|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Mei 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:67-80 adalah tentang "Nyanyian Pujian Zakharia".
Lukas 1:67 Ibadah Raya Surabaya, 01 April 2012 (Minggu Sore)
Tema
Ibadah di Teluk Bintuni, Papua Barat "Yohanes 20: 19-29=
kebangkitan
Yesus membawa damai sejahtera"
Yesus
yang sudah bangkit, menampilkan
3x damai... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 September 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35 NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah.
Ini... Ibadah Raya Surabaya, 24 Oktober 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 31-32 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 September 2010 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Matius 25:14-30 merupakan perumpamaan tentang... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Maret 2012 (Senin Sore)
Matius
27: =
terkena pada 7
kali percikan darah di
atas
tabut perjanjian/tutup pendamaian.
Sebenarnya,
ada 2x7 percikan darah yang dilakukan oleh Harun... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 Juli 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 14-30
25:14.
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau
bepergian ke luar negeri,... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Juni 2011 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Kita masih mempelajari tentang Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 16 Maret 2010 (Selasa Siang)
Keluaran 17-18 dalam Tabernakel menunjuk pada Pelita Emas, yaitu Roh Kudus dengan segala... Ibadah Raya Surabaya, 21 Agustus 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 26-29 26:26.
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap
berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya
dan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 Desember 2011 (Senin Sore)
Matius
26: ay.
57-68= SAKSI
DAN KESAKSIAN.
Kita
sudah mempelajari 2
macam saksi dan kesaksian
(mulai diterangkan pada Ibadah
Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay.
59-62=... Ibadah Doa Malang, 08 Februari 2011 (Selasa Sore)
Matius 26 menunjuk pada BULI-BULI EMAS BERISI MANNA.
Buli-buli emas artinya... Ibadah Raya Malang, 21 November 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 Januari 2012 (Kamis Sore)
Siaran Tunda Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Medan
Wahyu 19:9 19:9... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 07 September 2010 (Selasa Pagi)
LETAK PINTU KEMAH (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html) Letaknya adalah antara halaman dan ruangan suci. Diluar pintu kemah adalah HALAMAN,...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Oktober 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 31-32 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. 25:32.
Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan
memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala
memisahkan domba dari kambing,
Saat
kedatangan Yesus kedua kali, Yesus
tampil dalam 2 penampilan:
- ay.
31= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai
Raja segala raja
yang bersemayam di tahta kemuliaan.
Kalau Yesus tampil sebagai
Raja segala raja, kita harus tampil sebagai raja-raja, yaitu orang yang diurapi/berkemenangan untuk duduk di atas tahta kemuliaanNya.
- ay.
32= Yesus tampil sebagai
Gembala.
Kalau
Yesus tampil sebagai Gembala, kita harus tampil sebagai domba-domba
yang tergembala.
Saat
ini, kita hidup di padang gurun dunia yang kering dan mematikan
rohani kita. Oleh sebab itu, domba-domba harus tergembala= berada
di sumur penggemlbaan/duduk
di tepi sumur penggembalaan.
Sumur
penggembalaan adalah SUMBER
AIR KEHIDUPAN ROHANI,
yaitu pembukaan Firman Allah, urapan Roh Kudus dan kasih Allah. Kalau
kehidupan itu tidak mau tergembala, maka ia akan bertemu dengan SUMUR
YANG KERING.
Yeremia
2: 13 2:13.
Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka
meninggalkan Aku,
sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri,
yakni kolam
yang bocor,
yang tidak dapat menahan air.
2
kali kesalahan anak-anak Tuhan:
- meninggalkan
Tuhan sebagai air hidup= tidak mau tergembala.
- menggali
sumur yang bocor= menggali sumur yang kering.
Pengertian
sumur yang kering:
- guru-guru
palsu/nabi-nabi palsu dengan ajaran palsu
yang membuat kering rohani.
2
Petrus 2: 17 2:17.
Guru-guru
palsu itu adalah seperti mata air yang kering,
seperti kabut yang dihalaukan taufan; bagi mereka telah tersedia
tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat.
- iri
hati, kebencian tanpa alasan, dendam dan sebagainya
(seperti Yusuf yang dimasukkan oleh kakak-kakaknya ke dalam sumur
kering).
Jika hamba Tuhan berkhotbah/sidang jemaat mendengar khotbah yang benar tetapi dengan iri hati, dendam dan kebencian tanpa alasan akan menyebabkan kering rohani, mati rohani dan menuju pada kebinasaan.
Kegunaan
SUMUR
PENGGEMBALAAN:
- Keluaran
2: 15
2:15.
Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya ikhtiar untuk
membunuh Musa. Tetapi Musa melarikan diri dari hadapan Firaun dan
tiba di tanah Midian, lalu ia
duduk-duduk di tepi sebuah sumur.
Kegunaan
pertama: tempat
pelarian dari Firaun. Firaun=
gambaran setan. Jika kita mantap
dalam penggembalaan,
sekalipun kita menghadapi pencobaan yang berat sampai menghadapi
maut, kita
bisa duduk
seperti Musa yang duduk di tepi sumur.
DUDUK=
diam dan tenang (menyerah sepenuh pada Tuhan). Dan Tuhan yang akan
menyelesaikan semuanya tepat pada waktuNya.
- tempat
pertemuan mempelai.
Kejadian
29: 9-10 29:9.
Selagi ia berkata-kata dengan mereka, datanglah Rahel dengan kambing
domba ayahnya, sebab dialah yang menggembalakannya. 29:10. Ketika
Yakub melihat Rahel, anak Laban saudara ibunya, serta kambing domba
Laban, ia datang mendekat, lalu menggulingkan batu itu dari mulut
sumur, dan memberi minum kambing domba itu.
Pertemuan
Yakub dengan Rachel terjadi di tepi sumur. Musa bertemu dengan
Zipora juga di tepi sumur.
Pertemuan Tuhan Yesus (Mempelai
Pria) dengan perempuan Samaria (gambaran mempelai wanita) juga
terjadi di tepi sumur.
Jika kita mantap
dalam penggembalaan,
maka nikah
kita sedang dibentuk dan diarahkan pada kesempurnaan mempelai wanita
yang siap menyambut kedatangan Tuhan di awan-awan yang permai. Kita
tidak terpisah lagi dengan Tuhan untuk selama-lamanya.
KEGIATAN
DALAM PENGGEMBALAAN
- Keluaran
2: 16, 19
2:16.
Adapun imam di Midian itu mempunyai tujuh
anak perempuan.
Mereka datang menimba air dan mengisi palungan-palungan untuk
memberi minum kambing domba ayahnya. 2:19. Jawab mereka: "Seorang
Mesir menolong kami terhadap gembala-gembala, bahkan ia menimba
air banyak-banyak
untuk kami dan memberi minum kambing domba."
ay.
16= 7 anak perempuan Midian= 7 sidang jemaat bangsa kafir akhir
jaman. Kegiatan pertama: menimba
air BANYAK-BANYAK.
Untuk
seorang gembala, menimba air banyak-banyak, artinya:
- mencari
Firman penggembalaan yang berkelimpahan
lewat bergumul di bawah kaki Tuhan (membaca Alkitab dan menyembah
Tuhan).
Mencari Firman ini juga bisa lewat fellowship dengan
hamba Tuhan yang dipakai oleh Tuhan. Syaratnya: ada
dalam 1 macam pengajaran (air yang baik).
Kalau
pengajarannya beda, akan terjadi keguguran bayi (jiwa lamanya tidak
pernah lahir baru dan tidak ada jiwa baru), seperti Yerikho yang
baik semuanya kecuali airnya yang tidak baik dan terjadi keguguran
bayi di Yerikho.
- memberi
minum domba-domba sampai puas.
