|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Malang, 22 Mei 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:14-16 26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang
Kisah Rasul 14:22, untuk bisa masuk Kerajaan Sorga kita harus mengalami... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 16 Maret 2010 (Selasa Pagi)
Keluaran 17-18 dalam Tabernakel menunjuk pada Pelita Emas, yaitu Roh Kudus dengan segala... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 14 September 2010 (Selasa Tengah Malam)
Kita mempelajari tentang PELITA EMAS Keluaran 25: 37 25:37. Haruslah kaubuat pada kandil itu tujuh lampu dan... Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I, 11 Maret 2010 (Kamis Malam)
Keluaran 17:
pasal 17 dan 18 menunjuk pada pelita emas.
Pengertiannya adalah Roh Kudus... Ibadah Doa Surabaya, 29 September 2010 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Dadang
Markus 4: 20 4:20. Dan akhirnya yang ditaburkan di tanah yang baik, ialah orang... Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Palangkaraya, 23 September 2011 (Jumat Sore)
TEMA: Ibadah Raya Malang, 09 Januari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Persekutuan di Ciawi IV, 19 November 2009 (Kamis Pagi)
Tema: Wahyu 21:5 "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"
Tuhan berusaha dengan menciptakan manusia baru yang sama... Ibadah Raya Surabaya, 10 Mei 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 31
= terdengar tiupan sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja Tuhan
dalam kemuliaan... Ibadah Doa Malam Session II Malang, 12 April 2011 (Rabu Dini Hari)
Dalam jalan salib, Tuhan menyertai umat Israel dengan 3 perkara: Siap sedia... Ibadah Doa Surabaya, 24 Desember 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali, yaitu terjadi kegoncangan dan... Ibadah Doa Malam Session II Malang, 08 Maret 2011 (Rabu Dini Hari)
Keluaran 12:8 12:8 Dagingnya harus dimakan mereka pada malam... Ibadah Raya Malang, 25 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali: Matius 24:29,... Ibadah Doa Surabaya, 05 November 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 26-27
= tanda utama kedatangan Yesus yang kedua kali; bukan ditandai dengan...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Kartika Graha V, 30 April 2010 (Jumat Sore)
Yohanes
1: 29
1:29 Pada keesokan harinya Yohanes
melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah,
yang menghapus dosa dunia.
Kita sudah mendengar tentang syarat anak domba, ketetapan
mengenai anak domba paskah, tugas dari anak domba paskah yang
tersembelih, dan tugas kita terhadap Anak Domba Allah.
Tugas
kita hanya melihat Anak Domba Allah. Dan itu artinya kita memiliki
pandangan rohani.
Malam ini, kita akan melihat 3
kesempatan
untuk melihat Anak Domba Allah:
- Yohanes 1: 29= melihat
Anak Domba Allah yang menghapus dosa
dunia. Artinya melihat Anak Domba
Allah dalam pengalaman kematian=
melihat Yesus sebagai Juruselamat.
Yohanes 1: 30-32
1:30 Dialah yang kumaksud ketika
kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah
mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.
1:31 Dan aku sendiri pun
mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air,
supaya Ia dinyatakan kepada Israel."
1:32 Dan Yohanes memberi
kesaksian, katanya: "Aku
telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia
tinggal di atas-Nya.
Praktek
kita melihat Anak Domba Allah dalam pengalaman kematian:
- percaya Yesus dan
bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan.
Kalau orang mengulang-ngulang dosa, ia belum melihat Anak Domba dalam
pengalaman kematian.
- Lahir baru dari baptisan
air (ay. 31) dan baptisan Roh Kudus (ay. 32).
Roma 6: 4
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia
oleh baptisan dalam kematian, supaya sama seperti Kristus telah
dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga
kita akan hidup dalam hidup yang baru.
Baptisan air yang benar adalah
kita dikuburkan dalam air bersama Yesus=
mengalami baptisan dalam kematian supaya kita bangkit dalam hidup yang
baru (hidup dalam kebenaran).
