gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 22 Agustus 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:14-15
25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau...

Ibadah Doa Malang, 29 Juni 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:2-4
25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.

Ibadah Pembukaan Lempinel Angkatan XXXII, 16 Oktober 2009 (Jumat Sore)
Tema fellowship kali ini adalah tentang PANGGILAN DAN PILIHAN TUHAN.

Ibadah Raya Surabaya, 18 Desember 2011 (Minggu Sore)
Penyerahan Anak
Markus 10: 13-16
10:13. Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
10:14. Ketika...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Februari 2010 (Senin Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu: ay. 45-47= dikaitkan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Agustus 2011 (Senin Sore)
Disertai dengan Penataran Imam-Imam II
Matius 26: 27-28
26:27. Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang

Kisah Rasul 14:22, untuk bisa masuk Kerajaan Sorga kita harus mengalami...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Februari 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 12
26:12. Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.

ay. 6-13= PERSIAPAN KEMATIAN ANAK DOMBA...

Ibadah Raya Surabaya, 22 April 2012 (Minggu Sore)
Matius 27:
= terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di...

Ibadah Raya Malang, 08 Mei 2011 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK.
Yeremia 17:7-8
17:7 Diberkatilah orang yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 Juni 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:40-42
14:40 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Januari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-30 "Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke2x" Terjadi kegoncangan dan...

Ibadah Doa Malang, 11 Januari 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Keluaran 4: Seorang hamba Tuhan/pelayan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 April 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga...

Ibadah Raya Malang, 20 November 2011 (Minggu Pagi)
Yohanes 10:10b
10:10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 23 Maret 2011 (Rabu Sore)

Pembicara: Pdt. Dadang

Matius 5 : 8

5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Hati suci bisa melihat Tuhan = bisa menyembah Tuhan. Tetapi secara kenyataan, hati manusia banyak dipenuhi dosa-dosa.

Matius 15 : 19
15:19. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat(1), pembunuhan(2), perzinahan(3), percabulan(4), pencurian(5), sumpah palsu(6) dan hujat(7).

Ada 7 dosa dalam hati yaitu
  1. Pikiran jahat termasuk prasangka buruk terhadap sesama dan rencana-renacana jahat terhadap sesama.
  2. Pembunuhan dimulai dari kebencian-kebencian, bila ada kebencian kepada sesama yang tidak terselesaikan maka akan tertimbun dalam hati sehingga menjadi pahit hati kemudian meningkat menjadi dendam/amarah sampai pada akhirnya meningkat menjadi pembunuhan.
  3. Perzinahan di dalam hati yaitu keinginan-keinginan najis, baik lewat pandangan, pendengaran.
  4. Percabulan-percabulan.
  5. Pencurian milik Tuhan dan sesama.
  6. Sumpah palsu, suka bersumpah demi apapun.
  7. Hujat adalah dosa menghina kebenaran, seperti mulutnya antikris menghujat Allah dan tempat kediamanNya.
Angka 7 menunjuk pelita emas dan bila ada 7 dosa berarti sempurna di dalam dosa sehingga pelitanya padam = hidup didalam kegelapan (hatinya menjadi gelap), sehingga tidak bisa melihat Tuhan dan tidak bisa menyembah Tuhan.

Tanda hati manusia menjadi gelap (sempurna dalam dosa) adalah:
  1. Sering terjadi benturan dengan sesama.

    2 Korintus 12 : 20
    12:20 Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan.

    Benturan-benturan dengan sesama dimulai karena adanya perselisihan, iri hati dsb.

    1 Korintus 1 : 10-11
    1:10. Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
    1:11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloe tentang kamu,
    bahwa ada perselisihan di antara kamu.

    Bila ada prasangka-prasangka buruk, iri hati, perselisihan, gosip-gosip, maka akan mengakibatkan perpecahan dan TIDAK MENJADI SATU KESATUAN.

    Contohnya: bila ada perselisihan-perselisihan dalam rumah tangga, akibatnya bisa menimbulkan perpecahan bahkan sampai terjadi perceraian.

  2. Gampang tersandung dan gampang menjadi sandungan. Wujudnya yaitu gampang kecewa.

    Ibrani 4 : 12-13
    4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
    4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan
    mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Oleh sebab itu, supaya bisa melihat Tuhan hati harus disucikan dengan firman pengajaran yang benar yaitu firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

Proses mengalami penyucian adalah:
  1. Mendengar firman dengan sungguh-sungguh dan dengan suatu kebutuhan.
  2. Sampai bisa mengerti firman.
  3. Kemudian bisa percaya/yakin akan firman.
  4. Praktek firman.
1 Petrus 1 : 22
1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

KALAU KITA DI SUCIKAN MAKA KITA BISA MELIHAT TUHAN/MENYEMBAH TUHAN.

