|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Juni 2009 (Senin Sore)
Efesus 4: 15
Malam ini kita akan melihat ada 3 langkah untuk bertumbuh ke arah Yesus... Ibadah Doa Surabaya, 03 November 2010 (Rabu Sore)
Disertai dengan doa puasa Matius 25: 31-32 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Raya Surabaya, 03 Oktober 2010 (Minggu Sore)
Tema
Ibadah di Sidikalang "hanya
satu langkah jaraknya antara aku dan maut"
1
Samuel 20: 3 20:3.
Tetapi Daud menjawab, katanya:... Ibadah Kunjungan di Jakarta IV, 25 November 2010 (Kamis Pagi)
Tema "Wahyu 21: 5" 21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Juni 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:3-44 adalah tentang 7 nubuat. Matius 24:32-36 adalah nubuat... Ibadah Doa Surabaya, 13 April 2011 (Rabu Sore)
Matius
26: 14-16 26:14.
Kemudian pergilah
seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot,
kepada
imam-imam kepala. 26:15.
Ia berkata: "Apa... Ibadah Raya Malang, 16 Mei 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:1,13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Doa Surabaya, 13 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 31-46 Malam ini kita membaca ayat 31 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 September 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 30-32, 34 26:30.
Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan
murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun. 26:31. Maka berkatalah Yesus
kepada... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 20 Januari 2009 (Selasa Malam)
Yehezkiel 39: 29 Tuhan tidak menyembunyikan wajahNya, artinya kita bisa memandang wajah Tuhan. Dan ini terjadi... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 November 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:31-32 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 Maret 2009 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius 5:38-48, merupakan hukum yang keempat dari 10 hukum... Ibadah Raya Surabaya, 30 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap dari gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan
Yesus yang... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29 -> 'Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x'.
Yaitu terjadi... Ibadah Raya Malang, 23 Januari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 April 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 31
= terdengar sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan sebagai mempelai wanita di awan-awan yang permai. Artinya, gereja Tuhan mengalami kelepasan/penebusan terakhir untuk bisa berjumpa dengan Tuhan di awan-awan yang permai dan masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah.
Imamat 25: 8-10 = sangkakala ditiup pada tahun Yobel/tahun pembebasan. Yobel= sukacita/sorak sorai. Jadi, pada tahun Yobel ini terjadi pembebasan dan sorak sorai. Pembebasan disini adalah semua tanah, rumah, harta benda, budak dan lain sebagainya yang sudah dijual harus dikembalikan pada pemiliknya tanpa syarat, sehingga terjadi sukacita. Sekalipun tidak punya uang untuk menebus, tapi harus tetap dikembalikan. Dan ini jelas menimpulkan suatu sukacita.
'sangkakala'= firman penggembalaan. Jadi, Firman penggembalaan mengandung kuasa penebusan lewat korban Kristus. Mulai sekarang, setiap kita mendengar sangkakala, kita akan mengalami penebusan/pembebasan/kelepasan dari hutang-hutang, masalah atau dosa sedikit demi sedikit, sehingga kita bisa mengalami sukacita. Sampai akhirnya pada sangkakala yang terakhir, Ākita mengalami kelepasan terakhir yaitu terlepas dari dunia ini untuk bertemu dengan Tuhan diawan-awan yang permai, masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah, masuk dalam puncak sukacita. Jadi, kita tidak sekedar keluar masuk gereja. Tapi kita HARUS mengalami kelepasan dari dosa/hutang sedikit demi sedikit setiap pulang ibadah. Kalau hanya sekedar keluar masuk gereja, maka hidup itu tidak akan bisa terangkat saat Yesus datang kembali! Contoh penebusan di Alkitab, adalah penebusan terhadap keluarga Naomi, mulai dari penebusan tanah, harta sampai Boas menikahi Rut (penebusan bangsa kafir). Ada juga penebusan di kitab Ester, sampai Ester dinikahi oleh Ahasyweros (penebusan bangsa Israel).
