|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 19 Juli 2011 (Selasa Pagi)
Keluaran 25:10-30 menunjuk tentang TABUT PERJANJIAN.
Keluaran 25:10-22 menunjuk perintah... Ibadah Raya Surabaya, 04 Juli 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 1, 13
25:1.
"Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang
mengambil pelitanya dan pergi... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Maret 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31 = keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali.
Kita membahas ayat. 31 (keadaan... Ibadah Doa Malang, 11 Oktober 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:26-29 26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Oktober 2010 (Senin Sore)
Tema
Ibadah di Sidikalang "hanya
satu langkah jaraknya antara aku dan maut"
1
Samuel 20: 3 20:3.
Tetapi Daud menjawab, katanya:... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Januari 2011 (Kamis Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Medan
Wahyu 19:9 19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah:... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 September 2010 (Senin Sore)
Matius
25: 16-30=
sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.
SIKAP
KITA TERHADAP TALENTA Sikap
ini ada yang positif (diwakili hamba... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Juli 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Doa Malang, 03 November 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat tentang HUKUMAN ATAS DUNIA SAAT KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI.... Ibadah Doa Malang, 04 Agustus 2009 (Selasa Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
Zaman Allah... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 November 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 28 -> sikap gereja Tuhan untuk menanti kedatangan Yesus kedua
kali,... Ibadah Raya Malang, 05 Juli 2009 (Minggu Pagi)
Lukas 23: 43 "KEMBALI KE FIRDAUS"
Tuhan
menciptakan
manusia, Adam dan Hawa, sama mulia dengan... Ibadah Raya Surabaya, 25 Desember 2011 (Minggu Pagi)
Matius
26: ay.
57-68= SAKSI
DAN KESAKSIAN.
Kita
sudah mempelajari 2
macam saksi dan kesaksian
(mulai diterangkan pada Ibadah
Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay.
59-62=... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 November 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:30-35 adalah PERINGATAN KEPADA PETRUS.
Petrus, rasul yang hebat... Ibadah Raya Malang, 28 Desember 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali. Natal adalah kedatangan...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Papua II, 03 Maret 2010 (Rabu Pagi)
Ibrani 4: 12-14
= makanan Firman Tuhan yang bisa dimakan sampai hidup kita bisa berada
dalam Tangan Tuhan.
ay. 14= dimana ada pemberitaan atau penampilan Firman yang lebih tajam
dari pedang bermata 2, disitu ada penampilan/kehadiran pribadi Yesus
sebagai Imam Besar dan Gembala Agung yang memimpin ibadah kita.
Kalau ada pembukaan Firman,
disitulah ada Imam Besar dan Gembala Agung.
Ada tidaknya Imam Besar dan Gembala Agung, tidak ditentukan oleh banyak atau
tidaknya jemaat.
Wahyu 1: 16
Penampilan Yesus sebagai Imam
Besar ada ketika ada sebilah pedang tajam. Ini buktinya dalam
perjanjian baru.
Pedang dari mulut Yesus artinya adalah Firman yang keluar dari mulut
Yesus sendiri, yaitu ayat
menerangkan ayat dalam Alkitab.
1 Tawarikh 28: 19
Firman yang dibukakan rahasianya, arahnya pada pembangunan Bait
Allah. Sekarang adalah pembangunan tubuh Kristus.
Keluaran 28: 30
= bukti dalam perjanjian lama bahwa dimana ada pedang, disitu ada Imam
Besar.
Di dalam tutup dada imam besar, memuat urim dan tumim. Itulah zat Ilahi
yang tidak diketahui macam dan bentuknya. Tapi bisa dipelajari arti
rohani menurut arti katanya:
- Tumim= pedang/kesempurnaan= menunjuk pada Firman Allah (Ibrani 4: 12).
- Urim= terang= Roh Kudus
(Ibrani 4: 13).