Untuk
domba-domba, menimba air banyak-banyak, artinya:
mendengar
dan dengar-dengaran pada Firman penggembalaan
lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
Amos
8: 11-14 8:11.
"Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman
Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini,
bukan kelaparan
akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan
mendengarkan
firman TUHAN. 8:12.
Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara
ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya. 8:13.
Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan
anak-anak teruna karena haus; 8:14. mereka yang bersumpah demi
Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai
Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka
itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."
Mengapa
kita harus menimba air banyak-banyak?
- sebab
kita
menghadapi kelaparan rohani
di seluruh dunia, yang membawa akibat:
- tangan
kanan kering=
perbuatannya tidak baik dan pelayanannya kepada Tuhan juga tidak
baik.
Tangan kanan kering juga berarti tidak bisa memberi,
hanya meminta seperti Bartimeus yang buta, sehingga tidak tahu arah ke Yerusalem baru.
Orang yang
kering tangan kanannya, ini disamakan dengan domba yang jatuh ke
dalam lobang/sumur yang dalam.
Matius
12: 10-11 12:10.
Di situ ada seorang
yang mati sebelah tangannya.
Mereka bertanya kepada-Nya: "Bolehkah menyembuhkan orang pada
hari Sabat?" Maksud mereka ialah supaya dapat mempersalahkan
Dia. 12:11. Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Jika
seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba
itu terjatuh ke dalam lobang
pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan
mengeluarkannya?
Daripada
kita jatuh ke sumur, lebih baik kita menimba banyak-banyak.
- banyak
yang akan rebah lesu dan tidak bangkit-bangkit lagi
(dalam kitab Amos
8: 14).
artinya: jatuh dalam dosa dan tidak bisa bertobat lagi= hidup
dalam dosa sampai puncaknya dosa.
- supaya
kita dimandikan sampai tidak bercacat cela.
Efesus
5: 25-27 5:25.
Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi
jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya 5:26. untuk
menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya
dengan air dan firman, 5:27.
supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya
dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu,
tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.
Kita
dimandikan lewat baptisan air dan Firman pengajaran yang benar
dalam 3 macam ibadah pokok, terutama ibadah pendalaman Alkitab. Dan
kita dimandikan sampai tidak bercacat cela.
Kalau
kita tidak mau dimandikan oleh Tuhan dengan berbagai alasan, satu
waktu, kita akan melihat orang mandi dan jatuh dalam dosa kenajisan
(seperti raja Daud yang tidak mau berperang, ia melihat orang mandi
dan jatuh dalam dosa).
- Keluaran
2: 20
2:20.
Ia berkata kepada anak-anaknya: "Di manakah ia? Mengapakah kamu
tinggalkan orang itu? Panggillah
dia makan."
Kegiatan
kedua: makan
bersama.
Ini menunjuk pada persekutuan dengan Tuhan dan sesama (kayu
salib).
Syarat
PERSEKUTUAN
DENGAN SESAMA
adalah:
- dalam
1 pengajaran
dan tidak berfellowship dengan orang yang mengajarkan ajaran lain
dari yang sudah kita terima. Kalau pengajarannya beda, hanya akan
menimbulkan perpecahan dan godaan-godaan.
Roma
16: 17 16:17.
Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada
terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah
kamu terima,
menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!
- tidak
berfellowship dengan orang yang ada 6 dosa mendarah daging,
sehingga tidak mau mengaku dosa dan menyalahkan orang lain.
1
Korintus 5: 11 5:11.
Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan
bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara,
adalah orang cabul(1),
kikir(2), penyembah berhala(3), pemfitnah(4), pemabuk(5) atau
penipu(6);
dengan
orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan
bersama-sama.
Kalau
kita bersekutu dengan orang semacam ini, dosa-dosanya juga akan
mendarah daging dalam hidup kita.
