English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 06 Mei 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 31
= terdengar bunyi sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan...

Ibadah Raya Surabaya, 18 April 2010 (Minggu Sore)
Pembicara: Budiman Tampubolon

Matius 25: 1-13
= ada 2 pribadi disini: Mempelai Pria,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Juni 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:1-6 tentang sidang jemaat di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 November 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang sidang jemaat di Laodikia, jemaat...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 14 Juni 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 15:22-27 adalah tentang PINTU KEMAH.
Pintu Kemah adalah pintu yang memisahkan antara Halaman...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 21 Januari 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:24-25
1:24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Desember 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Februari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.Kita masih membahas pada...

Ibadah Raya Malang, 12 April 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah tentang 7 kali...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Januari 2017 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 November 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI....

Ibadah Paskah Surabaya, 27 Maret 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat merayakan Paskah, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah...

Ibadah Paskah Persekutuan I di Square Ballroom Surabaya, 31 Mei 2017 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 27 Oktober 2009 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Adri Tuju (Gending) Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN...

Ibadah Raya Malang, 22 Juli 2012 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Efesus 1:7-10
1:7 Sebab...


TRANSKRIP LENGKAP

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 24 Agustus 2014)
Tayang: 17 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 17 Agustus 2014)
Tayang: 05 November 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 11 Agustus 2014)
Tayang: 13 Oktober 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 10 Agustus 2014)
Tayang: 24 September 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 06 Agustus 2014)
Tayang: 20 September 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 30 Juli 2014)
Tayang: 31 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 28 Juli 2014)
Tayang: 27 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 27 Juli 2014)
Tayang: 18 Aguastus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 23 Juli 201420140723)
Tayang: 08 Agustus 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 21 Juli 2014)
Tayang: 21 Juli 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Oktober 2012 (Rabu Sore)

Ibadah Doa dialihkan pada hari Senin lalu.
Dari siaran langsung Ibadah Persekutuan di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema "Wahyu 19: 9"
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Perjamuan kawin Anak Domba adalah pertemuan antara Yesus sebagai Mempelai Pria Surga dengan sidang jemaat yang sempurna sebagai mempelai wanita di awan-awan yang permai.

Wahyu 3: 21
3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

Sekarang, kita belum masuk tahta Surga sesungguhnya. Tetapi kita harus sudah mengalami suasana tahta Surga selama kita hidup di dunia.

Wahyu 22:
= suasana tahta Surga dikaitkan dengan air kehidupan.

Daniel 7: 9
= suasana tahta Surga dikaitkan dengan api.

Yesaya 6: 1
6:1. Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

= suasana tahta Surga dikaitkan dengan ujung jubahNya Tuhan.

Ada 2 macam tahta:

  1. tahta manusia (tahta raja Uzia),
  2. tahta Tuhan (tahta Surga).

TAHTA MANUSIA (TAHTA RAJA UZIA)
= kekerasan hati/kesombongan.

2 Tawarikh 26: 16-19
26:16. Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.
26:17. Tetapi imam Azarya mengikutinya dari belakang bersama-sama delapan puluh imam TUHAN,
orang-orang yang tegas;
26:18. mereka berdiri di depan raja Uzia dan berkata kepadanya: "Hai, Uzia, engkau tidak berhak membakar ukupan kepada TUHAN, hanyalah imam-imam keturunan Harun yang telah dikuduskan yang berhak membakar ukupan! Keluarlah dari tempat kudus ini, karena engkau telah berubah setia! Engkau tidak akan memperoleh kehormatan dari TUHAN Allah karena hal ini."
26:19. Tetapi Uzia, dengan bokor ukupan di tangannya untuk dibakar
menjadi marah. Sementara amarahnya meluap terhadap para imam, timbullah penyakit kusta pada dahinya di hadapan para imam di rumah TUHAN, dekat mezbah pembakaran ukupan.

ay. 19= sebenarnya, ada kesempatan bagi raja Uzia untuk diperbaiki lewat Firman, tetapi ia malah marah.

Praktik keras hati/tinggi hati:

  1. salah dalam tahbisan (salah dalam ibadah pelayanan), yaitu:


    • melayani, tetapi tidak sesuai dengan jabatan pelayanan.


    • melayani, tetapi tidak sesuai dengan pengajaran benar.
      Tahbisan tidak bisa dipisahkan dari pengajaran benar.
      Kalau Firmannya salah, maka pelayanannya juga salah.
      Dan pelayanan semacam ini akan ditolak oleh Tuhan.


