|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29-31 ->'KEADAAAN PADA MASA KEDATANGAN YESUS KE 2X'
Terjadi kegoncangan -... Ibadah Kaum Muda Malang, 21 Maret 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13 menunjuk tentang penghukuman Tuhan (khotbah akhir jaman) yang akan dimulai dari... Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang III, 28 Juli 2011 (Kamis Sore)
Tema:
"Mempelai
datang, songsonglah Dia" Matius
25: 6 25:6.
Waktu tengah malam terdengarlah suara
orang berseru: Mempelai
datang! Songsonglah dia!
=
satu-satunya berita yang dibutuhkan... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Saat kedatangan Yesus kedua kali, gereja Tuhan akan mengalami sengsara, penderitaan, ketidakadilan, bahkan menghadapi penangkapan,... Ibadah Doa Malang, 14 Juli 2009 (Selasa Sore)
Matius 24: 32-35 = NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman... Ibadah Paskah Medan III, 29 April 2009 (Rabu Pagi)
Wahyu 22: 20 'Ya Aku datang segera' =kesiapan kedatangan Tuhan kedua kali dalam kemuliaan... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Oktober 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:19-23, menunjuk pada situasi dan kondisi pada masa antikris, yaitu: Terjadi... Ibadah Raya Surabaya, 14 Agustus 2011 (Minggu Sore)
Disertai
dengan Penataran Imam-Imam I Matius
26: 27-28 26:27.
Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya
kepada mereka dan... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 16 November 2010 (Selasa Malam)
Keluaran 1: 22 1:22. Lalu Firaun memberi perintah kepada
seluruh rakyatnya: "Lemparkanlah segala anak laki-laki
yang lahir bagi... Ibadah Raya Malang, 25 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali: Matius 24:29,... Ibadah Raya Surabaya, 11 Maret 2012 (Minggu Sore)
Matius
26: 69-75 =
PETRUS
MENYANGKAL TUHAN.
=
3
kali Petrus menyangkal Yesus:
ay.
69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea=
menyangkal panggilan dan pilihan... Ibadah Doa Surabaya, 18 Januari 2012 (Rabu Sore)
Matius
26: 69-75
INI
TENTANG PETRUS MENYANGKAL YESUS.
Tiga
kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
Matius
26: 69-70= Petrus
menyangkal Yesus sebagai orang Galilea.
Matius
26:... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Desember 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29 -> Keadaan pada masa kedatangan Tuhan ke 2x.
Yaitu terjadi kegoncangan dan kegelapan.... Ibadah Raya Surabaya, 25 April 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan
Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Raya Surabaya, 11 September 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 30-32, 34 26:30.
Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan
murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun. 26:31. Maka berkatalah Yesus
kepada...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Paskah Malang, 24 April 2011 (Minggu Pagi)
Matius
26:6-13
menunjuk pada PERSIAPAN
PASKAH.
Matius
26:7, 12 26:7
datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli
pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke
atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan. 26:12 Sebab dengan
mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan
untuk penguburan-Ku.
Persiapan
Paskah = persiapan kematian/penyembelihan Yesus di atas kayu salib
sebagai Anak Domba Allah (Anak Domba Paskah) = persiapan penguburan
Yesus.
Kalau
Yesus dikuburkan, ini merupakan suatu bukti bahwa Yesus benar-benar
mati.
Pengertian bagi kita sekarang: Perempuan yang
mencurahkan minyak kepada Yesus sebagai persiapan penguburan =
kehidupan yang mengalami
pengalaman kematian bersama Yesus (sengsara daging tanpa dosa).
Di
mana Yesus dikuburkan? Matius
27:59-60 27:59
Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang
putih bersih, 27:60 lalu membaringkannya di
dalam kuburnya yang baru,
yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah
batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.
Yesus
dikuburkan di kubur yang baru. Mengapa
bukan di kubur yang lama?
II
Raja-raja 13:20-21 13:20.
Sesudah itu matilah Elisa, lalu ia dikuburkan. Adapun gerombolan Moab
sering memasuki negeri itu pada pergantian tahun. 13:21 Pada
suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat
gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur
Elisa, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang
Elisa, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri.
