|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Surabaya, 26 Maret 2012 (Senin Sore)
Ibadah
Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu. Pembicara:
Pdp. Youpri Matius
27: =
terkena pada 7
kali percikan darah di
atas
tabut perjanjian/tutup pendamaian=
sengsara daging... Ibadah Doa Surabaya, 22 Oktober 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 26-31
= Nubuat yang ke-5; yaitu tentang kedatangan Yesus kedua kali. Ibadah Natal Surabaya, 20 Desember 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Raya Surabaya, 16 Januari 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: = secara keseluruhan (ay. 1-75), dalam susunan
Tabernakel, terkena pada buli-buli emas berisi manna.
Kita
sudah mempelajari,... Ibadah Doa Surabaya, 02 Mei 2012 (Rabu Sore)
Disertai
dengan puasa
Dalam
doa puasa kita mengambil contoh dalam Alkitab yaitu:
Tuhan
Yesus berdoa puasa 40 hari 40 malam... Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Februari 2011 (Sabtu Sore)
ad. 6. Sengsara salib mengenai kematian-Nya Markus 15:37-41 15:37 Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan... Ibadah Raya Surabaya, 30 Agustus 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah.
Ini... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 April 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 1
= penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai
laki-laki Surga yang akan datang kedua... Ibadah Doa Malang, 17 Mei 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:14-16 26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Januari 2012 (Senin Sore)
Bersamaan
dengan penataran II Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya
Matius
26: 69-75 =
PETRUS
MENYANGKAL TUHAN.
=
3
kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus... Ibadah Raya Malang, 31 Mei 2009 (Minggu Pagi)
Efesus 4:15 = BERTUMBUH KE ARAH KRISTUS SEBAGAI KEPALA (Tema ibadah kunjungan di... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 20 April 2010 (Selasa Siang)
Pelajaran tentang Kaki Dian Emas/ Pelita Emas/ Kandil.
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Maret 2010 (Kamis Sore)
Matius 25 dalam susunan Tabernakel terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga, dan... Ibadah Doa Malang, 06 Maret 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:57-68 adalah tentang SAKSI dan KESAKSIAN.
Ada dua macam... Ibadah Raya Surabaya, 05 Juni 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 17-19 26:17.
Pada
hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid
Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 November 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 31-32 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. 25:32.
Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan
memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala
memisahkan domba dari kambing,
Saat
kedatangan Yesus kedua kali, Yesus
tampil dalam 2 penampilan:
- ay.
31 yang diterangkan juga oleh ay. 34= Yesus tampil dalam kemuliaan
sebagai
Raja segala raja
yang memerintah diatas tahta kemuliaan.
Kalau Yesus tampil
sebagai Raja segala raja, kita harus tampil sebagai raja-raja, yaitu
kehidupan yang menang atas musuh-musuh (menang atas dosa, daging dan
dunia), sehingga kita juga bisa duduk di atas tahta kemuliaan.
- ay.
32= Yesus tampil sebagai
Gembala Agung.
Kalau
Yesus tampil sebagai Gembala Agung, kita harus tampil sebagai
domba-domba yang digembalakan.
Hari-hari
ini, jangan sampai kita menjadi domba
yang beredar-edar, sebab kita akan kembali menjadi anjing dan
babi. Kalau
gembala
beredar-edar, akan menjadi penjaga babi.
Penjaga
babi=
lebih mempertahankan kekayaan, kedudukan, kenajisan dan sebagainya,
sehingga mengorbankan Firman pengajaran yang benar (seperti penjaga babi yang meminta Yesus pergi ketika Yesus mengorbankan babi untuk menyembuhkan orang yang kerasukan setan di Gadara --> lebih memilih babi daripada Yesus).
Kita
tergembala pada Firman pengajaran yang benar, seperti carang
melekat pada Pokok Anggur yang benar. Kalau
dibandingkan dengan keledai, maka keledai bukan tertambat pada
induknya, tapi tertambat
pada pokok anggur yang benar.
Begitu juga dengan induk keledai, tertambat pada pokok anggur yang
benar.
1
Petrus 5: 3 5:3.
Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka
yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah
kamu menjadi teladan
bagi kawanan domba itu.
Sistem
penggembalaan adalah SISTEM
KETELADANAN,
bukan sistem kerajaan yang main perintah-perintah. Kita sudah
mendengar keteladanan Yesus dalam hal taat dengar-dengaran.
