|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Agustus 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:8-13 25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah... Ibadah Doa Malang, 08 Maret 2011 (Selasa Sore)
Matius 26 menunjuk tentang BULI-BULI EMAS BERISI MANNA.
Matius 26:1-5 menunjuk tentang... Ibadah Raya Malang, 19 Desember 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK 1 Petrus 2:1-2 2:1. Karena itu... Ibadah Raya Surabaya, 19 Juni 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 20-25 26:20.
Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas
murid itu. 26:21. Dan ketika mereka... Ibadah Doa Malang, 07 Juni 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 26:14-16
Ibadah Doa Malang, 27 Januari 2009 (Selasa Sore)
Oleh : Pdt. Mikha Sandatoding
Matius 5:38-39 menunjuk pada hukum kemurahan. Jika pipi... Ibadah Raya Malang, 22 Januari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:57-68 berjudul "SAKSI dan KESAKSIAN".
Matius 26:57-58 26:57.... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 20 April 2010 (Selasa Pagi)
Pelajaran tentang Kaki Dian Emas/ Pelita Emas/ Kandil.
Keluaran 25:31-40... Ibadah Raya Malang, 24 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-19 26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak... Ibadah Raya Surabaya, 06 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 6-12 26:6.
Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, 26:7.
datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa... Ibadah Doa Surabaya, 01 Februari 2012 (Rabu Sore)
Bersamaan
dengan penataran III Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya
Disertai
dengan puasa
Matius 26: 69-75
PETRUS
MENYANGKAL YESUS.
Tiga
kali petrus menyangkal Yesus... Ibadah Doa Surabaya, 07 Juli 2010 (Rabu Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1.
"Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang
mengambil pelitanya dan pergi... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 April 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 1-13
= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria
Surga yang akan segera datang... Ibadah Doa Malam Session I Malang, 14 Februari 2012 (Selasa Malam)
Yohanes 14:16-18 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan... Ibadah Raya Surabaya, 26 September 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 16-30= sikap kita dan sikap Tuhan terhadap talenta. Sikap kita
ada yang positif dan ada yang...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 September 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 36-39 26:36.
Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat
yang bernama Getsemani.
Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah
di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." 26:37.
Dan Ia
membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya.
Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, 26:38. lalu kata-Nya
kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya.
Tinggallah
di sini dan berjaga-jagalah
dengan Aku." 26:39.
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya
Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari
pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti
yang Engkau kehendaki."
ay.
36-46= GETSEMANE. 'Getsemane'=
tempat
pemerasan daging. Di
Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa
dosa). Di akhir jaman, gereja Tuhan/pengikut-pengikut Yesus juga
akan mengalami pemerasan daging (sengsara daging bersama
Yesus). Gereja
Tuhan akan menghadapi sengsara dalam bentuk:
-
kebencian tanpa alasan,
-
fitnahan,
-
ketidakadilan,
-
penangkapan-penangkapan, dsb.
Ini
sama dengan masuk pra aniaya antikris selama 3,5 tahun. Setelah itu
akan masuk masa aniaya antikris selama 3,5 tahun. Jadi, kita
harus masuk masa PRA
ANIAYA
antikris. Pra
aniaya antikris tidak bisa ditanggulangi dengan kekayaan, kepandaian
dan kedudukan, tetapi HANYA
LEWAT BERJAGA-JAGA DAN BERDOA
(sudah diterangkan pada Ibadah
Doa Surabaya, 14 September 2011).
Kita
sudah mendengarkan 3 tingkatan berjaga dan berdoa (sudah diterangkan
pada Ibadah
Raya Surabaya, 18 September 2011).
Malam
ini, kita pelajari ayat 37 ('Ia
membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya')=
Yesus mengajak Petrus dan 2 anak Zebedeus untuk berjaga-jaga dan
berdoa.
Markus
10: 35 10:35.
Lalu Yakobus
dan Yohanes, anak-anak Zebedeus,
mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya
Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!"
=
anak Zebedeus adalah Yohanes dan Yakobus. Jadi, Yesus mengajak
Petrus, Yakobus dan Yohanes untuk berjaga-jaga dan berdoa menghadapi
Getsemane. 3
murid ini adalah orang-orang yang menulis surat-surat dalam Alkitab,
yaitu:
- Yakobus=
menulis surat Yakobus yang menekankan soal IMAN
dan perbuatan iman,
- Petrus=
menulis surat 1 dan 2 Petrus yang menekankan soal PENGHARAPAN
dan kesucian
(perbuatan pengharapan),
- Yohanes=
menulis surat 1, 2, 3 Yohanes yang menekankan soal KASIH
dan perbuatan kasih.
Jadi,
Yesus
mengajak 3 murid untuk berjaga-jaga dan berdoa untuk mempertahankan
bahkan meningkatkan IMAN, PENGHARAPAN DAN KASIH. Di
mana pra aniaya antikris, inilah yang ingin digugurkan.
Di
akhir jaman, gereja Tuhan juga harus berjaga-jaga dan berdoa supaya
mempertahankan dan meningkatan iman, pengharapan dan kasih. JANGAN
SAMPAI GUGUR!
IMAN
DAN PERBUATAN IMAN Yakobus
2: 14, 17, 26 2:14.
Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia
mempunyai
iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan?
Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? 2:17. Demikian juga halnya
dengan iman: Jika iman
itu tidak disertai perbuatan,
maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. 2:26.
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman
tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
Roma
10: 17 10:17.
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman
Kristus.
Iman
kita harus meningkat sampai perbuatan iman. Iman
yang benar berasal dari mendengar
Firman Kristus
(Firman yang diurapi Roh Kudus= Firman yang dibukakan
rahasianya). Jadi, yang
didengar harus benar,
yaitu firman kristus, bukan pengetahuan, sehingga kita bisa mengerti,
percaya dan yakin pada firman (firman
menjadi iman
yang benar
di dalam hati).
Sesudah
punya iman yang benar, iman harus dipertahankan supaya tidak gugur
tapi meningkat menjadi perbuatan iman, sebab iman
tanpa perbuatan iman sama dengan mati. Setan
juga percaya Tuhan, bahkan gemetar, tetapi perbuatan setan melawan
Tuhan, sehingga semuanya sia-sia.
Yakobus
2: 20-21 2:20.
Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman
tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? 2:21. Bukankah Abraham,
bapa kita, dibenarkan
karena perbuatan-perbuatannya,
ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?
Abrahamn
adalah contoh kehidupan yang beriman
kepada Tuhan dan melakukan perbuatan iman,
yaitu mempersembahkan/mengorbankan Ishak sesuai dengan kehendak
Tuhan. Kalau Firman di -logikan, maka Firman akan kehilangan nilai
rohaninya. Kalau pakai logika, Abraham bisa saja menolak untuk
mempersembahkan Ishak.
Bagi kita sekarang, Ishak adalah
sesuatu
yang diidam-idamkan, dibanggakan dan disayangi.
KALAU
TUHAN MINTA, HARUS KITA BERIKAN.
Kalau dipertahankan, justru akan kehilangan segala-galanya. Tetapi
kalau di serahkan, kita akan mendapatkan. Sesudah Abraham
menyerahkan Ishak, Tuhan
sanggup menyediakan yang tidak ada menjadi ada dan Abraham bertemu
Tuhan Jehova Jireh.
PENGHARAPAN
DAN KESUCIAN 1
Petrus 1: 14-16 1:14.
Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu
yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu, 1:15. tetapi hendaklah
kamu menjadi
kudus di dalam seluruh hidupmu
sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, 1:16.
sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.
'menjadi
kudus di dalam seluruh hidupmu'=
kita harus mengalami penyucian seluruh hidup. Malam ini kita pelajari
penyucian ditinjau dari masanya, yaitu:
- penyucian
masa lalu.
