|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 07 Juni 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 26:14-16
Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 Februari 2010 (Selasa Pagi)
Permulaan umur hidup rohani kita adalah saat kita terlepas dari dosa. Kalau tidak mau terlepas... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 September 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 16-30=
sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
SIKAP
KITA TERHADAP TALENTA Sikap
ini ada yang positif (diwakili hamba... Ibadah Paskah Medan VI, 30 April 2009 (Kamis Sore)
Wahyu 22: 20-21 'Ya, Aku datang segera'= kesiapan Tuhan untuk datang kedua kali dalam... Ibadah Doa Malang, 01 Mei 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.
Tiga kali Petrus menyangkal Yesus: Ayat... Ibadah Kaum Muda Malang, 16 Januari 2010 (Sabtu Sore)
Pembicara: Bapak Antanusa
Markus 14:1-2 Tanda dari ibadah taurat (ibadah dari imam-imam kepala... Ibadah Kaum Muda Malang, 28 Februari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13 dalam Tabernakel terkena pada dua loh batu (isi Tabut Perjanjian). Dua loh batu... Ibadah Persekutuan di Ciawi V, 19 November 2009 (Kamis Siang)
Tema: Wahyu 21:5 "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"
Tuhan berusaha dengan menciptakan manusia baru yang sama... Ibadah Raya Surabaya, 22 Maret 2009 (Minggu Sore)
Matius 24:29-31 Kita masih membahas ayat 31, yaitu terdengar sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja... Ibadah Raya Malang, 28 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:24-25 26:24 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 November 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:31-32 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Raya Malang, 20 November 2011 (Minggu Pagi)
Yohanes 10:10b 10:10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam... Ibadah Raya Surabaya, 13 Mei 2012 (Minggu Sore)
Matius
27: =
dalam Tabernakel, terkena pada 7
kali percikan darah di
atas
tabut perjanjian/tutup pendamaian=
sengsara yang dialami oleh Yesus sampai... Ibadah Raya Malang, 30 November 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24: 29-31 adalah keadaan pada masa kedatangan Yesus yang kedua
kali, yaitu... Ibadah Doa Malam Session II Malang, 13 Juli 2011 (Rabu Dini Hari)
Keluaran 25:37 25:37 Haruslah kaubuat pada kandil itu tujuh lampu dan lampu-lampu...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 20 Februari 2012 (Senin Sore)
Ibadah
Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu Pembicara: Pdm. Gideon
Matius 26: 69-75
PETRUS
MENYANGKAL YESUS.
Tiga
kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
- Petrus
menyangkal Yesus sebagai orang Galilea=menyangkal panggilan dan
pilihan Tuhan.
- Petrus
menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret.
- Petrus
menyangkal Yesus sampai mengutuk dan bersumpah.
Malam
ini kita masih pelajari bagian yang ke dua.
Matius
26 : 71-72
26:71
Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan
berkata kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang
ini bersama-sama dengan Yesus,
orang
Nazaret itu."
26:72
Dan ia
menyangkalnya pula dengan bersumpah:
"Aku
tidak kenal orang itu."
Lukas
1 : 26
=
Nazaret
adalah
tempat Yesus dikandung di dalam kandungan Maria.
Lukas
2 : 51-52
2:51
Lalu Ia
pulang bersama-sama mereka ke Nazaret;
dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua
perkara itu di dalam hatinya.
2:52
Dan Yesus
makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya,
dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.
=
Nazaret
adalah
tempat Yesus tumbuh menjadi dewasa.
Jadi
Nazaret artinya adalah
Yohanes
1 : 14=
Pribadi
Yesus sebagai firman pengajaran yang benar.
Jadi
Nazaret adalah
tempat firman menjadi daging di dalam kehidupan kita atau tempat kita
bertumbuh menjadi dewasa rohani= meningkat dari selamat (bayi dalam
kandungan) menjadi kehidupan yang sempurna (bertumbuh menjadi
dewasa).
Di
dalam Tabernakel:
- Selamat
menunjuk HALAMAN.
- Sempurna
menunjuk RUANGAN
MAHA SUCI.
- Untuk
menjadi sempurna kita harus berada di RUANGAN
SUCI,
terdapat 3 macam alat yang menunjuk ketekunan di dalam 3 macam
ibadah pokok.
Jadi
tempat kita bertumbuh menajdi dewasa rohani ada di dalam SISTEM
PENGGEMBALAAN.
Petrus
menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret=
MENYANGKAL
PENGGEMBALAAN/menolak
sistem penggembalaan.
Matius
10 : 33
10:33
Tetapi barangsiapa
menyangkal Aku di depan manusia,
Aku
juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."
Bila
menyangkal sistem penggembalaan, akibatnya kita
disangkal oleh Tuhan.
Matius
7 : 21-23
7:21.
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk
ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak
Bapa-Ku yang di sorga.
