|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Februari 2010 (Senin Sore)
Matius
24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Kemunafikan
adalah ragi dan tabiat orang Farisi. Tapi ini... Ibadah Doa Surabaya, 12 November 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 26-27 -> tanda utama kedatangan Yesus yang kedua kali, yaitu
ditandai... Ibadah Doa Malang, 10 Mei 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:14-16 26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Juli 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:17-25 adalah tentang Perjamuan Paskah, dibagi menjadi 2 bagian: Ayat 17-19 tentang persiapan Perjamuan Paskah.Ayat... Ibadah Doa Malang, 20 Juli 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 25:8-13
Ibadah Raya Surabaya, 16 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 26-31 -> nubuat ke-5 yaitu tentang kedatangan Yesus yang
kedua kali. Ibadah Doa Surabaya, 08 Februari 2012 (Rabu Sore)
Matius
26: 69-75
PETRUS
MENYANGKAL YESUS.
Tiga
kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
Matius
26: 69-70
Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea (menyangkal panggilan
pilihan... Ibadah Raya Malang, 02 Agustus 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
Zaman Allah... Ibadah Natal Surabaya, 19 Desember 2011 (Senin Sore)
Matius
26: ay.
57-68= SAKSI
DAN KESAKSIAN.
Kita
sudah mempelajari 2
macam saksi dan kesaksian
(mulai diterangkan pada Ibadah
Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay.
59-62=... Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 18 Januari 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 5 seluruhnya menunjuk pada kebenaran di dalam firman Tuhan. Perempuan Kanani membenarkan firman sekalipun... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Desember 2010 (Kamis Sore)
Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam III
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam... Ibadah Doa Puasa Session III (Doa Penyembahan) Malang, 06 Januari 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:29-30, adalah keadaan pada
masa kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
ad.... Ibadah Natal Surabaya, 21 Desember 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 43-44
Berjaga-jaga dikaitkan dengan pencuri yang akan datang= berjaga supaya
tidak tidur rohani,... Ibadah Doa Malang, 15 Maret 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session 3
Doa penyembahan adalah proses perobekan... Ibadah Ciawi III, 03 Desember 2008 (Rabu Sore)
Wahyu 21: 5
Tuhan menciptakan manusia baru yang sama mulia dengan Dia untuk...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Juni 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:3-44 adalah tentang 7 nubuat. Matius 24:32-36 adalah nubuat tentang Israel (pohon ara).
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman, yaitu: 1. Zaman permulaan (Adam sampai Abraham) = zaman Allah Bapa --> pohon ara di taman Eden. 2. Zaman pertengahan (Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali) = zaman Allah Anak --> pohon ara di pinggir jalan (Markus 11:12-26). 3. Zaman akhir (kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali) = zaman Allah Roh Kudus --> nubuat tentang pohon ara / Israel (Matius 24:32-36).
Ad. 1. Zaman Allah Bapa (pohon ara di taman Eden) Kejadian 3:7, pohon ara ini dikaitkan dengan kejatuhan Hawa.
Ada 3 praktek kejatuhan Hawa, yaitu :
- Hawa menambah dan mengurangi firman pengajaran yang benar (Kejadian 3:2,3; 2:16,17) --> kejatuhan gembala karena menambah dan mengurangi firman pengajaran yang benar, yaitu :
- mengurangi kata 'bebas' = telinga tuli,
- menambah kata 'raba' = mulut bisu.
Hawa = ibu = gembala (Kejadian 3:20) seringkali bisu dan tuli. Kalau gembala bisu dan tuli, cepat atau lembat jemaat juga akan bisu dan tuli.
Mengurangi artinya membatasi pemberitaan firman
/ pekerjaan Roh Kudus, dibatasi oleh waktu, dibatasi isinya, dll., tidak lagi ada kebebasan. Sehingga sidang jemaat tetap terikat oleh dunia,
daging dan dosa, ini karena pemberitaan firman tanpa Roh Kudus.
Menambah artinya menambah firman dengan lawakan, pengetahuan, atau ilustrasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Sehingga jemaat tidak pernah diraba oleh Tuhan, sebaliknya hanya emosinya
yang diraba, hidupnya tidak pernah berubah.
Akibat menambah dan mengurangi firman adalah:
- Telanjang, yaitu hidup dalam dosa dan nikahnya dipermalukan.
Lalu menyemat daun pohon ara, yang menunjuk pada kebenaran diri sendiri (Yesaya 64:6).
Kejadian 3:10-13, kebenaran diri sendiri adalah mengoper-oper dosa, atau menghakimi orang lain untuk membenarkan diri sendiri. Sampai menyalahkan setan, sehingga tidak bisa ditolong lagi.
Markus 9:25,21, kalau nikah dipermalukan, buah nikah juga pasti akan terkena.
- Kejadian 3:17-18, dikutuk, hidup dalam suasana duri (kepedihan hati, banyak air mata).
- Hawa diperdaya oleh ular dengan kelicikannya (Kejadian 3:1; 2 Korintus 11:2-3) --> kejatuhan gereja Tuhan karena pikirannya disesatkan dari
kesetiaan yang sejati kepada Kristus (dari firman pengajaran yang benar
yang sudah menjadi pengalaman hidup).
Galatia 1:6-9, 2 Korintus 11:4.
- Kehidupan yang telah dipercaya oleh ular tandanya adalah menjadi sabar saat ada ajaran lain, dan ini berarti sudah menjadi sama dengan nabi palsu.
- Tiap ajaran itu ada rohnya, menerima roh yang lain berarti sudah menjadi sama dengan antikris.
- Menerima Yesus yang lain, yaitu Yesus yang tanpa salib, berarti sudah menjadi sama dengan iblis.
Ibadah dikemas sehingga menjadi enak bagi daging, itu merupakan Yesus yang tanpa salib.
Kehidupan yang sudah menjadi sama dengan nabi palsu, antikris, dan iblis ini tampil seperti binatang buas, yang dikejar hanya perkara daging, sehingga membunuh perkara rohani.
Lukas 13:34-35. Contohnya di sini adalah Yerusalem yang membunuh, membenci, menghina hamba Tuhan, anak-anak Tuhan. Binatang buas akan menjelek-jelekkan firman pengajaran yang benar, menolak persekutuan tubuh Kristus yang benar. Akibatnya adalah:
- Sunyi sepi / kering rohani.
- Ketinggalan pada saat kedatangan Yesus kedua kali / tidak ada sorak-sorai (Wahyu :19:6-7).
Tuhan rindu kita masuk persekutuan yang benar, yang satu dalam pengajaran, satu dalam roh, satu dalam Yesus dengan salib, satu dalam penyembahan, untuk bisa terangkat saat kedatangan Yesus kedua kali.
- Hawa makan satu-satunya buah yang dilarang oleh Tuhan (1 Timotius 2:11-14, 1 Korintus 14:34-35) --> kejatuhan dalam tahbisan.
Tahbisan yang benar adalah 'wanita harus berdiam diri' artinya : - Tidak boleh banyak komentar / membantah.
- Tidak boleh mengajar dan memerintah laki-laki.
Contoh wanita yang tidak mau berdiam diri:
- Marta (Lukas 10:39-40).
Kejadian 2:18, kalau wanita tidak mau berdiam diri, berarti mau menempatkan diri sebagai kepala (Marta menyuruh-nyuruh). Kalau wanita jadi kepala, berarti Yesus tidak jadi kepala.
Akibatnya adalah menghadapi suasana duri / kekuatiran, kesusahan.
- Izebel (Wahyu 2:18-20).
Akibatnya adalah hidup dalam cacat cela = tidak bisa sempurna.
Jangan pandangan kita pada perkara yang jasmani. Mungkin secara jasmani kelihatannya pelayanan Marta lebih hebat, tetapi pelayanan Maria lah yang benar di hadapan Tuhan. Yesus juga dipermalukan sampai di kayu salib, tetapi kemudian Ia dipermuliakan.
Contoh yang benar adalah Maria. Lukas 10:39, Maria duduk di bawah kaki Tuhan untuk mendengarkan perkataan Tuhan, artinya :
- Mengutamakan firman pengajaran yang benar.
- Mendengar dan dengar-dengaran = taat pada firman pengajaran yang benar.
Wanita yang berdiam diri seperti Maria ini berarti menempatkan laki-laki sebagai kepala = menempatkan Yesus sebagai Kepala.
Yesus sebagai Kepala bertanggung jawab atas hidup kita, bahkan sampai mati di Golgota, Bukit Tengkorak (Matius 27:33), hasilnya:
- Kepala Yesus dimahkotai duri (Matius 27:29), artinya menanggung segala kutukan dan membebaskan kita dari segala kesusahan, duri-duri, serta mengganti kutuk dengan berkat Abraham.
- Menundukkkan kepala dan menyerahkan segala sesuatu (Yohanes 19:30), artinya Yesus menyelesaikan segala cacat cela kita sampai menyelesaikan segala masalah kita.
- Sampai di Yerusalem Baru di mana tidak ada lagi air mata, semuanya sudah selesai = sempurna (Wahyu 21:5-6).
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|