English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 03 November 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 03 Januari 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat Laodikia,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 April 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 31 adalah keadaan ketiga pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu...

Ibadah Raya Malang, 19 Mei 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 .... Dan ketahuilah,...

Ibadah Doa Surabaya, 16 November 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 September 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 menunjuk 7 percikan darah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Februari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 adalah pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Ayat 29, badai maut...

Ibadah Doa Malang, 23 November 2010 (Selasa Sore)
Pembicara: Bpk. Anta

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 April 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas pasal 4 dan 5 dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Maret 2012 (Senin Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea= menyangkal panggilan dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 November 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 judul/ kata pengantar.

Wahyu 1:3
1:3 Berbahagialah...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 01 Juni 2010 (Selasa Pagi)
Keluaran 29:10-14 adalah tentang korban lembu jantan muda/korban pendamaian.

29:10...

Ibadah Doa Malang, 28 Oktober 2008 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Matius 5: 27-32
Perzinahan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 April 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1-13
= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan segera datang...

Ibadah Raya Surabaya, 04 November 2012 (Minggu Sore)
Disertai penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...


TRANSKRIP LENGKAP

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 24 Agustus 2014)
Tayang: 17 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 17 Agustus 2014)
Tayang: 05 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 11 Agustus 2014)
Tayang: 13 Oktober 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 10 Agustus 2014)
Tayang: 24 September 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 06 Agustus 2014)
Tayang: 20 September 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 30 Juli 2014)
Tayang: 31 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 28 Juli 2014)
Tayang: 27 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 27 Juli 2014)
Tayang: 18 Aguastus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 23 Juli 201420140723)
Tayang: 08 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 21 Juli 2014)
Tayang: 21 Juli 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 09 Agustus 2017 (Rabu Sore)

Dari siaran tunda ibadah doa di Tana Toraja

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah kita sekalian.

Yohanes 4: 23-24
4:23. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
4:24. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Doa penyembahan yang benar didorong oleh kebenaran dan roh.

Yohanes 17: 17
17:17. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Kebenaran adalah sesuatu yang menguduskan/menyucikan. Kebenaran adalah firman Allah.
Kalau digabung, kebenaran adalah firman yang menyucikan kita, itulah firman penyucian.
Roh menunjuk pada Roh Kudus.

Jadi, doa penyembahan yang benar didorong oleh firman penyucian dalam urapan Roh Kudus; firman pengajaran dalam urapan Roh Kudus atau firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

Firman penyucian dalam urapan Roh Kudus sanggup untuk menyucikan kehidupan kita mulai dari dalam hati yang merupakan sumber dari dosa/gudangnya dosa.
Menyucikan hati= menusuk hati.

Markus 7: 21-23
7:21. sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan(1), pencurian(2), pembunuhan(3),
7:22. perzinahan(4), keserakahan(5), kejahatan(6), kelicikan(7), hawa nafsu(8), iri hati(9), hujat(10), kesombongan(11), kebebalan(12).
7:23. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

Firman penyucian atau firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua sanggup menyucikan hati kita dari:

  1. Keinginan jahat: pikiran jahat, kejahatan, kelicikan, kesombongan, pencurian, keserakahan, pembunuhan, hawa nafsu, kebebalan--tidak bisa dinasihati--dan hujat--termasuk memfitnah.

  2. Keinginan najis: perzinahan dan percabulan.
  3. Kepahitan hati: iri hati, termasuk di dalamnya benci, dendam dan lain-lain.

Disucikan semua.
Kisah Rasul 2: 37
2:37. Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"

Kalau hati disucikan/hati ditusuk oleh pedang firman, hati kita bisa terharu.

Tetapi kita belajar ada dua sikap terhadap penyucian oleh pedang firman:

  1. Sikap yang salah yaitu keras hati.
    Contoh:


    1. Yudas Iskariot. Dia selalu mengelak dari penyucian oleh pedang firman hati-hati! Yudas Iskariot punya kedudukan secara rohani, jabatannya rasul, tetapi keras hati; selalu mengelak dari penyucian atau tusukan pedang firman, yaitu selalu berkata: Bukan aku. Yesus berkata: Siapa mencelupkan roti bersama Aku dalam pinggan, dialah itu, tetapi Yudas menjawab: Bukan aku.
      Selalu mengelak dari tusukan pedang firman; tidak mau mengaku.

      Akibatnya: perut hatinya tetap kotor, sehingga rohaninya kering; tdiak bisa menyembah Tuhan dan mengarah pada kehancuran dan kebinasaan selamanya.

      Yudas punya kedudukan rohani. Hati-hati kami gembala, ada pemain musik. Jangan keras hati!


