|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29-31 ->'KEADAAAN PADA MASA KEDATANGAN YESUS KE 2X'
Terjadi kegoncangan -... Ibadah Kenaikan Tuhan Ngunut, 18 Mei 2012 (Jumat Sore)
Kita berkumpul untuk memperingati kenaikan/ keangkatan Tuhan ke Sorga. Kita berdoa supaya kita juga mengalami... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 September 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang melembut, bertunas dan... Ibadah Raya Surabaya, 27 Maret 2011 (Minggu Sore)
Tema
Ibadah di Bagan Batu (Lukas 6:12-16) Lukas
6: 13 6:13.
Ketika hari siang, Ia memanggil
murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih
dari antara... Ibadah Raya Surabaya, 06 Februari 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 1-5 26:1.
Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia
kepada murid-murid-Nya: 26:2. "Kamu tahu, bahwa dua
hari... Ibadah Raya Surabaya, 21 Juni 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman:
jaman... Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 September 2011 (Sabtu Sore)
Markus 16:19-20 16:19. Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia... Ibadah Ucapan Syukur Surabaya, 29 Desember 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 29 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan... Ibadah Raya Surabaya, 10 Mei 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 31
= terdengar tiupan sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan
dalam kemuliaan... Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang III, 28 Juli 2011 (Kamis Sore)
Tema:
"Mempelai
datang, songsonglah Dia" Matius
25: 6 25:6.
Waktu tengah malam terdengarlah suara
orang berseru: Mempelai
datang! Songsonglah dia!
=
satu-satunya berita yang dibutuhkan... Ibadah Kaum Muda Remaja, 26 Maret 2011 (Sabtu Sore)
Tujuh hal yang kena mengena dengan sengsara Yesus di kayu salib.
ad. 6. Sengsara... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Juli 2009 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang
Kisah Rasul 14: 22
Untuk bisa masuk kerajaan Surga, kita harus mengalami banyak sengsara,... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:26-27 14:26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke Bukit... Ibadah Doa Surabaya, 10 November 2010 (Rabu Sore)
Matius
25: 31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:20-25 26:20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Paskah Medan III, 29 April 2009 (Rabu Pagi)
Wahyu 22: 20 'Ya Aku datang segera' =kesiapan kedatangan Tuhan kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga. 'Amin, datanglah Tuhan Yesus' =kesiapan gereja Tuhan dalam kemuliaan sebagai Mempelai Wanita yang sempurna, yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Gereja Tuhan akan terlepas dari dunia untuk bertemu Yesus di awan-awan yang permai, masuk Pesta Nikah Anak Domba Allah, kemudian masuk dalam Firdaus, kerajaan 1000 tahun damai, setelah itu masuk dalam Yerusalem baru, Kerajaan Sorga yang kekal untuk selama-lamanya.
Wahyu 22: 21 = gereja Tuhan yang siap untuk terangkat di awan-awan bersama Tuhan HARUS MUTLAK hidup dalam kasih karunia Tuhan. Sikap terhadap kasih karunia adalah: 2 Korintus 6:1-3 = jangan menyia-nyiakan kasih karunia. Praktek menyia-nyiakan kasih karunia adalah menjadi batu sandungan. Sandungan ini ada dari dalam dan dari luar. Pagi ini kita membahas sandungan dari dalam. Markus 9:43-48, sandungan dari dalam adalah mata, kaki, dan tangan, yang berhubungan dengan hati. Markus 7:21-23, hati yang keras = hati yang kering, berisi ulat-ulat bangkai, atau keinginan jahat dan najis yang adalah sumbernya dosa. Jika hati keras, maka mata, kaki, dan tangan akan menjadi sandungan, yang membawa kita masuk tempat yang ulat bangkainya tidak mati.
- Mata menjadi sandungan, prakteknya:
- Matius 5:28, mata memandang perkara najis, karena didorong oleh hati yang najis.
- Matius 6:22-23, mata jahat, yaitu memandang perkara jasmani, perkara dunia.
Kalau mata jahat dan najis, akibatnya adalah menjadi mata gelap, sehingga hidupnya membabi buta; tidak tahu ibadahnya bagaimana, ajarannya bagaimana, asalkan mendapat uang, asalkan mendapat kedudukan.
- Kaki menjadi sandungan.
Mazmur 139:23-24, prakteknya adalah perjalanan hidup yang serong, karena didorong oleh hati yang jahat dan najis (Yesaya 9:8), tandanya adalah:
- tidak damai; kalau sudah tidak damai, jangan dilanjutkan,
- tidak benar.Â
Kalau jalan serong, maka akan kehilangan arah dari jalan yang kekal = menuju ke neraka.
- Tangan menjadi sandungan.
Ibrani 9:14, prakteknya adalah melakukan perbuatan sia-sia, yaitu:
- segala perbuatan kita yang tidak dikaitkan dengan ibadah pelayanan,
- perbuatan daging (Galatia 5:19-21), yang tidak akan mewarisi Kerajaan Sorga.
Markus 9:49-50 Kehidupan yang tersandung pada mata, kaki, dan tangan = garam yang tawar. Garam yang tawar selain kehilangan rasa, juga tidak ada lagi kekuatan untuk mencegah kebusukan, muncul ulat-ulat bangkai yang akan menggerogoti, membusukkan kehidupan itu mulai di dunia sampai di neraka.
