gereja pantekosta tabernakel kristus kasih malang surabaya
English Language
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 13 Desember 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 3 adalah pasal tentang PENGGEMBALAAN.

Keluaran 3:1
3:1...

Ibadah Raya Malang, 17 Januari 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

1 Petrus 1:23-25, ada 2 macam makanan...

Ibadah Doa Surabaya, 14 Mei 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada Ibadah Kenaikan Tuhan hari Kamis
Matius 27 secara keseluruhan ini menunjuk 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Mei 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Oktober 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 dalam susunan Tabernakel terkena pada 7 percikan darah di atas tabut perjanjian, artinya...

Ibadah Persekutuan di Ciawi VI, 19 November 2009 (Kamis Sore)
Tema: Wahyu 21:5
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Saat kedatangan Yesus kedua kali, gereja Tuhan akan mengalami sengsara, penderitaan, ketidakadilan, bahkan menghadapi penangkapan,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Oktober 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:26-29 adalah tentang MAKAN PERJAMUAN SUCI.
Secara keseluruhan, Matius 26-26-29 terbagi menjadi 2...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Desember 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam...

Ibadah Raya Surabaya, 08 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 14-30 25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Mei 2011 (Minggu Sore)
Tema ibadah di Medan: Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin...

Ibadah Raya Malang, 18 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap...

Ibadah Raya Malang, 20 Juni 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:2-4
25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.

Ibadah Paskah Surabaya, 12 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
ay. 29=...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 29 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Ada 2 macam berita kelahiran yang ajaib dalam surat Lukas:
Lukas 1:5-25...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Maret 2011 (Senin Sore)

Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian
pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka
membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
26:16. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

ay. 1-5= berita tentang paskah.
ay. 6-13= persiapan kematian Anak Domba Paskah.

ay. 14-16= PENGKHIANATAN TERHADAP ANAK DOMBA PASKAH/ANAK DOMBA ALLAH.
Disini, Yudas mengkhianati Yesus. Pengkhianatan ini DIMULAI dengan masuk dalam persekutuan yang tidak benar ('pergi kepada imam-imam kepala'), padahal Yudas sudah tahu kalau imam-imam kepala menentang Yesus dan ajarannya berbeda dengan Yesus.

Persekutuan tidak benar= persekutuan TANPA Firman pengajaran benar= persekutuan yang tidak sesuai dengan Firman pengajaran yang benar.

Persekutuan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah sampai persekutuan Israel dengan kafir. Sebab itu, mulai dari nikah harus dimulai dengan pengajaran yang benar. Kalau tidak benar, akan terjadi pengkhianatan.

MENGAPA YUDAS MASUK DALAM PERSEKUTUAN YANG TIDAK BENAR?
Sebab, Yudas mempertahankan dosa= mempertahankan keinginan jahat dan najis di dalam buli-buli tanah liat hidupnya (di dalam hatinya).
Kalau ada keinginan, pasti akan mengarah pada persekutuan yang tidak benar.
Ini merupakan permulaan pengkhianatan.

Yohanes 5: 2-3
5:2. Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya
5:3. dan di serambi-serambi itu
berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu.

'Betesda'= rumah kemurahan.
'lima serambi'= menunjuk pada 5 benua.
Diserambi-serambi tersebut, berbaring orang-orang sakit (berkelompok/bersekutu).
Iniilah persekutuan yang tidak benar, yang sama dengan PERSEKUTUAN ORANG SAKIT/ORANG CACAT. Dan ini sudah mencapai seluruh dunia, sehingga apa yang salah justru dianggap benar dan yang benar malah diejek.

3 macam cacat rohani yang disebutkan disini:
  1. buta (sudah dibahas pada Ibadah Raya Surabaya, 20 Maret 2011),
  2. timpang.
  3. lumpuh.
2 Samuel 5: 8
5:8. Daud telah berkata pada waktu itu: "Siapa yang hendak memukul kalah orang Yebus, haruslah ia masuk melalui saluran air itu; hati Daud benci kepada orang-orang timpang dan orang-orang buta." Sebab itu orang berkata: "Orang-orang buta dan orang-orang timpang tidak boleh masuk bait."

= orang buta dan timpang tidak boleh masuk pembangunan tubuh Kristus, sehingga masuk dalam pembangunan tubuh babel.

Malam ini kita membahas CACAT TIMPANG.
1 Raja-raja 18: 200-21
18:20. Ahab mengirim orang ke seluruh Israel dan mengumpulkan nabi-nabi itu ke gunung Karmel.
18:21. Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: "
Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia." Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun.

Disini, Elia tegas, dengan memerintahkan untuk memilih Allah atau baal, tidak bisa kedua-duanya.
Timpang rohani= bercabang hati/mendua hati= hati yang bimbang dan mengarah pada penyembahan baal/berhala.

'Baal'= tuan/raja/suami.
Jadi, baal ini benar-benar memalsukan Pribadi Yesus. Dan banyak orang akan terkecoh. Mereka pikir menyembah Tuhan, padahal menyembah baal.
Hati-hati! Didunia ini, justru yang palsu lebih digemari daripada yang asli.