7:22
Pada
hari terakhir
banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami
bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan
mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23
Pada waktu itulah Aku
akan berterus terang kepada mereka dan berkata:
Aku
tidak pernah mengenal kamu!
Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Ini
menjadi awasan bagi kita!
sebab pada hari terakhir ini banyak orang yang merasa melayani Tuhan
tetapi sebenarnya tidak melayani Tuhan.
Di
sangkal oleh Tuhan= DITOLAK
olehTuhan Yesus pada saat kedatanganNya yang kedua kali, sehingga
tidak bisa masuk kota Yerusalem baru, Bila ditolak di Yerusalem baru,
maka akan menuju kebinasaan kekal selama-lamanya di neraka.
Petrus
yang sudah hebat (mengalami mujizat-mujizat) masih bisa menyangkal
Tuhan, apalagi kita? untuk
itu ini menjadi awasan bagi kita agar kita sungguh-sungguh mengikut
dan melayani Tuhan.
Yohanes
10 : 13
10:11
Akulah
gembala yang baik.
Gembala
yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;
Cara
Tuhan menolong kehidupan yang menolak penggembalaan seperti Petrus
yaitu Yesus
harus tampil sebagai Gembala yang baik yang rela menyerahkan nyawa
bagi domba-dombaNya.
Mungkin
kita tidak menyangkal Yesus dengan perkataan tetapi sering kali kita
menyangkal dengan perbuatan.
Keadaan
kehidupan yang menolak sistem penggembalaan (tidak tergembala) yaitu:
- Matius
18 : 12
18:12
"Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor
domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah
ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan
dan pergi mencari yang sesat itu?
Keadaan
yang pertama yaitu seperti
domba yang tersesat di padang gurun dunia ini.
Mengapa
domba bisa tersesat?
- Karena
tidak mantap/tidak
teguh/bimbang
di dalam
sistem penggembalaan.
Cepat
atau lambat bila kehidupan itu tidak mantap dalam sistem
penggembalaan, pasti akan tersesat, hilang dan akan meninggalkan
penggembalaan. Di dalam penggembalaan banyak yang kita hadapi,
termasuk pengalaman kematian. Tetapi kita harus berdoa supaya kita
mantap di dalam penggembalaan.
- Karena
mendengar suara asing.
Suara
asing itu adalah:
- Suara
yang bertentangan dengan firman penggembalaan (tidak sesuai dengan
firman penggembalaan).
Suara asing lebih cepat menyesatkan
jika datangnya dari sesama baik dari istri, suami, anak, orang
tua, saudara, ataupun dari orang yang tidak kita kenal.
- Suara
asing juga termasuk gosip-gosip, menjelekkan Gembala, guru-guru
dsb.
Kalau
kita sudah memberi kesempatan untuk mendengar suara asing, cepat
atau lambat kita tidak percaya lagi kepada suara Gembala
(firman
penggembalaan).
- Karena
tidak mau taat dengar-dengaran kepada firman penggembalaan,
bila firman mengatakan A, kita melakukan B.
Kalau
keinginan daging kita cocokkan dengan firman, pasti membuat kita
tidak taat.
Bila
domba tersesat, akibatnya:
- Letih
lesu dan berbeban berat.
- Terlantar=tidak
ada yang memperhatikan.
Matius
9 : 36 9:36
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan
kepada mereka, karena
mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak
bergembala.
Bila
kita merasakan tidak ada yang memperhatikan, merasa hidup sendiri,
ini berarti kita masih menolak penggembalaan.
- Tidak
memiliki masa depan (tidak tahu arah tujuan hidupnya).
Bila
kita tergembala dengan sungguh-sungguh, taat pada satu suara
Gembala, tidak memberi kesempatan untuk mendengar suara asing, maka
Yesus sebagai Gembala yang baik akan memberikan masa depan yang baik
dan indah sampai kepada keindahan yang kekal menuju penggembalaan
terakhir di Yerusalem Baru.
Tuhan sudah memberikan nyawaNya
kepada kita, maka masa depan yang indah juga akan diberikan Tuhan
kepada kita bila kita mantap di dalam penggembalaan.
Hanya
lewat sistem penggembalaan kita bisa mendapat jaminan kepastian
untuk hidup sekarang, masa depan, dan sampai masa yang akan
datang.
Setan
tahu bahwa lewat sistem penggembalaan kita bisa diperbaharui bahkan
diberikan masa depan yang indah, karena itu setan mau menggoyahkan
kita di dalam sistem penggembalaan.
Kejadian
37 : 2a 37:2
Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf,
tatkala
berumur tujuh belas tahun--jadi
masih muda--biasa
menggembalakan kambing domba,
bersama-sama dengan saudara-saudaranya,
Contoh
kehidupan yang berada dalam sistem penggembalaan:
Yusuf biasa menggembalakan kambing domba artinya sekarang yaitu
tergembala sungguh-sungguh. Sekalipun nantinya Yusuf di penjara,
Tuhan akan menjadikan masa depan Yusuf indah sampai diangkat menjadi
kepercayaan raja.
