|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN | ||
|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 06 Juli 2010 (Selasa Sore) Ibadah Raya Surabaya, 31 Mei 2009 (Minggu Sore) Ibadah Doa Malang, 23 November 2010 (Selasa Sore) Ibadah Raya Malang, 18 April 2010 (Minggu Pagi) Ibadah Ciawi II, 03 Desember 2008 (Rabu Pagi) Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 10 Agustus 2010 (Selasa Pagi) Ibadah Doa Malang, 26 Juli 2011 (Selasa Sore) Ibadah Raya Malang, 05 April 2009 (Minggu Pagi) Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 16 November 2010 (Selasa Malam) Ibadah Doa Malam Session I Malang, 12 April 2011 (Selasa Malam) Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Desember 2010 (Kamis Sore) Ibadah Raya Surabaya, 13 Februari 2011 (Minggu Sore) Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 10 Juni 2010 (Kamis Malam) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Mei 2009 (Senin Sore) Ibadah Kaum Muda Malang, 08 November 2008 (Sabtu Sore) TRANSKRIP LENGKAP Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008) Doa (Selasa, 08 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007) Doa (Rabu, 26 Desember 2007) Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007) Lain (Kamis Sore, 17 November 2011) Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011) Lain (Rabu Sore, 16 November 2011) Lain (Rabu Pagi, 16 November 2011) Lain (Selasa Sore, 15 November 2011) Bible Study (Kamis, 20 Desember 2007) Doa (Selasa, 18 Desember 2007) Doa Surabaya (Rabu, 19 Oktober 2011) Umum Surabaya (Minggu Sore, 04 September 2011) Bible Study Surabaya (Senin, 29 Agustus 2011) Umum (Minggu Pagi, 16 Desember 2007) Umum (Minggu Pagi, 09 Desember 2007) Umum (Minggu Pagi, 02 Desember 2007) Bible Study (Kamis, 29 November 2007) Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak] Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 Juli 2010 (Kamis Sore) Matius 25:8-13 25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. 25:9 Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ. 25:10 Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup. 25:11 Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! 25:12 Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. 25:13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." Pada saat kedatangan Yesus kedua kali, akan terjadi pemisahan untuk selama-lamanya antara gadis bijaksana dan gadis bodoh. Gadis bodoh adalah gereja Tuhan yang lengah, yang tidak berjaga-jaga, sehingga tidak dikenal oleh Tuhan dan sesungguhnya tidak mengenal Tuhan. Akibatnya adalah menghadapi pintu tertutup = ketinggalan saat kedatangan Tuhan kedua kali. Gadis bijaksana adalah gereja Tuhan yang berjaga-jaga, sehingga dikenal Tuhan dan mengenal Tuhan. Hasilnya adalah menghadapi pintu yang terbuka = masuk Perjamuan Kawin Anak Domba Allah, bersama Tuhan selama-lamanya. Bagaimana bisa dikenal Tuhan dan mengenal Tuhan? 1 Yohanes 2:3 2:3. Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Jawabannya adalah kita harus menuruti perintah Tuhan, taat dengar-dengaran pada perintah Tuhan, taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar. Matius 7:21-23 7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Malam ini Tuhan mau berterus terang lewat pembukaan rahasia firman bahwa sehebat apapun pelayanan, itu bukan merupakan ukuran untuk masuk Kerajaan Sorga; tetapi taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar adalah ukuran untuk masuk Kerajaan Sorga. Segala aspek hidup kita harus dengan ukuran TAAT DENGAR-DENGARAN! Sehebat apapun ibadah pelayanan, kalau tidak taat dengar-dengaran itu berarti tidak dikenal Tuhan dan tidak mengenal Tuhan. Bahkan mereka dikenal sebagai pembuat kejahatan. Roma 8:15 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" Taat dengar-dengaran = berseru "ya Abba, ya Bapa" tanpa ketakutan. Yesus berseru "ya Abba, ya Bapa", taat dengar-dengaran sampai mati di kayu salib. Bagi kita, taat dengar-dengaran adalah sampai daging tidak bersuara. Hanya kehidupan yang menerima Roh Kudus, yang akan bisa berseru "ya Abba, ya Bapa", bisa taat dengar-dengaran. Manusia daging tidak akan bisa taat dengar-dengaran. Kehidupan yang taat dengar-dengaran akan mengalami minyak urapan Roh Kudus, lanjut kepenuhan dalam Roh Kudus, sampai meluap-luap dalam Roh Kudus dan menjadi minyak persediaan. Jadi, gadis bijaksana adalah gereja Tuhan yang berjaga-jaga = taat dengar-dengaran = mengenal Tuhan dan dikenal Tuhan = memiliki minyak persediaan sehingga pelitanya tetap menyala. Praktek memiliki pelita yang menyala adalah hidup dalam terang kebenaran dan terang kesucian, sampai memuncak menjadi terang dunia, yaitu pakaian mempelai wanita yang siap menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali. Wahyu 12:1 12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. Wahyu 19:8-9 19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.) 19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah." Gadis bodoh adalah gereja Tuhan yang lengah, tidak berjaga-jaga = tidak taat, tidak dengar-dengaran = tidak mengenal dan tidak dikenal Tuhan = tidak memiliki minyak persediaan sehingga pelitanya padam. Praktek pelita yang padam adalah hidup dalam dosa, mempertahankan dosa. Dosa-dosa yang ada harus diakui dan ditinggalkan. Kalau dosa dipertahankan, maka akan mencapai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan. Hidup dalam gelap = telanjang. Kalau beribadah melayani tetapi telanjang, maka Tuhan tidak akan datang, sidang jemaat akan lari. Kejadian 2:25 2:25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu. Tuhan menciptakan Adam dan Hawa dengan pakaian kemuliaan (pakaian rohani), sehingga mereka telanjang tetapi tidak merasa malu. Kejadian 3:6-7,23 3:6. Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. 3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. 3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil. Setelah Adam dan Hawa tidak taat dan tidak dengar-dengaran, mereka menjadi telanjang dan diusir dari taman Eden ke dunia. Selama ketelanjangan belum ditutup, maka belum ada suasana taman Eden, yang ada adalah suasana susah payah dan penderitaan. Sekarang, kalau menjadi gadis bodoh di dunia, maka akan diusir ke neraka, yaitu kebinasaan untuk selama-lamanya. Tetapi Tuhan tidak rela kalau gereja Tuhan yang sudah ditebus harus telanjang dan masuk neraka, oleh sebab itu Yesus rela ditelanjangi di kayu salib untuk memberikan pakaian rohani kepada gereja Tuhan. Yohanes 19:23-24 19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja. 19:24 Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu. Ada 3 macam pakaian yang diberikan Tuhan Yesus:
Tuhan memberkati. kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
21-23 Februari 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sorowako) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |