|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malang, 05 Juli 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Sesi 3.
Matius 26:17-19
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Desember 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:36-46 berjudul DI TAMAN GETSEMANI.
Getsemani = pemerasan.
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Agustus 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 14-30 ay.
14= Tuhan mempercayakan harta Surga kepada manusia berdosa. Ini
merupakan KEMURAHAN
TUHAN. ay.
15= Tuhan memberikan talenta sesuai... Ibadah Paskah Medan IV, 29 April 2009 (Rabu Sore)
Wahyu 22: 20 'Ya, Aku datang segera'=kesiapan Tuhan untuk datang kedua kali dalam kemuliaan... Ibadah Doa Malang, 28 Oktober 2008 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding
Matius 5: 27-32
Perzinahan... Ibadah Kaum Muda Remaja, 04 Februari 2012 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Peneguhan dan Pemberkatan Nikah.
Lukas 1:26-31 1:26 Dalam bulan yang... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Juli 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:17-25 adalah tentang Perjamuan Paskah, terbagi menjadi 2 bagian: Ayat 17-19 adalah persiapan Perjamuan Paskah.Ayat... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Januari 2011 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 November 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 Juni 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:40-42 14:40 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29 -> 'Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x'.
Yaitu terjadi... Ibadah Kaum Muda Remaja, 25 Februari 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:37 1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Januari 2011 (Kamis Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Medan
Wahyu 19:9 19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah:... Ibadah Doa Surabaya, 08 Juni 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa Matius 26: 17-19 26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah... Ibadah Doa Surabaya, 15 September 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
SIKAP KITA TERHADAP TALENTA Sikap ini ada...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Juni 2011 (Kamis Sore)
Pembicara:
Pdt. Adri Tuyu
Matius
26:17-25 tentang Perjamuan Paskah.
Keluaran
12:14-15, 3, 6 12:14
Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya
sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya
sebagai ketetapan untuk selamanya. 12:15 Kamu makanlah
roti yang tidak beragi
tujuh hari lamanya; pada hari pertamapun kamu buanglah segala ragi
dari rumahmu, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, dari
hari pertama sampai hari ketujuh, orang itu harus dilenyapkan dari
antara Israel. 12:3 Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada
tanggal sepuluh bulan ini diambillah
oleh masing-masing seekor anak domba,
menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah
tangga. 12:6 Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat
belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus
menyembelihnya
pada waktu senja.
Dalam
Perjanjian Lama (Kitab
Keluaran), perjamuan Paskah ditandai dengan 2 hal:
-
Makan roti yang tidak
beragi.
- Korban
anak domba Paskah.
Dalam
Perjanjian Baru,
perjamuan Paskah juga ditandai dengan 2 hal:
-
Makan Firman Pengajaran
benar.
- Perjamuan
Suci.
Paskah
menunjuk pada kelepasan.
Lewat
kesetiaan/ketekunan dalam Firman Pengajaran benar dan Perjamuan Suci,
kita dilepaskan dari ikatan dunia, daging, dan dosa sehingga kita
bisa melekat kepada Yesus.
Dalam
situasi kondisi apapun,
siapapun
yang membawakan Firman,
biarlah kita
tetap
bisa makan/menghargai/berpegang teguh pada Firman Pengajaran
benar.
Jangan
sampai kita tidak setia pada Firman Pengajaran benar! Kalau
tidak setia (tidak menghargai) Firman Pengajaran= memberi kesempatan
pada setan untuk menjatuhkan kita= mengundang
pencobaan.
Contoh: Sidang
jemaat Korintus dalam keadaan diberkati, namun mengalami
pencobaan.
II
Korintus 11:2-4 11:2
Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah
mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai
perawan suci kepada Kristus. 11:3 Tetapi aku takut, kalau-kalau
pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan
kamu yang sejati kepada Kristus,
sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan
Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan
kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil
yang lain dari pada yang telah kamu terima.
Seringkali
dalam keadaan diberkati, kita tidak menghargai Firman. Bukan hanya
dalam keadaan diberkati secara jasmani, namun juga saat diberkati
secara rohani (dalam kelimpahan Firman Pengajaran benar, mungkin kita
merasa hidup kita sudah suci).
Kalau
tidak setia (tidak menghargai) Firman Pengajaran benar, akibatnya:
jatuh!
Adam
dan Hawa sebenarnya dalam keadaan diberkati Tuhan di Taman Eden,
namun mereka tidak menghargai Firman Pengajaran benar. Akibatnya:
jatuh dalam dosa dan diusir dari Taman Eden.
Yang
perlu diperhatikan: Sekalipun
dalam kondisi yang "sedikit", kita harus tetap bisa
menghargai/memperhatikan/memanfaatkan sebaik-baiknya Firman
Pengajaran benar.
Ada
3 contoh:
-
Wahyu 3:7-11
3:7.
"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah
firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud;
apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia
menutup, tidak ada yang dapat membuka. 3:8 Aku tahu segala
pekerjaanmu: lihatlah, Aku
telah membuka pintu bagimu,
yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu
tidak seberapa,
namun
engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku. 3:9
Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang
menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak
demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya
Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan
mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau. 3:10 Karena engkau menuruti
firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi
engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk
mencobai mereka yang diam di bumi. 3:11 Aku datang segera.
Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil
mahkotamu.
Jemaat
Filadelfia dalam KEKUATAN YANG SEDIKIT/KECIL, tetapi tetap
menghargai/setia berpegang teguh pada Firman Pengajaran
benar.
Tuhan
menilai kesetiaan kita justru di saat kekuatan kita sedikit. Itulah
kesetiaan yang sesungguhnya. Saat
kita tidak mampu, kekuatan Tuhan nyata dalam kita!
Kalau kita merasa mampu, justru kekuatan Tuhan kecil dalam
kita.
Saat kita sehat dan kita beribadah, itu karena kita
bisa. Namun, bagaimana saat kita sakit?
Sekali lagi,
saat-saat kita tidak menghargai Firman = mengundang pencobaan,
bahkan sampai pencobaan terbesar yang akan melanda seluruh dunia
(antikris/manusia durhaka akan menguasai dunia ini).
Perhatikan
sungguh-sungguh, bagaimana kita bisa memanfaatkan kekuatan
yang kecil
untuk bisa tetap
memperhatikan bahkan mempraktekkan Firman Tuhan!
Dalam
bahasa aslinya, Filadelfia disebutkan "thereo", yang artinya menyimpan dan
melakukan Firman, menjaga supaya jangan sampai hilang =
tergembala.
Lukas
8:18 8:18
Karena itu, perhatikanlah
cara kamu mendengar.
Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa
yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia
anggap ada padanya."
Ada
2 pengertian "perhatikanlah cara kamu mendengar",
yang menentukan apakah iman kita bertumbuh atau tidak;
- Apa
yang kita dengar? Kita
harus berpegang teguh pada satu
Firman Pengajaran benar.
- Kita
bisa mendengar dan makan Firman dengan
sungguh-sungguh.
Keluaran
14:15-16, 21 14:15.
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Mengapakah engkau berseru-seru
demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka
berangkat. 14:16 Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah
tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel
akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering. 14:21.
Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman
itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang
keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air
itu. Kekuatan
Musa hanya bisa mengangkat tongkat= kekuatan
yang kecil,
sementara Musa harus menyeberangkan seluruh bangsa Israel melalui
Laut Kolsom. Namun, Musa
bisa mendegar dan praktek Firman (menghargai
Firman).
Hasilnya: Tuhan
membuka jalan/pintu yang sudah tertutup.
-
Laut Kolsom terbelah.
- Jemaat
Filadelfia mendapat kunci Daud.
Kekuatan
Tuhan yang besar dinyatakan.
-
Lukas 23:41-43
23:41
Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang
setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat
sesuatu yang salah." 23:42 Lalu ia berkata: "Yesus,
ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." 23:43
Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari
ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
Penjahat
yang disalib di sebelah Yesus hanya memiliki WAKTU YANG SEDIKIT, dan
hanya punya KESEMPATAN YANG SEDIKIT juga untuk mendengar
Firman.
Markus
15:32 15:32
Baiklah Mesias, Raja Israel itu, turun dari salib itu, supaya kita
lihat dan percaya." Bahkan kedua orang yang disalibkan
bersama-sama dengan Dia mencela Dia juga.
Awalnya,
kedua penjahat yang disalibkan bersama Yesus sama-sama mencela
Yesus. Namun, seorang diantaranya bisa memanfaatkan sedikit
Firman yang dia terima,
membuat dia bisa memanfaatkan
waktu yang sedikit
untuk bisa mengaku dosa.
Sangat
disayangkan kalau kita tidak bisa memanfaatkan Firman yang
disampaikan dengan berlimpah-limpah, menganggap masih banyak waktu
dan kesempatan. Prakteknya:
tetap dalam dosa, sekalipun sudah banyak mendengar Firman.
Matius
15:22 15:22
Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru:
"Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan
kerasukan setan dan sangat menderita."
Yohanes
8:44 8:44
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan
keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula
dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada
kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya
sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
Keadaan
bangsa Kafir yang sebenarnya:
dikuasai
setan dan dosa-dosa, terutama dosa pembunuhan/kebencian dan
dusta.
Matius
15:24-28 15:24
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang
dari umat Israel." 15:25 Tetapi perempuan itu mendekat dan
menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
15:26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti
yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
15:27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu
makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya." 15:28 Maka
Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu,
maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika
itu juga anaknya sembuh.
Sebenarnya
Yesus hanya sekedar lewat, namun perempuan itu bisa memanfaatkan
sedikit Firman yang didengarnya. Lebih lagi, Firman Tuhan
disampaikan dengan keras, menunjuk keadaan bangsa Kafir yang seperti
anjing (suka menjilat muntah = banyak salah dalam
perkataan). Seringkali kita putus asa, namun perempuan Kanaan itu
mengakui keadaannya, tidak menyembunyikan dosa.
Perempuan
Kanaan menghargai
waktu yang hanya sedikit, bisa menerima Firman sekeras apapun untuk
bisa mengaku dosa.
Jangan
keras hati dalam menerima Firman Tuhan! Siapa tahu, saat itu
adalah kesempatan kita yang terakhir kalinya untuk bisa mengaku
dosa.
Jangan seperti Firaun yang hatinya keras dan semakin
keras! Akhirnya, hidupnya ditenggelamkan dalam Laut Kolsom
seperti batu.
Hargai
Firman! Setiap Firman adalah dari Tuhan sendiri untuk sidang jemaat
(kehidupan kita semua). Hamba
Tuhan hanya penyambung lidah. Tuhan
yang memberi beban dan menuntun hambaNya, bukan sesuai kehendaknya
sendiri.
Hasil
menghargai kesempatan yang sedikit: Mengalami
pembukaan pintu dari Tuhan.
- 'Penjahat'
bisa masuk dalam Firdaus bersama Tuhan.
- Perempuan
Kanaan bisa masuk penggembalaan (dari anjing menjadi domba).
Kalau
kita ingat saat Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, sebenarnya pintu
Firdaus sudah tertutup dan dijaga. Namun, penjahat ini bisa masuk
dalam Firdaus bersama Tuhan.
Seandainya penjahat itu tidak
memanfaatkan waktu yang sedikit, ia mati dengan sia-sia.
Kalau
ada sedikit Firman untuk bisa mengaku dosa, jangan menunda waktu!
-
Matius
25:14-15
25:14.
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau
bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan
mempercayakan hartanya kepada mereka. 25:15 Yang seorang
diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang
lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia
berangkat.
KEMAMPUAN/KEBISAAN
YANG SEDIKIT.
Sebenarnya,
di hadapan Tuhan baik lima, dua, ataupun satu talenta adalah
sama-sama perkara kecil. Namun,
di mata daging satu talenta adalah yang terkecil.
Jadi,
kemampuan
dan kebisaan jangan diukur dengan pikiran daging! Kalau
kita mengukur kemampuan dan kebisaan dengan pikiran daging, itu
hanya akan mendatangkan pencobaan atas diri sendiri: menimbulkan iri
hati, marah, dsb.
Bagi
para pekerja di kebun anggur, Tuhan memberikan semua sama 1
dinar. Namun, karena diukur secara daging, pekerja yang bekerja
dari pagi merasa telah bekerja dalam waktu yang lebih panjang
sehingga merasa tentu akan mendapat lebih banyak upah.
Matius
25:16-23 25:16
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan
uang itu lalu beroleh laba lima talenta. 25:17 Hamba yang
menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua
talenta. 25:18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi
dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
25:19 Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu
mengadakan perhitungan dengan mereka. 25:20 Hamba yang menerima
lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya:
Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah
beroleh laba lima talenta. 25:21 Maka kata tuannya itu
kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan
setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan
kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan
turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. 25:22 Lalu datanglah hamba
yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan
percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
25:23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu
itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul
tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan
kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan
turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Praktek
menghargai kemampuan/kebisaan yang sedikit:
setia
dan benar. Hargai
setiap kemampuan/kebisaan yang Tuhan beri pada kita! Benar =
sesuai Firman.
Hasil
menghargai kemampuan/kebisaan yang sedikit: Mengalami
pembukaan pintu dari Tuhan.
Matius
25:24-30 25:24
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan
berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang
menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari
tempat di mana tuan tidak menanam. 25:25 Karena itu aku takut dan
pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah
kepunyaan tuan! 25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba
yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di
tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana
aku tidak menanam? 25:27 Karena itu sudahlah seharusnya uangku
itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya
sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya. 25:28 Sebab
itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang
yang mempunyai sepuluh talenta itu. 25:29 Karena setiap orang
yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan.
Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan
diambil dari padanya. 25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak
berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan
terdapat ratap dan kertak gigi."
Sebenarnya,
Tuhan menempatkan hamba yang menerima 1 talenta pada start
yang pertama (prioritas utama). Rumus Kerajaan Surga adalah dari
kecil menjadi besar, dari tidak ada menjadi ada.
Namun, hamba
yang menerima 1 talenta mengecilkan kemampuan yang Tuhan
beri. Akibatnya: masuk dalam penghukuman, ke dalam kegelapan yang
paling gelap.
Biarlah
kita menghargai kemampuan/kebisaan yang sedikit untuk bisa luput
dari hukuman Allah.
Yohanes
17:17 17:17.
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
Layani
Tuhan dengan setia dan benar (sesuai Firman)!
Dengan
sedikit/sepatah kata saja dari Firman yang mungkin bisa kita pegang,
Tuhan mampu menyucikan dan melepaskan kita.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|