|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Agustus 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
SIKAP TERHADAP TALENTA Sikap ini ada yang... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 10 Juni 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 29 adalah tentang tahbisan/pelayanan. Ada 3 bagian dasar dari tahbisan : Korban binatang... Ibadah KKR Palangkaraya III, 25 Februari 2009 (Rabu Sore)
Ibrani 13: 1 "Peliharalah Kasih Persaudaraan" Mengapa kita harus memelihara kasih persaudaraan? Jawabannya malam ini, kita pelajari dalam... Ibadah Kaum Muda Remaja, 28 Januari 2012 (Sabtu Sore)
Berita Tentang Kelahiran Yesus.
Lukas 1:26-27 1:26 Dalam bulan... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 November 2009 (Sabtu Sore)
Tujuh nubuat tentang hal yang akan terjadi saat kedatangan Yesus kedua kali.
Nubuat ke-6 tentang pohon... Ibadah Raya Surabaya, 17 Januari 2010 (Minggu Sore)
Matius 24: 45-51
= tentang berjaga-jaga supaya tidak masuk penghukuman bersama dunia.
Kalau dihukum, apa... Ibadah Persekutuan di Poso II, 25 Mei 2011 (Rabu Pagi)
Tema:
"Ingatlah akan istri Lot!" Lukas
17: 32 17:32.
Ingatlah akan isteri Lot!
=
merupakan peringatan kepada ORANG
YANG SUDAH SELAMAT. Sebab,
ditengah perjalanan menuju... Ibadah Doa Malang, 28 Juli 2009 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Yakub
Keluaran 1:1 merupakan kisah Yakub dengan keluarganya yang tadinya tinggal di... Ibadah Natal Surabaya, 21 Desember 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 43-44
Berjaga-jaga dikaitkan dengan pencuri yang akan datang= berjaga supaya
tidak tidur rohani,... Ibadah Doa Malang, 06 Juli 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:1, 13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh... Ibadah Raya Malang, 13 Desember 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT KEDATANGAN YESUS... Ibadah Raya Surabaya, 18 September 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 36-39 26:36.
Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat
yang bernama Getsemani.
Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya:... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 08 September 2009 (Selasa Pagi)
Saat kita tidak berdaya menghadapi sesuatu, biar lewat doa puasa kita bisa berseru mohon pertolongan... Ibadah Raya Surabaya, 05 Desember 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Raya Surabaya, 20 Desember 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7.
Kita harus selalu berjaga-jaga.
ay. 43-44= cara kita berjaga-jaga, dikaitkan...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 Maret 2011 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding
Matius 7:
12-14 7:12. "Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya
orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.
Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. 7:13.
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan
luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang
masuk melaluinya; 7:14. karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan
yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang
mendapatinya."
ay. 12-23= hukum ke-10 dari 10 hukum
perjanjian baru. Hukum ke-10= hukum berbuah-buah.
Matius
5-7 terkena pada pelataran tabernakel dan merupakan 10 hukum
perjanjian baru:
-
Matius 5: 21-26 = hukum damai.
- Matius
5: 27-32=
hukum kesucian.
- Matius
5: 33-37=
hukum kejujuran.
- Matius
5: 38-48=
hukum kemurahan.
- Matius
6: 1-18=
hukum keadilan.
- Matius
6: 19-24=
hukum kekayaan.
- Matius
6: 25-34=
hukum iman.
- Matius
7: 1-6=
hukum menghakimi.
- Matius
7: 7-11=
hukum menyangkut doa.
- Matius
7: 12-23=
hukum menyangkut berbuah-buah.
HUKUM
KE-10 Didunia
ini ada 2 jalan:
- jalan
lebar=
menuju kebinasaan, tetapi banyak yang mengikuti jalan ini,
- jalan
sempit=
menuju hidup kekal dan hanya sedikit orang yang mendapatkannya.
2
jalan ini tidak akan pernah ketemu. Sebab itu, kita
harus masuk PINTU
SEMPIT,
supaya bisa bertemu dengan Tuhan.
PENGERTIAN
JALAN YANG LEBAR, yaitu: Yudas
1: 11 1:11.
Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan
yang ditempuh Kain
dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam
kesesatan
Bileam,
dan mereka binasa karena kedurhakaan
seperti Korah.
- jalan
perbuatan-perbuatan dosa,
sampai dosa kebencian seperti Kain.
- jalan
keinginan daging/jalan
kesesatan seperti dilakukan oleh Bileam.
1
Yohanes 2: 15-16 2:15.
Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau
orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang
itu. 2:16. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan
daging
dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari
Bapa, melainkan dari dunia.
Jalan yang diikuti Bileam/jalan kesesatan yaitu keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup.
- jalan
kedurhakaan
seperti yang dilakukan oleh Korah dan Korah telah masuk dalam
kebinasaan.
Ini
suatu peringatan bagi kita supaya kita
tidak mengikuti jalan yang lebar.
PENGERTIAN
JALAN YANG SEMPIT, yaitu:
- Yohanes
14: 6
14:6.
Kata Yesus kepadanya: "Akulah
jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui
Aku.
Arti
pertama: jalan
kebenaran
menuju keselamatan/hidup yang kekal.
- Ibrani
10: 19-20
10:19.
Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh
keberanian dapat masuk
ke dalam tempat kudus, 10:20.
karena Ia telah membuka jalan
yang baru
dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya
sendiri,
Arti
kedua: jalan
kudus/jalan
kesucian/jalan pembaharuan.
- 1
Petrus 2: 21
2:21.
Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun
telah menderita untuk kamu
dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti
jejak-Nya.
Arti
ketiga: jalan
penderitaan. Banyak
kali, untuk mengikut Tuhan, kita masih mengikuti pandangan daging
kita.
Matius
7: 13 7:13.
Masuklah
melalui pintu yang sesak itu,
karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada
kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
=
Tuhan tidak menyuruh kita memilih, tapi Tuhan
MENYURUH
kita masuk pintu sempit. Sebab bila kita disuruh untuk memilih, kita pasti akan memiih jalan keinginan daging.
Proses
untuk lewat JALAN
KEBENARAN:
- Yohanes
19: 34-35
19:34.
tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan
tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air. 19:35. Dan
orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan
kesaksiannya
benar,
dan ia tahu, bahwa ia mengatakan
kebenaran, supaya kamu juga percaya.
Proses
pertama: percaya=
beriman lewat mendengarkan Firman yang menunjuk pada Yesus yang
telah mati dikayu salib, bangkit dan menuju kemuliaan.
Roma
10: 17 10:17.
Jadi, iman
timbul dari pendengaran,
dan pendengaran oleh firman Kristus.
Kristus artinya yang diurapi. Jadi kita percaya kepada Yesus lewat mendengar firman yang diurapi oleh Roh Kudus. Kita
tidak boleh salah pada awal perjalanan ini.
- Markus
1: 1-4
1:1.
Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. 1:2.
Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku
menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan
bagi-Mu; 1:3. ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun:
Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", 1:4.
demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan:
"Bertobatlah
dan berilah dirimu dibaptis
dan Allah akan mengampuni dosamu."
Proses
kedua: bertobat=
berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan. Setelah itu, kita
dibaptis
air.
Kita diselamatkan oleh Tuhan.
Roma
6: 3-4 6:3.
Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam
Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? 6:4. Dengan demikian
kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam
kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari
antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup
dalam hidup yang baru.
Setelah
keluar dari baptisan air yang benar, kita akan menerima hidup yang baru,
sehingga kita bisa masuk ke dalam kerajaan Surga.
1
Petrus 3: 19-20 3:19.
dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh
yang di dalam penjara, 3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang
dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap
menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di
mana hanya
sedikit,
yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
=
hanya sedikit orang yang mau masuk jalan sempit.
Kalau sudah
hidup dalam kebenaran, bagi daging ini, kita seperti tersiksa seperti
waktu jaman Lot.
2
Petrus 2: 8 2:8.
sebab orang benar ini tinggal di tengah-tengah mereka dan setiap hari
melihat dan mendengar perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu,
sehingga jiwanya
yang benar itu tersiksa--
Jadi,
kita
mengikut Tuhan adalah ikut yang benar,
bukan ikut-ikutan. Memang rasanya sakit bagi daging, tapi nanti
kita akan berbahagia. Kalau sekarang dagingnya senang-senang,
akhirnya akan binasa.
Sedikit saja kita bergeser dari
kebenaran, kita akan terpisah dari Tuhan.
Kita mengikuti
JALAN SUCI
di dalam ruangan suci. Imamat
21: 12 21:12.
Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya
kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang
menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah
TUHAN.
Jadi,
ikut jalan suci adalah (ketekunan dalam 3 macam ibadah).
Kisah
Rasul 2: 42 2:42.
Mereka bertekun
dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu
berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
Untuk
mengikuti jalan sempit lewat jalan suci inipun hanya sedikit.
Artinya, hanya
sedikit
orang yang menekuni 3 macam ibadah pokok. Hanya
orang yang berjuang lewat pintu sempit, mau menempuh jalan yang Tuhan
tunjukan.
Karena itu, orang
yang tergembala adalah orang-orang pilihan Tuhan.
Matius
22: 14 22:14.
Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."
Ibrani
4: 12 4:12.
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang
bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan
roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan
pikiran hati kita.
Hanya
Firman yang lebih tajam dari pedang bermata yang dapat menyucikan
hidup kita.
Yohanes
10: 1 10:1.
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam
kandang domba dengan tidak
melalui pintu,
tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri
dan seorang perampok;
'tidak
melalui pintu'=
tidak mau masuk pintu sempit. Kita
disucikan dari:
- dosa
pencuri.
Yohanes
12: 4-6 12:4.
Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang
akan segera menyerahkan
Dia,
berkata: 12:5. "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual
tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang
miskin?" 12:6. Hal itu dikatakannya bukan karena ia
memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah
seorang
pencuri;
ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang
dipegangnya.
Praktik
mencuri sekarang adalah mencuri milik Tuhan dan sesama. Yudas melayani Tuhan tetapi mencuri. Artinya bagi kita adalah pelayan yang menolak untuk mengembalikan milik Tuhan (persepuluhan dan persembahan khusus) dan menolak mengembalikan milik sesama.
Bila melayani tetapi mencuri seperti Yudas, maka akhirnya akan menyangkal Tuhan Yesus (ay. 4).
- dosa
perampok.
Yosua
7: 1, 10-12a, 15 7:1.
Tetapi orang Israel berubah setia dengan mengambil
barang-barang yang dikhususkan
itu, karena Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda,
mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu. Lalu
bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel. 7:10. Lalu
berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Bangunlah! Mengapa engkau
sujud demikian? 7:11. Orang
Israel telah berbuat dosa,
mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka,
mereka mengambil sesuatu dari barang-barang yang dikhususkan itu,
mereka mencurinya, mereka menyembunyikannya dan mereka menaruhnya di
antara barang-barangnya. 7:12. Sebab itu orang Israel tidak
dapat bertahan
menghadapi musuhnya. 7:15. Dan siapa yang didapati menyimpan
barang-barang yang dikhususkan itu, akan dibakar
dengan api,
ia dan segala sesuatu yang ada padanya, sebab ia telah melanggar
perjanjian TUHAN dan berbuat noda di antara orang Israel."
Orang Israel = gambaran orang Kristen. Jadi ada orang Kristen yang melakukan dosa merampok. Dosa perampok = dosa Akhan yaitu merampok peralatan-peralatan/barang-barang yang dikhususkan untuk Tuhan.
Merampok
pelita emas=
melayani, tetapi menghilangkan ibadah raya. Merampok
meja roti sajian=
pelayan yang menghilangkan ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan
suci. Merampok
mezbah dupa emas=
pelayan yang melayani Tuhan, tetapi menolak ibadah doa.
ay.
12a= kalau
mempertahankan dosa merampok,
akibatnya:
- ay.
12a= kehidupan itu tidak
akan tahan menghadapi musuh,
bahkan meninggalkan Tuhan.
- ay.
15= dibakar
dengan api
hawa nafsu, sampai masuk dalam api neraka.
Kalau
kita tetap tekun dalam 3 macam ibadah pokok, yang kita miliki adalah
api
urapan Tuhan.
- Yohanes
10: 12
10:12.
sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik
domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang,
meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala
itu menerkam
dan mencerai-beraikan domba-domba itu.
=
kita disucikan dari dosa
pembunuh
(serigala).
Matius
7: 15 7:15.
"Waspadalah terhadap nabi-nabi
palsu
yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi
sesungguhnya mereka adalah serigala
yang buas.
Serigala=
pegajaran palsu.
Lukas
13: 31-32a 13:31.
Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada
Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes
hendak membunuh Engkau." 13:32.
Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada
si serigala
itu
Pengajaran
sesat merupakan ragi Herodes
yang punya tabiat membunuh.
1
Yohanes 3: 14-15 3:14.
Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam
hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak
mengasihi, ia tetap di dalam maut. 3:15. Setiap orang
yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia.
Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki
hidup yang kekal di dalam dirinya.
Kalau
kita
disucikan dari 3 dosa ini, maka hidup kita akan damai sejahtera.
1
Tesalonika 5: 23 5:23.
Semoga Allah
damai sejahtera
menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu
terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus
Kristus, Tuhan kita.
Filipi
4: 7 4:7.
Damai
sejahtera Allah,
yang melampaui segala akal, akan memelihara
hati dan pikiranmu
dalam Kristus Yesus.
Kegunaan
damai sejahtera adalah:
- membuat
hati dan pikiran kita terpelihara
sampai terpelihara secara sempurna.
- memberikan
kekuatan,
terutama menghadapi dunia yang goncang.
Yohanes
16: 33 16:33.
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh
damai sejahtera dalam Aku.
Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah
hatimu,
Aku telah mengalahkan dunia."
Kalau
Tuhan memberi kekuatan, kita akan kuat dan tabah hati menghadapi
segala sesuatu.
- membukakan
pintu bagi kita,
sehingga tidak perlu ada ketakutan dalam kita.
Yohanes
20: 19 20:19.
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah
murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci
karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu
datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata:
"Damai
sejahtera bagi kamu!"
Tuhan
membukakan pintu juga dari segala masalah, sampai kita masuk ke kota
damai (Yerusalem baru).
Mengikuti
pintu sempit dalam JALAN
PENDERITAAN,
artinya: penderitaan tanpa salah=
percikan darah.
1
Petrus 4: 12-13 4:12.
Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala
api siksaan yang datang kepadamu
sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas
kamu. 4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang
kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh
bergembira dan bersukacita pada
waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
Diujung
jalan sempit ini, kita akan menemukan kemuliaan,
sampai kita dipermuliakan bersama dengan Tuhan.
Daniel
3: 12, 16-19, 26, 30 3:12.
Ada beberapa orang Yahudi, yang kepada mereka telah tuanku berikan
pemerintahan atas wilayah Babel, yakni Sadrakh, Mesakh dan Abednego,
orang-orang ini tidak mengindahkan titah tuanku, ya raja: mereka
tidak memuja dewa tuanku
dan tidak menyembah patung emas yang telah tuanku dirikan." 3:16.
Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak
ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini. 3:17.
Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan
melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam
tanganmu, ya raja; 3:18. tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku
mengetahui, ya raja, bahwa kami
tidak akan memuja dewa tuanku,
dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu." 3:19.
Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar, air mukanya berubah terhadap
Sadrakh, Mesakh dan Abednego; lalu diperintahkannya supaya perapian
itu dibuat tujuh kali lebih panas dari yang biasa. 3:26. Lalu
Nebukadnezar mendekati pintu perapian yang bernyala-nyala itu;
berkatalah ia: "Sadrakh, Mesakh dan Abednego, hamba-hamba Allah
yang maha tinggi, keluarlah
dan datanglah ke mari!"
Lalu keluarlah Sadrakh, Mesakh dan Abednego dari api itu. 3:30.
Lalu raja memberikan kedudukan tinggi kepada Sadrakh, Mesakh dan
Abednego di wilayah Babel.
Sadrakh,
Mesakh dan Abednego mengalami sengsara dengan tidak menyembah patung,
tetapi
tetap menyembah Tuhan sekalipun ada ancaman.
Walaupun
kita belum ditolong Tuhan, tetapi kita tetap tergembala
sungguh-sungguh, kita akan mendapatkan Roh Kemuliaan.
Roh
Kemuliaan ini memberikan perlindungan
dari pencobaan biasa sampai pencobaan yang luar biasa, bahkan sampai
aniaya antikris. ay. 26= Roh
Kemuliaan memberikan jalan keluar
bagi kita. ay. 30= Roh
Kemuliaan mengubahkan kita
sampai mengangkat kita pada kedudukan tinggi dan kita layak menyambut
kedatangan Tuhan kedua kali.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|