gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 02 Mei 2012 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Dalam doa puasa kita mengambil contoh dalam Alkitab yaitu:
Tuhan Yesus berdoa puasa 40 hari 40 malam...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Juni 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Raya Malang, 28 April 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk memberitakan injil,...

Ibadah Doa Surabaya, 08 April 2015 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat sore, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Juli 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Raya Surabaya, 02 Oktober 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan daging.
Di Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan/pengikut-pengikut Yesus juga harus...

Ibadah Natal Surabaya, 19 Desember 2011 (Senin Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay. 59-62=...

Ibadah Doa Surabaya, 02 Januari 2013 (Rabu Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan....

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 September 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 30-32, 34
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus kepada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Desember 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 23 Februari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 tentang penglihatan Yohanes di...

Ibadah Raya Surabaya, 14 Februari 2010 (Minggu Sore)
Matius 24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Kita harus berjaga-jaga sebab...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 adalah tentang 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian, yaitu sengsara Yesus tanpa dosa untuk menyelamatkan,...

Ibadah Raya Malang, 10 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Doa Malang, 26 November 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 judul/ kata pengantar dari kitab...


TRANSKRIP LENGKAP

Bible Study Surabaya (Senin, 24 Maret 2014)
Tayang: 17 Mei 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 Maret 2014)
Tayang: 17 Mei 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 Maret 2014)
Tayang: 26 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 Maret 2014)
Tayang: 19 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 Maret 2014)
Tayang: 19 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 Februari 2014)
Tayang: 05 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 Februari 2014)
Tayang: 05 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 Maret 2014)
Tayang: 03 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 Maret 2014)
Tayang: 03 April 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 Maret 2014)
Tayang: 22 Maret 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (RAbu, 26 Februari 2014)
Tayang: 15 Maret 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 Februari 2014)
Tayang: 15 Maret 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 Februari 2014)
Tayang: 01 Maret 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Tutup Buka Tahun, 31 Desember 2014)
Tayang: 01 Februari 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 16 Februari 2014)
Tayang: 01 Februari 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 Februari 2014)
Tayang: 01 Februari 2015
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu Sore, 05 Februari 2014)
Tayang: 28 Desember 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin Sore, 03 Februari 2014)
Tayang: 14 Desember 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 Februari 2014)
Tayang: 14 Desember 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 26 Januari 2014)
Tayang: 14 Desember 2014
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Maret 2010 (Senin Sore)

Matius 25
= terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah badam.

Bilangan 17: 7-8
Ibrani 9: 4
Tongkat Harun ini salah satu isi dari tabut perjanjian.
Tongkat Harun ini menunjuk pada Roh Kudus yang permanen. Jadi, mempelai wanita harus memiliki Roh Kudus yang permanen.

Pengaruh Roh Kudus dalam hidup kita menurut susunan Tabernakel:
  1. di Halaman menunjuk pada Urapan Roh Kudus.

    Yohanes 16: 7-8
    Urapan Roh Kudus berguna untuk menginsyafkan kita akan dosa, sehingga kita bisa mengaku dosa pada Tuhan dan sesama. Dan jika diampuni, tidak berbuat dosa lagi= bertobat.

  2. Pintu Kemah, menunjuk pada kepenuhan Roh Kudus seperti yang terjadi di loteng Yerusalem.

    Kisah Rasul 2: 4
    Salah satu tanda kepenuhan Roh Kudus adalah kita bisa berbahasa Roh SEPERTI YANG DIAJARKAN OLEH ROH KUDUS.
    Prosesnya adalah Roh Kudus masuk dalam perut hati kita, membersihkan seluruh isi perut hati kita dan setelah itu mengalir ke mulut kita dalam bentuk bahasa Roh sesuai yang diajarkan oleh Roh Kudus.

    Roma 8: 15
    = tanda lain dari kepenuhan kepenuhan Roh Kudus selain berbahasa Roh, yaitu berseru "Ya Abba, Ya Bapa". Artinya taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar, apapun resikonya.
    Ketaatan kita adalah sampai daging tidak bersuara lagi.

  3. di Ruangan Suci, pada alat Pelita Emas menunjuk pada Roh Kudus menolong kita untuk bersaksi.

    2 macam kesaksian:
    • bersaksi tentang injil keselamatan= bersaksi tentang kedatangan Yesus I untuk menyelamatkan orang berdosa.
    • bersaksi tentang Firman pengajaran= bersaksi tentang kedatangan Yesus II untuk menyucikan dan menyempurnakan orang-orang yang sudah selamat.

    Yohanes 15:25-27
    Kita harus bersaksi dalam kondisi apapun. Kalau tidak bersaksi, PASTI menyangkal Tuhan. Karena itu kita harus bersaksi!

  4. di Ruangan Maha Suci, pada alat tabut perjanjian yang salah satu isinya adalah tongkat Harun. Ini menunjuk pada Roh Kudus yang sudah permanen dalam hidup kita, sehingga kita menjadi gereja yang sempurna.
Asal Usul Tongkat Harun yang Bertunas sampai Berbuah:
Bilangan 17: 5-8
Tongkat Harun ini untuk meredakan bahkan meniadakan persungutan.
Sungut-sungut adalah ciri manusia daging yang tanpa Roh Kudus. Disini, yang sungut-sungut adalah orang yang beribadah.

Penyebab sungut-sungut:
  1. karena dalam ibadah pelayanan tidak mengalami kepuasan dalam Firman Allah, sehingga rohaninya jadi kering.
    Kalau jemaat tidak mengalami kepuasan, maka gembala harus memeriksa diri untuk bisa memberi makanan pada sidang jemaat.
    Jemaat sendiri juga harus memeriksa diri untuk lebih sungguh-sungguh mendengar Firman (makan Firman dengan suatu kebutuhan).