Syarat
PERSEKUTUAN
DENGAN ALLAH TRITUNGGAL
yaitu lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
- mezbah
dupa emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+dupa+emas.html)=
ketekunan dalam ibadah doa= persekutuan
dengan Allah Bapa dalam kasihNya.
Kalau
kita tekuni, satu waktu, akan menjadi matahari
yang bersinar.
- meja
roti sajian
(http://www.gptkk.org/tabernakel_meja+roti+sajian.html)=
ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci=
persekutuan
dengan Allah Anak dalam Firman dan korbanNya.
Kalau
kite tekuni, satu waktu akan menjadi bulan
dibawah kaki.
- pelita
emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_pelita+emas.html)=
ketekunan dalam ibadah raya= persekutuan
dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan
karunia-karuniaNya.
Kalau
kita tekuni, satu waktu akan menjadi mahkota
12 bintang.
Kalau
kita salah bersekutu, justru karunia itu akan diambil dari kita.
Kalau kita benar
dalam bersekutu,
maka disanalah tempat
pertumbuhan karunia-karunia Roh Kudus.
Wahyu
12: 1, 14 12:1.
Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan
berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah
mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. 12:14. Kepada
perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar,
supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia
dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa
dan setengah masa.
Kalau
kita benar-benar tekun bersekutu dengan Allah Tritunggal, kita akan
menjadi
terang dunia dan kita diberi 2 sayap burung nazar yang besar
untuk menyingkirkan kita ke padang belantara, jauh dari mata
antikris. Dan kita dipelihara oleh Tuhan lewat Firman dan perjamuan
suci. Dan inilah yang disebut dengan KEUNTUNGAN
BESAR.
1
Timotius 6: 6 6:6.
Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan
besar.
- Keluaran
2: 21
2:21.
Musa bersedia tinggal di rumah itu, lalu
diberikan Rehuellah Zipora, anaknya, kepada Musa.
Kegiatan
ketiga: terjadi
pernikahan. Artinya:
masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah saat Yesus datang kedua
kali.
Dari 7 wanita, Musa memilih Zipora, karena Zipora ada
kelebihan pada suaranya. Zipora=
burung kecil. Pada burung kecil, yang dibutuhkan hanya suaranya,
itulah suara
ucapan syukur dan penyembahan pada Tuhan.
Penyembahan
adalah proses untuk MENGECILKAN
DIRI
menjadi bayi
rohani
di dalam gendongan Tangan Tuhan dan kita bisa percaya/mempercayakan
diri HANYA kepada Tuhan sebagai Gembala yang baik. Kita hidup hanya
dari belas kasihan Tuhan.
Yesaya
46: 3-4 46:3.
"Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang
yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang
Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak
dari rahim. 46:4. Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa
putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau
menanggung
kamu
terus; Aku mau memikul
kamu
dan menyelamatkan
kamu.
Hasil
kalau kita ada dalam gendongan Tangan Tuhan:
- Tuhan
Gembala Agung menanggung kita= bertanggung
jawab untuk memelihara hidup kita
dan masa depan kita sampai hidup kekal.
- Tuhan
Gembala Agung memikul kita= memikul
letih lesu dan beban berat kita,
sehingga kita mengalami kelegaan. Dan Tuhan juga menyelesaikan
segala masalah kita tepat pada waktuNya.
- Tuhan
Gembala Agung menyelamatkan kita= menyucikan
kita sampai menyempurnakan kita
dan kita akan terangkat ke awan-awan yang permai dalam sorakan yang
bear.
Wahyu
19: 6-7, 9 19:6.
Lalu aku mendengar seperti suara
himpunan besar orang banyak,
seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya:
"Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah
menjadi raja. 19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,
dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba,
dan pengantin-Nya telah siap sedia. 19:9. Lalu ia berkata
kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke
perjamuan
kawin Anak Domba."
Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar,
perkataan-perkataan dari Allah."
Hari-hari
ini, Tuhan menanti suara kita yang seperti suara Zipora, hanya
menyembah dan menyerah pada Tuhan.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|