|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN | ||
|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 September 2009 (Senin Sore) Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2011 (Selasa Sore) Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 18 Januari 2011 (Selasa Malam) Ibadah Doa Malang, 26 Januari 2010 (Selasa Sore) Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Mei 2010 (Sabtu Sore) Ibadah Kaum Muda Remaja, 20 Agustus 2011 (Sabtu Sore) Ibadah Raya Malang, 24 Oktober 2010 (Minggu Pagi) Ibadah Persekutuan di Ambon IV, 26 Agustus 2010 (Kamis Pagi) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Oktober 2010 (Senin Sore) Ibadah Doa Malang, 10 Januari 2012 (Selasa Sore) Ibadah Doa Surabaya, 16 Februari 2011 (Rabu Sore) Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 09 Oktober 2009 (Jumat Tengah Malam) Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I, 05 Agustus 2010 (Kamis Malam) Ibadah Raya Malang, 01 Mei 2011 (Minggu Pagi) Ibadah Kaum Muda Remaja, 28 Januari 2012 (Sabtu Sore) TRANSKRIP LENGKAP Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008) Doa (Selasa, 08 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007) Doa (Rabu, 26 Desember 2007) Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007) Lain (Kamis Sore, 17 November 2011) Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011) Lain (Rabu Sore, 16 November 2011) Lain (Rabu Pagi, 16 November 2011) Lain (Selasa Sore, 15 November 2011) Bible Study (Kamis, 20 Desember 2007) Doa (Selasa, 18 Desember 2007) Doa Surabaya (Rabu, 19 Oktober 2011) Umum Surabaya (Minggu Sore, 04 September 2011) Bible Study Surabaya (Senin, 29 Agustus 2011) Umum (Minggu Pagi, 16 Desember 2007) Umum (Minggu Pagi, 09 Desember 2007) Umum (Minggu Pagi, 02 Desember 2007) Bible Study (Kamis, 29 November 2007) Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak] Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Agustus 2010 (Senin Sore) Matius 25: 14-30 ay. 14= Tuhan mempercayakan harta Surga kepada manusia berdosa. Ini merupakan KEMURAHAN TUHAN. ay. 15= Tuhan memberikan talenta sesuai dengan kesanggupannya. Ini merupakan KEADILAN TUHAN. Jadi, kalau kita yang tadinya berdosa tapi bisa melayani Tuhan, itu adalah kemurahan dan keadilan Tuhan. Sebab itu, kita harus sungguh-sungguh menjaga jabatan pelayanan kita! Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus. Matius 25: 19 25:19. Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka. ay. 19=''mengadakan perhitungan'= saat Yesus datang kedua kali, kita harus bertanggung jawab atas jabatan pelayanan yang kita terima dari Tuhan. SIKAP TERHADAP TALENTA Sikap ini ada yang positif (diwakili 5 dan 2 talenta) dan negatif (diwakili 1 talenta). Sikap yang positif adalah setia dan baik (sudah dijelaskan di ibadah-ibadah sebelumnya), sehingga mendapat upah dari Tuhan. Matius 25: 18, 24-30 25:18. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya. 25:24. Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam. 25:25. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan! 25:26. Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? 25:27. Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya. 25:28. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. 25:29. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. 25:30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi." Sikap negatif disini adalah: pasif (JAHAT DAN MALAS). Disini, talenta disembunyikan dalam tanah, sehingga tidak ada labanya. Inilah hamba yang jahat dan malas. ay. 28= 'ambillah talenta'= jabatan pelayanan itu diambil kembali oleh Tuhan, bahkan ia dicampakan (ay. 30). Inilah akibatnya kalau melayani dengan jahat dan malas, yaitu tidak bisa/tidak boleh melayani Tuhan dan ia tidak berguna dalam tubuh Kristus, malah menyengsarakan tubuh Kristus. Kalau sudah tidak berguna lagi, maka kehidupan itu akan dipotong, seperti anggota tubuh yang tidak berguna akan dipotong. Ini sama artinya dengan keluar dari tubuh Kristus= tidak ada tempat dalam tubuh Kristus dan akan berakhir pada kegelapan yang paling gelap (kebinasaan untuk selama-lamanya). Amsal 18: 9 18:9. Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak. = orang yang MALAS, ia adalah orang yang tidak setia dalam melayani Tuhan= ia menjadi teman si perusak, artinya merusak/menyengsarakan tubuh Kristus. Dan ini sama artinya dengan pelayanan tanpa belas kasihan. Matius 18: 31-35 18:31. Melihat itu kawan-kawannya yang lain sangat sedih lalu menyampaikan segala yang terjadi kepada tuan mereka. 