Jika
Yesus dikuburkan di kubur yang lama, maka keadaannya akan sama dengan
mayat yang kena kepada tulang-tulang Elisa. Artinya Yesus bangkit
karena hal yang lain.
Yesus dikuburkan di kubur baru. Artinya
Yesus
bangkit semata-mata karena kuasa Allah (kuasa Roh Kudus),
bukan kekuatan lainnya. Kebangkitan
Yesus dibuktikan dengan kubur yang kosong.
Kita
mengikuti Yesus dalam pengalaman kematian (penguburan), sampai
kebangkitan.
Roma
6:5 6:5
Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan
kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan
kebangkitan-Nya.
Jika
kita menjadi satu dalam pengalaman kematian bersama Yesus, maka suatu
waktu kita juga akan mengalami pengalaman kebangkitan bersama Yesus
(= melihat kubur kosong).
Jangan takut! Pengalaman
kematian hanya 3 hari, sedangkan kebangkitan adalah untuk
selama-lamanya.
Permulaan
kita mengikut pengalaman kematian dan kebangkitan bersama Yesus
adalah dalam BAPTISAN
AIR yang BENAR.
Di
zaman Nuh, ada banyak bahtera, namun hanya bahtera Nuh yang
selamat. Artinya: Hanya ada 1 macam baptisan air yang benar, yakni
baptisan air yang sesuai dengan Firman.
Roma
6:4 6:4
Dengan demikian kita telah dikuburkan
bersama-sama dengan Dia
oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah
dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian
juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
Baptisan
air yang benar: Baptisan
yang sesuai dengan Firman Allah, seperti Yesus dibaptis, yakni kita
dikuburkan dalam air bersama Yesus untuk bangkit dalam hidup baru
(hidup dalam kebenaran).
Kelahiran
oleh ibu jasmani hanya menghasilkan jenis kehidupan darah-daging
(jasmaniah) yang akan binasa. Baptisan
air = kelahiran baru, menghasilkan jenis kehidupan Surgawi, yakni
hidup dalam kebenaran.
Demikian
pula dalam hal penguburan sesama yang meninggal dunia, kita juga
meneladan Yesus, yakni dikuburkan.
Ada
3 pribadi yang berkaitan dengan kubur kosong (mengalami kuasa
kebangkitan dari Tuhan):
- Yohanes
20:1-2
20:1.
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih
gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia
melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.
20:2 Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang
lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan
telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia
diletakkan."
Maria
Magdalena;
mewakili perempuan (kaum ibu), yakni:
- Kehidupan
yang najis
(dirasuk 7 roh najis).
Lukas
8:2 8:2
dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari
roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut
Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
- Kehidupan
yang lemah,
banyak air mata dan penderitaan.
Tetapi,
dalam Yohanes
20:1,
Maria
Magdalena melihat batu pintu kubur telah terguling. Artinya: Batu
= kekerasan hati, perempuan seringkali banyak menyimpan kebusukan
(seperti kuburan), kepahitan, dendam, sehingga banyak air mata dalam
hidupnya.
Waspada! Wanita adalah kaum yang lemah, namun
seringkali keras hati.
Menghadapi apa saja, jangan keras
hati/saling keras!
Kuasa
kebangkitan mampu
menghancurkan
kekerasan hati,
sehingga kita bisa memiliki HATI
YANG LEMBUT
untuk bisa
menerima pekerjaan Firman Pengajaran benar yang lebih tajam dari
pedang bermata dua manapun.
Ukuran
kelembutan hati adalah bisa menerima pekerjaan pedang
Firman.
Hasilnya:
- Kita
mengalami penyucian
dari dosa-dosa sampai puncak dosa
(dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan).
- Masalah-masalah
diselesaikan.
Dosa
adalah beban terberat manusia yang membebani di dunia sampai di
akherat. Kalau dosa disucikan/diselesaikan, masalah-masalah
pasti juga selesai.
Terima pekerjaan pedang Firman,
sekalipun sakit bagi daging.
- Kita
bisa mengulurkan tangan/menyembah kepada Tuhan = percaya dan
mempercayakan diri sepenuh, hanya kepada Tuhan.
Matius
28:1, 9 28:1.
Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari
pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain,
menengok kubur itu. 28:9 Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka
dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan
memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
Wanita
juga menunjuk pada gereja Tuhan. Kita boleh punya harta, ijazah,
dsb., tetapi jangan mengandalkan kekuatan sendiri!
Ulurkan
tangan kepada Tuhan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada
Tuhan.
- Yohanes
20:3-7
20:3
Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. 20:4
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari
lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur.
20:5 Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di
tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. 20:6 Maka datanglah
Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia
melihat kain kapan terletak
di tanah, 20:7 sedang
kain peluh yang
tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu,
tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung.
Simon
Petrus;
mewakili laki-laki (kaum bapak), yakni: Kehidupan yang punya
keberanian dan pengalaman menghadapi pencobaan (Petrus berani
langsung masuk ke kubur), tetapi tidak
memiliki kasih.
Prakteknya:
- Menyangkal
Yesus, menyangkal Firman Pengajaran yang benar (tidak sesuai dengan
Firman Pengajaran yang benar).
Kita
sudah banyak mendengar ataupun mengkhotbahkan Firman Pengajaran
benar, namun hidup kita sering tidak sesuai dengan Firman. Itu sama
dengan menyangkal Yesus.
- Merugikan/menyakiti
sesama.
Petrus secara sengaja memotong telinga Malkus. Kita mungkin
tidak sengaja menyakiti sesama, namun biarlah kita segera mohon
ampun dan menyelesaikannya.
Jangan menyakiti orang lain!
(Apalagi, menyakiti orang tua, gembala, anak/sidang
jemaat.) Sekalipun ada, hanya sedikit orang tua/gembala yang
menyakiti anak/sidang jemaat. Namun, banyak anak menyakiti orang
tua, banyak jemaat menyakiti gembala.
Tetapi,
Yesus
meninggalkan 2 hal dalam kubur untuk dilihat Petrus:
- Kain
kapan (kain lenan putih).
Wahyu
19:8 19:8
Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang
berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu
adalah perbuatan-perbuatan
yang benar
dari orang-orang kudus.)
Wahyu
19:8
(terjemahan lama) 19:8.
Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya
dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa
halus itulah ibarat segala kebajikan
orang-orang suci itu."
Kain
lenan putih = perbuatan kebenaran dan kebajikan.
Waspada,
jangan terkecoh! Banyak orang baik di dunia, namun kalau tidak
benar (tidak suci), semuanya palsu. Perbuatan baik yang palsu
akan segera berubah menjadi jahat dan kasar.
Kisah
Para Rasul 3:6-7 3:6
Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku,
tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus
Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!" 3:7 Lalu ia
memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri.
Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.
Oleh
kuasa
kebangkitan,
Petrus mengalami keubahan hidup , sehingga bisa memiliki
PERBUATAN
KEBENARAN DAN KEBAJIKAN. Petrus
tidak lagi menyakiti sesama, justru mengasihi dan menolong
sesama.
Segala perbuatan kebenaran dan kebajikan akan
terakumulasi sebagai pakaian mempelai, kain lenan halus yang putih
berkilau-kilauan, untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus kedua kali
di awan-awan permai.
- Kain
peluh/sapu tangan.
Kain
peluh/sapu tangan adalah untuk menghapus keringat dan air
mata.
Oleh kuasa
kebangkitan,
Petrus bisa MELAYANI
TUHAN dengan SUNGGUH-SUNGGUH,
dengan cucuran keringat, air mata, bahkan darah (dengan
pengorbanan-pengorbanan).
Yohanes
21:18-19 21:18
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau
mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja
kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan
mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan
membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." 21:19
Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan
mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata
kepada Petrus: "Ikutlah Aku."
Kuasa
kebangkitan mendorong Petrus untuk bisa mengulurkan tangan kepada
Tuhan,
percaya
dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan,
sekalipun disertai dengan banyak pengorbanan.
- Yohanes
20:4-5, 8
20:4
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid
yang lain itu berlari lebih cepat
dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur. 20:5
Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah;
akan tetapi
ia tidak masuk ke dalam.
