|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Malam Session I Malang, 13 Desember 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 3 adalah pasal tentang PENGGEMBALAAN.
Keluaran 3:1 3:1... Ibadah Raya Malang, 17 Januari 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
1 Petrus 1:23-25, ada 2 macam makanan... Ibadah Doa Surabaya, 14 Mei 2012 (Senin Sore)
Ibadah
Pendalaman Alkitab dialihkan pada Ibadah Kenaikan Tuhan hari
Kamis Matius
27 secara
keseluruhan ini menunjuk 7
PERCIKAN DARAH DI ATAS... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Mei 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 dalam susunan Tabernakel terkena pada 7 percikan darah di atas tabut perjanjian, artinya... Ibadah Persekutuan di Ciawi VI, 19 November 2009 (Kamis Sore)
Tema: Wahyu 21:5 "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Saat kedatangan Yesus kedua kali, gereja Tuhan akan mengalami sengsara, penderitaan, ketidakadilan, bahkan menghadapi penangkapan,... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Oktober 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:26-29 adalah tentang MAKAN PERJAMUAN SUCI. Secara keseluruhan, Matius 26-26-29 terbagi menjadi 2... Ibadah Raya Surabaya, 05 Desember 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Raya Surabaya, 08 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 14-30
25:14.
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau
bepergian ke luar negeri, yang... Ibadah Raya Surabaya, 01 Mei 2011 (Minggu Sore)
Tema
ibadah di Medan: Wahyu 19: 9 19:9.
Lalu
ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah
mereka yang diundang ke perjamuan kawin... Ibadah Raya Malang, 18 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29 26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap... Ibadah Raya Malang, 20 Juni 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:2-4
25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima
bijaksana.
Ibadah Paskah Surabaya, 12 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu: ay. 29=... Ibadah Kaum Muda Remaja, 29 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Ada 2 macam berita kelahiran yang ajaib dalam surat Lukas: Lukas 1:5-25...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Maret 2011 (Senin Sore)
Matius
26: 14-16 26:14.
Kemudian pergilah
seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot,
kepada
imam-imam kepala. 26:15.
Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku
menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar
tiga puluh uang perak kepadanya. 26:16.
Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan
Yesus.
ay.
1-5= berita tentang paskah. ay. 6-13= persiapan kematian Anak
Domba Paskah.
ay. 14-16= PENGKHIANATAN
TERHADAP ANAK DOMBA PASKAH/ANAK DOMBA ALLAH. Disini,
Yudas mengkhianati Yesus. Pengkhianatan
ini DIMULAI
dengan masuk dalam persekutuan yang tidak benar
('pergi
kepada imam-imam kepala'),
padahal Yudas sudah tahu kalau imam-imam kepala menentang Yesus dan
ajarannya berbeda dengan Yesus.
Persekutuan tidak benar=
persekutuan
TANPA Firman pengajaran benar=
persekutuan yang tidak sesuai dengan Firman pengajaran yang
benar.
Persekutuan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah
sampai persekutuan Israel dengan kafir. Sebab itu, mulai
dari nikah
harus dimulai dengan pengajaran yang benar.
Kalau tidak benar, akan terjadi pengkhianatan.
MENGAPA
YUDAS MASUK DALAM PERSEKUTUAN YANG TIDAK BENAR? Sebab,
Yudas
mempertahankan dosa=
mempertahankan keinginan jahat dan najis di dalam buli-buli tanah
liat hidupnya (di dalam hatinya). Kalau ada keinginan, pasti akan
mengarah pada persekutuan yang tidak benar. Ini
merupakan permulaan pengkhianatan.
Yohanes
5: 2-3 5:2.
Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam
bahasa Ibrani disebut Betesda; ada
lima serambinya 5:3.
dan di serambi-serambi itu berbaring
sejumlah besar orang sakit:
orang-orang buta,
orang-orang timpang
dan orang-orang lumpuh,
yang menantikan goncangan air kolam itu.
'Betesda'=
rumah kemurahan. 'lima
serambi'=
menunjuk pada 5 benua. Diserambi-serambi tersebut, berbaring
orang-orang sakit (berkelompok/bersekutu). Iniilah persekutuan
yang tidak benar, yang sama dengan PERSEKUTUAN
ORANG SAKIT/ORANG CACAT.
Dan ini sudah mencapai seluruh dunia, sehingga apa yang salah justru
dianggap benar dan yang benar malah diejek.
3
macam cacat rohani yang disebutkan disini:
- buta
(sudah dibahas pada Ibadah
Raya Surabaya, 20 Maret 2011),
- timpang.
- lumpuh.
2
Samuel 5: 8 5:8.
Daud telah berkata pada waktu itu: "Siapa yang hendak memukul
kalah orang Yebus, haruslah ia masuk melalui saluran air itu; hati
Daud benci kepada orang-orang timpang dan orang-orang buta."
Sebab itu orang berkata: "Orang-orang
buta dan orang-orang timpang tidak boleh masuk bait."
=
orang buta dan timpang tidak boleh masuk pembangunan tubuh Kristus,
sehingga masuk dalam pembangunan tubuh babel.
Malam
ini kita membahas CACAT
TIMPANG. 1
Raja-raja 18: 200-21 18:20.
Ahab mengirim orang ke seluruh Israel dan mengumpulkan nabi-nabi itu
ke gunung Karmel. 18:21. Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu
dan berkata: "Berapa
lama lagi kamu berlaku timpang
dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau
Baal, ikutilah dia." Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah
katapun.
Disini,
Elia tegas, dengan memerintahkan untuk memilih Allah atau baal, tidak
bisa kedua-duanya. Timpang
rohani=
bercabang hati/mendua hati= hati
yang bimbang dan mengarah pada penyembahan baal/berhala.
'Baal'=
tuan/raja/suami. Jadi, baal ini benar-benar memalsukan
Pribadi Yesus.
Dan banyak orang akan terkecoh. Mereka pikir menyembah Tuhan, padahal
menyembah baal. Hati-hati! Didunia ini, justru yang
palsu lebih digemari daripada yang asli.
Praktik
hati yang bimbang:
- bimbang
dalam hal pengajaran,
artinya:
- menganggap
semua pengajaran sama.
Ini juga permulaan tersesat. Sedangkan Tuhan Yesus sendiri menegaskan ada ajaran-ajaran palsu yaitu ragi Saduki dan ragi Farisi.
- tidak
bisa membedakan pengajaran benar dan palsu
(tidak bisa membedakan Yesus dan baal).
Contohnya adalah pada
waktu Israel menyembah lembu emas. Mereka mengatakan lembu emas
itulah yang menuntun mereka keluar dari Mesir, padahal sudah jelas itu baal.
- tidak
tegas
untuk menolak ajaran yang lain.
Contohnya adalah Salomo yang
pada masa mudanya memegang pedang, tetapi di masa tuanya, ia
melepaskan pedang karena istri-istrinya.
2
Korintus 11: 2-4 11:2.
Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku
telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu
sebagai perawan suci kepada Kristus. 11:3. Tetapi aku takut,
kalau-kalau pikiran
kamu disesatkan
dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa
diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. 11:4. Sebab kamu
sabar
saja,
jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang
telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain
dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada
yang telah kamu terima.
Istilah
'sabar'
disini berarti TIDAK
TEGAS/tidak
punya pendirian (bimbang). Diakhir jaman, banyak anak Tuhan yang
tidak tegas untuk menolak ajaran-ajaran lain.
Akibatnya:
pikirannya
disesatkan
sampai meninggalkan ajaran yang benar.
- bimbang
dalam menghadapi masalah=
tidak berharap sepenuh kepada Tuhan, tetapi berharap yang lain.
Yakobus
1: 6-8 1:6.
Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama
sekali jangan bimbang,
sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang
diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. 1:7. Orang yang
demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari
Tuhan. 1:8. Sebab orang
yang mendua hati tidak akan tenang
dalam hidupnya.
Kalau
hati bimbang, akibatnya:
- hidupnya
tidak tenang
dan mengarah pada stress.
- ay.
7= tidak
mendapat apa-apa=
doanya tidak dijawab Tuhan, sehingga masalah tidak pernah selesai,
bahkan bertambah-tambah.
Ini sama seperti carang yang tidak
berbuah. Selama
carang tidak mendapatkan Pokok,
carang itu tidak akan berbuah. Jangankan berbuah, hidup pun tidak
bisa.
Kalau carang melekat pada Pokok, cepat atau lambat
PASTI berbuah manis. Dalam penggembalaan, banyak orang yang tidak bertekun saat merasakan buah yang pahit. Kalau sekarang buah itu masih pahit, biarlah
kita tetap tekun.
Kalau
sudah pahit/getir, berarti sudah berbuah.
Kalau tekun, satu waktu buah itu akan manis.
- tenggelam
(dikaitkan dengan gelombang laut). Istilah tenggelam ini sama dengan
mezbah runtuh. Artinya kembali
pada penyembahan baal.
1
Raja-raja 18: 30 18:30.
Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat
kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu
ia memperbaiki mezbah
TUHAN yang telah diruntuhkan
itu.
Penyembah
baal= penyembah palsu/penyembahan antikris yang akan dibinasakan
oleh Tuhan. Hati-hati! Kalau anak Tuhan sudah kering
dalam penyembahan,
ada yang mencari Tuhan (yang positif). Tetapi ada
yang menutupi dengan hiburan-hiburan dunia.
1
Raja-raja 18: 36-39 18:36.
Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi
Elia dan berkata: "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel,
pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di
tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas
firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini. 18:37.
Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui,
bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati
mereka tobat kembali." 18:38. Lalu turunlah api
TUHAN
menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan
air yang dalam parit itu habis dijilatnya. 18:39. Ketika seluruh
rakyat melihat kejadian itu, sujudlah
mereka serta berkata: "TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah
Allah!"
Cara
Elia menolong keadaan yang sudah bimbang/runtuh:
- ay.
36= bertindak sesuai dengan Firman Allah yang benar.
- ay.
38= api Roh Kudus turun.
Jadi,
cara
Elia menolong adalah lewat Firman Allah dalam urapan Roh Kudus=
Firman pengajaran yang benar. Untuk menolong masalah rohani, TIDAK
BISA
menggunakan perkara jasmani.
Ibrani
4: 12-13 4:12.
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang
bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan
roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan
pikiran hati kita. 4:13. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang
tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan
terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan
pertanggungan jawab.
Hasil
pekerjaan oleh Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua:
- penyucian
hati dan pikiran
yang merupakan gudangnya dosa (keinginan-keinginan yang
tersembunyi).
Markus
7: 21-22 7:21.
sebab dari dalam, dari
hati orang,
timbul segala pikiran jahat, percabulan(1), pencurian(2),
pembunuhan(3), 7:22. perzinahan(4), keserakahan(5), kejahatan(6),
kelicikan(7), hawa nafsu(8), iri hati(9), hujat(10),
kesombongan(11), kebebalan(12).
'bebal'=
menolak nasihat yang sesuai dengan Firman pengajaran benar.
Akibatnya, akan
menuju ke babel. Kalau
hati kita disucikan, kita memiliki hati yang suci.
Matius
5: 8 5:8.
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat
Allah.
Dengan
hati
yang makin suci, kita semakin bisa melihat Allah
(menyembah Tuhan dengan benar), bukan melihat baal. Kalau sudah
bisa melihat Allah, kita juga bisa
melihat diri sendiri
dalam segala kekurangan dan kelemahan. Kita tidak bisa bangga
sedikitpun. Tetapi bisa mendorong kita untuk saling mengaku dan
saling mengampuni.
- memberi
kekuatan extra,
sehingga kita bisa kuat dan teguh hati.
Kuat teguh hati, artinya:
- berpegang
teguh pada pengajaran benar
yang sudah menjadi pengalaman hidup dan tidak memberi kesempatan
SATU KALIPUN untuk mendengar ajaran lain.
- bergantung
sepenuh kepada Tuhan=
percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
Kalau
hati kita
suci serta kuat dan teguh hati,
akan mendorong kita menyembah Tuhan dalam penyembahan
yang benar.
TIDAK
MUNGKIN SALAH!
Penyembahan
yang benar= doa orang benar. Jadi, pengajaran yang benar akan
mendorong kita dalam penyembahan yang benar.
Yakobus
5: 16-18 5:16.
Karena itu hendaklah kamu saling
mengaku dosamu dan saling mendoakan,
supaya kamu sembuh. Doa
orang yang benar,
bila dengan
yakin
didoakan, sangat besar kuasanya. 5:17. Elia adalah manusia biasa
sama seperti kita, dan ia
telah bersungguh-sungguh berdoa,
supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama
tiga tahun dan enam bulan. 5:18. Lalu ia berdoa pula dan langit
menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.
Orang
benar adalah orang yang sudah melunaskan hutang dosanya
lewat saling mengaku dan saling mengampuni. Orang
benar=
memperbaiki mezbah yang sudah runtuh.
Doa
orang benar, BESAR KUASANYA. Syarat
doa orang benar yang besar kuasanya:
- harus
dinaikkan oleh orang benar.
Orang benar adalah orang yang sudah melunaskan semua hutang dosanya lewat saling mengaku dan saling mengampuni = memperbaiki medzbah yang runtuh. Kalau kita jatuh dalam dosa maka medzbah akan runtuh, demikian juga kalau kita sengaja berbuat dosa dan menyimpan dosa, maka medzbahnya runtuh.
- harus
berdoa dengan keyakinan
(iman sepenuh kepada Tuhan dengan kuat teguh hati).
1
Raja-raja 18: 21, 39, 41 18:21.
Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: "Berapa
lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu
Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia." Tetapi
rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun. 18:39. Ketika
seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata:
"TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!" 18:41.
Kemudian berkatalah Elia kepada Ahab: "Pergilah, makanlah dan
minumlah, sebab bunyi derau hujan sudah kedengaran."
Praktik
berdoa dengan keyakinan:
- ay.
21= tidak bimbang menghadapi pencobaan dan ajaran palsu.
- ay.
39= hanya berharap sepenuh kepada Tuhan.
- ay.
41= sekalipun mata belum melihat, tapi sudah percaya karena
mendengar Firman.
- berdoa
dengan sungguh-sungguh.
Yakobus
5: 16-17 5:16.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling
mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan
yakin didoakan, sangat besar kuasanya. 5:17. Elia adalah manusia
biasa sama seperti kita, dan ia
telah bersungguh-sungguh berdoa,
supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama
tiga tahun dan enam bulan.
1
Raja-raja 18: 42-45 18:42.
Lalu Ahab pergi untuk makan dan minum. Tetapi Elia naik ke puncak
gunung Karmel, lalu ia membungkuk ke tanah, dengan mukanya di antara
kedua lututnya. 18:43. Setelah itu ia berkata kepada bujangnya:
"Naiklah ke atas, lihatlah ke arah laut." Bujang itu naik
ke atas, ia melihat dan berkata: "Tidak
ada apa-apa."
Kata Elia: "Pergilah sekali lagi." Demikianlah
sampai tujuh kali. 18:44.
Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: "Wah, awan
kecil sebesar telapak tangan
timbul dari laut." Lalu kata Elia: "Pergilah, katakan
kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau
terhalang oleh hujan." 18:45. Maka dalam
sekejap mata
langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang
lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel.
Sungguh-sungguh
dalam berdoa, artinya:
- TEKUN
(bukan hanya 1x, tetapi sampai 7x).
'7x'=
ketekunannya sempurna. Kalau
kita belum ditolong, jangan berhenti berdoa,
tetapi kita tetap berdoa dengan tekun, sekalipun mungkin keadaan
seperti makin memburuk.
- TERSUNGKUR
KE TANAH,
mengaku hanya tanah liat (tidak layak dan tidak mampu) dan tidak
menuntut apa-apa.
Kita hanya percaya dan mempercayakan diri
sepenuh kepada Tuhan.
Kalau
doa
penyembahan kita sudah memenuhi 3 syarat
diatas, maka mau tidak mau AWAN
SETELAPAK TANGAN AKAN TIMBUL DI LANGIT. Ini
Tangan berlubang paku (Tangan kemurahan dan belas kasihan Tuhan) yang
tidak dianggap di bumi.
Kalau ada
awan setelapak tangan, hasilnya:
- ada
kuasa pertolongan Tuhan,
dari tidak ada hujan menjadi ada hujan. Artinya, dari mustahil
menjadi tidak mustahil.
- Tangan
belas kasih Tuhan memeluk kita untuk melindungi
dan memelihara kita
ditengah dunia yang sulit sampai masa aniaya antikris.
- Tangan
belas kasih Tuhan menyucikan
dan mengubahkan kita
sampai berbuah-buah Roh. Kita menjadi sama mulia dengan Allah
Tritunggal yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.
Apapun
keadaan kita malam ini, kita
hanya membutuhkan awan setelapak tangan.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|