|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN | ||
|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Surabaya, 27 November 2011 (Minggu Sore) Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 20 Januari 2009 (Selasa Tengah Malam) Ibadah Doa Malam Session II Malang, 11 Oktober 2011 (Rabu Dini Hari) Ibadah Raya Malang, 13 Juni 2010 (Minggu Pagi) Ibadah Raya Surabaya, 22 Januari 2012 (Minggu Sore) Ibadah Persekutuan di Ambon I, 24 Agustus 2010 (Selasa Sore) Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 13 Maret 2010 (Sabtu Sore) Ibadah Doa Surabaya, 27 Mei 2009 (Rabu Sore) Ibadah Doa Malam Session II Malang, 08 Maret 2011 (Rabu Dini Hari) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Februari 2010 (Senin Sore) Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Desember 2011 (Kamis Sore) Ibadah Raya Surabaya, 01 Agustus 2010 (Minggu Sore) Ibadah Raya Malang, 08 Maret 2009 (Minggu Pagi) Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Mei 2010 (Kamis Sore) Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 Agustus 2010 (Sabtu Sore) TRANSKRIP LENGKAP Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008) Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008) Doa (Selasa, 12 Februari 2008) Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008) Doa (Selasa, 05 Februari 2008) Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008) Doa (Selasa, 29 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008) Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008) Doa (Selasa, 15 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008) Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008) Doa (Selasa, 08 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007) Doa (Rabu, 26 Desember 2007) Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007) Lain (Kamis Sore, 17 November 2011) Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011) Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak] Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org Ibadah Doa Surabaya, 22 Juni 2011 (Rabu Sore) Pembicara: Pdt. Dadang Mazmur 103: 8-10 103:8 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. 103:9 Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. 103:10 Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, TUHAN ADALAH PANJANG SABAR DAN MURAH HATI. 2 Petrus 3: 9 3:9. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. Maksud dari panjang sabar kemurahan Tuhan adalah Tuhan menghendaki supaya jangan ada yang binasa melainkan semua orang berbalik dan bertobat sehingga terbebas dari hukuman. Amos 3: 7 3:7 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Bukti Tuhan berikan panjang sabar bagi kita yaitu Tuhan selalu menyatakan keputusanNya kepada hamba-hambaNya yaitu kepada para nabi terlebih dahulu sebelum Tuhan berbuat sesuatu (menghukum) kepada manusia berdosa. Nabi itu menunjuk nubuat. Artinya adalah panjang sabar Tuhan sekarang adalah lewat Firman nubuat (Firman yang dibukakan rahasianya untuk menyatakan kesalahan, menegor dan menasihati kita). Jadi, kalau firman menegor kita artinya panjang sabar kemurahan Tuhan masih berlaku atas kehidupan kita. Ibrani 12: 5-8 12:5 Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan, dan janganlah putus asa apabila engkau diperingatkan-Nya; 12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak." 12:7 Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya? 12:8 Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang. Kita tidak boleh marah, putus asa, bersungut-sungut bila kita ditegor oleh firman melainkan kita harus bersyukur, sebab kalau kita ditegor oleh firman, berarti kita dikasihi oleh Tuhan. Roma 2: 4-5 2:4 Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan? 2:5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan. Panjang sabar kemurahan Tuhan itu ada batas waktunya. Bila kita tidak menghargainya atau menolaknya, maka panjang sabar Tuhan akan habis, sehingga yang datang adalah hukuman dan kebinasaan selama-lamanaya. Wahyu 3: 19-20 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! 3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Jemaat Laodikia yang merupakan gambaran jemaat Tuhan di akhir jaman yang suam-suam kuku sehingga perlu ditegor oleh Tuhan. Saat firman menegor dan menyatakan kesalahan kita= Tuhan sedang mengetuk pintu hati kita. Mengetuk pintu hati itu di ulang-ulang bagaikan firman pengajaran yang diulang-ulang terus. Kidung Agung 5: 2-3 5:2. Aku tidur, tetapi hatiku bangun. Dengarlah, kekasihku mengetuk. "Bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku, karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!" 5:3 "Bajuku telah kutanggalkan, apakah aku akan mengenakannya lagi? Kakiku telah kubasuh, apakah aku akan mengotorkannya pula?" SIKAP NEGATIF saat Tuhan mengetuk pintu hati kita, yaitu menggunakan kebenaran sendiri. Contohnya: merasa sudah meninggalkan hidup yang lama, merasa perbuatannya sudah bersih, melupakan dosa-dosa yang lama tanpa diakui. Jadi apapun dosa kita, bila belum diakui dan dibereskan, berarti dosa itu masih tercatat dan kita belum diampuni. Kidung agung 5: 5-7 5:5 Aku bangun untuk membuka pintu bagi kekasihku, tanganku bertetesan mur; bertetesan cairan mur jari-jariku pada pegangan kancing pintu. 5:6 Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya. 5:7 Aku ditemui peronda-peronda kota, dipukulinya aku, dilukainya, selendangku dirampas oleh penjaga-penjaga tembok. Akibatnya:
Praktiknya:
3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Kalau sikap kita benar, hasilnya: ada persekutuan antara kita dengan Tuhan ('makan bersama'). Artinya:
5:3 Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. 5:5 Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." 5:6 Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. Bila kita tidak bersama Tuhan, maka kita mengandalkan kekuatan dan kepandaian sendiri, sehingga kita tidak menangkap apa-apa (tidak bisa apa-apa). Begitu bersama dengan Tuhan (begitu Yesus masuk dalam perahu nikah kita), maka terjadi mujizat dari tidak ada ikan menjadi ada ikan. Kalau kita bersama Tuhan dan Tuhan bersama kita, maka Tuhanlah yang bertanggung jawab atas hidup kita. Markus 4: 37, 39 4:37. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. 4:39. Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. = kalau bersama Tuhan, Tuhan memberikan ketenangan dan kedamaian di dalam kehidupan kita, sekalipun perahu kehidupan kita banyak menghadapi gelombang badai. Yang membuat hidup kita bisa tenang dan damai adalah kalau ada Yesus bersama kita dan kita bersama Yesus. Tuhan memberkati. kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |