gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Maret 2011 (Kamis Sore)
Matius 26 secara keseluruhan menunjuk pada buli-buli emas berisi manna. Itulah keubahan hidup dari manusia...

Ibadah Doa Surabaya, 04 Mei 2011 (Rabu Sore)
Tema ibadah di Medan: Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Februari 2009 (Minggu Sore)
KEBAKTIAN PENATARAN IMAM-IMAM SURABAYAMatius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.
Kita...

Ibadah Raya Malang, 21 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Musa berarti diangkat dari air.
Zipora berarti burung kecil.

Keduanya menunjukkan...

Ibadah KKR Palangkaraya I, 24 Februari 2009 (Selasa Sore)
Ibrani 13: 1
"Peliharalah kasih persaudaraan"
Mengapa kita harus mengasihi saudara atau sesama?1 Yohanes 4: 20-21 =...

Ibadah Kaum Muda Malang, 08 Agustus 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-17 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.
Sebelum Tuhan datang kedua kali,...

Ibadah Raya Surabaya, 14 November 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Juni 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 April 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:6-13 adalah tentang PERSIAPAN PASKAH.

Matius 26:12
26:12...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 27 November 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 menunjuk tentang sengsara Yesus untuk menyelamatkan, memberkati dan menyempurnakan sidang jemaat, yaitu tujuh...

Ibadah Persekutan di Kartika Graha Malang II, 28 Juli 2011 (Kamis Pagi)
Tema: "Mempelai datang, songsonglah Dia"
Matius 25:6
25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang!...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 September 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-15
Tuhan mempercayakan talenta kepada manusia berdosa. Tuhan mempercayakan talenta sesuai kemampuan kita, sehingga tidak...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Juni 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Kaum Muda Malang, 25 Oktober 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12: 18, ajaran Saduki adalah ajaran yang mengajarkan bahwa tidak ada kebangkitan,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Mei 2009 (Kamis Sore)

Wahyu 22:20-21
'Ya, Aku datang segera' = kesiapan Tuhan Yesus untuk datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Laki-laki Sorga.
Kedatangan Yesus kedua kali adalah dalam kemuliaan, tidak lagi kena-mengena dengan dosa. Manusia, orang Kristen yang bertahan dalam dosa akan ketinggalan saat Yesus datang kedua kali.
'Amin, datanglah Tuhan Yesus' = kesiapan gereja Tuhan dalam kemuliaan sebagai Mempelai Wanita Sorga untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

Yesus turun dari Sorga, kita naik dari bumi, sehingga terjadi pertemuan di udara yang disebut Pesta Nikah Anak Domba Allah, nikah yang rohani dan sempurna. Nikah Kristiani bukan hanya sampai di bumi, tapi sampai nikah yang rohani. Kita masuk di bumi lewat nikah yang jasmani, tapi kita keluar dari bumi, untuk kembali Firdaus sampai Kerajaan Sorga yang kekal adalah lewat nikah yang rohani.

Supaya gereja Tuhan siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali, gereja Tuhan MUTLAK HARUS HIDUP DALAM KASIH KARUNIA.

Sikap terhadap kasih karunia Tuhan:
  1. Jangan menyia-nyiakan kasih karunia (2 Korintus 6:1-3).
    Kehidupan yang menyia-nyiakan kasih karunia akan menjadi batu sandungan bagi orang lain dan bagi pekerjaan Tuhan, dan pasti akan tenggelam ke bawah, tidak bisa terangkat.

  2. Jangan menjauhkan diri dari kasih karunia (Ibrani 12:15).
    Kalau jauh dari kasih karunia, akan seperti Esau. Menjauhkan diri dari kasih karunia = mengajuhkan diri dari penggembalaan, akhirnya Esau meraung-raung seumur hidupnya.

  3. Jadilah kuat dalam kasih karunia Tuhan Yesus (2 Timotius 2:1).
  4. Yudas 1:4, jangan menyalahgunakan kasih karunia Tuhan.
ad. 4. Tanda kehidupan yang menyalahgunakan kasih karunia:
  • Menyelusup = menyelundup, artinya ada dalam kandang penggembalaan tapi hatinya tidak di situ, hatinya tidak taat dengar-dengaran.
    Contohnya adalah Yudas, gembalanya adalah Yesus yang sempurna, tetapi sayang Yudas menyelusup, ia tidak dengar-dengaran dan akhirnya ia keluar dan binasa.