    Sebagai hamba Tuhan/anak Tuhan, kita harus tegas dan terus terang, demi menjaga tahbisan yang benar, mulai dari dalam nikah, penggembalaan dan antar penggembalaan.
    Kalau tahbisan tidak benar, tidak ada tahta Tuhan disana, sekalipun manusia senang.

    Matius 7: 21-23
    7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
    7:22. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
    7:23. Pada waktu itulah
    Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

    Lebih baik, hari-hari ini kita yang tegas dan terus terang, daripada nanti Tuhan yang berterus terang pada kita.
    ay. 23= jika tidak sesuai dengan tahbisan, Tuhan dengan tegas dan terus terang akan mengusir pelayan itu (masuk dalam kebinasaan untuk selama-lamnya, tidak bisa masuk tahta Tuhan).


  2. 2 Tawarikh 26: 18-19
    26:18. mereka berdiri di depan raja Uzia dan berkata kepadanya: "Hai, Uzia, engkau tidak berhak membakar ukupan kepada TUHAN, hanyalah imam-imam keturunan Harun yang telah dikuduskan yang berhak membakar ukupan! Keluarlah dari tempat kudus ini, karena engkau telah berubah setia! Engkau tidak akan memperoleh kehormatan dari TUHAN Allah karena hal ini."
    26:19. Tetapi Uzia, dengan bokor ukupan di tangannya untuk dibakar
    menjadi marah. Sementara amarahnya meluap terhadap para imam, timbullah penyakit kusta pada dahinya di hadapan para imam di rumah TUHAN, dekat mezbah pembakaran ukupan.

    ay. 18= nasihat dan tegoran Firman. Inilah isi dari Firman pengajaran benar.

    Praktik kedua: 'menjadi marah'= menolak nasihat dan tegoran Firman pengajaran benar yang disampaikan untuk memperbaiki tahbisannya yang salah.

    Hal ini sama seperti yang dilakukan oleh Herodes. Saat Yohanes Pembaptis menegor dia untuk memperbaiki nikahnya karena mengambil istri Filipus saudaranya, Yohanes malah dipenjarakan.

    Akibatnya: raja Uzia terkena kusta. Artinya:


    • kebenaran diri sendiri (menutupi dosa dengan menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Tuhan/pengajaran benar dan pura-pura berbuat baik),


    • dosa kenajisan. (dulu, orang sakit kusta harus menutupi muka dan berteriak 'najis, najis')= jatuh pada puncaknya dosa.

Kalau tahta manusia dipertahankan, kita tidak akan pernah merasakan tahta Tuhan.
Sebab itu, dalam kitab Yesaya 6: 1, raja Uzia harus mati dulu (tahta manusia harus dihancurkan dulu), baru bisa merasakan tahta Tuhan.

TAHTA SURGA
Yesaya 57: 15
57:15. Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.

= keras hati dan tinggi hati harus dihancurkan menjadi rendah hati dan hancur hati, supaya kita bisa mengalami tahta Tuhan.
Malam ini, kita bisa merasakan tahta Surga, kalau kita mau menghancurkan kekerasan hati/ketinggian hati.

Yesaya 6: 1
6:1. Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

= suasana tahta Surga dikaitkan dengan UJUNG JUBAH.

Wahyu 19: 13, 16, 6, 7
19:13. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."
19:16. Dan pada
jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."
19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa,
telah menjadi raja.
19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari
perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

'Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan'= Mempelai (ay. 6).

Jadi, jubah Yesus adalah Firman Mempelai.

2 Korintus 4: 3-4
4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat
cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

'cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus'= kabar mempelai= Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua= Firman yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan (tidak kena mengena lagi dengan dosa), untuk menyucikan dan menyempurnakan sidang jemaat sampai tidak bercacat cela (menjadi tubuh Kristus yang sempurna).

Kalau kita mau menerima jubah Tuhan (kabar mempelai), kita bisa merasakan tahta Tuhan.

Markus 5: 25-29
5:25. Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
5:26. Ia telah
berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
5:27. Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan
menjamah jubah-Nya.
5:28. Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
5:29. Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.

'berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib'= kekerasan hati. Dan Tuhan menunggu sampai wanita ini mau menjamah ujung jubahNya.
Malam ini, kita tidak perlu menunggu sampai habis-habisan seperti wanita ini ('keadaannya makin memburuk'). Tetapi baiklah malam ini, kita menjamah ujung jubah Tuhan.

'wanita'= gambaran dari gereja Tuhan.
Keadaan gereja Tuhan di akhir jaman menjelang kedatangan Yesus kedua kali adalah seperti wanita yang sakit pendarahan 12 tahun karena mempertahankan tahta raja Uzia.

