|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Malang, 20 November 2011 (Minggu Pagi)
Yohanes 10:10b 10:10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam... Ibadah Doa Surabaya, 17 Desember 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, yaitu terjadi goncangan-goncangan... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 Agustus 2010 (Sabtu Sore)
Judul: SAKSI dan KESAKSIAN.
Ada 2 macam saksi dan kesaksian: Markus 14:56-59, saksi... Ibadah Retreat Family I Malang, 04 Maret 2011 (Jumat Malam)
Ada 3 pribadi yang sudah melihat tahta Tuhan: Daniel melihat tahta Tuhan lewat mimpi,... Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 09 Februari 2010 (Selasa Siang)
Keluaran 12:5, syarat anak domba Paskah: Harus jantan. Yesaya 9:5, Matius... Ibadah Paskah Surabaya, 04 April 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1
= penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria
Surga yang akan datang kedua... Ibadah Raya Surabaya, 03 Oktober 2010 (Minggu Sore)
Tema
Ibadah di Sidikalang "hanya
satu langkah jaraknya antara aku dan maut"
1
Samuel 20: 3 20:3.
Tetapi Daud menjawab, katanya:... Ibadah Raya Surabaya, 29 Mei 2011 (Minggu Sore)
Tema Ibadah
di Poso: "Ingatlah akan istri Lot!" Lukas
17: 32 17:32.
Ingatlah akan isteri Lot!
=
merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada... Ibadah Doa Surabaya, 02 November 2011 (Rabu Sore)
Matius
26: 57-58 26:57.
Sesudah mereka menangkap Yesus, mereka membawa-Nya menghadap Kayafas,
Imam Besar. Di situ telah berkumpul ahli-ahli... Ibadah Raya Surabaya, 21 November 2010 (Minggu Sore)
Matius
25:31-46
tentang Penghakiman
yang Terakhir.
Matius
25:31-34
25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 September 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 14-15=
kalau kita yang tadinya berdosa tapi bisa melayani Tuhan, itu adalah
kemurahan
dan keadilan Tuhan.
Matius
25: 16-30=
sikap... Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 08 Juli 2010 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 29:31-33 29:31
Domba jantan persembahan pentahbisan itu haruslah kauambil dan
dagingnya kaumasak pada suatu tempat yang kudus. 29:32... Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 Maret 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:39-45 1:39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung... Ibadah Paskah Blitar, 23 April 2010 (Jumat Sore)
Markus
13: 29
13:29 Demikian juga, jika kamu lihat
hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa... Ibadah Doa Surabaya, 04 Maret 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali.
Kita masih membahas ayat 30. =...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Papua I, 02 Maret 2010 (Selasa Sore)
Peringatan
1 abad injil masuk ke Papua.
Tema: Ibrani 4: 12.
Manusia yang diciptakan oleh
Tuhan terdiri dari 2 bagian besar:
- Bagian jasmani (tubuh).
- Bagian rohani.
Baik bagian luar maupun dalam, keduanya harus dirawat supaya jangan
jatuh sakit dan bahkan mati.
Perawatan yang utama adalah soal makanan.
Bagian luar, sangat membutuhkan makanan jasmani yang baik supaya jangan
jatuh sakit dan mati. Kalau racun yang dimakan, satu waktu akan mati.
Bagian rohani juga membutuhkan makanan rohani yang dipilih juga, yang
benar. Kalau tidak benar, walaupun sedikit, itu sudah menjadi racun.
Dalam 1 tubuh, itu hanya ada
1 makanan rohani, karena kepalanya hanya 1.
Persekutuan tubuh Kristus ini dimulai dari dalam nikah.
Bagian rohani jatuh sakit, tandanya adalah jatuh dalam dosa. Walaupun
kedudukan jasmaninya tinggi, tapi saat ia berbuat dosa, bagian
rohaninya sedang sakit. Kalau dibiarkan jatuh dalam dosa, orang sakit
ini pasti akan mati rohani.
Mati rohani artinya jatuh dalam dosa, tapi tidak menyesal dan malah
bahagia atau bangga dan bahkan menyalahkan orang lain (= hidup dalam
dosa).
Sebab itu, kita harus waspada hari-hari ini.
Ada 2 macam makanan rohani/
makanan Firman:
- Ibrani 5: 11-14 = susu = Firman
penginjilan = injil keselamatan (Efesus 1: 13).
Artinya adalah Firman yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali
ke bumi ini untuk mati di kayu salib dan menebus orang berdosa.
