|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Surabaya, 28 Februari 2010 (Minggu Sore)
Matius
24: 51b
=
berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Banyak yang harus kita
jaga di dunia ini, tapi lebih... Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan IV, 27 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Wahyu 19:9 19:9. Lalu ia
berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka
yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya
lagi... Ibadah Doa Malang, 31 Mei 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan
dengan doa puasa session III
--
Tentang Bejana Pembasuhan (Kolam Pembasuhan) --
Keluaran
30:17-21 menunjuk
pada
perintah untuk membuat bejana pembasuhan. Keluaran... Ibadah Raya Surabaya, 12 Juli 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
= nubuat yang ke-6= nubuat tentang Israel/pohon ara.
Dalam Alkitab, pohon ara ini ditampilkan... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Oktober 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:26-29 adalah tentang MAKAN PERJAMUAN SUCI. Secara keseluruhan, Matius 26-26-29 terbagi menjadi 2... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Desember 2010 (Kamis Sore)
Matius
25:31-34, 41
25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan... Ibadah Persekutuan di Poso I, 24 Mei 2011 (Selasa Sore)
Tema:
"Ingatlah akan istri Lot!" Lukas
17: 32 17:32.
Ingatlah akan isteri Lot!
=
merupakan peringatan kepada ORANG
YANG SUDAH SELAMAT, bukan kepada
orang... Ibadah Doa Surabaya, 02 Juni 2010 (Rabu Sore)
Matius
25: 2-4
25:2. Lima di antaranya bodoh dan lima
bijaksana.
25:3. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya,
tetapi tidak... Ibadah Doa Malang, 29 September 2009 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding.
Matius 6:1-4, memberi adalah suatu... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Februari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada kedatangan Yesus kedua kali, yaitu: Ayat 29, terjadi kegoncangan... Ibadah Doa Malang, 21 Juni 2011 (Selasa Sore)
Pembicara:
Pdt. Dadang Mazmur
103:8-10 103:8
TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah
kasih setia.
103:9
Tidak selalu Ia menuntut,... Ibadah Natal Malang, 25 Desember 2009 (Jumat Sore)
Matius 24:43-44, merayakan Natal, yaitu memperingati kedatangan Yesus pertama kali di dunia, harus... Ibadah Doa Malang, 20 Januari 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:29-30 " Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke-2x " Terjadi badai maut yang... Ibadah Raya Surabaya, 16 Agustus 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
= nubuat ke-6= perumpamaan tentang pohon ara.
Kita sudah belajar soal pohon ara yang... Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:57-68 tentang SAKSI DAN KESAKSIAN.
Ada dua...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Juni 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 17-19 26:17.
Pada
hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid
Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau kehendaki kami
mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?" 26:18. Jawab Yesus:
"Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan
Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan
Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku." 26:19. Lalu
murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka
dan mempersiapkan Paskah.
ay.
17-25= PERSIAPAN
PERJAMUAN PASKAH.
Perjamuan
Paskah akan memuncak pada perjamuan
kawin Anak Domba Allah
(pertemuan antara Yesus sebagai Mempelai Pria Surga dengan kita
sebagai mempelai wanita di awan-awan yang permai). Ini terjadi pada
saat kedatangan Yesus kedua kali.
Matius
26: 18 26:18.
Jawab Yesus: "Pergilah
ke kota kepada si
Anu
dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku
hampir tiba;
di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan
murid-murid-Ku."
Disini,
PERJAMUAN
PASKAH DIKAITKAN DENGAN WAKTU
('waktuKu
hampir tiba'). Ini
menunjuk pada waktu
kematian
Yesus sebagai Anak Domba Paskah SEGERA
TIBA
(sudah dekat).
Perjamuan
kawin Anak Domba juga dikaitkan dengan WAKTU. Artinya:
kedatangan
Yesus kedua kali SEGERA
TIBA.
Wahyu
22: 20 22:20.
Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya,
Aku datang segera!"
Amin,
datanglah, Tuhan Yesus!
'Ya,
Aku datang segera'=
kesiapan
Yesus untuk
SEGERA
datang kembali
dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria
Surga.
'Amin,
datanglah, Tuhan Yesus'=
kesiapan
sidang jemaat
untuk layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali.
Wahyu
22: 21 22:21.
Kasih
karunia
Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.
Gereja
Tuhan yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali HARUS
HIDUP DALAM KASIH KARUNIA TUHAN. Diluar
kasih karunia, pasti tertinggal saat Yesus datang kembali kedua kali
(binasa untuk selamanya).
Oleh sebab itu, Tuhan
selalu mencurahkan kasih karunia dari jaman ke jaman,
sebab Tuhan tahu kalau kita membutuhkan kasih karunia.
Kasih
karunia Tuhan dari jaman ke jaman:
- zaman
Allah Bapa (Adam-Abraham)=
diwakili
oleh Nuh
(orang tua).
Kejadian
6: 7-8 6:7.
Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah
Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan
binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku
menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka." 6:8. Tetapi
Nuh
mendapat kasih
karunia
di mata TUHAN.
