|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Januari 2010 (Kamis Sore)
Matius 24:43-44, kita harus berjaga-jaga supaya tidak masuk penghukuman... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 07 April 2009 (Selasa Siang)
Keluaran 17:1-7, bangsa Israel sampai ke Rafidim = tempat perhentian, tetapi tidak ada... Ibadah Raya Malang, 28 Maret 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada tongkat Harun... Ibadah Raya Surabaya, 08 Februari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan melanda... Ibadah Doa Malam Session I Malang, 11 Oktober 2011 (Selasa Malam)
Yakobus 5:16-18 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.... Ibadah Kaum Muda Remaja, 26 Februari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15:20b-57 menunjuk pada 7 hal yang berkaitan dengan kematian Yesus
Ad.6. Sengsara salib mengenai... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Februari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 " KEADAAN PADA WAKTU... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 Juni 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Raya Surabaya, 20 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius
26: 14-16 26:14.
Kemudian pergilah
seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot,
kepada
imam-imam kepala. 26:15.
Ia berkata: "Apa... Ibadah Doa Surabaya, 15 Februari 2012 (Rabu Sore)
Matius
26:69-75
PETRUS
MENYANGKAL YESUS.
Tiga
kali Petrus menyangkal Yesus yaitu
(Matius
26:69-70) Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea.
(Matius
26:71-72)
Petrus
menyangkal Yesus sebagai... Ibadah Raya Surabaya, 16 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 26-31 -> nubuat ke-5 yaitu tentang kedatangan Yesus yang
kedua kali. Ibadah Doa Surabaya, 04 Maret 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali.
Kita masih membahas ayat 30. =... Ibadah Doa Surabaya, 13 Januari 2010 (Rabu Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak diduga
waktunya, yaitu (ay.... Ibadah Doa Malang, 15 Maret 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session 3
Doa penyembahan adalah proses perobekan... Ibadah Raya Malang, 26 April 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN
ANAK
1 Korintus 7:12-14, kebijaksanaan Rasul Paulus tentang...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 September 2011 (Senin Sore)
Pembicara:
Pdp. Youpri Keluaran
2: 1-2 2:1.
Seorang laki-laki dari keluarga Lewi
kawin dengan seorang perempuan Lewi; 2:2. lalu mengandunglah ia
dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika dilihatnya, bahwa anak
itu cantik, disembunyikannya
tiga bulan lamanya.
Musa
adalah kehidupan yang cantik/elok secara jasmani. Bagi kita
sekarang, kehidupan yang elok/cantik adalah kehidupan yang mengalami
kelahiran baru.
Tanda-tanda
kelahiran baru:
- 1 Petrus
2: 2
2:2.
Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu
ingin akan air susu yang murni dan yang rohani,
supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
Tanda
pertama: memiliki iman. 'murni'=
Firman yang tertulis dalam Alkitab dan diwahyukan oleh
Tuhan. 'rohani'=
dalam urapan Roh Kudus. Jadi, tanda memiliki iman adalah selalu
rindu mulai dari mendengar sampai praktik Firman.
Roma
10: 17 10:17.
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman
Kristus.
- 1 Petrus
1: 3
1:3.
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena
rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan
Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh
pengharapan,
Tanda
kedua: memiliki pengharapan.
1
Yohanes 3: 2-3 3:2.
Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak
Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita
tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi
sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang
sebenarnya. 3:3. Setiap orang yang menaruh
pengharapan itu kepada-Nya,
menyucikan diri
sama seperti Dia yang adalah suci.
Yang
harus kita harapkan adalah berharap
kedatangan Tuhan kedua kali. Tanda
kehidupan yang berharap kedatangan Tuhan kedua kali adalah
menyucikan dirinya
(hidup di dalam kesucian).
Yohanes
15: 3 15:3.
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan
kepadamu.
Kita menjadi suci
lewat Firman yang dikatakan oleh Yesus, itulah Alkitab dan ayat
menerangkan ayat.
Imamat 21:
12 21:12.
Janganlah ia keluar dari
tempat kudus, supaya jangan
dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan
Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas
kepalanya; Akulah TUHAN.
Tempat
kita disucikan adalah di tempat kudus/ruangan suci (ketekunan dalam
3 macam ibadah pokok= kandang penggembalaan). Jadi, kita
harus berada dalam kandang penggembalaan.
- 1 Yohanes
4: 7
4:7.
Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab
kasih itu berasal dari Allah;
dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal
Allah.
Tanda ketiga:
memiliki kasih,
yaitu: bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu dan mengasihi
sesama seperti diri sendiri.
Yohanes
14: 15 14:15.
"Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti
segala
perintah-Ku.
Praktik
mengasihi Tuhan adalah taat dengar-dengaran pada segala kehendak
Tuhan (tidak pilih-pilih). Contohnya: Abraham. Abraham
mendapatkan Ishak di masa tua. Dan ia rela memberikan Ishak saat
diminta oleh Tuhan. Kalau Abraham tidak mengasihi Tuhan, ia tidak
akan memberikan Ishak.
Efesus
4: 15 4:15.
tetapi dengan teguh berpegang
kepada kebenaran di dalam kasih
kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah
Kepala.
Dasar
kasih adalah kebenaran.
Jadi,
kehidupan yang mengalami kelahiran
baru, memiliki iman, pengharapan dan kasih.
Inilah kehidupan yang cantik/elok secara rohani. Kalau sudah
menjadi kehidupan yang cantik, Tuhan akan memberkati dan
memuliakan.
Kalau menjadi
kehidupan yang cantik/elok, hasilnya:
- Musa
mendapatkan perlindungan dan
pemeliharaan dari Tuhan.
- mendapatkan
kemuliaan/pujian.
1
Samuel 9: 2 9:2. Orang
ini ada anaknya laki-laki, namanya Saul, seorang muda yang elok
rupanya; tidak ada
seorangpun dari antara orang Israel yang lebih elok dari padanya:
dari bahu ke atas ia lebih tinggi dari pada setiap orang
sebangsanya.
2
Samuel 14: 25 14:25.
Di seluruh Israel tidak ada yang begitu banyak dipuji
kecantikannya seperti
Absalom. Dari telapak kakinya sampai ujung kepalanya tidak ada cacat
padanya.
1
Samuel 16: 12 16:12.
Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya
indah dan parasnya elok.
Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah
dia, sebab inilah
dia."
Ester
2: 7 2:7.
Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya,
sebab anak itu tidak beribu bapa lagi; gadis
itu elok perawakannya dan
cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak
oleh Mordekhai.
Secara
jasmani, Ester tidak memiliki potensi apa-apa. Tetapi karena
memiliki kecantikan, ia menjadi istri Ahasyweros. Begitu juga
dengan kita. Kalau kita cantik/elok, kita juga bisa menjadi
mempelai wanita Tuhan.
Sekalipun
sudah memiliki kecantikan rohani, Musa
masih menghadapi ancaman pembunuhan oleh Firaun,
itulah dosa dan maut yang terus mengejar. Bagi kita sekarang,
sekalipun sudah memiliki iman, harap dan kasih, kita masih harus
menghadapi Getsemane (pemerasan daging untuk menghasilkan minyak
urapan Roh Kudus).
Matius 26:
36-37 26:36.
Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat
yang bernama Getsemani.
Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini,
sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." 26:37. Dan Ia
membawa Petrus dan kedua anak
Zebedeus serta-Nya. Maka
mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
Yakobus,
Petrus dan Yohanes= iman, harap dan kasih. Penderitaaan Getsemane
adalah penderitaan yang TIDAK
seharusnya kita tanggung. Saat-saat
menghadapi pemerasan daging, kita harus menyerah pada kehendak
Tuhan.
Sikap yang salah
adalah tidak mau mengalami pemerasan
daging ketika memiliki iman, harap
dan kasih. Contohnya adalah: Saul, Absalom dan Daud:
- Saul.
!
Samuel 13: 8, 10-11a 13:8.
Ia menunggu tujuh hari lamanya sampai waktu yang ditentukan Samuel.
Tetapi ketika Samuel tidak datang ke Gilgal, mulailah rakyat itu
berserak-serak meninggalkan dia. 13:10. Baru
saja ia habis
mempersembahkan korban bakaran, maka tampaklah Samuel datang. Saul
pergi menyongsongnya untuk memberi salam kepadanya. 13:11a.
Tetapi kata Samuel: "Apa yang telah kauperbuat?"
Disini,
Saul mulai sombong, sehinga ia tidak
mau menunggu Samuel.
Yehezkiel
28: 17 28:17.
Engkau sombong karena kecantikanmu,
1
Samuel 15: 18-19 15:18.
TUHAN telah menyuruh engkau pergi, dengan pesan: Pergilah, tumpaslah
orang-orang berdosa itu, yakni orang Amalek, berperanglah melawan
mereka sampai engkau membinasakan mereka. 15:19. Mengapa engkau
tidak mendengarkan suara TUHAN?
Mengapa engkau mengambil jarahan dan melakukan apa yang jahat di
mata TUHAN?"
= Saul
tidak taat dengar-dengaran
pada suara Tuhan. Akibatnya, Saul ditolak oleh Tuhan saat ia
dalam kelebihannya. Kalau sudah
diberkati, tapi tidak taat dengar-dengaran, maka kehidupan itu tidak
akan di tolong lagi oleh Tuhan.
- Absalom.
2
Samuel 15: 2-6 15:2.
Maka setiap pagi berdirilah Absalom di tepi jalan yang menuju pintu
gerbang. Setiap orang yang mempunyai perkara dan yang mau masuk
menghadap raja untuk diadili perkaranya, orang itu dipanggil Absalom
dan ditanyai: "Dari kota manakah engkau?" Apabila ia
menjawab: "Hambamu ini datang dari suku Israel anu," 15:3.
maka berkatalah Absalom kepadanya: "Lihat, perkaramu itu baik
dan benar, tetapi dari pihak raja tidak ada seorangpun yang mau
mendengarkan engkau." 15:4. Lagi kata Absalom: "Sekiranya
aku diangkat menjadi hakim di negeri ini! Maka setiap orang yang
mempunyai perkara atau pertikaian hukum boleh datang kepadaku, dan
aku akan menyelesaikan perkaranya dengan adil." 15:5.
Apabila seseorang datang mendekat untuk sujud menyembah kepadanya,
maka diulurkannyalah tangannya, dipegangnya orang itu dan
diciumnya. 15:6. Cara yang demikianlah diperbuat Absalom kepada
semua orang Israel yang mau masuk menghadap untuk diadili perkaranya
oleh raja, dan demikianlah Absalom mencuri hati orang-orang
Israel.
= kesombongan
Absalom yaitu tidak hormat pada
orang tua, sebab disini Absalom
melawan ayahnya sendiri.
2
Samuel 18: 9 18:9.
Kebetulan Absalom bertemu dengan orang-orang Daud. Adapun Absalom
menunggangi bagal. Ketika bagal itu lewat di bawah jalinan
dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, tersangkutlah kepalanya pada
pohon tarbantin itu, sehingga ia
tergantung antara langit dan
bumi, sedang bagal yang dikendarainya berlari terus.
=
akibat kalau kehidupan itu melawan orang tua, yaitu
terkatung-katung antara langit dan
bumi.
- Daud.
2
Samuel 24: 10-14 24:10.
Tetapi berdebar-debarlah hati Daud, setelah ia menghitung rakyat,
lalu berkatalah Daud kepada TUHAN: "Aku telah sangat berdosa
karena melakukan hal ini; maka sekarang, TUHAN, jauhkanlah kiranya
kesalahan hamba-Mu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh." 24:11.
Setelah Daud bangun dari pada waktu pagi, datanglah firman TUHAN
kepada nabi Gad, pelihat Daud, demikian: 24:12. "Pergilah,
katakanlah kepada Daud: Beginilah firman TUHAN: tiga perkara
Kuhadapkan kepadamu; pilihlah salah satu dari padanya, maka Aku akan
melakukannya kepadamu." 24:13. Kemudian datanglah Gad kepada
Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya: "Akan
datangkah menimpa engkau tiga tahun kelaparan di negerimu? Atau
maukah engkau melarikan diri tiga bulan lamanya dari hadapan
lawanmu, sedang mereka itu mengejar engkau? Atau, akan adakah tiga
hari penyakit sampar di negerimu? Maka sekarang, pikirkanlah dan
timbanglah, jawab apa yang harus kusampaikan kepada Yang mengutus
aku." 24:14. Lalu berkatalah Daud kepada Gad: "Sangat
susah hatiku, biarlah kiranya kita jatuh ke dalam tangan TUHAN,
sebab besar kasih sayang-Nya; tetapi janganlah aku jatuh ke dalam
tangan manusia."
=
kesombongan dari Daud: mengandalkan
kekuatan sendiri.
1
Samuel 14: 6 14:6.
Berkatalah Yonatan kepada bujang pembawa senjatanya itu: "Mari
kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang-orang yang tidak
bersunat ini. Mungkin TUHAN akan bertindak untuk kita, sebab bagi
TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan
banyak orang maupun dengan sedikit orang."
2
Samuel 24: 10, 14 24:10.
Tetapi berdebar-debarlah hati Daud, setelah ia menghitung rakyat,
lalu berkatalah Daud kepada TUHAN: "Aku telah sangat berdosa
karena melakukan hal ini; maka sekarang, TUHAN, jauhkanlah kiranya
kesalahan hamba-Mu, sebab perbuatanku itu sangat bodoh." 24:14.
Lalu berkatalah Daud kepada Gad: "Sangat susah hatiku, biarlah
kiranya kita jatuh ke dalam tangan TUHAN, sebab besar kasih
sayang-Nya; tetapi janganlah aku jatuh ke dalam tangan manusia."
=
Daud masih bisa mengaku dosa,
sehingga ia masih bisa tertolong. Tanda pengakuan adalah tidak
berbuat dosa lagi. Hasilnya, Tuhan mengampuni segala dosa Daud
sekalipun Daud masih menghadapi hukuman Tuhan.
Disini, Daud
tertolong oleh kasih setia Tuhan. Apapun yang kita hadapi, yang
kita butuhkan adalah kasih setia Tuhan
untuk menolong kita mulai dari dunia ini sampai mengangkat kita
menjadi mempelai wanita Tuhan.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|