Yesus
menjadi teladan bagi kita. Kalau
kita ikuti teladanNya, kita juga akan sampai ke tahta
kemuliaan.
Malam
ini, kita akan melihat 3
teladan Yesus dalam sistem tabernakel:
- teladan
jejak.
1
Petrus 2: 21-24 2:21.
Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita
untuk kamu dan telah
meninggalkan teladan bagimu,
supaya kamu mengikuti jejak-Nya. 2:22. Ia tidak berbuat dosa, dan
tipu tidak ada dalam mulut-Nya. 2:23. Ketika Ia dicaci maki, Ia
tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak
mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi
dengan adil. 2:24. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam
tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati
terhadap dosa,
hidup
untuk kebenaran.
Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
Teladan
jejak= TELADAN
KEBENARAN=
halaman tabernakel.
TELADAN
JEJAKNYA Yesus
adalah jejak
kematian
(mati terhadap dosa) dan jejak
kebangkitan
(hidup dalam kebenaran).
Jejak kematian dan kebangkitan ini
mulai kita terapkan dalam baptisan air. Baptisan air adalah jejak kematian yang paling mudah, tapi justru banyak ditentang.
Roma
6: 2, 4 6:2.
Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah
kita masih dapat hidup di dalamnya? 6:4. Dengan demikian kita
telah dikuburkan
bersama-sama dengan Dia
oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah
dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian
juga kita
akan hidup dalam hidup yang baru.
Jelas
disini bahwa mati dan bangkit, kita alami dalam baptisan air. Kita
yang SUDAH MATI terhadap dosa HARUS dikuburkan bersama Yesus di
dalam air, sehingga kita bangkit
dalam hidup yang baru
(jenis kehidupan Surga).
1
Yohanes 3:7-9 3:7.
Anak-anakku, janganlah membiarkan seorangpun menyesatkan kamu.
Barangsiapa
yang berbuat kebenaran adalah benar,
sama seperti Kristus adalah benar; 3:8. barangsiapa yang tetap
berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari
mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya
Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu. 3:9. Setiap orang
yang lahir dari Allah, tidak
berbuat dosa lagi;
sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia
tidak dapat berbuat dosa,
karena ia lahir dari Allah.
Praktik
hidup baru:
- ay.
9= 'tidak
berbuat dosa lagi'=
hidup dalam kebenaran dan berpegang teguh pada Firman pengajaran
yang benar.
- ay.
9= 'tidak
dapat berbuat dosa'=
benar seperti Yesus benar.
1
Petrus 2: 24 2:24.
Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib,
supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup
untuk kebenaran.
Oleh
bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
Hasil
kalau kita HIDUP
BENAR SEPERTI YESUS BENAR
adalah kita mengalami kuasa bilur
untuk menyembuhkan penyakit jasmani dan rohani.
Secara
jasmani,
bisa berupa ekonomi, kesehatan dan sebagainya. Secara
rohani,
rohani kita hidup, tidak kering, tetap setia dan berkobar-kobar.
- teladan
pembasuhan kaki.
Yohanes
13: 13-15 13:13.
Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang
Akulah Guru dan Tuhan 13:14. Jadi jikalau Aku membasuh kakimu,
Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh
kakimu; 13:15. sebab Aku telah memberikan suatu
teladan kepada kamu,
supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat
kepadamu.
Teladan
pembasuhan kaki= TELADAN KESUCIAN (ruangan suci). Disini, Yesus
tampil sebagai Gembala dan Guru.
Sebagai Gembala untuk
memberi teladan. Sebagai Guru untuk menyucikan kita dengan Firman
pengajaran yang benar.
Yohanes
15: 3 15:3.
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan
kepadamu.
Jika
kita tergembala, kita pasti disucikan secara intensif oleh firman
pengajaran, terutama mulai dari penyucian kaki yang kotor.
Yohanes
13: 10-11 13:10.
Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah
membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, 13:11. Sebab Ia tahu,
siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak
semua kamu bersih."
Penyucian
kaki kotor= penyucian
dari dosa Yudas, yaitu:
- Amsal
4: 27
4:27.
Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah
kakimu dari kejahatan.
=
kaki kotor sama dengan kaki yang jahat= kejahatan.
- Amsal
5: 5-9
5:5.
Kakinya turun menuju maut, langkahnya menuju dunia orang mati. 5:6.
Ia tidak menempuh jalan kehidupan, jalannya sesat, tanpa
diketahuinya. 5:7. Sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku,
janganlah kamu menyimpang dari pada perkataan mulutku. 5:8.