Nuh
mendapat kasih karunia Allah, sehingga selamat
dari air bah.
Kejadian
6: 2, 5-6 6:2.
maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu
cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara
perempuan-perempuan itu, siapa
saja yang disukai
mereka. 6:5. Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar
di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan
kejahatan semata-mata, 6:6. maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia
telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan
hati-Nya.
Tuhan
menghukum bumi dengan air bah, karena hati
manusia, termasuk anak Allah cenderung jahat,
sehingga hanya menghasilkan dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan
minum, sex, penyimpang sex sampai kawin campur dan kawin
cerai).
Semua dosa dan puncaknya dosa ini memilukan hati
Tuhan, memedihkan hati orang tua, dan merugikan sesama. Dan dosa
ini membumbung sampai ke hadirat Tuhan,
sehingga hukuman Tuhan turun untuk membinasakan manusia dan
anak-anak Allah.
Pada jaman itu, hanya Nuh sekeluarga yang
diselamatkan dari air bah. Inilah KESELAMATAN
MEMPELAI
(yang selamat adalah 4 pasang suami istri).
Karena itu, kita
harus MEMPERHATIKAN
HATI KITA.
Jangan sampai hati kita cenderung jahat!
1
Petrus 3: 20-21 3:20.
yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu
pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti
dengan sabar waktu Nuh
sedang mempersiapkan bahteranya,
di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh
air bah itu. 3:21. Juga kamu sekarang
diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya
bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk
memohonkan
hati nurani yang baik
kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,
Dulu,
Nuh mendapat kasih
karunia Tuhan dalam bentuk masuk ke dalam bahtera. Demikian
juga bagi kita sekarang, kita mendapat kasih
karunia untuk masuk dalam baptisan
air
yang benar, sehingga kita selamat dari hukuman Allah yang akan
datang (api dan belerang).
Jadi, baptisan
air
ini bukan sekedar lambang, tetapi menentukan
kita selamat atau tidak.
Hanya
orang yang mendapat kasih karunia Allah yang bisa masuk dalam
baptisan air yang benar.
Roma
6: 4 6:4.
Dengan demikian kita telah dikuburkan
bersama-sama dengan Dia oleh baptisan
dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari
antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup
dalam hidup yang baru.
Baptisan
air yang benar
adalah kita yang sudah mati terhadap dosa, dikuburkan bersama Yesus di
dalam air dan kita bangkit dalam hidup yang baru.
Kejadian
6: 9 6:9.
Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang
yang benar
dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu
hidup
bergaul dengan Allah.
(terjemahan
lama) 6:9. Maka inilah anak buah Nuh. Maka Nuh itu seorang
yang benar dan tulus hatinya
di antara orang zamannya, dan Nuh itu hidup dengan Allah.
Hidup
baru disini adalah:
- hidup
dalam kebenaran dan tulus hati.
Lewat
Firman pengajaran yang benar, kita akan bisa melihat hal-hal yang
tidak benar dalam diri kita. Dan kita ada
usaha untuk lepas dari kesalahan itu.
Karena
itulah, kita butuh Firman pengajaran yang benar. Kalau masuk
dalam pengajaran yang tidak benar,
maka apa yang tidak benar dalam diri kita akan semakin
meningkat.
Tulus
hati=
dari dalam hati yang penuh kasih.
- 'hidup
bergaul dengan Allah'=
setia
dalam ibadah pelayanan dan menyembah Tuhan.
Kalau
ada hidup baru, kita akan ditudungi oleh Tuhan
dari segala pencobaan dan dosa-dosa, sampai antikris dan penghukuman
Allah (seperti bahtera Nuh yang tidak bisa ditenggelamkan oleh air
bah).
- zaman
Anak Allah (Abraham-kedatangan Yesus pertama kali)=
diwakili
oleh Maria
(orang muda).
Lukas
1: 30 1:30.
Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab
engkau beroleh
kasih karunia
di hadapan Allah.
Maria
mendapat kasih karunia di hadapan Allah dalam bentuk mengandung
bayi Yesus, padahal ia belum bersuami.
Yohanes
1: 1,14 1:1.
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan
Firman itu adalah Allah. 1:14. Firman
itu telah menjadi manusia,
dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu
kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh
kasih karunia dan kebenaran.
'bayi
Yesus'=
Firman, terutama Firman pengajaran yang benar yang telah lahir
menjadi manusia.
Bagi kita sekarang, kita mendapat kasih
karunia Tuhan kalau kita
mengandung Firman pengajaran yang benar. Artinya:
berpegang teguh pada Firman pengajaran yang benar dan taat
dengar-dengaran.
Secara
manusia, ini memang berat,
dimana keadaannya seperti Maria yang hamil sebelum menikah. Kita bisa
dikucilkan dan korban perasaan.
Tetapi, ada
hasilnya, yaitu:
- ada
kekuatan melimpah dari Tuhan.
2
Korintus 4: 7-9 4:7.
Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata,
bahwa kekuatan
yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah,
bukan dari diri kami. 4:8. Dalam segala hal kami ditindas, namun
tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; 4:9.
kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami
dihempaskan, namun tidak binasa.
Dengan
kekuatan yang melimpah, kita akan tahan banting menghadapi segala
sesuatu dan selalu mengucap syukur pada Tuhan. Kalau kita
menalami sesuatu yang tidak baik, kita tetap mengucap syukur pada
Tuhan dan berharap sepenuh pada Tuhan.
Memang, iman
kita mau dihantam oleh setan.
Oleh sebab itu, kita harus mengandung Firman Tuhan. Dengan
demikian, mautpun
tidak bisa mengalahkan kita,
bahkan kita bisa mencapai hidup kekal.
- Lukas
11: 27-28
11:27.
Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari
antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: "Berbahagialah
ibu yang telah mengandung Engkau
dan susu yang telah menyusui Engkau." 11:28. Tetapi Ia
berkata: "Yang berbahagia
ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang
memeliharanya."
ay.
28= yang berbahagia adalah kehidupan yang mengandung Firman. Jangan
ukur kebahagiaan dengan perkara jasmani.
Hasil
kedua: ada
kebahagiaan Surga yang tidak bisa dipengaruhi apapun.
- kita
mengalami penyucian hati dan pikiran,
sehingga menjadi seperti pikiran dan perasaan Yesus.
Filipi
4: 7-8 4:7.
Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara
hati
dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. 4:8.
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar(1), semua yang
mulia(2), semua yang adil(3), semua yang suci(4), semua yang
manis(5), semua yang sedap didengar(6), semua yang disebut
kebajikan(7) dan patut dipuji(8), pikirkanlah semuanya itu.
=
8
pikiran dan perasaan Yesus.
KALAU
ADA YANG TIDAK BENAR, JANGAN DIPIKIRKAN DAN DIRASAKAN!
Kalau
8 pikiran dan perasaan Yesus ada pada kita, inilah yang disebut
KESUCIAN
MEMPELAI.
- zaman
Allah Roh Kudus (kedatangan Yesus pertama kali- kedatangan Yesus
kedua kali)=
diwakili oleh kita semua.
Wahyu
22: 21 22:21.
Kasih
karunia
Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.
Jadi,
Alkitab di mulai dan diakhir dengan kasih karunia. Itu
sebabnya, kita harus hidup dalam kasih karunia Allah.
1
Petrus 2: 19 2:19.
Sebab adalah
kasih karunia,
jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung
penderitaan yang tidak harus ia tanggung.
Kasih
karunia disini adalah menderita tanpa dosa. karena Yesus. Sudah
benar dan suci, tetapi masih harus
menderita bersama Yesus
(percikan darah/menanggung salib).
Kalau Yesus tidak disalib,
Ia tidak akan pernah dimuliakan. Artinya: tanpa
salib, kita tidak akan bisa terangkat.
DIBALIK
SALIB ADA KEMULIAAN. Jangan
sampai kita gugur saat kita mengalami salib.
2
Korintus 4: 16-17 4:16.
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah
kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari
sehari ke sehari. 4:17. Sebab penderitaan
ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan
kekal
yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan
kami.
Kemuliaan
sesungguhnya adalah pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi
menusia rohani (dari buli-buli tanah liat menjadi buli-buli emas).
Kita layak untuk masuk ke perjamuan kawin Anak Domba, sampai masuk
Yerusalem Baru.
Wahyu
21: 8 21:8.
Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2),
orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5),
tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7) dan semua
pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang
menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."
=
8 dosa ini tidak boleh ada lagi, sampai pada dusta. Inilah
PEMBAHARUAN
MEMPELAI/KEMULIAAN MEMPELAI.
Tidak
ada dusta= jujur. Kalau
kita jujur, kita juga akan mengalami mujizat jasmani.
Anak
dari perempuan Siro Fenisia kerasukan setan. Tetapi ia jujur saat
Tuhan menyebut ia sebagai anjing. Namun ia rindu untuk menjilat
remah-remah roti yang jatuh= rindu untuk diubahkan.
Mungkin
hidup kita juga hancur. Yang
penting adalah kita
jujur,
bahwa KEADAAN
KITA HANCUR DAN KITA INGIN DIUBAHKAN OLEH TUHAN. Disitulah
terjadi mujizat jasmani. Penyakit dan masalah bisa
dipulihkan. Masa depan kita juga dipulihkan.
Petrus juga
gagal menangkap ikan semalam-malaman. Dan Petrus jujur saat Yesus
bertanya apakah ada ikan pada mereka. Dan Petrus taat saat Tuhan
perintahkan mereka melempar jala. INILAH
KEJUJURAN, DIMANA KITA INGIN TAAT PADA TUHAN. Dan
dari tidak ada ikan, bisa ada ikan.
Dan saat Tuhan datang
kembali, kita benar-benar diubahkan jadi sama mulia denganTuhan.
Kita siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali ('Amin,
datanglah, Tuhan Yesus! ').
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|