|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Malang, 28 Maret 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada tongkat Harun... Ibadah KKR Palangkaraya II, 25 Februari 2009 (Rabu Pagi)
Ibrani 13:1 "Peliharalah kasih persaudaraan"
Mengapa harus mengasihi saudara? Sebab mengasihi saudara = mengasihi Tuhan.Tidak... Ibadah Kaum Muda Remaja, 12 Februari 2011 (Sabtu Sore)
bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah
Markus 15 secara keseluruhan berbicara mengenai sengsara Yesus untuk menyelamatkan, memberkati,... Ibadah Kaum Muda Malang, 17 Januari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 12:38-40, Tabut Perjanjian terdiri dari tutup dan peti. Tutupnya dari emas menunjuk... Ibadah Ciawi III, 03 Desember 2008 (Rabu Sore)
Wahyu 21: 5
Tuhan menciptakan manusia baru yang sama mulia dengan Dia untuk... Ibadah Kaum Muda Remaja, 21 Januari 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:24-25 1:24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 April 2012 (Senin Sore)
Matius
27: =
dalam Tabernakel, terkena pada 7
kali percikan darah di
atas
tabut perjanjian/tutup pendamaian=
sengsara yang dialami oleh Yesus sampai... Ibadah Doa Surabaya, 14 Januari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29BINTANG BERJATUHAN = Roh Kudus tidak bekerja lagi. Roma 8: 26 = pekerjaan Roh Kudus yaitu... Ibadah Doa Surabaya, 02 Februari 2011 (Rabu Sore)
Matius
26=
terkena pada buli-buli emas berisi manna. Manusia adalah buli-buli
tanah liat yang gampang pecah. Tetapi jika diisi... Ibadah Doa Malang, 17 Januari 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:47-56 tentang YESUS DITANGKAP.
Di Getsemani, Yesus mengalami sengsara daging tanpa... Ibadah Doa Malang, 04 November 2008 (Selasa Sore)
Matius 24: 26-31 -> Nubuat tentang kedatangan Yesus ke2x.
Ayat 28 -> Sikap untuk... Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:57-68 tentang SAKSI DAN KESAKSIAN.
Ada dua... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 Desember 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:33-37 Nubuat ke-7: tentang berjaga-jaga. Perumpamaan orang yang pergi jauh menunjuk kepada... Ibadah Raya Surabaya, 08 Mei 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 14-16 26:14.
Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama
Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. 26:15.... Ibadah Raya Surabaya, 26 Juli 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
Zaman Allah...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 23 Februari 2011 (Rabu Sore)
Pembicara:
Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius
7:7-11 7:7. "Mintalah, maka akan diberikan
kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka
pintu akan dibukakan bagimu. 7:8. Karena setiap orang yang
meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap
orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 7:9. Adakah seorang
dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta
roti, 7:10. atau memberi ular, jika ia
meminta ikan? 7:11. Jadi jika kamu yang jahat
tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu
yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang
meminta kepada-Nya."
"Mintalah, maka akan
diberikan kepadamu" Tuhan menawarkan pada kita
agar kita meminta tiga hal kepadaNya:
- Roti (ayat 9)= Firman
Allah sebagai makanan yang dapat menyucikan dan menyempurnakan
kita, sekaligus dapat memuaskan kita sehingga kita tidak perlu
mencari kepuasan di dunia.
- Ikan (ayat 10)= Roh
Kudus sebagai penolong dan penghibur dalam hidup kita. Roh Kudus
juga menuntun kita dalam segala kebenaran sampai kita mencapai hidup
yang disempurnakan.
- Telur.
Lukas 11:11-12 11:11. Bapa
manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan
memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? 11:12. Atau, jika
ia minta telur, akan memberikan kepadanya
kalajengking?
Telur ini, artinya adalah kasih Allah
yang kekal, karena telur itu bulat. Dan kasih inilah yang
bisa menyatukan dan menyempurnakan hidup kita.
Syarat untuk meminta kepada Tuhan:
- meminta dengan iman, jangan bimbang.
Yakobus
1:5-6 1:5. Tetapi apabila di antara kamu ada yang
kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang
memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak
membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya. 1:6.
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan
bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang
laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
- meminta sesuai kehendak Tuhan, dan tidak memaksakan
kehendak kita kepada Tuhan.
Yohanes 15:7 15:7.
Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam
kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki,
dan kamu akan menerimanya.
- meminta sesuai kebutuhan kita, terutama untuk
kebutuhan rohani, yaitu Firman, Roh Kudus, dan kasih Allah untuk
mengisi hidup kita, supaya kita tidak mengalami kekeringan dalam
hidup ini.
Malam ini, kita
meminta Roh Kudus, supaya kita bisa menyembah Tuhan. Cara
untuk menerima Roh Kudus:
- Kejadian
1: 2
1:2.
Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera
raya, dan Roh
Allah melayang-layang di atas permukaan air.
Cara
pertama: merendahkan
diri sampai pada titik 0
(permukaan air merupakan titik 0), seperti air yang selalu mencari
tempat yang rendah.
- Kisah
Rasul 1: 4-5
1:4.
Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia
melarang mereka meninggalkan Yerusalem,
dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa,
yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku. 1:5.
Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu
akan dibaptis dengan Roh Kudus."
Cara
kedua: tidak meninggalkan Yerusalem= tidak
ada dosa. 'Yerusalem'=
kota damai. Damai ini ada kalau tidak ada dosa.
- Kisah
Rasul 1: 12-14
1:12.
Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut
Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari
Yerusalem. 1:13. Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke
ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan
Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan
Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin
Yakobus. 1:14. Mereka
semua bertekun
dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan
serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.
Cara
ketiga: tidak
meninggalkan ketekunan,
terutama ketekunan dalam sistem penggembalaan.
Imamat
21: 12 21:12.
Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya
kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak
urapan Allahnya,
yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada
di atas kepalanya;
Akulah TUHAN.
Dengan
tekun dalam penggembalaan, kita bisa menerima Roh Kudus yang mampu
memecahkan segala masalah-masalah dalam hidup kita.
Kalau
kita sudah meminta, tapi belum mendapat, maka CARILAH
PENYEBABNYA.
Penyebabnya
antara lain:
- Yakobus
4:1-2
4:1.
Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu?
Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam
tubuhmu? 4:2. Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak
memperolehnya, lalu kamu membunuh;
kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu
bertengkar dan kamu berkelahi.
Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.
Penyebab
pertama: kebencian
atau iri hati yang
menyebabkan perselisihan atau pertengkaran.
Kalau
ada kepahitan/empedu, Roh Kudus tidak bisa masuk, karena Roh Kudus
ini digambarkan sebagai burung merpati yang tidak memiliki empedu
- Yakobus 4: 3
4:3.
Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena
kamu salah
berdoa, sebab
yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa
nafsumu.
Penyebab
kedua: karena ada dusta (tidak benar)
- Keluaran 20:25
20:25. Tetapi jika engkau membuat
bagi-Ku mezbah dari batu, maka jangan engkau mendirikannya dari batu
pahat, sebab apabila engkau mengerjakannya dengan
beliung, maka engkau melanggar kekudusannya.
Penyebab
ketiga: kekerasan hati
(batu pahat) yang
membuat kita berdoa dengan cara dibuat-buat, tidak menurut cara yang
diberikan oleh Roh Kudus
- Keluaran 20:26
20:26. Juga jangan engkau naik
tangga ke atas ke mezbah-Ku, supaya auratmu jangan
kelihatan di atasnya."
Penyebab
keempat: kesombongan atau
kebanggaan (naik
tangga= meninggikan diri).
Kalau kita sudah
menemukan penyebabnya, maka "ketoklah,
maka pintu akan dibukakan bagimu."
Keluaran 20:24 20:24.
Kaubuatlah bagi-Ku mezbah dari tanah dan persembahkanlah di atasnya
korban bakaranmu dan korban keselamatanmu, kambing dombamu dan lembu
sapimu. Pada setiap tempat yang Kutentukan menjadi tempat peringatan
bagi nama-Ku, Aku akan datang kepadamu dan memberkati engkau.
Cara
mengetuk pintu:
- merendahkan diri
serendah-rendahnya sampai bisa mengaku dosa
kita dengan hati hancur seperti yang telah dilakukan Raja
Daud.
Mazmur
51:13, 19 51:13.
Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil
roh-Mu yang kudus dari padaku! 51:19.
Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa
yang hancur;
hati yang patah
dan remuk
tidak akan
Kaupandang hina, ya Allah.
- merendahkan diri sampai bisa menyembah Tuhan dengan hancur
hati seperti yang telah dilakukan Raja Hizkia.
2
Raja-raja 20:2-3 20:2. Lalu Hizkia memalingkan mukanya ke
arah dinding dan ia berdoa kepada TUHAN: 20:3.
"Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di
hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah
melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah
Hizkia dengan sangat.
Dengan
menyembah Tuhan seperti ini, kita bisa kontak dengan Tuhan dan
menerima apa yang kita butuhkan. Jangan
sampai kita terus merasa kering dalam penyembahan.
- merendahkan diri serendah
tanah, sampai merasa
hidup ini hanya tanah liat yang tidak berdaya dan tidak punya
kekuatan apa-apa.
Contohnya adalah Elia yang
bersungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan dan Tuhan mencurahkan hujan
seperti diminta oleh Elia.
Yakobus
5: 5: 17-18 17.
Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah
bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan
hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. 5:18.
Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan
dan bumipun mengeluarkan buahnya.
Elia
manusia biasa, tetapi IMANNYA
TIDAK PERNAH LEMAH. Manusia
biasa disini, artinya:
- manusia yang punya
kelemahan, tetapi
imannya tidak pernah lemah.
Roma
4: 19 4:19.
Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia
mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah
kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.
- manusia yang biasa
menghadapi pencobaan,
tetapi tidak berbuat dosa dalam pencobaan.
1
Korintus 10: 13 10:13.
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan
biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan
karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui
kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu
jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
- manusia yang harus
bersungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan
untuk menerima hujan
Firman, hujan Roh Kudus dan hujan kasih Allah yang luar biasa.
Kalau kita mau merendahkan diri seperti diatas, hasilnya, Tuhan akan mencurahkan hujan lebat kepada kita.
Yesaya
44:3 44:3. Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah
yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang
kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas
keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak
cucumu.
Hujan lebat=
hujan berkat, baik secara jasmani, maupun secara rohani. Secara
jasmani= kita hidup dari
iman. Secara rohani=
kita mendapatkan berkat Roh Kudus untuk melindungi kita, sehingga
kita tidak mudah kecewa, tetapi kita tetap bisa menikmati hujan
kemurahan Tuhan.
Roma
5:5 5:5. Dan
pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah
telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh
Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.
Sampai
berkat kesempurnaan
juga Tuhan berikan kepada kita. Kita diubahkan jadi sama mulia dengan
Dia.
Wahyu 3:
21 3:21.
Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di
atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk
bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|