Jadi, urim dan tumim adalah
Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua dalam urapan Roh Kudus.
Jadi, kalau kita bisa menerima Firman
pengajaran yang keras, kita ada di dada Imam Besar.
Urim dan tumim bekerja untuk menyucikan kita sampai tidak ada lagi dosa
yang disembunyikan, sehingga kita bisa menjadi sempurna, tidak bercacat
cela dan menjadi mempelai wanita Tuhan.
Proses penyucian urim dan
tumim:
-
1
Samuel 14: 40-45 = menunjukan
perbuatan-perbuatan dosa sampai pada dosa-dosa yang dianggap kecil.
Seringkali kita malah tertawa-tawa setelah berbuat dosa. Kalau tertawa
dalam dosa, maka akan menangis dalam api neraka.
Kalau mau sempurna, dosa yang dianggap kecilpun, harus disucikan juga,
seperti Yonatan yang hanya mengambil sedikit saja.
Jadi, urim tumim ini mendorong kita untuk mengaku dosa pada Tuhan dan
sesama dengan tuntas (sungguh-sungguh).
Tanda mengaku dosa dengan
tuntas:
-
Mengaku dosa karena sadar, bahwa
diri sendirilah yang salah dan menyesal.
Seringkali, kita mengaku dosa, tapi malah menyalahkan orang lain. Ini
artinya mengaku dosa, tapi tidak tuntas.
-
Mengaku dosa apa adanya, tidak
ditambahi dan tidak dikurangi.
Seringkali kita menambah dan mengurangi pengakuan dosa, supaya ringan
dosanya.
-
Mau menanggung resiko, apapun
bentuknya.
Kalau pengakuan kita tuntas dengan 3
tanda diatas, maka saat kita mengaku dosa, saat itu darah Yesus
mengalir.
1 Yohanes 1: 7, 9
Saat kita mengaku dosa
sungguh-sungguh, darah Yesus aktif dalam 2 hal:
- Mengampuni dosa kita sampai kita seperti tidak pernah berbuat
dosa.
- Menyucikan, mencabut akar-akar dosa, sehingga kita tidak
mengulangi dosa lagi. Kita hidup dalam kebenaran.
Dan hasilnya, sehelai rambutpun tidak
akan jatuh.
1 Samuel 14: 45
Sehelai rambut tidak jatuh, artinya kita mengalami pemeliharaan Tuhan
sekalipun kita tidak berdaya.
-
Nehemia
7: 64-65 = menyucikan
tahbisan imam-imam supaya berkenan pada Tuhan, menyenangkan Tuhan.
Kalau tidak ada kesucian, akan ngawur dalam melayani Tuhan.
2 Timotius 2: 20-24
Ada tidaknya urim dan tumim bisa dilihat dari pelayanannya.
2 macam pelayanan:
- Pelayan Tuhan bagai
kayu dan tanah.
Ini artinya pelayanan yang menonjolkan kedagingan/keduniawian. Dan ini
nanti akan terbakar habis, sebab segala sesuatu yang berasal dari dunia
ini pasti akan terbakar dan binasa.
- Pelayan Tuhan bagai
perak dan emas.
Ini artinya pelayan Tuhan yang mengutamakan firman lebih dari yang
lain= mengutamakan penyucian.
Kayu dan tanah biasanya terlihat
lebih menonjol daripada emas dan perak. Tapi yang kayu dan tanah akan
terbakar. Sedangkan emas dan perak akan dipakai untuk pembangunan tubuh
Kristus.
Yang harus disucikan
disini adalah:
- Nafsu orang muda. Itulah daging dengan segala hawa nafsu
kenajisannya. Ini yang harus disucikan dari semua orang.
- Disucikan dari pertengkaran yang sumbernya dari kebenaran
sendiri.
Kalau mau saling mengaku dan saling mengampuni, maka semua masalah akan
selesai. Tidak perlu kita menyimpan kesalahan kita.
Kalau sudah ada penyucian dari nafsu
orang muda, maka kita bisa tampil dalam keadilan/jujur, kesetiaan,
kasih dan damai. Inilah penampilan perak dan emas.
Titus 2: 7
Kalau tidak bisa jujur dalam
pengajaran, tidak mungkin bisa jujur dalam hal lainnya.
Kalau sudah jujur dalam
pengajaran, baru bisa diharapkan untuk jujur dalam segala hal.
Pelayanan tubuh Kristus paling kecil ada dalam nikah.
Maleakhi 3: 1-3
Kalau sudah jadi emas dan perak, hasilnya tetap tahan uji sekalipun
dibakar dengan api.
Tahan uji ini sampai pada masa antikris, bahkan sampai Tuhan datang.
Lukas 21: 17-19
= masa pra aniaya antikris (seperti suasana Getsemane) yang harus kita
alami.
Ay. 18= sekalipun hanya sehelai rambut, kalau kita mau disucikan, maka
kita akan bisa tahan uji dan kita tidak akan terbakar.
-
Kisah
Rasul 5: 1-3 = menyucikan
hati yang merupakan pusatnya dosa.
Penyucian hati ini terutama dari ikatan akan uang. Sebab, uang ini
merupakan ikatan terakhir.
1 Timotius 6: 9-10
Praktik kalau sudah ada
ikatan akan uang:
- Tinggalkan ibadah pelayanan, hanya untuk mengejar uang.
- Beribadah melayani Tuhan, tapi hanya untuk mencari uang.
- Mencari uang dengan cara tidak halal.
- Kikir dan serakah.
Ikatan akan uang adalah salah satu
gelombang yang dasyat yang menenggelamkan anak-anak Tuhan.
Ini sama dengan nasib babel yang juga ditenggelamkan. Dani ini artinya
tidak mengalami pengangkatan.
Dan gelombang ini juga menimbulkan pencobaan-pencobaan yang dahsyat.
Rasul Paulus mengalami pekerjaan urim tumim untuk menyucikan dirinya.
Kisah Rasul 20: 33, 35
Rasul Paulus memang butuh emas dan perak, tapi TIDAK ADA KEINGINAN.
Ay. 35= bukti penyucian terhadap harta pada rasul Paulus, yaitu lebih bahagia memberi daripada
menerima.
Kapan kita bahagia ketika memberi? Yaitu ketika kita memberi dengan
tanda pengorbanan, seperti Yesus. Dan ada harapan bahwa kita bisa
memberikan seluruh hidup kita kepada Tuhan.
Ananias dan Safira tidak mau lepas dari harta dan mereka mati.
Kisah Rasul 27: 34
Kalau sudah disucikan, sekalipun ditengah gelombang, tidak akan binasa.
Posisi urim dan tumim ada diatas jantung
hati Imam Besar.
Artinya, hidup yang disucikan itu
sedang bersandar di dada Tuhan Yesus. Salah satu contohnya
adalah rasul Yohanes.
Yohanes 13: 23, 27
'bersandar di sebelah kananNya'= bersandar di dada Yesus (terjemahan
lama).
Ay. 27= Yudas salah dalam menerima perjamuan suci.
Kalau benar dalam perjamuan suci, maka kita akan bersandar pada dada
Imam Besar dan kita bisa merasakan kasih Tuhan serta mengasihi Tuhan,
tidak terpisah (setia).
Jadi, orang yang bersandar pada dada Yesus akan digendong oleh Imam
Besar.
Saat tidak ada yang memperhatikan kita, itulah saat bagi kita untuk
bersandar di dada Tuhan sampai pada masa tua kita.
Yesaya 46: 3-4
Hasil kalau bersandar pada
dada Yesus:
Tuhan
tidak mencari orang hebat. Tuhan mau menggendong kehidupan yang hanya
seperti sehelai rambut.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|