Amsal 25: 25.
Firman penginjilan
disebut juga dengan kabar baik.
Orang berdosa, itu bagaikan orang haus. Kalau dibiarkan, akan mati.
Perlu air yang sejuk dari Surga.
Proses untuk menerima
keselamatan:
- Percaya Yesus.
Di luar Yesus, tidak ada keselamatan, sebab semua manusia di dunia
berdosa dan tidak bisa menolong manusia yang berdosa.
- Bertobat, berhenti berbuat dosa, kembali pada Tuhan.
Jadi, percaya Yesus bukan hanya dimulut saja. Kalau kita percaya, maka
kita harus bertobat, kembali kepada Tuhan. Kalau orang kristen masih
mengulang-ulang dosa, diragukan keselamatannya.
- Lahir baru, lewat baptisan air dan baptisan Roh Kudus
(kepenuhan Roh Kudus).
Hasilnya adalah hidup baru = hidup dalam kebenaran = selamat.
Kelahiran baru ini diperlukan supaya bisa hidup dalam kerajaan Surga.
Tidak benar, artinya TIDAK SELAMAT.
KESELAMATAN = KEBENARAN.
Sebenarnya, keselamatan ini hanya untuk orang Israel.
Susu ini hanya untuk orang yang belum percaya Yesus dan jiwa-jiwa baru
di gereja. Jangan berhenti sampai pada susu saja. Kalau diberi susu
terus, padahal sudah lama jadi orang kristen, hidup itu akan tumbuh
jadi anak kecil, tidak dewasa rohani, tidak bisa menjadi mempelai
wanita Tuhan.
Ibrani 5: 11-14.
Karena itu, setelah lama menerima susu, harus ditingkatkan pada makanan
kedua.
- 2 Korintus 4: 3-4 = makanan
keras = firman pengajaran = firman yang lebih tajam dari pedang bermata
dua= cahaya injil kemuliaan Kristus.
Cahaya, itulah yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
Inilah injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali untuk
menyucikan dan mendewasakan sidang jemaat sampai sempurna, sama seperti
Dia dan siap menyambut kedatanganNya kedua kali.
Karena memberitakan Yesus sebagai Mempelai, maka firman injil kemuliaan ini disebut dengan
kabar mempelai.
Semoga di Papua ini terjadi pertemuan antara injil keselamatan dengan
injil kemuliaan dan bisa terjadi kegerakan yang besar.
Jadi, tiap anak Tuhan perlu kabar baik dan kabar mempelai untuk bisa
diselamatkan dan disempurnakan, menjadi mempelai wanita yang tidak
bercacat cela.
Jadi, setiap hamba Tuhan harus memberitakan firman penginjilan dan
firman pengajaran, sesuai dengan teladan Yesus dan amanat agung Yesus.
Matius 11: 1.
= Yesus memberi teladan dulu untuk memberitakan injil dan pengajaran di
kota-kota dan di desa-desa.
Matius 28: 19-20, Markus 16: 15.
Setelah memberi teladan, baru Tuhan memberikan amanat agungNya.
Asal kita menunaikan tugas sesuai dengan amanat agung Tuhan, maka Tuhan
akan menyertai kita sampai usai.
Sikap terhadap firman
pengajaran:
- Kisah Rasul 5:33 = menolak firman pengajaran yang
menusuk dosanya.
Hati, itulah gudangnya dosa.
Kalau menolak, maka dari dalam hatinya bisa muncul kebencian tanpa
alasan.
Jangan sampai menolak firman yang menusuk dosa-dosa kita.
1 Yohanes 3: 15.
- Matius 26: 23 = mengelak dari firman pengajaran.
Firman yang disampaikan oleh Tuhan, langsung menusuk pada Yudas. Tapi
Yudas mengelak dari firman itu, padahal ia adalah rasul Tuhan.
Akibatnya, dosanya bertimbun-timbun dan satu waktu meledak saat ia
gantung diri dan ia binasa selama-lamanya.
Lebih baik, saat firman menusuk dosa kita, kita mengakui dosa-dosa
tersebut pada Tuhan dan sesama. Mungkin merasa dipermalukan, tapi kita
diselamatkan oleh Tuhan.
Kalaupun disembunyikan, satu waktu, dosa itu akan di tunjukan dan hidup
itu akan dipermalukan bahkan binasa untuk selama-lamanya.
- Kisah Rasul 2: 37 = hati terharu menerima firman
pengajaran.