Malam ini, kita mempelajari dari kitab Rut. Rut 1: 1-5 'Betlehem'= rumah roti= Firman= penggembalaan. Menuju Moab= meninggalkan Firman Penggembalaan/Firman Pengajaran yang benar. Mengapa bisa terjadi hal ini? Jawabannya: - karena terjadi kelaparan rohani= tidak puas (ay. 1).
Hati-hati, dalam ibadah, kita harus ada kepuasan. Kalau tidak puas, lama-lama akan tinggalkan Betlehem. Sementara ada pembukaan Firman, tapi kemudian bisa jenuh/tidak puas, itu karena ada dosa yang disembunyikan.
- karena mencari kebutuhan-kebutuhan hidup jasmani, sampai tinggalkan penggembalaan.
Akibatnya: - ay. 20 = mengalami kepahitan dalam hidup ("Mara").
- mengalami 3 macam kematian (suami dan 2 anak laki-laki):
- kematian tubuh jasmani.
- kematian secara rohani, terpisah dari Tuhan, sehingga jatuh bangun dalam dosa, dan tidak menyesal setelah berbuat dosa dan bahkan menantang Tuhan.
- kematian kedua (neraka) (Wahyu 20: 15; 21: 8).
Jadi, kalau tinggalkan penggembalaan, akibatnya sungguh fatal, bahkan sampai pada kematian yang kedua. Itu sebabnya, APAPUN ALASANNYA, jangan sampai kita tinggalkan Firman Pengajaran yang benar yang sudah kita rasakan selama ini.
Sebaliknya, hati-hati, kalau kita keluar dari penggembalaan, maka Rut (bangsa kafir dari Moab), bisa mendapat kesempatan untuk masuk ke Betlehem. Ini suatu kemurahan Tuhan.
Roma 11: 30-31 Matius 15: 24-28 Bangsa kafir ini menjadi anak Tuhan lewat makan remah-remah roti= menghargai Firman penggembalaan.
Rut 2: 2-5, 7-8 = Rut menghargai Firman pengajaran yang benar. Prosesnya: - mendengar Firman dengan sungguh-sungguh dengan suatu kebutuhan.
- mengerti Firman.
- percaya dan yakin pada Firman.
- praktik Firman, taat dengar-dengaran pada Firman, apapun resiko yang kita hadapi.
Saat kita memperhatikan/mengumpulkan jelai, Boas akan memperhatikan kita. Boas= gambaran Tuhan Yesus. Saat kita mau memperhatikan Firman, saat itu Yesus mau memperhatikan hidup kita. Atau diistilahkan dengan menata hidup kita pada jalur kehendak Tuhan yang indah, mulia dan sampai kekekalan.
Jangan kita pergi ke ladang yang lain! (ay. 8). Tapi memusatkan pada 1 Firman Pengajaran yang benar. Saat kita bisa teguh pada Firman pengajaran yang benar, kita akan bisa masuk dalam kebangunan rohani (masa panen). Kebangunan rohani, itu terjadi di kandang penggembalaan terlebih dahulu, tekun dalam 3 macam ibadah.
Ruth 3: 2-3, 10 Aktivitas dalam kandang penggembalaan:
- mandi= penyucian -> ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.
- berurap= menggunakan minyak -> ketekunan dalam ibadah raya.
- memakai pakaian bagus= membuang pakaian lama dan memakai pakaian baru= keubahan hidup -> ketekunan dalam ibadah doa penyembahan.
Jangan memakai pakaian baru dengan tidak melepas pakaian lama, sebab hasilnya hanya kesengsaraan. Dan lewat doa penyembahan, pakaian itu akan diubahkan untuk jadi pakaian putih yang berkilau-kilauan.
