHAN; berserah dan berseru hanya kepada TUHAN. Dan TUHAN akan mendekat kepada kita--timbal balik--dan Ia mengulurkan tangan anugerah-Nya yang besar kepada kita.

TUHAN mendekat kepada kita artinya: Ia memperhatikan, mempedulikan, mengerti keadaan kita, bergumul untuk kita dan mengulurkan tangan anugerah-Nya yang besar kepada kita, sehingga kita berada dalam pelukan tangan anugerah-Nya yang besar.

Hasilnya:

  • Mazmur 62: 1-3
    62:1. Untuk pemimpin biduan. Menurut: Yedutun. Mazmur Daud.
    62:2.
    Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.
    62:3. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.

    Hasil pertama: kita mengalami ketenangan; damai sejahtera di tengah dunia yang sudah bergoncang. Di tengah badai lautan dunia, kita tetap tenang.

    Ketenangan sama dengan kebenaran; damai sama dengan kebenaran. Kalau benar, damai; kalau tidak benar, tidak damai.

    Jadi, kita mengalami kebenaran/keselamatan dari TUHAN. Artinya: dilindungi dari pencobaan, ancaman, dosa, cleaka marabahaya, ajaran palsu, antikris, bahkan hukuman TUHAN. Kita benar-benar selamat, tidak dihukum.

    Kalau damai sejahtera, semua menjadi enak dan ringan, seperti naik sayap burung nasar--menyingkir itu dengan sayap burung nasar. Kita berjalan di padang gurun dunia, tetapi seperti naik dua sayap burung nasar. Enak dan ringan, sampai nanti kita benar-benar disingkirkan ke padang gurun jauh dari mata ular selama tiga setengah tahun. Jangankan dijamah, dilihatpun tidak bisa. TUHAN tolong kita semua. Sementara dunia dilanda badai, gelombang dan kehancuran, kita tetap tenang. Kita selamat--hidup dalam kebenaran, tidak terpengaruh dunia--; kita mengalami keselamatan--dilindungi oleh TUHAN. Semua menjadi enak dan ringan, sampai disingkirkan di padang gurun selama tigak setengah tahun.


  • Matius 9: 20-21
    9:20. Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.
    9:21. Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya,
    aku akan sembuh."

    Hasil kedua: kita mengalami kuasa kesembuhan.

    Perempuan ini pendarahan dua belas tahun, sudah busuk, tidak baik semuanya, sudah hancur semuanya--gagal total.
    Kita mengalami kuasa kesembuhan dari penyakit dan kuasa pertolongan TUHAN sehingga semua menjadi berhasil dan indah.

    Mari kesempatan ini, di manapun kita berada, biar kita gunakan kesempatan utnuk mendekat pada TUHAN dan menjamah ujung jubah-Nya. Kita akan mengalami kuasa kesembuhan dari segala penyakit jasmani dan rohani, penyakit rumah tangga dan sebagainya, sampai semua menjadi berhasil dan indah pada waktunya. Semua yang hancur dan busuk jadi berhasil dan indah.


  • Matius 28: 9-10
    28:9. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
    28:10. Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."

    Inilah hasilnya kalau kita mendekat/menyembah kepada TUHAN: hidup bisa tenang, selamat, benar, dilindungi, hidup menjadi enak dan ringan, sampai disingkirkan ke padang gurun. Kemudian ada kuasa kesembuhan dari penyakit jasmani yang mustahil, penyakit ekonomi dan sebagainya, dan juga kuasa pertolongan TUHAN untuk membuat semua berhasil dan indah pada waktunya.

    Hasil ketiga: 'Jangan takut'= kuasa pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti TUHAN yaitu takut akan TUHAN--mujizat rohani yang terbesar.

    Bukan takut pada daging sampai melawan TUHAN, tetapi takut akan TUHAN.
    Takut akan TUHAN= membenci dosa dan taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

    Dan mujizat jasmani juga akan terjadi. Yang mustahil menjadi tidak mustahil; tidak ada menjadi ada.
    Dan jika Yesus datang yang kedua kali, mujizat terakhir yaitu kita diubahkan jadi sempurna seperti Dia. Kita tidak salah dalam perkataan, hanya menyeru: Haleluya di awan-awan yang permai, untuk menyambut kedatangan Yesus yang kedua kali. Kita bersama dengan Dia selamanya, tidak terpisah lagi dengan Dia untuk selamanya; sebaliknya terpisah selamanya dari setan--menyingkir selama-lamanya dari setan.

Mari, mendekat pada TUHAN! Langkah-langkah hiudp kita adalah langkah mujizat sampai kesempurnaan.
Kalau kita mendekat pada TUHAN, Dia juga mendekat pada kita. Dia memperhatikan dan mempedulikan kita. Serahkan semua kepada Dia! Jangan takut! Dia yang memeluk kita dan bergumul untuk kita sampai semua menjadi enak dan ringan, sembuh, tertolong, berhasil dan indah, bahkan sempurna seperti Dia.

Di manapun kita berada, gunakan waktu untuk menyembah TUHAN; mendekat pada Dia dan Dia akan mendekat--memperhatikan dan mempedulikan--kita semua.

Hari-hari ini kita memang menhgadapi ulah setan yang menghancurkan, menyengsarakan dan membinasakan--seperti Yohanes Pembaptis mengghadapi Herodes; seperti Yesus menghadapi Herodes. Biarlah kita menyingkir, serahkan hidup kepada Dia! Menyembah Dia, tergembala dengan baik dan melayani Dia hari-hari ini. Yakinlah, jangan bimbang!

TUHAN memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 Juli 2018
    (Ibadah Kunjungan dI Tentena, Poso)

  • September 2018
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top