|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 November 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI.... Ibadah Raya Malang, 27 Maret 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:6-10, 12 26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon... Ibadah Kaum Muda Remaja, 30 April 2011 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Markus 15:20b-47 menunjuk 7 hal yang... Ibadah Raya Malang, 29 April 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.
Tiga kali Petrus menyangkal Yesus: Ayat... Ibadah Doa Malam Malang, 27 Mei 2010 (Kamis Malam)
Keluaran
29: 8-9
29:8.
Kausuruhlah anak-anaknya mendekat dan kaukenakanlah kemeja-kemeja itu
kepada mereka.
29:9. Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka,
kepada Harun... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 November 2010 (Selasa Pagi)
Dalam Keluaran 1, ada dua rencana yang besar: Ayat 1-7, rencana Allah, yaitu rencana... Ibadah Doa Malang, 17 Maret 2009 (Selasa Sore)
Digabung dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 24: 29-31 adalah keadaan pada waktu... Ibadah Raya Malang, 28 Juni 2009 (Minggu Pagi)
Wahyu 21: 5. "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru"
Dulu, manusia diciptakan sama dengan Tuhan dan ditempatkan... Ibadah Kaum Muda Malang, 21 Maret 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13 menunjuk tentang penghukuman Tuhan (khotbah akhir jaman) yang akan dimulai dari... Ibadah Doa Surabaya, 08 Februari 2012 (Rabu Sore)
Matius
26: 69-75
PETRUS
MENYANGKAL YESUS.
Tiga
kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
Matius
26: 69-70
Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea (menyangkal panggilan
pilihan... Ibadah Jumat Agung Malang, 02 April 2010 (Jumat Sore)
Matius 25:1, penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Laki-laki Sorga yang akan segera... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Mei 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1. "Pada
waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh
gadis, yang mengambil pelitanya
dan pergi menyongsong... Ibadah Doa Surabaya, 21 Desember 2011 (Rabu Sore)
Matius
26: 57-68
INI
TENTANG SAKSI DAN KESAKSIAN.
Ada
2 macam saksi dan kesaksian yaitu
Saksi
palsu/dusta (Matius
26: 59-62).
Saksi
yang benar (Matius
26: 63-66).
Malam
ini... Ibadah Raya Surabaya, 09 Januari 2011 (Minggu Sore)
Matius
25: 31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Raya Surabaya, 08 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 14-30
25:14.
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau
bepergian ke luar negeri, yang...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 November 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. 25:32.
Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan
memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala
memisahkan domba dari kambing, 25:33. dan Ia akan menempatkan
domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah
kiri-Nya. 25:34.
Dan Raja
itu akan berkata kepada mereka yang di
sebelah kanan-Nya:
Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang
telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
ay.
31-32= Yesus tampil sebagai Raja diatas segala raja dan Gembala Agung
untuk memisahkan
domba dari kambing.
Sebab
itu, hari-hari ini, kita harus
memperhatikan penggembalaan. Kita
sudah mendengar mengenai ciri dari penggembalaan yang benar. Sudah
memilih penggembalaan yang benar, kita masih harus EXTRA
HATI-HATI,
karena masih ada perpisahan antara domba dengan kambing.
ay.
33= kambing dan domba dipisahkan dari posisinya:
-
posisi domba di sebelah kanan,
-
posisi kambing di sebelah kiri.
Posisi
domba yang disebelah kanan itulah yang akan masuk ke dalam kerajaan
Surga (ay. 34), sedangkan kambing yang disebelah kiri, akan masuk
dalam penghukuman kekal (ay. 41). 25:41.
Dan Ia akan berkata
juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya:
Enyahlah dari hadapan-Ku,
hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang
telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
Sebab
itu, kita HARUS
BERUSAHA
untuk masuk dalam penggembalaan yang benar.
Pengkhotbah
10: 2 10:2.
Hati orang berhikmat menuju ke kanan, tetapi hati orang bodoh ke
kiri.
Yang
menentukan posisi kita ada di kiri atau di kanan adalah berhikmat atau
bodoh. Domba
di sebelah kanan adalah kehidupan yang memiliki hikmat surgawi,
sedangkan kambing di sebelah kiri adalah hamba Tuhan yang
bodoh.
Kita sudah mendengar cara kita mendapat hikmat Surga
dan bagaimana kita mendapatkan hikmat (Ibadah
Raya Surabaya, 14 November 2010).
Ayub
28: 28 28:28.
tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut
akan Tuhan, itulah hikmat,
dan menjauhi kejahatan itulah akal budi."
Kita
mendapatkan hikmat surgawi lewat takut akan Tuhan. Kemarin,
kita sudah mendengar contoh kehidupan yang takut akan Tuhan, yaitu
bidan Pua dan Sifra. Dari sekian banyak bidan di Mesir, HANYA 2
yang takut akan Tuhan.
Artinya sekarang, jangan sampai kita
asal melayani!
Malam ini, kita lanjutkan dengan PRAKTIK
SEHARI-HARI KEHIDUPAN YANG TAKUT AKAN TUHAN/memiliki
hikmat Surga, yaitu:
- Amsal
8: 13
8:13.