Jauhkanlah
jalanmu dari pada dia,
dan janganlah menghampiri pintu rumahnya, 5:9. supaya engkau
jangan menyerahkan keremajaanmu kepada orang lain, dan tahun-tahun
umurmu kepada orang kejam;
=
kaki menuju pada kenajisan. Kalau
sudah ada dosa kejahatan, pasti masuk dalam dosa kenajisan.
- Roma
3: 15-17
3:15.
kaki
mereka cepat untuk menumpahkan darah. 3:16.
Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka, 3:17.
dan jalan damai tidak mereka kenal;
=
suka
bertengkar.
Pertengkaran itu berasal dari kebenaran diri sendiri.
Kalau
kehidupan kita dibersihkan dari kaki yang kotor, pasti akan
berbuah-buah, baik buah jasmani maupun buah rohani.
Buah
rohani adalah buah-buah Roh.
Galatia
5: 22-23 5:22.
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran,
kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 5:23. kelemahlembutan, penguasaan
diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Kalau
ada buah-buah Roh, hidup kita akan manis. Dan kita bisa saling
membasuh kaki= saling mengasihi satu dengan yang lain, seperti
teladan yang ditinggalkan oleh Yesus.
Roma
13: 8 13:8.
Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi
hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi
sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.
Kalau
sudah saling
mengasihi, semuanya akan dibereskan
oleh Tuhan sebagai Gembala Agung
sampai semua dosa beres. Kita SUCI
SEPERTI YESUS SUCI.
1
Petrus 1: 15-16 1:15.
tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama
seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, 1:16. sebab
ada tertulis: Kuduslah
kamu, sebab Aku kudus.
- TELADAN KEMULIAAN
(ruangan maha suci).
Kejadian
1: 26a 1:26.
Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita
menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,
(terjemahan
lama) 1:26. Maka firman Allah: Baiklah Kita
menjadikan manusia atas peta dan atas teladan Kita,
Sebenarnya,
manusia diciptakan menurut teladan Allah. Tapi manusia
kehilangan kemuliaan Allah karena dirusak oleh dosa. Akibatnya
manusia telanjang dan terus merosot seperti anjing dan babi, sampai
menjadi seperti iblis.
Matius
16: 22-23 16:22.
Tetapi Petrus
menarik Yesus ke samping
dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal
itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau." 16:23. Maka
Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah
Iblis.
Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan
apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan
manusia."
ay.
22= 'Petrus
menarik Yesus ke samping'=
Petrus tidak mau mengikuti teladan Yesus dengan jalan menolak
salib. Akibatnya, Petrus menjadi iblis (ay. 23).
Proses
kembali pada Tuhan adalah lewat:
- PERCIKAN
DARAH.
(sengsara bersama Yesus).
Wahyu
1: 16-17 1:16.
Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari
mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya
bersinar-sinar
bagaikan matahari yang terik. 1:17. Ketika aku melihat Dia,
tersungkurlah
aku di depan kaki-Nya
sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya
di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal
dan Yang Akhir,
Rasul
Yohanes dibuang ke pulau Patmos (merupakan percikan darah). Dan
saat itulah, ia bisa memandang Tuhan dan menyembah Tuhan.
Kalau
kita mengalami percikan darah, tujuannya
adalah supaya kita bisa tersungkur
di kaki Tuhan
(menaikKan dupa).
Tersungkur di kaki Tuhan= mengakui bahwa
diri kita tidak layak, banyak dosa dan tidak mampu berbuat
apa-apa.
Dengan
tersungkur, kita bisa memandang wajah Yesus yang bagaikan matahari.
Disanalah kita mengalami keubahan, sehingga hati
kita bisa memancarkan sinar kasih Tuhan,
yaitu bisa mengasihi Tuhan, sesama, bahkan mengasihi musuh, sampai membalas kejahatan dengan kebaikan.
Dengan
inilah, kita kembali pada kemuliaan Tuhan.
- PERJAMUAN
SUCI.
Yesaya
52: 13-14 52:13.
Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan,
disanjung dan dimuliakan. 52:14. Seperti banyak orang akan
tertegun melihat dia--begitu
buruk rupanya,
bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak
manusia lagi--
Yesus
rela menjadi buruk
sampai seburuk setan, untuk
bisa memberikan sinar matahariNya kepada kita,
sehingga wajah kita yang buruk bisa diubahkan menjadi wajah
kemuliaan seperti Yesus.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|