  • Fasik = sekam yang ditiup angin (Mazmur 1:4), yaitu kehidupan yang hanya puas terhadap perkara-perkara jasmani, tetapi tidak mau diisi firman pengajaran yang benar dan Perjamuan Suci.
    Punya kulit (diberkati) adalah untuk diisi sampai matang, dewasa penuh.

    Yesaya 17:12-13.
    Kristen sekam = ombak laut yang ditiup angin, tidak tenang hidupnya. Jadi, tanpa firman pengajaran yang benar, bangsa Kafir akan tidak tenang hidupnya menghadapi gelombang dunia di akhir jaman, lebih dari itu akan diduduki oleh perempuan Babel (Wahyu 17:1,15).

    Praktek diduduki wanita Babel:
    1. Tidak setia sampai meninggalkan pelayanan (Mazmur 137:1-2).
      Sion adalah pusat kegiatan rohani.
      Pohon gandarusa adalah gambaran dari pelayan Tuhan.

      Gandarusa di tepi Sungai Babel berarti pelayan Tuhan yang terpengaruh oleh dunia, oleh Babel, yaitu:
      • Melayani tetapi masih hidup secara duniawi (rokok, mabuk, judi, narkoba, dll.).
      • Melayani tetapi terhalangi oleh kesibukan dunia, perkara-perkara dunia.
      • Melayani sebagai profesi, yaitu untuk mencari keuntungan-keuntungan jasmani.
      Ini bahaya, sebab suatu waktu akibatnya adalah menggantung kecapi, artinya tidak setia sampai meninggalkan pelayanan. Seperti Yudas, yang justru saat Perjamuan Suci justru kerasukan setan, ia meninggalkan pelayanan (menggantung kecapi) dan akhirnya menggantung diri (Kisah Rasul 1:16-18).

      Sebenarnya Yesus sudah digantung di atas kayu salib untuk menebus kita dari kutukan dosa, kita tidak perlu menggantung diri (Galatia 3:13). Tetapi orang yang menyalahgunakan kasih karunia = meninggalkan pelayanan = hidup dalam kutukan dosa (=menggantung diri) sampai binasa selamanya. Menyalahgunakan kasih karunia berarti tidak menghargai Yesus yang sudah mati tergantung di atas kayu salib.

    2. Egois, mementingkan diri sendiri (Yesaya 14:23).
      Babel = air rawa-rawa. Rawa ini hanya bisa menerima air dari mana-mana, tapi tidak bisa mengalir. Hanya bisa menerima berkat jasmani dan rohani, tapi tidak bisa menjadi saluran berkat bagi orang lain.

      Matius 25:38-41.

      Rawa ini juga tidak mau memberi dan tidak mau mengunjungi sesama anggota tubuh Kristus yang membutuhkan. Tubuh Kristus ini mulai dari nikah, semua harus diperhatikan terutama dalam hal rohani. Lanjut dalam penggembalaan, antar penggembalaan, harus bisa saling memberi dan mengunjungi. Bagi hamba Tuhan, kebutuhan utama adalah firman pengajaran yang benar, bukan uang. Memberi dan mengunjungi adalah sampai Israel dan Kafir menjadi satu kesatuan tubuh Kristus yang sempurna.

      Yehezkiel 47:11, Matius 25:41.
      Akibat rawa adalah menjadi tempat penimbunan garam = hidup dalam dosa dan kutukan dosa. Seperti istri Lot, setelah menjadi tiang garam tidak bisa kembali menjadi istri Lot, binasa selamanya. Semua manusia masih hidup dalam dosa, tetapi kita harus segera melepaskan diri dari dosa.

    3. Wahyu 18:1-2, dikuasai oleh roh jahat dan roh najis, yang mendorong sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan, dan terikat akan uang.
      Dosa Babel ini sudah terjadi di zaman Nuh, dan akan terjadi sekarang (Lukas 17:26-27). Pada zaman Nuh dihukum dengan air bah. Kalau hamba Tuhan berbuat dosa, ia sendiri yang masuk neraka; tetapi jika hamba Tuhan mengajarkan ajaran sesat, seluruh jemaat masuk neraka. Seperti pada zaman Nuh berapa banyak yang binasa, hanya 8 orang yang selamat.