    2. Raja Herodes. Punya kedudukan di dunia; kedudukan jasmani: sebagai raja, pedagang hebat, atau pengurus organisasi gereja. Hati-hati, banyak yang keras hati juga seperti Herodes.
      Dia menolak penyucian oleh pedang firman. Ketika nabi Yohanes Pembaptis menegor: Tidak halal engkau mengambil Herodias, isteri Filipus, saudaramu itu! Dia marah, dia memasukkan Yohanes ke penjara--marah pada firman, marah pada hamba Tuhan yang dipakai Tuhan, padahal Yohanes ini untuk menyucikan dan menyelamatkan dia, tetapi dia marah dalam pemberitaan firman pengajaran yang benar, yang menusuk dosanya. Bahkan dia memenggal kepala Yohanes Pembaptis.

      Akibatnya: tidak bisa menyembah--kepala dipenggal berarti tidak ada hubungan antara tubuh dan kepala--dan tidak lahir baru--Yohanes Pembaptis dipakai dalam soal kelahiran baru--; tetap manusia darah daging yang berdosa dan akan dibinasakan selamanya.


    Ini sikap yang negatif terhadap firman yang keras, yang lebih tajam dari pedang bermata dua.


  2. Sikap yang benar yaitu terharu. Ini hati yang lembut; hancur hati sehingga bisa mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni jangan berbuat dosa lagi--bertobat; mati terhadap dosa.
    Kisah Rasul 2: 37-38
    2:37. Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
    2:38. Jawab Petrus kepada mereka: "
    Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

    Setelah bertobat, kita bisa masuk baptisan air yang benar. Orang yang sudah mati terhadap dosa harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, sehingga keluar dari dalam air--bangkit dari dalam air--bersama Yesus untuk mendapatkan hidup baru, yaitu hidup dalam kebenaran.
    Baptisan air dan Roh Kudus menghasilkan hidup dalam kebenaran.

    Ini sikap yang benar yaitu hati terharu. Sungguh-sungguh hancur hati sampai hidup benar dan suci sehingga bisa menyembah Tuhan.

Biarlah pada sore malam hari ini, di manapun kita berada saat ini, kita satu hati semua, mari kita berdoa menyembah Tuhan dengan hancur hati; tusukan pedang kita terima.

Kita berdoa dengan hancur hati untuk menghadapi paling sedikit tiga hal:

  1. Menghadapi kejatuhan dalam dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin mengawinkan (percabulan dengan berbagai ragamnya dan nikah yang salah).
    Kita bergumul dengan hancur hati seperti yang dialami oleh raja Daud.

    Mazmur 51: 1-3, 18-19
    51:1. Untuk pemimpin biduan. Mazmur dari Daud,
    51:2. ketika nabi Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba.
    51:3. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!
    51:18. Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya.

    51:19. Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

    Raja Daud jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa dengan Batsyeba; dia berzinah dengan Batsyeba, tetapi dengan hancur hati ia mengaku dosa sehingga berharga di hadapan Tuhan.

    Tadinya, saat jatuh dalam dosa, raja Daud hina, tak berharga. Sehebat apapun manusia di dunia kalau berbuat dosa apalagi puncaknya dosa, ia sangat tidak berharga dan berarti di hadapan Tuhan. Tetapi raja Daud datang pada Tuhan, berdoa dengan hancur hati dan dengan pengakuan dosa, sehingga ia berharga di mata Tuhan.

    Hasilnya: darah Yesus mengampuni dosa-dosa sampai puncaknya dan jangan berbuat dosa lagi. Malam ini kita juga datang dengan hancur hati, dengan pengakuan dosa yang sungguh-sungguh sehingga darah Yesus menghapus dosa-dosa kita; mengampuni dosa-dosa kita. Kita tidak berbuat dosa lagi, tetapi hidup benar. Itu yang berharga di mata Tuhan; sudah dipulihkan dari kejatuhan, mari hidup benar. Buang dosanya! Jangan berbuat dosa lagi! Hidup dalam kebenaran, itu pemulihan dari Tuhan; sangat berharga di hadapan Tuhan.

    Demikian juga kalau suami, isteri, anak dipulihkan, akan terjadi pemulihan nikah dan buah nikah. Nikah yang tawar karena jatuh, nikah yang pahit karena jatuh dalam pertengkaran, bisa menjadi manis kembali.