Tingkatan bisa melihat Tuhan:
  1. Bisa melihat diri sendiri = koreksi diri dan jika ditemukan dosa, harus mengaku dosa dan bertobat (berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan).
  2. Melihat sesama yang dalam kekurangan dan membutuhkan.

    Matius 25 : 34-38, 40
    25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
    25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
    25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
    25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
    25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
    25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu,
    sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

    ay. 40= bisa melihat sesama yang membutuhkan.
Kalau kita bisa melihat diri sendiri dan sesama yang membutuhkan maka kita bisa melihat Tuhan.

Praktek-praktek bisa melihat Tuhan adalah:
  1. 2 Tawarikh 20 : 12
    20:12 Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu."

    Praktek pertama adalah percaya dan berhadap hanya kepada Tuhan (mengandalkan Tuhan didalam segala sesuatu) yang artinya kita mengaku tidak berdaya dan tidak bisa berbuat apa-apa apalagi menghadapi laskar yang besar (sesuatu yang mustahil).

    Bila percaya dan berharap kepada Tuhan, kita sedang mengulurkan tangan kepada Tuhan.

    Hasilnya: Tuhan akan turun tangan untuk:
    • 2 Tawarikh 20 : 17
      20:17 Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu."

      Hasil pertama: memberikan kemenangan atas segala masalah-masalah/musuh-musuh yang kita hadapi.

    • 2 Tawarikh 20 : 24
      20:24 Ketika orang Yehuda tiba di tempat peninjauan di padang gurun, mereka menengok ke tempat laskar itu. Tampaklah semua telah menjadi bangkai berhantaran di tanah, tidak ada yang terluput.

      Hasil kedua: Tuhan turun tangan untuk menghapus kemustahilan, sehingga laskar besar menjadi bangkai dan sebaliknya, apa yang sudah menjadi bangkai, Tuhan sanggup menjadikan hidup lagi (seperti Lazarus yang mati 4 hari bisa dibangkitkan lagi).

  2. Mazmur 16 : 8
    16:8. Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

    Praktek yang ke dua adalah tidak goyah= kuat dan teguh hati.

    Contohnya:
    • Seperti Yosua saat menghadapi sungai Yordan dan tembok Yerikho. Sungai Yordan dan tembok Yerikho merupakan gambaran masalah-masalah, rintangan-rintangan, pencobaan, dan kesulitan-kesulitan.

      Tetapi Yosua tetap melihat dan mengikuti tabut perjanjian= tetap berpegang pada satu pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran kepada firman pengajaran yang benar apapun resikonya. Hasilnya, Yosua mengalami kemenangan-kemenangan sampai masuk ke kanaan.

    • Saat Yosua menghadapi Akhan (dosa mencuri milik Tuhan) dan menghadapi akal orang Gibeon (kelicikan, kepalsuan= pengajaran sesat).

      Kuat teguh hatinya Yosua adalah tegas untuk menolak ajaran palsu dan tetap berpegang terhadap pengajaran yang benar.

  3. Bisa menyembah Tuhan.
    Yohanes 9 : 24-25, 35-38
    9:24 Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya: "Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa."
    9:25 Jawabnya: "Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu,
    yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat."
    9:35. Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: "Percayakah engkau kepada Anak Manusia?"
    9:36 Jawabnya: "Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya."
    9:37 Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!"
    9:38 Katanya: "
    Aku percaya, Tuhan!" Lalu ia sujud menyembah-Nya.

    Bisa menyembah Tuhan seperti orang yang buta yang sudah disembuhkan Tuhan.

    Saat-saat dalam pengalaman kematian, itulah SAAT YANG TEPAT bagi kita untuk menyembah Tuhan. Contohnya seperti orang buta yang justru dikucilkan (tidak salah tetapi dipersalahkan, difitnah, dll).

    Bilangan 6 : 25-26
    6:25 TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
    6:26 TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan
    memberi engkau damai sejahtera.

    Kalau kita menyembah Tuhan, hasilnya:
    • mendapat kasih karunia Tuhan untuk menolong kita tepat pada waktunya,
    • mendapatkan damai sejahtera Tuhan, sampai kita tidak terpisah dari Tuhan untuk selama-lamanya.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top