Ini sikap yang positif.
Proses menerima firman
sampai terharu:
- Mendengar firman dengan sungguh-sungguh dan dengan suatu
kebutuhan. Kalau menerima dengan kebutuhan, maka kita tidak akan merasa
bosan.
- Mengerti firman.
- Percaya, yakin pada firman.
Ini yang melebihkan Firman dari ilmu pengetahuan.
Dan Firman ini yang membuat hati bisa terharu.
Roma 10: 10 = praktik
hati terharu, yaitu mulai dengan mengaku dosa.
- Praktik firman.
Setajam-tajamnya firman
pengajaran, itu merupakan uluran Tangan kemurahan Tuhan. Kalau kita
bisa praktik firman, kita sedang mengulurkan tangan pada Tuhan dan kita
hidup dalam Tangan Tuhan.
Yang menolak dan mengelak dari firman, ada di luar Tangan Tuhan dan ada
di tangan setan.
Hasil kalau hidup dalam
tangan Tuhan (Ibrani 4: 12):
- Firman Allah kuat,
artinya tangan kemurahan Tuhan memberikan kekuatan yang
melimpah-limpah kepada kita, sehingga kita menjadi orang yang kuat dan
teguh hati = tidak bimbang dengan ajaran-ajaran lain, tapi tetap
berpegang pada ajaran yang benar.
Kuat dan teguh hati juga berarti tidak putus asa/bimbang menghadapi
masalah apapun, tapi bisa mengucap syukur pada Tuhan dan tetap
percaya/berharap hanya pada Tuhan.
Contohnya adalah Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang tetap kuat dan teguh
hati sekalipun diancam dengan dapur api.
Daniel 3: 16, 24.
ay. 24= hasil kalau kuat dan teguh hati, yaitu tangan kemurahan Tuhan
menyertai dan melindungi kita dari api pencobaan bahkan melindungi kita
dari maut.
- Firman Allah hidup,
artinya tangan kemurahan Tuhan mampu memelihara kehidupan kita secara
jasmani di tengah-tengah dunia yang sulit, di tengah kemustahilan.
Secara rohani, tangan kemurahan Tuhan mampu memberikan kehidupan yang
benar dan suci.
Kalau benar dan suci, hidup kita bisa damai sejahtera sekalipun
ditengah kesulitan.
- Firman Allah lebih tajam dari
pedang bermata dua, artinya tangan kemurahan Tuhan mampu menyucikan dan mengubahkan kita
dari manusia daging menjadi manusia rohani, sama seperti Yesus.
Pedang bermata dua
adalah:
- Tajam pertama untuk menyucikan (seperti memotong bagian yang
berdosa).
- Tajam kedua untuk membaharui (seperti menumbuhkan bagian yang
baru pada bagian yang sudah terpotong).
Inilah mujizat rohani yang harus kita alami. Kalau mujizat ini tidak
kita alami, kita tidak bisa menyambut kedatangan Tuhan kedua kali,
sebab manusia darah daging tidak mendapat tempat dalam kerajaan Surga.
1 Timotius 6: 11, 10.
= penampilan manusia baru yang mau berada di dalam Tangan Tuhan, yaitu
menjauhi kejahatan dan kenajisan, hidup dalam keadlian/kejujuran, suka
beribadah dan setia.
Kejahatan = cinta akan uang, terikat akan uang yang membuat orang kikir
dan serakah.
Kenajisan = dosa makan minum dan sex.
Soal pengajaranpun, kita harus jujur!
Selama Salomo memegang pedang, ia tidak bisa terkecoh (dalam kisah 2
ibu yang memperebutkan anak).
Kalau tidak suka ibadah, maka hidup itu tidak bisa masuk dalam kerajaan
Sorga, sebab kerajaan Sorga hanya berisi ibadah selama 24 jam. Ibadah
kita dibumi adalah latihan kita untuk hidup di Sorga.
Kalau mujizat yang rohani terjadi, maka mujizat yang jasmani juga akan
terjadi, yang mustahil menjadi tidak mustahil.
Sadrakh, Mesakh dan Abednego dikeluarkan dari api dan mendapat
kedudukan tinggi.
Mungkin kita tenggelam dalam sesuatu, maka mujizat jasmani juga bisa
terjadi, asal ada mujizat rohani kita alami.
Dan keubahan ini suatu waktu akan membawa kita sampai terangkat di
awan-awan yang permai untuk bertemu dengan Tuhan.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|