Matius 5:13 Garam yang tawar hanya untuk diinjak-injak oleh antikris, mengalami aniaya antikris. Tapi masih ada 2 kemungkinan, yaitu:
- Tetap percaya dan menyembah Tuhan, sehingga disiksa dengan dahsyat sampai dipancung kepalanya; tetapi saat Yesus datang dia akan dibangkitkan. Ini bagaikan mengasinkan diri dengan darahnya sendiri. Tetapi ini hanya sedikit, kemungkinan kecil, juga berlaku 'banyak yang dipanggil, sedikit yang dipilih'
- Menyangkal Yesus dan menyembah antikris, menerima cap 666, sehingga menjadi sama dengan antikris = garam yang tawar, yang tidak pernah asin lagi, yang hanya dibuang ke dalam neraka untuk selama-lamanya.Â
Supaya tidak tersandung, kita harus menjadi garam yang asin, yaitu kehidupan yang digarami/diurapi oleh api Roh Kudus, prosesnya:
- Berdamai seorang dengan yang lain = saling mengaku dan saling mengampuni.
Mengaku dosa adalah dengan sejujur-jujurnya dan rela menanggung resiko apapun juga, saat dosa diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Mengampuni dosa orang lain adalah dengan setulus-tulusnya, dan melupakan. Berdamai = darah Yesus membasuh dosa. Kalau sudah bisa saling mengaku dan mengampuni, maka hati damai sejahtera. Hati yang damai sejahtera adalah tempatnya Roh Kudus, sehingga ia kembali menjadi garam yang asin.
- 1 Petrus 4:12-14, harus mengalami sengsara tanpa dosa = salib, percikan darah.
Saat-saat kita mengalami percikan darah, kita harus banyak menaikkan dupa, seperti dulu Imam Besar Harun membawa darah dan dupa. Saat ada percikan darah, harus diimbangi dengan tekun menyembah di bawah kaki Tuhan, sampai suatu waktu Roh Kudus turun mengurapi dan memenuhi kehidupan kita. Bukti sudah ada Roh Kemuliaan adalah bahagia di tengah sengsara.
Yohanes 11:5,31-32 Maria dikasihi dan mengasihi Tuhan, berarti ia sudah berada dalam damai sejahtera, tidak ada lagi dosa. Tetapi ia diijinkan mengalami percikan darah, Lazarus diijinkan mati 4 hari, yaitu menghadapi bangkai yang sudah busuk dan berulat.
Saat menghadapi percikan darah, jangan salah dalam bersikap. Sikap yang salah adalah:
- Meratap, yaitu putus asa, kecewa, juga menyalahkan orang lain bahkan menyalahkan Tuhan.
- Yohanes 11:39-40, bimbang, tidak percaya pada firman Tuhan (yang menyuruh mengangkat batu)= hatinya keras.
Yohanes 11:32 Sikap yang benar dalam percikan darah adalah tersungkur di kaki Tuhan, menyembah Tuhan, menaikkan dupa kepada Tuhan. Tersungkur artinya adalah:
- Merasa tidak layak dan tidak mampu.
- Tidak berharap pada yang lain.
Darah + dupa adalah supaya ada shekinah
glory, kemuliaan Tuhan turun. Dalam percikan darah, kita harus sabar
menunggu waktunya Tuhan, jangan menggunakan cara sendiri tapi tidak ada
kemuliaan Tuhan.
- Percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan = mengulurkan tangan kepada Tuhan.
Maka saat itu Roh Kudus = tangan kasih karunia Tuhan akan diulurkan, untuk memulihkan secara dobel, jasmani dan rohani.
- Secara rohani, bangkai menunjuk pada kehidupan yang sudah kering rohani, sudah busuk dalam dosa, tapi Tuhan mau memulihkan seperti Lazarus dibangkitkan. Tuhan mampu menyucikan dan mengubahkan hidup kita sampai suatu waktu sama mulia dengan Dia.
- Secara jasmani, bangkai menunjuk pada kehidupan yang tidak punya masa depan, yang menghadapi kemustahilan-kemustahilan. Tangan kasih karunia Tuhan sanggup menolong kita, yang mustahil menjadi tidak mustahil.
Untuk bisa menolong bangkai-bangkai, Tuhan Yesus lebih dulu harus menjadi bangkai di kayu salib (Markus 15:28, Yesaya 66:24) supaya bangkai-bangkai kehidupan kita bisa dipulihkan oleh tangan kasih karunia Tuhan, oleh kuasa Roh Kudus.
Yesaya 40:30-31 Kita semua adalah burung nazar (kehidupan yang menantikan kedatangan Tuhan kedua kali), harus berkerumun pada bangkai Perjamuan Suci, maka:
- Ada uluran tangan kasih karunia Tuhan untuk memulihkan bangkai kehidupan kita secara jasmani dan rohani.
- Ada kekuatan baru untuk menanti kedatangan Tuhan.
Mungkin kehidupan kita porak poranda, apa yang kita lihat tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Yang penting hanya satu, yaitu percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan, di situ ada kekuatan dari bangkai Tuhan sampai kedatangan Tuhan kedua kali.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|