    Kalau kita sungguh-sungguh, maka kita pasti mengalami kepuasan dalam Tuhan.

  2. karena menuntut hak atau perkara daging dalam ibadah pelayanan (Bilangan 16: 9-11).

  3. karena merasa lebih dipakai dari yang lain (Bilangan 16: 3).
    Karena meninggikan diri, Korah turun ke bumi (Bilangan 16: 31-32), binasa untuk selama-lamanya seperti kayu yang hancur tanpa bekas!
Hati-hati! Dosa sungut-sungut ini juga merupakan dosa akhir jaman.

1 Korintus 10: 5-6, 10-11

Bagaimana terbentuknya Tongkat Harun?
Tongkat, itu adalah kayu yang mati yang dipotong dan dipisahkan dari akarnya. Selama masih ada akar, tidak bisa jadi tongkat.
Artinya sekarang adalah hidup kita harus dipisahkan dari akar dosa.
Akar dosa ini adalah akar kejahatan dan kenajisan serta akar kepahitan.

1 Timotius 6: 10
Akar kejahatan= membuat kikir dan serakah.
Akar kenajisan= dosa makan minum dan kawin mengawinkan.

Ibrani 12: 15
= akar kepahitan, termasuk marah, iri, dendam, benci dan sampai marah tanpa sebab.
Kalau lepas dari akar kepahitan, kita akan hidup dalam damai sejahtera.

Tongkat ini juga berarti kayu yang kecil (cukup ukuran). Artinya kehidupan yang sesuai dengan ukuran atau kehendak Tuhan. Jangan mau lebih besar sendiri!

Bilangan 17: 7-8
Sudah jadi tongkat, masih harus diletakkan di rumah Tuhan (di hadapan Tuhan). Artinya setia dalam ibadah pelayanan.
Sudah jadi tongkat, jangan diletakan di hadapan dunia! Dunia harus kita belakangi dan kita menghadap Tuhan.

1 Yohanes 2: 16-17
Kalau tongkat itu ada di hadapan dunia, ia akan hancur binasa bersama dunia. Contohnya adalah Yudas yang tetap terikat pada mamon.

Kisah Rasul 1: 16-18
= sampai matinyapun, Yudas memeluk dunia dan membelakangi Tuhan, karena ia jatuh tertelungkup, menghadap pada dunia.

Kisah Rasul 22: 25
Rasul Paulus, walau menderita, ia tetap terlentang, menghadap pada Tuhan dan membelakangi dunia. Inilah tongkat yang bisa berbuah.
Kalau kita terlentang, maka Roh Kudus yang akan menghidupkan kita sampai kita bisa bertunas, berbunga dan berbuah.

Yohanes 6: 63
BERTUNAS= hidup.
Mungkin semua serasa mati, tapi kalau kita mau menghadapkan diri pada Tuhan, maka Roh Kudus mampu menghidupkan apa yang sudah mati.

Yohanes 16: 7
Sebenarnya manusia daging ini hanya untuk mati, tapi lewat kemurahan Tuhan, ada Roh Kudus dicurahkan pada kita, sehingga kita yang seharusnya mati bisa menjadi hidup.
Roh Kudus memberi hidup= Roh Kudus mampu memelihara kehidupan jasmani kita di tengah dunia yang sulit dan juga memelihara kehidupan rohani kita, yaitu hidup benar dan suci.

Kalau mempertahankan yang tidak benar, maka hidup itu akan mati.

BERBUNGA= Roh Kudus memberi karunia-karunia Roh Kudus (kemampuan ajaib untuk melayani Tuhan).
Karunia Roh Kudus ini menetapkan jabatan pelayanan kita.

Efesus 4: 11-12
Kalau ada karunia dan jabatan, kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.
Kalau anak Tuhan sudah diberkati/bertunas, tapi tidak mau melayani, nasibnya akan seperti burung yang akan dikumpulkan di babel, masuk dalam pembangunan babel.

Wahyu 18: 2
Jangan berhenti kalau sudah bertunas. Kalau berhenti, akan mati juga satu waktu. HARUS DITINGKATKAN!

BERBUAH= Roh Kudus memberikan buah-buah Roh.

Galatia 5: 22-23
= 9 buah Roh= tabiat Allah Tritunggal= gambar Allah Tritunggal.
Dulu, manusia diciptakan menurut gambar Allah Tritunggal. Tapi karena berbuat dosa, manusia kehilangan itu semua.
Dan lewat Roh Kudus, kita bisa kembali pada gambar Allah Tritunggal, kembali pada penciptaan semula.

Kejadian 1: 26
Jadi, Roh Kudus punya kuasa penciptaan dan keubahan hidup, yaitu:
  • menciptakan atau mengubahkan kayu mati jadi sama dengan Yesus.
  • menciptakan dari tidak ada menjadi ada, mustahil jadi tidak mustahil. Dan saat Tuhan datang kembali, kita jadi sama dengan Dia untuk selama-lamanya.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Convention Hall, Hotel Pardede International
Jln. H. Juanda, Medan
Jumat, jam 10:00 (Ibadah Kaum Wanita)

Deli Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan
Jumat, jam 18:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:45 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN

23-25 Juni 2015 (Ibadah Kunjungan di Nias)
Juli 2015 (Kunjungan di Israel)
September 2015 (Ibadah Kunjungan di Jakarta)
September 2015 (Ibadah Kunjungan di Kuala Lumpur)
November 2015 (Ibadah Kunjungan di India)
2015 (Ibadah Kunjungan di Ambon)
2015 (Ibadah Kunjungan di Batam)
2015 (Ibadah Kunjungan di Pekanbaru)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top