1
Yohanes 1: 9 1:9.
Jika kita mengaku
dosa kita,
maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala
dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
Proses
penyucian masa lalu:
kita mengaku dosa-dosa yang sudah kita lakukan, katakan atau
pikirkan di masa lalu kepada Tuhan dan sesama. Dan Darah
Yesus aktif untuk menutupi dosa-dosa
sampai tidak ada bekasnya.
Kalau dosa diulangi lagi, maka
pengampunan akan hilang dan maut masih berkuasa. Karena itu,
Darah
Yesus juga aktif untuk mencabut akar-akar dosa,
sehingga dosa tidak tumbuh lagi (kita tidak berbuat dosa
lagi). Dengan jalan inilah, kita mengalami penyucian masa lalu,
dengan
tanda terlepas dari dosa.
- penyucian
masa sekarang
lewat Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata
dua.
Ibrani
4: 12-13 4:12.
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang
bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa
dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan
pertimbangan dan pikiran hati kita. 4:13.
Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya,
sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang
kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
Firman
pengajaran yang benar menyucikan hidup kita mulai dari hati dan
pikiran yang merupakan tempat persembunyian dosa.
Markus
7: 21-23 7:21.
sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat,
percabulan(1),
pencurian(2),
pembunuhan(3), 7:22.
perzinahan(4),
keserakahan(5),
kejahatan(6),
kelicikan(7),
hawa
nafsu(8),
iri
hati(9),
hujat(10),
kesombongan(11),
kebebalan(12). 7:23.
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan
orang."
Bebal=
tidak bisa dinasihati= puncak dari kekerasan hati. Jika hati dan
pikiran disucikan, maka seluruh hidup kita juga disucikan (perkataan
dan perbuatan disucikan), sampai satu waktu tidak bercacat cela.
- penyucian
masa yang akan datang.
1
Yohanes 3: 2-3 3:2.
Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak
Allah, tetapi belum nyata apa keadaan
kita kelak;
akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya,
kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia
dalam keadaan-Nya yang sebenarnya 3:3. Setiap orang yang menaruh
pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan
diri sama seperti Dia yang adalah suci.
'keadaan
kita kelak'=
masa
akan datang. Proses penyucian masa yang akan datang:
kita mengharapkan kedatangan Yesus kedua kali. Tidak ada yang
tahu kapan Yesus datang kembali, bahkan Yesus sendiri juga tidak
tahu. Itu sebabnya, kita
harus SELALU MENJAGA KESUCIAN SAMPAI KESEMPURNAAN. Kalau
kita ingat bahwa Yesus akan datang kembali, kita tidak akan mau
berbuat dosa.
KASIH
DAN PERBUATAN KASIH 1
Yohanes 4: 18 4:18.
Di
dalam kasih tidak ada ketakutan:
kasih yang
sempurna
melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan
barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
Kita
harus mempertahankan dan meningkatkan kasih sampai mencapai kasih
yang sempurna. Praktiknya
adalah:
- TIDAK ADA LAGI KETAKUTAN DAN
KEKUATIRAN,
sehingga:
- kita
bisa mengutamakan kerajaan Surga dan kebenarannya
(setia dan benar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sesuai dengan
Firman pengajaran yang benar).
Kekuatiran dan ketakutan akan
membawa pada kutukan dan penghukuman. Tetapi
kalau kita setia dan benar, kita membawa berkat Tuhan.
- kita
bisa menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan,
sesuai kehendak Tuhan. Dan Tuhanlah yang membela kita.
- TAKUT
AKAN TUHAN.
Amsal
8: 13 8:13.
Takut
akan TUHAN ialah membenci kejahatan;
aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat,
dan mulut penuh tipu muslihat.
Takut
akan Tuhan= membenci kejahatan, sampai membenci dusta. Dusta ini
merupakan penutup dosa. Artinya: kalau kita jujur, ada harapan
kita bisa suci dan sempurna. Berdusta=
tidak ada kasih sama sekali. Kalau
tidak ada dusta, kita mengarah pada kesempurnaan.
Yakobus
3: 2 3:2.
Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak
bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat
juga mengendalikan seluruh tubuhnya.
Kasih
sempurna= menghasilkan kesempurnaan (ruangan maha suci).
Jadi,
hari-hari ini, kita harus menjaga iman, harap dan kasih kita. Tidak
peduli apa yang kita alami didunia ini, yang penting adalah kita
mempertahankan iman, harap dan kasih. JANGAN
RAGUKAN KASIH ALLAH! Secara
jasmani, mungkin kita tidak baik, tapi kalau bisa mempertahankan
iman, harap dan kasih, itu adalah kasih Allah. Kalau
kita memiliki semuanya, hasilnya:
- Markus
5: 35-37, 41-42
5:35.
Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala
rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya
lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?" 5:36. Tetapi Yesus
tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah
ibadat: "Jangan takut, percaya
saja!" 5:37. Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut
serta, kecuali Petrus,
Yakobus dan Yohanes,
saudara Yakobus. 5:41. Lalu dipegang-Nya tangan anak itu,
kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku
berkata kepadamu, bangunlah!" 5:42. Seketika itu juga anak
itu bangkit berdiri dan berjalan,
sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat
takjub.
=
yang boleh masuk hanya Petrus, Yohanes dan Yakobus (iman, harap dan
kasih).
Hasil pertama: mengalami
kuasa kebangkitan
untuk menghadapi anak yang mati. Artinya:
- mati
rohani/kering rohani (mempertahankan dosa sampai puncaknya dosa)
akan dipulihkan
menjadi hidup benar dan bergairah,
dimulai dengan bergairah saat makan Firman yang benar (anak ini
setelah dibangkitkan, langsung diberi makan),
- nikah
dan buah nikah yang hancur akan dipulihkan
kembali,
- masa
depan yang mati diganti dengan masa
depan yang indah dan berhasil,
- kemustahilan
dihapuskan menjadi tidak mustahil,
semua diselesaikan oleh Tuhan sesuai kehendak Tuhan.
- 1
Korintus 13: 12-13
13:12.
Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang
samar-samar, tetapi nanti
kita akan melihat muka dengan muka.
Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku
akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. 13:13.
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman,
pengharapan dan kasih,
dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.
'nanti
kita akan melihat muka dengan muka'=
semakin Firman dibukakan, kita akan semakin jelas melihat Yesus
sampai melihat muka dengan muka.
Hasil kedua: dapat
memandang wajah Yesus. Untuk
sekarang,
artinya: dapat menyembah Tuhan (percaya dan mempercayakan diri
sepenuh kepada Tuhan).
Bilangan
6: 25-26 6:25.
TUHAN
menyinari engkau
dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih
karunia; 6:26.
TUHAN
menghadapkan wajah-Nya
kepadamu dan memberi engkau damai
sejahtera.
Saat
menyembah Tuhan,
- Tuhan
menyinari kita dengan kasih
karunia
untuk memelihara kehidupan jasmani kita ditengah dunia yang sulit.
- Tuhan
memberikan sinar damai
sejahtera
untuk memelihara hidup rohani kita, sehingga kita merasa damai
sejahtera ditengah dunia yang bagaikan laut bergelombang.
Kalau
hati damai, wajah kita akan berseri-seri, tidak ada lagi wajah
muram, wajah pucat, dan wajah buruk.
- Tuhan
memberikan sinar
kemuliaan
untuk mengubahkan kehidupan kita dari manusia daging menjadi
manusia rohani sedikit demi sedikit. Sampai satu waktu saat Yesus
datang kembali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia dan
kita akan terangkat. Kita
memandang Dia MUKA DENGAN MUKA
dan kita bersama Dia selama-lamanya.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|