|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 07 Februari 2012 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.
Matius 26:57-68 tentang Ibadah Doa Surabaya, 01 September 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 14-30 ay. 14= Tuhan mempercayakan harta Surga kepada manusia berdosa= KEMURAHAN TUHAN. ay. 15= Tuhan... Ibadah Doa Malang, 19 Januari 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-47 Berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Yesus kedua kali yang tidak terduga waktunya, yakni... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 Januari 2010 (Senin Sore)
Matius 24: 45-51
= tentang berjaga-jaga yang dikaitkan dengan waktu kedatangan
Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu:... Ibadah Doa Surabaya, 29 Juli 2009 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Budiman Tampubolon
Matius 24: 32-33 Kedatangan Yesus kedua kali sudah dekat waktunya dan sudah diambang... Ibadah Raya Malang, 14 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
Bersamaan PENATARAN IMAM & CALON IMAM (I)
Matius... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Agustus 2010 (Sabtu Sore)
Judul: SAKSI dan KESAKSIAN
Markus 14:53-55 --> kehidupan yang bisa menjadi saksi adalah kehidupan yang mengikuti... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 November 2008 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang
Markus 2: 13-17 -> tentang suasana iman... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Mei 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:14-16 26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang... Ibadah Raya Malang, 25 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali: Matius 24:29,... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Februari 2010 (Kamis Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga. Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua kali... Ibadah Doa Surabaya, 22 Juni 2011 (Rabu Sore)
Pembicara:
Pdt. Dadang
Mazmur
103: 8-10
103:8
TUHAN
adalah penyayang dan pengasih,
panjang
sabar
dan berlimpah
kasih setia.
103:9
Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Maret 2010 (Senin Sore)
Matius 25
= terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah badam.
Ibadah Persekutuan di Ciawi II, 18 November 2009 (Rabu Pagi)
Tema: Wahyu 21:5 "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"
Pada mulanya Tuhan sudah menciptakan manusia yang sama... Ibadah Persekutuan Ciawi I, 19 April 2012 (Kamis Sore)
Tema: "Aku menciptakan segala sesuatu baru" (Wahyu 21:5)
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 19 November 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap gereja Tuhan untuk menanti kedatangan Yesus kedua
kali, yaitu seperti burung nazar yang mengerumuni bangkai.
Ayub 39: 30-33
= 3 keistimewaan dari burung nazar:
- ay. 31= punya sarang di bukit batu.
- ay. 32= punya pandangan yang jauh.
- ay. 33= 'ada yang tewas'= bangkai (terjemahan lama)= mengerumuni bangkai.
AD. 1. BERSARANG DI ATAS BUKIT BATU YANG SULIT DIDATANGI
= maksudnya sulit didatangi oleh musuh-musuh. Ini menunjuk doa penyembahan.
Ini sikap gereja Tuhan dalam menanti kedatangan Tuhan, yaitu masuk dalam doa
penyembahan. Dan anak Tuhan harus meningkat dalam kerohanian seperti naik gunung,
sampai pada puncak kerohanian, itulah menyembah pada Tuhan.
'burung nazar membuat sarang'= suatu kebutuhan. Artinya, doa penyembahan, hari-hari
ini harus sudah menjadi kebutuhan anak-anak Tuhan. Kalau tidak menyembah,
akan kering rohani dan mati rohani.
Doa penyembahan ini juga harus sudah merupakan suatu kegemaran, jangan
terpaksa. Kalau terpaksa dalam penyembahan, akan mengarah pada penyembahan antikris.
Syarat penyembahan yang benar:
- Mazmur 43: 3-4 -> 'kesetiaanMu'= kebenaranMu (dalam terjemahan lama).
ay. 4='kegembiraan'= kegemaran (dalam terjemahan lama)
Jadi syarat pertama adalah didorong oleh kebenaran dan Roh = Firman
pengajaran dalam urapan Roh Kudus (Yohanes 17: 17).
Lukas 9: 28
= jelas bahwa penyembahan didorong oleh pengajaran. Setelah Yesus selesai
mengajar, baru ada penyembahan, sehingga kita tahu kemana arah penyembahan
kita.
Firman itu bagaikan 2 tangan Tuhan yang menuntun kita untuk naik gunung yang
tinggi.
- Mazmur 24: 3-4 -> kesucian. Firman dalam urapan Roh Kudus
itu seperti pedang bermata dua yang mampu menyucikan hati, perbuatan dan perkataan
kita, sehingga kita layak menyembah Tuhan dalam kesucian.
Kalau syarat sudah dipenuhi, maka kita akan menerima hasil (menyembah Tuhan
itu seperti membakar dupa, dimana asapnya naik ke atas untuk Tuhan, tapi abunya
turun ke bawah untuk kita):
- Mazmur 24: 5 = menerima hujan berkat untuk memelihara
kita yang hidup didunia yang bagaikan padang gurun yang kering. Kalau
kita dekat gunung penyembahan, kita makin banyak menerima hujan berkat
(Yehezkiel 34: 26).
Disebut hujan berkat, sebab ini adalah suatu siklus yang tidak bisa diputus,
tidak bisa dihentikan oleh apapun. Ada air menguap, baru ada hujan dan
seterusnya. Kalau siklus ini terputus, manusia akan mati.
Hujan berkat= berkat berkelimpahan, sehingga bisa menjadi berkat bagi
orang lain. Ukurannya adalah kita bisa mengucap syukur atas berkat yang
kita terima.
Penyembahan, itu mampu menarik hujan berkat dari Tuhan.
- Ayub 39: 31 = sulit didatangi musuh = tangan Tuhan melindungi
kita dari musuh-musuh, yaitu setan tritunggal.
Kalau tidak mau menyembah, disitulah kita bertemu dengan setan.
Kalau banyak menyembah Tuhan, maka:
- dosa-dosa akan sulit untuk masuk (mengalahkan setan).
- dusta dan kepalsuan sulit untuk masuk (mengalahkan nabi palsu).
- mamon tidak bisa menguasai kita (mengalahkan antikris).
Setan tritunggal ini juga sumber masalah, pencobaan, malapetaka, bencana,
dan sebagainya. Dan Tuhan melindungi kita dari itu semua.
- Mazmur 103: 5 = kita mengalami pembaharuan orang muda
(terjemahan lama). Dan ini mampu membuat kita menjadi awet muda, seperti
burung nazar yang berganti bulu. Artinya, penyembahan ini, kita mengalami
pembaharuan orang muda yaitu bisa rendah hati dan taat (1 Petrus 5:
5), seperti Yesus merendahkan diri, taat sampai mati di kayu salib.
Jangan jadi orang muda yang sombong.
Kalau rendah hati dan taat, kita mengalami uluran tangan Tuhan yang kuat
(1 Petrus 5: 6, Mazmur 118: 15-16) untuk memberi kita kemenangan
atas segala sesuatu pada waktunya dan meninggikan kita pada waktunya,
memuliakan kita dibumi ini sampai kemuliaan kekal.
Tangan Tuhan ini juga memberikan keindahan pada waktunya, sampai nanti
waktu Tuhan datang kembali, kita menjadi mempelai wanita Tuhan, itulah
puncak keindahan hidup kita (Pengkhotbah 3: 11).
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|