  2. Menghadapi penyakit yang sudah mustahil.
    Yesaya 38: 1-5
    38:1. Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi."
    38:2. Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN.
    38:3. Ia berkata: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.
    38:4. Maka berfirmanlah TUHAN kepada Yesaya:
    38:5. "Pergilah dan katakanlah kepada Hizkia: Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu. Sesungguhnya Aku akan memperpanjang hidupmu lima belas tahun lagi,

    Raja Hizkia menghadapi penyakit yang sudah mustahil dan membawa pada kematian, tetapi ia datang dengan hancur hati pada Tuhan; mohon belas kasih Tuhan. Di sini Tuhan memperhatikan setiap tetesan air mata; setiap penyerahan hidup kepada Tuhan. Tuhan tidak melewatkan, Dia sangat memperhatikan setiap tetesan air mata karena penyerahan hidup kepada Tuhan.
    Dan di sini Hizkia disembuhkan oleh Tuhan, diberi panjang umur oleh Tuhan.

    Mari, malam ini mungkin ada penyakit tubuh, serahkan pada Tuhan. Mungkin penyakit ekonomi, studi yang sulit dan lain-lain, apa saja, serahkan pada Tuhan dengan hancur hati. Dia tidak melewatkan setiap tetesan air mata karena penyerahan hidup kepada Dia, dan Dia akan menjawab doa kita, sehingga semua bisa disembuhkan oleh Tuhan; ditolong oleh Tuhan.


  3. Menghadapi Lazarus yang busuk empat hari.
    Yohanes 11: 32
    11:32. Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."
    11:33. Ketika Yesus melihat
    Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
    11:34. "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!"
    11:35. Maka
    menangislah Yesus.

    Siapapun kita, mau punya kedudukan atau tidak, pandai/bodoh, miskin/kaya, hebat/tidak hebat, Tuhan tidak lihat itu semua; Dia juga tidak melihat masalahnya, tetapi Dia melihat tetesan air mata. Itu yang Tuhan lihat hari-hari ini.

    Maria menangis kepada Yesus, itu menunjuk pada tangisan iman--'Sekiranya Engkau di sini, saudaraku pasti tidak mati.'
    Sebaliknya, Yesus menangis melihat Maria, itu adalah tangisan belas kasih.
    Tangisan iman itu bagaikan mengulurkan tangan kepada Tuhan. Tangisan belas kasih itu Tuhan mengulurkan tangan kepada kita.

    Iman ditambah belas kasih akan terjadi mujizat. Lazarus yang mati empat hari dibangkitkan kembali.
    Artinya:


    1. Mujizat rohani= pembaharuan hidup; apa yang busuk dibaharui sampai kita  jujur. Itu saja.
      Jujur di hadapan Tuhan!

      Kalau dusta, itu bangkai; dusta adalah sumbernya bangkai. Kalau jujur, bangkai-bangkai dibangkitkan oleh Tuhan. Secara rohani, bangkai menunjuk pada dosa yang busuk. Bisa dibaharui oleh Tuhan kalau kita jujur. Malam ini, jujur saja di hadapan Tuhan!

      Jujur sama dengan rumah doa.


    2. Bukan hanya rohani, tetapi yang jasmani juga. Bangkai menunjuk pada masalah yang tidak mungkin selesai, tetapi tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Yang mustahil jadi tidak mustahil.

      Mari, jujur benar-benar. Sekali lagi, kalau dusta, akan jadi bangkai. Hancur semua baik rohani maupun jasmani; tidak berguna, tidak bisa apa-apa, busuk semua.

      Mari kita diubahkan jadi jujur, maka yang jasmani juga ditolong.


    3. Kita terus dalam langkah kejujuran dan langkah pertolongan/mujizat. Dan jika Yesus datang kedua kali, kita akan diubahkan jadi sempurna seperti Dia. Tidak salah lagi dalam perkataan, hanya sorak sorai:  Haleluya, untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai. Kita masuk kerajaan Seribu Tahun Damai--Firdaus--dan Yerusalem baru; kita menyembah Dia selama-lamanya.

Mari, di manapun kita berada, kita sama. Di mana ada firman diberitakan, ada pribadi Tuhan di situ dan kita dalam satu kesatuan, untuk bisa menyembah Dia.
Tuhan hanya lihat tetesan air mata kita. Tuhan lihat hati yang hancur. Serahkan semua pada Dia! Biarlah Dia yang bekerja di tengah-tengah kita sekalian.
Mungkin terlalu berat, kita tidak bisa mengeluarkan kata-kata, mari dengan bahasa tetesan air mata iman, bukan karena putus asa. Apapun yang sudah hancur dan jadi bangkai, Tuhan tolong semuanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Agustus 2017
    (Ibadah Kunjungan di Lumajang)

  • 06-07 September 2017
    (Ibadah Kumjungan di Semarang)

  • 19-21 September 2017
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • Oktober 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 10-12 Oktober 2017
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top