Pendarahan 12 tahun:

  • berbau busuk= hidup dalam kenajisan,
  • pembuluh darah pecah= terjadi perpecahan di dalam rumah tangga, gereja dan antara gereja (tidak ada damai sejahtera, tetapi yangg ada kepahitan, iri hati , dendam, dsb).


  • dalam penderitaan, kesusahan, ketakutan, dan kelemahan.
  • menghadapi keadaan yang semakin buruk, bahkan mustahil sampai mati (mati rohani, binasa untuk selama-lamanya).

Inilah keadaan kita kalau mempertahankan tahta raja Uzia sekaya dan sepandai apapun kita.

Sudah banyak cara yang ditempuh, tetapi keadaannya makin buruk sampai binasa.
Sudah banyak cara kita untuk menyembuhkan pendarahan, tetapi justru makin memburuk dan hancur.
HANYA TINGGAL SATU CARA! JANGAN PUTUS ASA DAN JANGAN MENGHARAPKAN ORANG LAIN! MASIH ADA UJUNG JUBAH TUHAN.

Buang tahta manusia untuk menerima Firman malam ini! Dan biarlah kita berusaha untuk mendengar sungguh-sungguh dalam kerendahan hati dan dengar-dengaran pada Firman.

Malam ini, kunci bagi kita adalah RENDAH HATI DAN HANCUR HATI.

Proses untuk menjamah ujung jubah Tuhan:

  • tidak berharap pada segala sesuatu di dunia, tetapi hanya berharap pada Yesus,
  • tidak putus asa/kecewa menghadapi rintangan, tetapi tetap tekun untuk mendekati Yesus (tetap dalam kabar mempelai), sebab wanita ini sangat sulit untuk menjamah ujung jubah Tuhan, apalagi ia dalam kelemahan.

    Mungkin saat kita hampir menjamah ujung jubah, tetapi ada gangguan lagi. Jangan putus asa, tetapi biarlah kita tetap terus berusaha.


  • merendahkan diri serendah-rendahnya (ujung jubah terletak di paling bawah)= merasa tidak layak (hanya tanah liat), banyak kesalahan dan kekurangan yang harus diakui dan diperbaiki, tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Saat kita sudah merasa tidak mampu lagi, TINGGAL SATU LANGKAH LAGI yaitu merendahkan diri serendah-rendahnya (berusaha dengan kekuatan Tuhan untuk menjamah ujung jubah Tuhan= taat dengar-dengaran pada kabar mempelai apapun resikonya).

Kalau kita menjamah ujung jubah Tuhan, hasilnya:

  1. Mazmur 62: 12-13
    62:12. Satu kali Allah berfirman, dua hal yang aku dengar: bahwa kuasa dari Allah asalnya,
    62:13. dan dari pada-Mu juga
    kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

    Hasil pertama: kita mengalami kemurahan dan kuasa Tuhan= 2 tangan Tuhan diulurkan kepada kita untuk:


    • menolong menyelesaikan segala masalah sampai yang mustahil sekalipun,
    • Yesaya 6: 1
      6:1. Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

      = memelihara dan melindungi kita di dunia yang semakin sulit sampai pada jaman antikris, bahkan sampai di tahta Surga.

      KITA HIDUP HANYA DARI UJUNG JUBAH TUHAN.


  2. Keluaran 28: 33
    28:33. Pada ujung gamis itu haruslah kaubuat buah delima dari kain ungu tua, kain ungu muda dan kain kirmizi, pada sekeliling ujung gamis itu, dan di antaranya berselang-seling giring-giring emas,

    'ujung gamis'= ujung jubah Tuhan Imam Besar.

    Hasil kedua: 2 tangan Tuhan diulurkan pada kita secara jasmani dan rohani.
    Secara jasmani: untuk menjadikan masa depan kita indah.
    Kita hanya tinggal menunggu waktu Tuhan. Tangan belas kasih dan tangan kuasa Tuhanlah yang bekerja bagi kita.
    Kalau kita yang bekerja, kita tidak akan mengalami keindahan.

    Secara rohani: kita disucikan dan diubahkan (makin taat dengar-dengaran). Sampai saat Yesus datang kembali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia. Kita masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba sampai masuk Tahta Anak Domba (bersanding dengan Dia untuk selama-lamanya).

Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Agustus 2017
    (Ibadah Kunjungan di Lumajang)

  • 06-07 September 2017
    (Ibadah Kumjungan di Semarang)

  • 19-21 September 2017
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • Oktober 2017
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 10-12 Oktober 2017
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top