Praktik hati yang bimbang:
  1. bimbang dalam hal pengajaran, artinya:
    • menganggap semua pengajaran sama. Ini juga permulaan tersesat. Sedangkan Tuhan Yesus sendiri menegaskan ada ajaran-ajaran palsu yaitu ragi Saduki dan ragi Farisi.
    • tidak bisa membedakan pengajaran benar dan palsu (tidak bisa membedakan Yesus dan baal).
      Contohnya adalah pada waktu Israel menyembah lembu emas. Mereka mengatakan lembu emas itulah yang menuntun mereka keluar dari Mesir, padahal sudah jelas itu baal.

    • tidak tegas untuk menolak ajaran yang lain.
      Contohnya adalah Salomo yang pada masa mudanya memegang pedang, tetapi di masa tuanya, ia melepaskan pedang karena istri-istrinya.

      2 Korintus 11: 2-4
      11:2. Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
      11:3. Tetapi aku takut, kalau-kalau
      pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
      11:4. Sebab
      kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

      Istilah 'sabar' disini berarti TIDAK TEGAS/tidak punya pendirian (bimbang).
      Diakhir jaman, banyak anak Tuhan yang tidak tegas untuk menolak ajaran-ajaran lain.

      Akibatnya: pikirannya disesatkan sampai meninggalkan ajaran yang benar.

  2. bimbang dalam menghadapi masalah= tidak berharap sepenuh kepada Tuhan, tetapi berharap yang lain.
Yakobus 1: 6-8
1:6. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
1:7. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
1:8. Sebab
orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Kalau hati bimbang, akibatnya:
  • hidupnya tidak tenang dan mengarah pada stress.
  • ay. 7= tidak mendapat apa-apa= doanya tidak dijawab Tuhan, sehingga masalah tidak pernah selesai, bahkan bertambah-tambah.

    Ini sama seperti carang yang tidak berbuah.
    Selama carang tidak mendapatkan Pokok, carang itu tidak akan berbuah. Jangankan berbuah, hidup pun tidak bisa.

    Kalau carang melekat pada Pokok, cepat atau lambat PASTI berbuah manis.
    Dalam penggembalaan, banyak orang yang tidak bertekun saat merasakan buah yang pahit.
    Kalau sekarang buah itu masih pahit, biarlah kita tetap tekun. Kalau sudah pahit/getir, berarti sudah berbuah. Kalau tekun, satu waktu buah itu akan manis.

  • tenggelam (dikaitkan dengan gelombang laut). Istilah tenggelam ini sama dengan mezbah runtuh. Artinya kembali pada penyembahan baal.

    1 Raja-raja 18: 30
    18:30. Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu.

    Penyembah baal= penyembah palsu/penyembahan antikris yang akan dibinasakan oleh Tuhan.
    Hati-hati! Kalau anak Tuhan sudah kering dalam penyembahan, ada yang mencari Tuhan (yang positif). Tetapi ada yang menutupi dengan hiburan-hiburan dunia.
1 Raja-raja 18: 36-39
18:36. Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini.
18:37. Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali."
18:38. Lalu turunlah
api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.
18:39. Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu,
sujudlah mereka serta berkata: "TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!"

Cara Elia menolong keadaan yang sudah bimbang/runtuh:
  1. ay. 36= bertindak sesuai dengan Firman Allah yang benar.
  2. ay. 38= api Roh Kudus turun.
Jadi, cara Elia menolong adalah lewat Firman Allah dalam urapan Roh Kudus= Firman pengajaran yang benar.
Untuk menolong masalah rohani, TIDAK BISA menggunakan perkara jasmani.

Ibrani 4: 12-13
4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
4:13. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.


Hasil pekerjaan oleh Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua:
  1. penyucian hati dan pikiran yang merupakan gudangnya dosa (keinginan-keinginan yang tersembunyi).

    Markus 7: 21-22
    7:21. sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan(1), pencurian(2), pembunuhan(3),
    7:22. perzinahan(4), keserakahan(5), kejahatan(6), kelicikan(7), hawa nafsu(8), iri hati(9), hujat(10), kesombongan(11), kebebalan(12).


    'bebal'= menolak nasihat yang sesuai dengan Firman pengajaran benar. Akibatnya, akan menuju ke babel.
    Kalau hati kita disucikan, kita memiliki hati yang suci.

    Matius 5: 8
    5:8. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

    Dengan hati yang makin suci, kita semakin bisa melihat Allah (menyembah Tuhan dengan benar), bukan melihat baal.
    Kalau sudah bisa melihat Allah, kita juga bisa melihat diri sendiri dalam segala kekurangan dan kelemahan. Kita tidak bisa bangga sedikitpun. Tetapi bisa mendorong kita untuk saling mengaku dan saling mengampuni.

  2. memberi kekuatan extra, sehingga kita bisa kuat dan teguh hati.
    Kuat teguh hati, artinya:
    • berpegang teguh pada pengajaran benar yang sudah menjadi pengalaman hidup dan tidak memberi kesempatan SATU KALIPUN untuk mendengar ajaran lain.
    • bergantung sepenuh kepada Tuhan= percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
Kalau hati kita suci serta kuat dan teguh hati, akan mendorong kita menyembah Tuhan dalam penyembahan yang benar. TIDAK MUNGKIN SALAH!

Penyembahan yang benar= doa orang benar.
Jadi, pengajaran yang benar akan mendorong kita dalam penyembahan yang benar.

Yakobus 5: 16-18
5:16. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
5:17. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan
ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
5:18. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.


Orang benar adalah orang yang sudah melunaskan hutang dosanya lewat saling mengaku dan saling mengampuni.
Orang benar= memperbaiki mezbah yang sudah runtuh.

Doa orang benar, BESAR KUASANYA.
Syarat doa orang benar yang besar kuasanya:
  1. harus dinaikkan oleh orang benar.
    Orang benar adalah orang yang sudah melunaskan semua hutang dosanya lewat saling mengaku dan saling mengampuni = memperbaiki medzbah yang runtuh. Kalau kita jatuh dalam dosa maka medzbah akan runtuh, demikian juga kalau kita sengaja berbuat dosa dan menyimpan dosa, maka medzbahnya runtuh.

  2. harus berdoa dengan keyakinan (iman sepenuh kepada Tuhan dengan kuat teguh hati).

    1 Raja-raja 18: 21, 39, 41
    18:21. Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: "Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia." Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun.
    18:39. Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: "TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!"
    18:41. Kemudian berkatalah Elia kepada Ahab: "Pergilah, makanlah dan minumlah, sebab bunyi derau hujan sudah kedengaran."


    Praktik berdoa dengan keyakinan:
    • ay. 21= tidak bimbang menghadapi pencobaan dan ajaran palsu.
    • ay. 39= hanya berharap sepenuh kepada Tuhan.
    • ay. 41= sekalipun mata belum melihat, tapi sudah percaya karena mendengar Firman.

  3. berdoa dengan sungguh-sungguh.
    Yakobus 5: 16-17
    5:16. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
    5:17. Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan
    ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.

    1 Raja-raja 18: 42-45
    18:42. Lalu Ahab pergi untuk makan dan minum. Tetapi Elia naik ke puncak gunung Karmel, lalu ia membungkuk ke tanah, dengan mukanya di antara kedua lututnya.
    18:43. Setelah itu ia berkata kepada bujangnya: "Naiklah ke atas, lihatlah ke arah laut." Bujang itu naik ke atas, ia melihat dan berkata: "
    Tidak ada apa-apa." Kata Elia: "Pergilah sekali lagi." Demikianlah sampai tujuh kali.
    18:44. Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: "Wah,
    awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut." Lalu kata Elia: "Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan."
    18:45. Maka
    dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel.

    Sungguh-sungguh dalam berdoa, artinya:
    • TEKUN (bukan hanya 1x, tetapi sampai 7x).
      '7x'= ketekunannya sempurna.
      Kalau kita belum ditolong, jangan berhenti berdoa, tetapi kita tetap berdoa dengan tekun, sekalipun mungkin keadaan seperti makin memburuk.

    • TERSUNGKUR KE TANAH, mengaku hanya tanah liat (tidak layak dan tidak mampu) dan tidak menuntut apa-apa.
      Kita hanya percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
Kalau doa penyembahan kita sudah memenuhi 3 syarat diatas, maka mau tidak mau AWAN SETELAPAK TANGAN AKAN TIMBUL DI LANGIT.
Ini Tangan berlubang paku (Tangan kemurahan dan belas kasihan Tuhan) yang tidak dianggap di bumi.

Kalau ada awan setelapak tangan, hasilnya:
  • ada kuasa pertolongan Tuhan, dari tidak ada hujan menjadi ada hujan. Artinya, dari mustahil menjadi tidak mustahil.
  • Tangan belas kasih Tuhan memeluk kita untuk melindungi dan memelihara kita ditengah dunia yang sulit sampai masa aniaya antikris.
  • Tangan belas kasih Tuhan menyucikan dan mengubahkan kita sampai berbuah-buah Roh. Kita menjadi sama mulia dengan Allah Tritunggal yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.
Apapun keadaan kita malam ini, kita hanya membutuhkan awan setelapak tangan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:15 (Ibadah Kaum Wanita)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 17:45 (Ibadah Raya)
Senin jam 17:45 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)

IBADAH KUNJUNGAN

18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut)
24-25 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sumba)
01 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Tamban)
22 Juni 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngawi)
25 Juni-05 Juli 2012 (Kunjungan ke Israel)
17-19 Juli 2012 (Ibadah Persekutuan ke Medan)
31 Juli-02 Agustus 2012 (Ibadah Persekutuan di Malang)
04-06 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Makasar)
20-21 September 2012 (Ibadah Kunjungan ke Semarang)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Pendolo, Tentena)
Oktober 2012 (Ibadah Kunjungan ke Medan)
November 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ambon)
Desember 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sidikalang)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top