Dalam Tabernakel, penggembalaan itu adalah ruangan suci. Dan disanalah kita bisa mengalami penyucian secara intensif, sampai tidak bercacat cela.
ay. 10= Rut mengalami penyucian di kandang penggembalaan, dimulai dengan tidak mengejar-ngejar orang muda (penyucian keinginan daging, itulah keinginan jahat dan najis). Kalau keinginan disucikan, maka perbuatan dan perkataan juga akan disucikan, sampai seluruh hidup kita akan disucikan, sampai tidak bercacat cela. Ini pentingnya penggembalaan dan kebangunan rohani yang bisa kita alami. Kalau kita sudah disucikan, Tuhan akan berikan kita karunia Roh Kudus untuk memakai kita lebih lanjut dalam pembangunan tubuh Kristus. Yaitu dari penggembalaan berkembang pada antar kandang penggembalaan, sampai antar Israel dengan kafir, jadi satu tubuh. Efesus 4: 11-12 Yohanes 10: 16 = pelayanan tubuh Kristus antar penggembalaan, sampai mencapai 1 tubuh dengan 1 Kepala. Rut, bangsa kafir, tapi kalau mau tekun dalam penggembalaan, ia dipakai untuk menjadi saksi di Israel.
Rut 3: 11 'wanita baik-baik'= membawa kabar yang baik. Dari orang Moab, bisa jadi kesaksian di Israel. Dan kita bangsa kafir, juga akan bisa jadi kesaksian bagi bangsa Israel.
Posisi kehidupan yang tergembala (Ruth 3: 8-9): dibawah kaki Boas= dibawah kaki Tuhan Yesus. Tidak ada yang perlu kita ragukan. Dan disanalah kita mengalami naungan sayap Tuhan, dimana maut tidak berkuasa. Jangankan kepahitan, mautpun tidak akan berkuasa atas hidup kita. Tapi yang ada hanyalah sukacita dan sorak sorai, sebab maut sudah dikalahkan. Naungan sayap Tuhan= kasih setia Tuhan yang ajaib. Hasilnya:
- Mazmur 17: 7-8 = kasih setia Tuhan yang ajaib melindungi dan memelihara kita bagaikan biji mataNya sendiri. Artinya:
- kita dilindungi dan dipelihara mulai dari jaman sekarang yang sulit untuk menabur dan menuai.
- kita dilindungi waktu jaman antikris selama 3.5 tahun.
- Zakharia 2: 7-8 = Ākasih setia Tuhan yang ajaib menebus kita dan melepaskan kita dari dosa-dosa sampai pada puncaknya dosa (dosa babel).
1 Yohanes 5: 18 Saat kita dilepaskan dari dosa, saat itulah setan tidak bisa menjamah kita. Justru Tuhan yang menjamah kita untuk menyelesaikan segala masalah kita, sampai masalah yang mustahil sekalipun. Sebab, orang yang lepas dari dosa, itu adalah biji mata Tuhan.
- Rut 4: 5-6 = kasih setia Tuhan yang ajaib menebus dan mengangkat Rut jadi mempelai Boas= mengangkat kita jadi mempelai Yesus.
Disini ada 2 penebus:- Mr X= hukum taurat. Tapi hukum taurat tidak bisa menebus bangsa kafir, sehingga sepatunya harus dilepas (Rut 4: 8).
- Boas= Tuhan Yesus. Yesus harus mati dikayu salib untuk menggenapkan hukum taurat, sehingga bisa menebus bangsa Israel dan kafir. Dan Yesus tidak mau dilepaskan kasutNya. Jangankan kasutNya, tali kasutNyapun tidak mau dilepas (Yohanes 1: 26-27). Itulah keteguhan kasih setia Tuhan bagi kita untuk menebus kehidupan kita. Sebab kalau kasutNya dilepas, itu artinya Yesus tidak mau menebus kita.
Malam ini, Yesus mau menebus hidup kita. Bagaimana kasih setia kita kepada Tuhan? Seringkali, kita malas untuk ibadah dan menyembah Tuhan, tapi kasih setia Tuhan tidak perlu diragukan lagi. Dan pada sangkakala terakhir, kita akan dijadikan mempelai wanita Tuhan.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|