      Di akhir zaman, dosa Babel akan terulang lagi, dan terutama yang dikuasai adalah bangsa Kafir. Kalau sekam diisi pengajaran benar, maka saat ditampi akan tetap, tetapi yang sekam yang kosong akan ditiup angin. Hari-hari ini kita harus sungguh-sungguh diisi firman pengajaran yang benar. Di akhir zaman, hukuman Tuhan adalah api dan belarang dari langit, dan banyak anak Tuhan yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih. Hanya sedikit anak-anak Tuhan yang bisa lolos dari lautan api dan belerang.

      Jalan keluarnya, di zaman Nuh adalah Nuh sekeluarga masuk bahtera; sekarang bagi kita artinya:
      1. 1 Petrus 3:20-21, masuk baptisan air yang benar.
        Baptisan air yang benar adalah sesuai dengan Alkitab, seperti Yesus dibaptis, yaitu dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit dalam hidup yang baru (Roma 6:4).
        Hidup baru = hati baru, hati yang taat dengar-dengaran.
        Hati yang cenderung jahat (seperti di zaman Nuh) diubahkan menjadi hati nurani yang baik, hati yang taat dengar-dengaran (Kejadian 6:5, Ibrani 2:1). Hati nurani yang baik diisi oleh firman pengajaran yang benar, roh, dan kasih Allah, sehingga tidak bisa dijamah oleh dosa Babel.

        Kejadian 6:9, praktek hati nurani yang taat:
        • hidup dalam kebenaran, nikah benar,
        • jujur, dan
        • setia dalam ibadah pelayanan, setia dalam menyembah Tuhan, bergaul dengan Tuhan.

      2. Kejadian 6:14-16, masuk Tabernakel, ada 3 ruangan yaitu:
        1. Halaman = selamat (bertobat, baptisan air, baptisan Roh Kudus)
        2. Ruangan Suci = Tergembala
        3. Ruangan Maha Suci = sempurna (kita belum sampai di sini)
        Berarti posisi kita sekarang adalah di Ruangan Suci, yaitu tekun dalam 3 macam ibadah pokok (tergembala), hasilnya adalah "takkan kekurangan aku" (Mazmur 23:1) artinya:
        • dipelihara dan dilindungi oleh Gembala Agung, sehingga tidak kekurangan secara jasmani,
        • disucikan secara intensif sampai tidak ada cacat cela, tidak ada dosa, sempurna seperti Yesus.

      3. Kejadian 7:16, mengalami jamahan tangan Tuhan.
        Pada zaman Nuh, tangan Tuhan yang menutup pintu bahtera, sehingga apapun tidak bisa masuk. Ini yang membedakan kehidupan tergembala dan tidak; kalau tidak tergembala akan berusaha sendiri, kalau tergembala kita hanya mohon jamahan tangan Gembala Agung.

        Jamahan tangan Tuhan lewat 2 hal:
        1. Yesaya 59:1-2, korban Kristus, Perjamuan Suci.
          Seringkali yang menjadi pemisah kita dengan Tuhan adalah dosa kita. Yesus sudah mati menebus dosa kita, dari pihak kita adalah kita harus mengaku dosa, maka tangan Tuhan akan diulurkan.

        2. Doa penyembahan = mengulurkan tangan iman kepada Tuhan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
          Maka saat itu Tuhan akan mengulurkan tangan belas kasihan.
          Iman + belas kasihan = mujizat.
          Mujizat yang terbesar adalah keubahan hidup, dari manusia daging (manusia Kafir) menjadi manusia rohani, bagaikan anjing menjadi domba.

          Contohnya adalah perempuan Kanaan (Matius 15:21-28). Apa yang dirubah?
          1. Tabiat anjing = kebenaran diri sendiri, diubahkan menjadi kebenaran dari Tuhan yaitu saling mengaku dan saling mengampuni.
          2. Lidah anjing yang suka menjilat muntah/borok, suka berdusta, suka berkata yang tidak benar, suka menjelek-jelekkan orang, diubahkan menjadi menjilat remah-remah roti.
          3. Selain itu kita juga mengalami mujizat secara jasmani, yaitu anak perempuan Kanaan ini sembuh, apa yang sudah mustahil menjadi tidak mustahil. Juga tangan Tuhan memelihara dan melindungi di tengah krisis di dunia, sampai zaman antikris nanti.
          Kita akan terus diubahkan, sampai lidah hanya berseru "HALELUYA" (Wahyu 19:6-7), diubahkan menjadi sama dengan Dia.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top