English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Juni 2011 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Mazmur 103: 8-10
103:8. TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
103:9. Tidak selalu Ia menuntut, dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 November 2013 (Kamis Sore)
Siaran tunda dari Ibadah Kunjungan di Ambon.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Kaum Muda Malang, 29 Agustus 2009 (Sabtu Sore)
Pembicara: Bapak Antanusa

MARKUS 13:14-17
Yang masuk...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Desember 2009 (Senin Sore)
Markus 10: 45
Efesus 4: 8

Yesus datang untuk memberi nyawaNya, dimana...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 November 2011 (Senin Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.
Kalau kita sebagai gereja Tuhan tidak mau bersaksi, kita akan menyangkal Tuhan.

Kita sudah mempelajari 2...

Ibadah Raya Surabaya, 25 September 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan daging.
Di Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan/pengikut-pengikut...

Ibadah Doa Malang, 13 Desember 2016 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Baptisan Air dan Penataran Imam-imam dan Calon Imam I

Salam sejahtera dalam kasih...

Ibadah Raya Surabaya, 30 Juni 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Maret 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Ayat 29, terjadi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Januari 2012 (Rabu Sore)
Ibadah Doa dialihkan pada hari Senin sebelumnya.
Dari siaran langsung Ibadah Persekutuan di Medan IV (25 Januari 2012 Sore)
Wahyu 19:...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Maret 2013 (Kamis Sore)
Siaran tunda Ibadah Kunjungan di Manokwari III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 April 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran...

Ibadah Doa Surabaya, 10 September 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam dan selamat mendengarkan Firman Tuhan, biarlah kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan,...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 11 Agustus 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 2:15-17,20
2:15 Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Maret 2014 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Sorong.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 24 Agustus 2014)
Tayang: 17 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 17 Agustus 2014)
Tayang: 05 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 11 Agustus 2014)
Tayang: 13 Oktober 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 10 Agustus 2014)
Tayang: 24 September 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 06 Agustus 2014)
Tayang: 20 September 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 30 Juli 2014)
Tayang: 31 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 15 Juni 2011 (Rabu Sore)

Matius 26: 20-25
26:20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu.
26:21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."
26:22 Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?"
26:23 Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
26:24 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
26:25 Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."

ay. 20-25= TENTANG YESUS MAKAN PERJAMUAN PASKAH BESAMA MURID-MURIDNYA. Makan perjamuan paskah artinya sekarang adalah makan firman pengajaran yang benar dan perjamuan suci.

Ibrani 5: 11-14
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Ada 2 macam makanan firman yaitu:
  1. Susu = firman penginjilan, yaitu firman yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali dan mati di kayu salib untuk menyelamatkan orang yang berdosa.
    Jadi firman penginjilan membawa orang-orang berdosa untuk percaya kepada Yesus dan diselamatkan.

    Tanda orang selamat mulai dengan:

    • Percaya (iman kepada Tuhan Yesus).
    • Bertobat = berhenti berbuat dosa kembali kepada Tuhan.
    • Lahir baru dari air dan roh = baptisan air dan Roh Kudus yang menghasilkan hidup baru yaitu hidup dalam kebenaran.

  2. Makanan keras = firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yaitu firman yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja di atas segala raja dan Mempelai Pria surga untuk menyucikan dan menyempurnakan kehidupan kita.
3 sikap terhadap firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua:
  1. Matius 14: 4-5, 10 (sikap negatif).
    14:4 Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!"
    14:5
    Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi.
    14:10
    Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara

    'Yohanes pernah menegornya'= penyampaian Firman pengajaran yang menegor Herodes.
    Sikap yang pertama adalah menolak firman pengajaran (menolak tegoran/nasehat).

    Misalnya: Herodes menolak firman pengajaran yang menyucikan/menegor tentang nikahnya yang salah. Masalah nikah ini sangat peka (tentang permulaan nikah sampai perjalanan nikah). Dan bila mendapatkan tegoran oleh firman pengajaran, bisa menolak (marah) seperti Herodes.

    Herodes yang menolak firman pengajaran bagaikan memenggal kepala Yohanes, artinya tidak mengalami kelahiran baru dan keubahan hidup, tetap menjadi manusia darah daging yang tidak mewarisi kerajaan surga dan akan dibinasakan.

    Tidak mengalami kelahiran baru, karena Yohanes Pembaptis ini dikaitkan dengan baptisan air yang menghasilkan hidup baru.

  2. Matius 26: 23, 25 (sikap negatif).
    26:23 Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
    26:25 Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "
    Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya

    Sikap yang kedua adalah mengelak dari firman pengajaran yang menunjukkan dosa-dosa tersembunyi.

    Yudas menuyimpan dosa tersembunyi yaitu keinginan akan uang. Sedangkan Herodes tadi memiliki kinginan daging yaitu mengingini istri saudaranya.

    Yudas mengelak dari firman pengajaran (selalu mengatakan 'Bukan aku, ya Rabi?'), artinya tidak pernah kena firman (tidak pernah tertusuk oleh pedang), sehingga dosanya tetap tersembunyi dan bertumpuk-tertumpuk dalam perut hatinya. Sampai satu waktu, perut hatinya pecah dan semua kotoran dosa yang tersembunyi, diketahui oleh orang banyak tetapi tidak ada pengampunan lagi.