18:32. Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku. 18:33. Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau? 18:34. Maka marahlah tuannya itu dan menyerahkannya kepada algojo-algojo, sampai ia melunaskan seluruh hutangnya. 18:35. Maka Bapa-Ku yang di sorga akan berbuat demikian juga terhadap kamu, apabila kamu masing-masing tidak mengampuni saudaramu dengan segenap hatimu." = hamba yang JAHAT disini adalah hamba yang tidak berbelas kasihan (tanpa kasih/tanpa pengampunan). Dan ini juga merusak/menyengsarakan tubuh Kristus. Bahkan membuat orang lain sedih dan membuat Tuhan marah. Dan pelayanan ini dimulai dari dalam rumah tangga. Pelayanan semacam ini adalah pelayanan yang tidak berkenan pada manusia dan Tuhan. Semakin melayani, justru semakin membuat Tuhan marah. Sebab itu, jangan asal melayani! Tapi harus sungguh-sungguh dan tanggung jawab. Jadi, hamba yang jahat dan malas adalah hamba yang melayani tapi tanpa belas kasihan, yaitu merusak dan menyengsarakan tubuh Kristus. Contoh hamba yang jahat dan malas adalah pengerah dan mandur yang menyiksa bangsa Israel dalam kerja paksa (dibahas dalam ibadah kemarin). Firaun, selain menggunakan pengerah dan mandur untuk menghajar orang-orang dewasa, ia juga menggunakan bidan-bidan untuk membunuh bayi laki-laki Israel. Keluaran 1: 15-16 1:15. Raja Mesir juga memerintahkan kepada bidan-bidan yang menolong perempuan Ibrani, seorang bernama Sifra dan yang lain bernama Pua, katanya: 1:16. "Apabila kamu menolong perempuan Ibrani pada waktu bersalin, kamu harus memperhatikan waktu anak itu lahir: jika anak laki-laki, kamu harus membunuhnya, tetapi jika anak perempuan, bolehlah ia hidup." 'bidan'= secara jasmani adalah orang yang paling dekat dengan proses kelahiran. Secara rohani, bidan ini adalah hamba Tuhan, yaitu orang yang paling dekat dengan kelahiran baru. HAMBA YANG JAHAT DAN MALAS= bidan yang membunuh bayi-bayi, yaitu hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang menjadi sandungan bagi orang lain. Sebab itu, kita harus sungguh-sungguh melayani, supaya kita tidak menjadi sandungan bagi:
Matius 18: 6 18:6. "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. 'menyesatkan'= menyandung (dalam bahasa aslinya). Kehidupan yang jadi sandungan, pada lehernya akan diikatkan batu kilangan dan ditenggelamkan ke dalam laut. Batu kilangan ini sebenarnya untuk menggiling gandum. Kalau ini diikatkan pada leher, berarti tidak ada gandum lagi= kesulitan secara ekonomi. Bahkan hidupnya juga tidak menjadi indah lagi sampai masa depannya juga tidak indah lagi. Bagi hamba Tuhan, kalau digantungi batu kilangan, maka tidak ada pembukaan Firman. Yang dilihat hanya perkara-perkara jasmani. Dan semua ini akan berakhir seperti Babel, yaitu jatuh dalam dosa babel, sampai tenggelam dalam lautan api dan belerang. Dibumi ini, ia sudah tenggelam dan hanya kemurahan Tuhan yang bisa mengangkat kehidupan tersebut. Wahyu 18: 21 18:21. Dan seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya: "Demikianlah Babel, kota besar itu, akan dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak akan ditemukan lagi. Pengangkatan Tuhan dimulai dari mengaku dosa dan meninggalkan dosa tersebut. Kalau tidak mau mengaku dosa, kehidupan itu tidak akan pernah terangkat! Jangan menyembunyikan dosa-dosa dengan kegiatan-kegiatan atau lainnya. Bahkan menyembunyikan dosa lewat ayat-ayat Akitab! Hati-hati! JANGAN SAMPAI KITA MENJADI SANDUNGAN, KARENA ITU MEMBUAT KEHIDUPAN KITA TIDAK INDAH LAGI. Keluaran 1:17 1:17. Tetapi bidan-bidan itu takut akan Allah dan tidak melakukan seperti yang dikatakan raja Mesir kepada mereka, dan membiarkan bayi-bayi itu hidup. Disini ada bidan-bidan yang takut akan Tuhan. Ini yang penting hari-hari ini. Supaya kita tidak jadi sandungan, kita harus punya tahbisan yang benar seperti Pua dan Sifra. Ciri tahbisan yang benar:
Kalau kita sebagai pelayan Tuhan makin hari makin merasa sulit, jangan salahkan siapa-siapa. Tapi periksalah kejujuran, sukacita dari Surga dan terutama adakah teladan Tuhan dalam hidup kita? Kalau kita mau kembali, PASTI ada kemenangan!
kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
21-23 Februari 2012 (Ibadah Kunjungan ke Sorowako) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |