English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 16 November 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah penyucian terakhir yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:1-4
1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu...

Ibadah Doa Malang, 08 Juni 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:1-4
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Doa Malang, 19 Januari 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 15:32-39
15:32 Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 17 Januari 2017 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 2:1-2
2:1 Seorang laki-laki dari...

Ibadah Kunjungan Ciawi V, 29 Juli 2010 (Kamis Sore)
Wahyu 21: 5
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala...

Ibadah Doa Malang, 03 Agustus 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:8-13
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Januari 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Juni 2012 (Kamis Sore)
Matius 27:11-26 tentang percikan darah kedua yang dialami Yesus yaitu Yesus dihadapan Pilatus. Ini terbagi...

Ibadah Raya Surabaya, 03 Februari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 November 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 04 Juni 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:1-2
6:1 Maka aku melihat Anak Domba...

Ibadah Raya Malang, 20 September 2009 (Minggu Pagi)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 6:1-4, Tuhan menyatakan keadilannya...

Ibadah Raya Surabaya, 23 Oktober 2016 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Juli 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 24 Agustus 2014)
Tayang: 17 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 17 Agustus 2014)
Tayang: 05 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 11 Agustus 2014)
Tayang: 13 Oktober 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 10 Agustus 2014)
Tayang: 24 September 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 06 Agustus 2014)
Tayang: 20 September 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 30 Juli 2014)
Tayang: 31 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Agustus 2017 (Kamis Sore)

Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Toraja III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat rajani.
1 Petrus 2:9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Seorang imam adalah orang beribadah melayani Tuhan, menahbiskan diri kepada Tuhan, sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan, sampai garis akhir (meninggal dunia atau sampai Tuhan datang kedua kali), tidak berhenti di tengah jalan.

Tugas imam adalah:
  1. Bersaksi, memancarkan terang kepada dunia yang gelap.
  2. Dipakai dalam pembangunan rumah rohani, pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

1 Petrus 2:5
2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

Yesus adalah Kepala, Raja, Mempelai Pria Surga. Kita adalah tubuhNya, mempelai wanita Surga.

Mazmur 128:3a
128:3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; ...

Masuk dalam pembangunan tubuh Kristus sama dengan bekerja di kebun anggur.

Matius 20:1-7
20:1 "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
20:2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
20:3 Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.
20:4 Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan merekapun pergi.
20:5 Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
20:6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
20:7 Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.

Tuhan aktif untuk mencari pekerja di kebun anggur, memberi kesempatan seluas-luasnya kepada manusia untuk bekerja di kebun anggur.

Ada 3 macam pekerja di kebun anggur:
  1. Pekerja pagi-pagi benar, sama dengan pekerja dengan dasar upah/ janji Tuhan yaitu bangsa Israel, umat pilihan Tuhan.

  2. Pekerja jam 9, 12 dan 3 sore.
    Markus 15:25, 33-34, 37
    15:25 Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan.
    15:33 Pada jam dua belas, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga.
    15:34 Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
    15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa-Nya.

    Jam 9, 12 dan 3 sore menunjuk Yesus yang disalibkan sampai mati, menunjuk pekerja dengan dasar salib, kasih Allah. Yesus sudah mati di kayu salib dengan 4 luka utama (2 di tangan, 2 di kaki), merupakan kasih Allah untuk menyelamatkan bangsa Israel yang terhilang.

    Matius 15:24
    15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

  3. Pekerja jam 5 sore.
    Yohanes 19:31-34
    19:31 Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib--sebab Sabat itu adalah hari yang besar--maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.
    19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

    Menunjuk luka ke-5, yang terbesar dan terdalam, merupakan belas kasih/ kemurahan/ anugerah Tuhan untuk menyelamatkan bangsa kafir dan mengangkat menjadi imam dan raja untuk bekerja di kebun anggur, dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.
    Tanda darah menunjuk percaya Yesus dan bertobat (mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama, jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi, mati terhadap dosa).
    Tanda air menunjuk baptisan air.

    Matius 3:16
    3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    Roma 6:4
    6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah mati terhadap dosa (bertobat) harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit untuk menerima hidup baru, hidup Surgawi, yaitu hidup dalam kebenaran.

Mengapa Yesus memberi kesempatan seluas-luasnya untuk kita bekerja di kebun anggur? Supaya kita tidak menganggur. Menganggur sama dengan iman tanpa perbuatan iman, sama dengan iman yang mati/ kosong, tidak menyelamatkan.

Matius 20:1
20:1 "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.

Bekerja di kebun anggur sama dengan bersuasana Surga sampai masuk kerajaan Surga.

Wahyu 4:1, 9-11
4:1 Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.
4:9 Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,
4:10 maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata:
4:11 "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."

Suasana Surga adalah suasana ibadah pelayanan yang memuncak pada penyembahan kepada Tuhan.

Wahyu 22:3-4
22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
22:4 dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.

Beribadah melayani Tuhan dan menyembah Tuhan, sama dengan melihat wajah Tuhan.

Wahyu 1:14-16
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.
1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.
1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Proses memandang wajah Tuhan:
  1. Memandang mulut Tuhan yang mengeluarkan sebilah pedang tajam bermata dua (= firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua).
    Ada 2 macam pemberitaan firman:
    • Firman penginjilan/ susu/ Kabar Baik, memberitakan kedatangan Yesus pertama kali ke dunia, mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa.
    • Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua/ Kabar Mempelai, untuk menyucikan kita sampai sempurna seperti Yesus, untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

    Matius 25:6
    25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

    Memandang mulut Yesus artinya kita mengalami penyucian oleh pedang firman, mulai dari penyucian hati (gudangnya dosa) sampai penyucian mulut.

    Hati disucikan dari keinginan jahat, keinginan najis dan kepahitan.
    Keinginan jahat adalah keinginan akan uang, yang membuat kikir dan serakah. Kikir = tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan, untuk sesama yang membutuhkan. Serakah = mencuri milik orang lain dan milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus).
    Keinginan najis: dosa makan minum dan kawin mengawinkan.
    Kepahitan: iri hati, benci, dendam.

    Amsal 4:23
    4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

    Jika hati disucikan menjadi hati yang lembut, maka akan memancarkan mata air kehidupan.

    Amsal 4:24
    4:24 Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.

    Penyucian mulut sampai jujur, tidak berdusta. Perkataan benar dan baik, menjadi berkat bagi orang lain.

    Amsal 15:4
    15:4 Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati.

    Kita bersuasana Surga. Ada jaminan untuk hidup sekarang, masa depan yang indah, sampai hidup kekal.

  2. Memandang mata Yesus yang bagaikan nyala api.
    Wahyu 1:14
    1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

    Wahyu 4:5
    4:5 Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.

    Nyala api menunjuk Roh Kudus. Artinya kita mengalami pekerjaan Roh Kudus untuk setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Matius 25:21
    25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Kita mengalami kebahagiaan Surga yang bertambah-tambah, sampai puncaknya yaitu masuk perjamuan kawin Anak Domba di awan-awan yang permai.

    Roma 1:27
    1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

    Jika tidak suci, tidak setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan, akan menyala-nyala dalam birahi, jatuh dalam dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.

  3. Melihat wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari terik.
    Wahyu 1:16
    1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

    Ini sama dengan menyembah Tuhan.
    Hasilnya:
    • Sinar damai sejahtera.
      Bilangan 6:26
      6:26 TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

      Kita tidak merasakan lagi apa-apa yang daging rasakan. Semua menjadi enak dan ringan.

    • Sinar kasih karunia/ belas kasih/ anugerah Tuhan yang besar.
      Bilangan 6:25
      6:25 TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

      Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup memelihara hidup kita di tengah kesulitan dunia, menyembuhkan segala penyakit, membangkitkan apa yang sudah mati.

    • Sinar kemuliaan dari wajah Yesus mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
      Keluaran 6:8-11
      6:8 Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat itu.
      6:9 Kemudian TUHAN berfirman kepada Musa:
      6:10 "Pergilah menghadap, katakanlah kepada Firaun, raja Mesir, bahwa ia harus membiarkan orang Israel pergi dari negerinya."
      6:11 Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: "Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku, aku seorang yang tidak petah lidahnya!"

      Musa kecewa, putus asa menghadapi keadaan jemaat, menghadapi pelayanan.

      Bilangan 20:6-12
      20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.
      20:7 TUHAN berfirman kepada Musa:
      20:8 "Ambillah tongkatmu itu dan engkau dan Harun, kakakmu, harus menyuruh umat itu berkumpul; katakanlah di depan mata mereka kepada bukit batu itu supaya diberi airnya; demikianlah engkau mengeluarkan air dari bukit batu itu bagi mereka dan memberi minum umat itu serta ternaknya."
      20:9 Lalu Musa mengambil tongkat itu dari hadapan TUHAN, seperti yang diperintahkan-Nya kepadanya.
      20:10 Ketika Musa dan Harun telah mengumpulkan jemaah itu di depan bukit batu itu, berkatalah ia kepada mereka: "Dengarlah kepadaku, hai orang-orang durhaka, apakah kami harus mengeluarkan air bagimu dari bukit batu ini?"
      20:11 Sesudah itu Musa mengangkat tangannya, lalu memukul bukit batu itu dengan tongkatnya dua kali, maka keluarlah banyak air, sehingga umat itu dan ternak mereka dapat minum.
      20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka."

      Musa bangga, mengandalkan pengalaman, kemampuan sendiri sehingga melawan firman. Memang terjadi mujizat, tetapi arahnya bukan ke Kanaan tetapi ke kuburan.

      Namun lewat doa penyembahan, Musa diubahkan sehingga bisa menginjakkan kaki di gunung di tanah Kanaan.

      Lewat doa penyembahan, kita akan mengalami mujizat secara rohani dan jasmani, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Sampai kita diubahkan menjadi sempurna untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 31 Oktober 2017 - 01 November 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 28-29 November 2017
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 24 Desember 2017
    (Ibadah Natal di Hotel Kartika Graha Malang)

  • 25 Desember 2017
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top