    Lebih baik, setiap kita mendengar Firman, kita mohon supaya Firman menunjuk dosa kita, supaya kita bisa mengaku dan tidak berbuat dosa lagi, sampai satu waktu tidak ada dosa lagi.

  3. Matius 26: 21-22 (SIKAP POSITIF).
    26:21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku."
    26:22 Dan
    dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?"

    Sikap yang ke tiga adalah hati terharu (sedih). Artinya: mengalami pekerjaan firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua (mengalami tusukan pedang firman).
Proses mendengar Firman sampai hati terharu:
  • Mendengar firman dengan sungguh-sungguh dan dengan suatu kebutuhan, sehingga kita tidak akan pernah bosan kepada firman sekalipun diulang, melainkan kita menjadi bergairah saat mendengar firman.

  • Mengerti firman, firman ditulis di akal budi.
  • Percaya/yakin kepada firman pengajaran yang lebih tajam bermata dua dan firman menjadi iman di dalam hati.
    Iman= kebenaran. Kebenaran inilah yang menunjukan segala sesuatu yang salah dalam diri kita, sehingga kita bisa terharu, menyadari dan menyesali dosa-dosa.

    Roma 10: 10
    10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

    Bila hati sudah menyadari dan menyesali dosa-dosa. maka mulut terdorong untuk mengaku dosa dan kita dibenarkan (diampuni), sehingga kita diselamatkan oleh Tuhan.

  • Praktek firman yaitu taat dengar-dengaran kepada firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
Sikap kita dalam mendengar Firman pengajaran tergantung pada HATI NURANI.

Bila hati nurani cenderung jahat, PASTI mengelak dan menolak firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, sehingga kehidupan itu dibinasakan.
Bila hati nurani baik, PASTI bisa menerima firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, sehingga kita diselamatkan, disucikan sampai disempurnakan.

Hati nurani yang baik didapatkan dari baptisan air yang benar.
Jadi, BAPTISAN AIR INI MENENTUKAN KEHIDUPAN KITA.

1 Petrus 3: 20-21
3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

Kalau tidak mengalami baptisan air, hati nuraninya pasti cenderung jahat.

baptisan air yang benar yaitu manusia yang sudah bertobat (mati terhadap dosa), dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit dalam hidup yang baru (hati nurani yang baru).

Kita yang belum dibaptis. berdoa supaya bisa dibaptis. Kalau sudah dibaptis, coba kita periksa bagaimana sikap kita terhadap firman pengajaran. Bila masih menolak firman pengajaran, berarti hasil dari baptisannya tidak benar.

SAAT-SAAT MAKAN FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR ADALAH SAAT-SAAT YANG PALING MENENTUKAN NASIB KEHIDUPAN KITA, APAKAH SELAMAT ATAU BINASA SEPERTI YUDAS ISKARIOT.

Yudas dapat uang, tapi menolak firman akibatnya ia hancur. Tetapi sebaliknya, bila kita telanjang atau terpuruk, bila kita mendengar firman sampai taat, masih bisa diselamatkan oleh Tuhan.

Yohanes 21: 3-7
21:3 Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
21:4 Ketika hari mulai siang, Yesus berdiri di pantai; akan tetapi murid-murid itu tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus.
21:5 Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
21:6 Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.
21:7 Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

Disini, Petrus dalam keadaan:
  • Gagal total, artinya tidak punya apa dan tidak bisa berbuat apa-apa.
  • Telanjang, artinya jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa, terpuruk hidupnya, dan dipermalukan.
Tetapi yang menentukan adalah sikapnya terhadap Firman.
Saat itu, Yesus datang dengan Firman yang keras (ay. 5).

'Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?'= Firman yang menunjukan dosa-dosa dan kegagalan.

'Jawab mereka: "Tidak ada."'= sikap terhadap Firman, dimana murid-murid tidak marah, melainkan menjawab dengan jujur (hati terharu dan mulut mengaku= MENYUCIKAN HATI). Dan mereka diampuni serta dibenarkan oleh Tuhan.

'Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu'= Firman yang juga tajam untuk MENYUCIKAN PIKIRAN. Kalau pakai logika, Petrus tidak akan menurut, karena siang hari tidak mungkin menangkap ikan.
Tetapi, murid-murid taat (praktik Firman), sehingga terjadi mujizat secara jasmani dan rohani.

Kalau kita mau melakukan Firman, kita pasti mengalami mujizat.

Mujizat secara rohani= telanjang bisa berpakaian. Artinya: hidup dalam kebenaran dan kesucian. Juga bisa beribadah melayani Tuhan.

Mujizat secara jasmani= dari tidak ada ikan menjadi ikan. Artinya: dari gagal menjadi berhasil.

Dengan demikian, langkah-langkah hidup kita adalah LANGKAH-LANGKAH MUJIZAT bersama Tuhan.
Dan saat Tuhan datang kembali, kita diubahkan jadi sama dengan Dia. Kita berpakaian putih berkilau-kilauan untuk menyambut Dia. Inilah langkah kita yang terakhir.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 31 Oktober 2017 - 01 November 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 22-23 November 2017
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 24 Desember 2017
    (Ibadah Natal di Hotel Kartika Graha Malang)

  • 25 Desember 2017
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top