20:8 Maka
masuklah juga murid yang lain,
yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
Yohanes
mewakili kaum muda, yakni:
- Kehidupan
yang tidak
berani, bimbang, kuatir, sumpek dalam menghadapi masalah,
terutama masalah masa depan, jodoh, dsb.
Saat kita bimbang
dan takut, seperti Yohanes, lebih baik diam dulu dan jangan
melangkah! Tunggu, dan lihat
dulu teladan dari orang tua, gembala, Firman Tuhan,
baru
kita ikuti.
Yohanes
menunggu Petrus masuk ke dalam kubur lebih dulu, baru ia masuk
juga.
Kalau saat bimbang, lalu kita melangkah, 90% pasti
salah jalan.
- Kehidupan
yang mau
lebih cepat dari orang tua, gembala, Firman Tuhan, sehingga tidak
taat dengar-dengaran.
Jangan
main-main! Kalau sudah tidak taat (karena mau cepat-cepat) =
masuk kubur, jalan buntu dan kebinasaan.
- Hidup
dalam dosa sampai puncak dosa
(bergelimang dosa), banyak
kegagalan dan dipermalukan.
Bahkan, kaum muda seringkali cenderung sampai putus asa dan
kecewa.
(Yohanes mengenakan kain tipis, bahkan lari dengan
telanjang.)
Oleh
kuasa
kebangkitan,
Yohanes diubah menjadi percaya
dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan (mengulurkan tangan
kepada Tuhan).
Yohanes
20:8 20:8
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di
kubur itu dan ia melihatnya dan percaya.
Kita
bisa gagal, namun kuasa kebangkitan Tuhan tidak pernah gagal.
I
Petrus 5:5 5:5.
Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada
orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang
terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak,
tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
Kaum
muda yang belum banyak pengalaman, jangan sombong dan merasa
kuat/mampu!
Kesimpulan
dari pengalaman Maria Magdalena, Petrus, dan Yohanes: KUASA
KEBANGKITAN membuat kita
bisa mengulurkan tangan kepada Tuhan,
menyembah Tuhan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada
Tuhan. Tuhan
juga akan mengulurkan tangan kepada kita.
Hasilnya:
-
Matius 8:2-3
8:2
Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud
menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat
mentahirkan aku." 8:3 Lalu Yesus
mengulurkan tangan-Nya,
menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau
tahir." Seketika
itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
Kuasa
kesembuhan
dari penyakit kusta, artinya:
- Kesembuhan
dari penyakit
tubuh
apapun.
- Kesembuhan
dari penyakit
dosa
sehingga kita bisa hidup benar dan suci (tidak mengulangi dosa
lagi).
"Seketika"
= Tidak mustahil, dalam sekejap mata saja kita bisa sembuh dari
penyakit, dan juga terlepas dari dosa apapun.
- Matius
9:23-25
9:23
Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat
peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut, 9:24 berkatalah
Ia: "Pergilah, karena anak ini tidak mati, tetapi tidur."
Tetapi mereka menertawakan Dia. 9:25
Setelah orang banyak itu diusir, Yesus
masuk dan memegang tangan anak itu,
lalu bangkitlah anak itu.
Nikah
dan buah nikah yang sudah mati/hancur/pahit dibangkitkan kembali
oleh jamahan tangan Tuhan. Kalau
nikah dan buah nikah dibangkitkan, tentu ada kebahagiaan yang lebih
dari apapun (ada anggur baru).
Kuasa kebangkitan mengalahkan
maut, segala yang mustahil menjadi tidak mustahil.
- I
Petrus 5:6
5:6
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan
Tuhan yang kuat,
supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.
Tuhan
meninggikan kita pada waktuNya. Tuhan
mengangkat/memulihkan kita dari segala keterpurukan, kejatuhan, dan
kegagalan. Tuhan
menjadikan semua indah pada waktuNya.
Pengkhotbah
3:11 3:11.
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan
kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami
pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.
Sampai
yang terindah, kita disucikan dan disempurnakan untuk bisa menyambut
kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan permai.
Yesus di
atas kayu salib rela dijadikan buruk (tidak indah) untuk menjadikan
kita indah pada waktuNya.
Ulurkan
tangan kepada Tuhan, jangan mengandalkan apapun!
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|