- Matius
12 : 9-11
12:9
Setelah pergi dari sana, Yesus masuk ke rumah ibadat mereka. 12:10
Di situ ada
seorang yang mati sebelah tangannya.
Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada
hari Sabat?" Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan
Dia. 12:11 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Jika
seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu
terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat,
tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya?
Keadaan
yang kedua adalah seperti
domba yang jatuh kedalam lubang,
artinya:
- Jatuh
di dalam dosa,
bahkan
hidup di dalam dosa sampai puncaknya dosa.
Puncaknya
dosa yaitu dosa makan minum (merokok), kawin mengawinkan sampai
nikah yang salah.
Mungkin
dari luar seperti orang suci,
tetapi di dalam hatinya banyak dosa yang disimpan.
- Wahyu
9 : 2
9:2
Maka dibukanyalah
pintu lobang jurang maut itu,
lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan
matahari
dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
Hidup
dalam kegelapan,
tidak ada terang matahari (matahari menjadi gelap karena ditutupi
asap yang keluar dari tanur)= hidup
tanpa kasih Allah. Matahari
adalah gambaran kasih Allah.
Wahyu
9 : 5 9:5
Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan
hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya,
dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat
manusia.
Bila
tidak ada kasih Allah, yang ada adalah benci, iri hati, pahit hati
dan menyiksa sesama lewat perkataan yang membuat hati orang menjadi
sakit (suami menyakitkan hati istri dan sebaliknya, anak
menyakitkan hati orang tua).
UNTUK
ITU KITA PAKAI MULUT INI UNTUK MEMBANGUN
(bukan menyiksa).
Bila kita menyakiti hati sesama, kita
harus saling mengaku dan mengampuni.
Matius
12 : 10a 12:10
Di situ ada seorang
yang mati sebelah tangannya
Akibat
keadaan orang yang jatuh ke dalam lubang yaitu mati
sebelah tangannya.
Lukas
6 : 6 6:6
Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu
mengajar. Di
situ ada seorang yang mati tangan kanannya.
Pada
Lukas 6 :
6
dijelaskan mati pada sebelah tangan
kanannya. Artinya:
- Aktivitasnya
tidak bisa sempurna, beribadah melayani tetapi tidak bisa memuaskan
Tuhan/menyenangkan hati Tuhan.
- Tidak
bisa setia beribadah melayani Tuhan (selalu ada alasan untuk tidak
beribadah melayani).
- Tidak
pernah mengulurkan kedua tangan kepada Tuhan= tidak bisa
menyerahkan hidup kepada Tuhan= TIDAK
BISA MENYEMBAH TUHAN,
sehingga rohaninya kering, bahkan sampai mati rohani dan menuju
kebinasaan selamanya.
Malam
hari ini adalah ibadah doa penyembahan. Mari kita periksa pribadi
kita sendiri (jangan periksa orang lain). Bila
ada kering rohani/tidak bisa menyembah, maka ada gejala tangan kanan
mati.
BILA
ROHANINYA MATI, CEPAT ATAU LAMBAT JASMANINYA JUGA AKAN MATI.
Cara
Tuhan menolong kehidupan yang kering rohani/mati
rohaninya
(mati sebelah tangan kanannya)
yaitu:
- Matius
12 : 13a
12:13
Lalu kata Yesus kepada orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!"
Dan ia
mengulurkannya,
Kita
harus memiliki iman yang teguh,
percaya
dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
Seringkali
firman datang tidak sesuai dengan pikiran kita,
contohnya : Tuhan bilang kepada orang yang tangannya mati “ulurkan
tanganmu”,
padahal orang ini mati tangan kanannya.
Jadi
kita harus memiliki iman yang teguh, percaya sepenuh kepada Tuhan.
- Matius
12 : 13b
Dan
ia mengulurkannya,
maka pulihlah tangannya itu, dan menjadi sehat seperti tangannya
yang lain.
Taat
dengar-dengaran apapun resikonya. Orang
yang tangannya mati mengulurkan tangannya kepada Tuhan. Ini
membuktikan dia taat dengar-dengaran kepada firman Tuhan apapun
resikonya, mungkin resikonya tangannya bisa patah dsb.
Hasilnya
bila kita percaya mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan dan taat
dengar-dengaran yaitu:
- Tangan
belas kasih Tuhan diulurkan kepada kita untuk memulihkan
keadaan kita.
- Tangan
belas kasih Tuhan diulurkan untuk menyucikan
segala dosa-dosa kita
sehingga kita tidak ada dosa lagi sampai tidak ada cacat cela.
- Tangan
belas kasih Tuhan diulurkan untuk mengangkat
kita sampai diawan-awan yang permai,
bertemu dengan Tuhan, bahagia bersama Tuhan, masuk Kerajaan 1000
tahun damai sampai masuk Yerusalem baru.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|