Takut akan
TUHAN ialah membenci kejahatan;
aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat,
dan mulut penuh tipu muslihat.
Praktik
pertama: TAKUT
BERBUAT DOSA=
membenci dosa dan dusta. Jika kita membenci dosa, kita menerima
kasih dan kemurahan Allah, terutama bagi kita bangsa kafir, yang
diwujudkan lewat luka kelima dari Yesus. Artinya, kita
menerima kasih dan kemurahan Tuhan lewat lambung Tuhan yang tertikam
tombak.
Yohanes
19: 32-34 19:32.
Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang
pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan
Yesus;19:33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat
bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, 19:34.
tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam
lambung-Nya dengan tombak,
dan segera mengalir keluar darah dan air.
Dari
lambung, keluar darah dan air. Artinya, orang
yang membenci dosa, memiliki tanda darah
(bertobat= berhenti berbuat dosa) dan
air
(baptisan air yang menghasilkan hidup baru dan mengalami kelepasan
dari dosa).
Sebab itu, kita harus takut berbuat dosa
sekalipun ada kesempatan/paksaan, sampai membenci dosa, sehingga
kita akan selalu hidup dalam kebenaran. Kalau mempertahankan
dosa, kehidupan itu bisa membenci Tuhan.
Dan orang ini tidak mempunyai kasih Tuhan. Akibatnya, kehidupan
itu menjadi durhaka pada Tuhan dan sesama.
Amsal
3: 7-8 3:7.
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah
akan TUHAN
dan jauhilah kejahatan; 3:8. itulah yang akan menyembuhkan
tubuhmu
dan menyegarkan
tulang-tulangmu.
Jangan
sampai kita menganggap diri sendiri bijak, tetapi biarlah kita meminta
hikmat dari Surga.
Kalau
membenci dosa/hidup benar, kita akan menerima kuasa
kesembuhan
dari Tuhan,
meliputi:
- kesemubuhan
secara tubuh,
- kesembuhan
keuangan,
- kesegaran
rohani (menyegarkan tulang-tulang, sehingga tidak menjadi tulang
kering).
Kalau menjadi tulang kering, kehidupan itu tidak
bisa masuk dalam pembangunan tubuh Kristus. Tetapi kalau tulang
kita segar, kita bisa masuk dalam pembangunan tubuh Kristus.
- Yosua
24: 14
24:14.
Oleh sebab itu, takutlah
akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya
dengan tulus ikhlas dan setia. Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek
moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan
beribadahlah kepada TUHAN.
Praktik
kedua: BERIBADAH
DAN MELAYANI TUHAN DENGAN SETIA DAN TULUS IKHLAS.
Setia,
artinya:
tidak mau terhalangi oleh apapun. Tulus
ikhlas, artinya:
tanpa pamrih, hanya untuk menyenangkan dan menggagungkan
Tuhan.
Dalam
ibadah, yang Tuhan nilai adalah kesetiaan dan tulus ikhlas.
1
Timotius 4: 8-10 4:8.
Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah
itu berguna
dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk
hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
4:9. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya. 4:10.
Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita
menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua
manusia, terutama mereka yang percaya.
Kalau
kita beribadah dan melayani Tuhan dengan setia dan tulus ikhlas, hasilnya
adalah ada
jaminan
kepastian yang dobel
dari Tuhan,
yaitu kepastian
untuk hidup sekarang
didunia dan untuk hidup
yang akan datang
sampai hidup kekal selama-lamanya.
Saat antikris berkuasa di
bumi, kita akan hidup seperti umat Israel di padang gurun dan kita
akan dipelihara langsung oleh Tuhan, seperti Israel yang makan manna
selama 40 tahun.
ay. 9= 'patut
diterima sepenuhnya'=
diterima dengan hati terbuka. Kalau hati kita sudah
terbuka/yakin, maka kita
bisa berjuang untuk beribadah.
Sebelum
kita berjuang, Tuhan
sudah lebih dulu memperjuangkan ibadah bangsa Israel dan bangsa
kafir.
Tuhan
memperjuangkan ibadah Israel
lewat menghukum Mesir dengan 10 hukuman. Tuhan
memperjuangkan ibadah bangsa kafir
lewat rela di hukum di kayu salib. Dan dengan darahNya, membebaskan
kita dari perbuatan sia-sia, sehingga kita bisa beribadah dan
melayani Tuhan.
Ibrani
9: 14 9:14.
betapa lebihnya darah
Kristus,
yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri
kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan
hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia,
supaya kita
dapat beribadah
kepada Allah yang hidup.
Apapun
yang kita lakukan untuk ibadah pelayanan kita, masih belum sebanding
dengan korban Kristus. Sebab itu, kita
harus MEMPERJUANGKAN
IBADAH PELAYANAN
lebih dari apapun di dunia ini.
Kalau
aktivitas didunia lebih diutamakan, yang di dapatkan hanyalah kesia-siaan
dan berakhir sampai liang kubur.
- Pengkhotbah
12: 13
12:13.
Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah
akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya,
karena ini adalah kewajiban setiap orang.
Praktik
ketiga: TAAT
DENGAR-DENGARAN PADA FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR.
Kalau
taat, hasilnya:
- kita
mengalami
penyucian dari dosa-dosa,
sehingga bisa saling mengasihi.
1
Petrus 1: 22 1:22.
Karena kamu telah menyucikan
dirimu oleh ketaatan
kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih
persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh
saling
mengasihi
dengan segenap hatimu.
1
Korintus 5: 11 5:11.
Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan
bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara,
adalah orang cabul(1),
kikir(2), penyembah berhala(3), pemfitnah(4), pemabuk(5) atau
penipu(6);
dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan
bersama-sama.
=
kita harus disucikan dari 6 dosa yang mendarah daging, sebab ini
yang membuat kita tidak bisa berfellowship.
Jika kita
mengalami penyucian dari 6 dosa ini, kita bisa saling mengasihi
dengan tulus ikhlas.
7
tingkatan "saling":
- saling
mengaku dosa.
Yakobus
5: 16 5:16.
Karena itu hendaklah kamu saling
mengaku dosamu
dan saling
mendoakan,
supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin
didoakan, sangat besar kuasanya.
- saling
mendoakan.
- saling
membangun.
Roma
14: 19 14:19.
Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai
sejahtera dan yang berguna untuk saling
membangun.
- saling
menasihati,
terutama nasihat soal ibadah.
Ibrani
10: 25 10:25.
Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah
kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita
saling
menasihati,
dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
- saling
membantu.
Efesus 4: 2 4:2. Hendaklah kamu selalu rendah hati,
lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling
membantu.
- saling
mendahului dalam memberi hormat.
Roma
12: 10 12:10.
Hendaklah kamu saling
mengasihi
sebagai saudara dan saling
mendahului dalam memberi hormat.
- saling
mengasihi.
Kalau
sudah sampai pada saling mengasihi, kita bisa masuk dalam
pembangunan tubuh Kristus.
- kita
mengalami
keubahan
dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
1
Petrus 1: 23 1:23.
Karena kamu telah dilahirkan
kembali
bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh
firman Allah, yang hidup dan yang kekal.
Disini,
manusia daging seperti rumput. Sebab itu, penting untuk makan
Firman supaya terjadi keubahan dari manusia rumput menjadi manusia
rohani.
Matius
6: 30-31 6:30.
Jadi jika
demikian Allah mendandani rumput
di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api,
tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang
kurang percaya? 6:31. Sebab itu janganlah
kamu kuatir
dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami
minum? Apakah yang akan kami pakai?
Manusia
rumput/manusia
daging yang harus diubahkan adalah manusia
yang kuatir
karena perkara dunia dan bimbang
karena pengajaran.
Kalau
kuatir/takut, akan menjadi rumput kering. Kalau bimbang, akan
tenggelam/gugur.
Matius
14: 28-33 14:28.
Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau
itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." 14:29.
Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu
dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. 14:30. Tetapi ketika
dirasanya tiupan angin, takutlah
ia dan mulai tenggelam
lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" 14:31. Segera
Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai
orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?" 14:32.
Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah. 14:33. Dan
orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya:
"Sesungguhnya
Engkau Anak Allah."
Tuhan
ijinkan anak Tuhan tenggelam,
supaya bisa
mengulurkan
tangan pada Tuhan dan berseru pada Tuhan
(kuat dan teguh hati, percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada
Tuhan).
Ini sama artinya dengan mengulurkan tangan pada
Tuhan dan Tuhan akan mengulurkan Tangan belas kasihNya kepada
kita.
Pengalaman ditolong Tuhan masih belum cukup. Masih
harus ditambah dengan PENGALAMAN
PENGGEMBALAAN. Sebab,
sekalipun disini Petrus mengatakan Yesus Anak Allah, tapi saat
menghadapi percikan darah,
ia menyangkal Tuhan.
Yohanes
21: 18-19 21:18.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau
mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja
kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan
mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan
membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." 21:19.
Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus
akan mati dan memuliakan Allah.
Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah
Aku."
Dalam
penggembalaan, kita mantap mengulurkan tangan pada Tuhan,
kita percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada Tuhan, serta taat
dengar-dengaran sepenuh pada Tuhan.
Tadi, Petrus takut mati.
Tetapi setelah ia tergembala, ia menjadi kuat dan teguh hati
sekalipun sampai mati.
1
Tawarikh 28: 20 28:20.
Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan
teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan
janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau.
Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala
pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.
Kalau
kita taat dengar-dengaran sepenuh, kita mengulurkan tangan pada
Tuhan dan Tuhan juga akan mengulurkan Tangan
belas kasihNya pada kita untuk:
- menyelesaikan
segala masalah kita.
- menghapus
air mata.
- menyelesaikan
pekerjaan rumah ibadah (tubuh Krisstus yang sempurna). Kita
disucikan dan disempurnakan sampai tidak bercacat cela. Kita
menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua
kali, sampai kita masuk ke Yerusalem baru (penggembalaan
terakhir).
Wahyu
21: 14 21:14.
Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya
tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
=
nama Petrus tertulis di tembok Yerusalem baru.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|