Orang yang sudah mati terhadap dosa, HARUS
dikubur.
Matius 3: 16
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air
dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti
burung merpati turun ke atas-Nya,
Kalau baptisan airnya benar, akan
dilanjutkan baptisan Roh Kudus.
Baptisan air Yesus disebutkan bahwa Yesus keluar dari air.
Istilah keluar dari air adalah keluar dari kuburan air. Dan Yesus
menerima Roh Kudus dalam bentuk burung merpati.
Burung merpati=
tulus hati, tidak ada dendam.
Jadi, orang yang lahir baru adalah
orang yang benar dan tulus. Inilah
orang yang selamat yang sudah melihat Anak Domba Allah dalam pengalaman
kematian.
Kalau kita
sudah benar dan tulus, hasilnya: berkat-berkat pemeliharaan berasal
dari Tuhan.
Mazmur 37: 25-26
37:25 Dahulu aku muda, sekarang
telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar
ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
37:26 tiap hari ia menaruh belas
kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.
Kalau dipelihara oleh Tuhan, maka kita bisa menerima berkat dan menjadi
berkat bagi orang lain sampai mencapai hidup kekal. Dan berkat itu
tidak
habis sampai anak cucu.
- Yohanes 1: 36-38= melihat
Anak Domba Allah.
1:36 Dan ketika ia melihat Yesus
lewat, ia berkata: "Lihatlah
Anak domba Allah!"
1:37 Kedua murid itu mendengar
apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.
1:38 Tetapi Yesus menoleh ke
belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada
mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi
(artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
Artinya: melihat Anak Domba Allah
dalam pengalaman kebangkitan= melihat
Yesus sebagai Gembala yang baik dan Guru.
Yohanes 10: 4
10:4 Jika semua dombanya telah
dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia,
karena mereka mengenal suaranya.
= Praktek
melihat Anak Domba Allah dalam pengalaman kebangkitan, yaitu
bisa mengikut Yesus sebagai Gembala dan Guru. Artinya kita harus
tergembala
dalam kabar mempelai.
Syarat
tergembala : kita harus masuk dalam kandang penggembalaan.
Dalam tabernakel, kandang penggembalaan adalah ruangan suci.
3 macam alat dalam
ruangan suci menunjukan ketekunan dalam 3 macam
ibadah pokok:
- Pelita emas= ibadah raya.
- Meja roti sajiian= ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan
suci.
- Mezbah dupa emas= ibadah doa.
Mulai gembala harus tekun dalam 3 macam ibadah pokok, baru setelah itu
domba-domba akan mengikuti untuk tekun dalam 3 macam ibadah pokok.
Untuk masuk dalam kandang penggembalaan memang harus melalui pintu
yang sempit, penyaliban daging.
Yohanes 10: 1-2, 9-10
10:1 "Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak
melalui pintu, tetapi dengan
memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
10:2 tetapi siapa yang masuk
melalui pintu, ia adalah gembala domba.
10:9 Akulah pintu; barangsiapa
masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan
menemukan padang rumput.
10:10 Pencuri datang hanya untuk
mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka
mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Pintu yang sempit itulah Yesus.
Tapi di balik pintu yang sempit, ada
hidup berkelimpahan, artinya kita dipelihara oleh Tuhan sampai bisa
mengucap syukur.
Kelimpahan terakhir adalah hidup kekal selama-lamanya.
Celakanya, banyak kehidupan yang tidak mau masuk pintu sempit dan
memilih untuk lompat pagar.
Dan kalau melompat pagar, hidup itu adalah pencuri dan pembunuh, bukan
gembala atau domba. Dan hidupnya hanya akan sampai pada kebinasaan.
Jangan
main-main dalam penggembalaan!
Yohanes 10: 3-5
10:3 Untuk dia penjaga membuka
pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil
domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
10:4 Jika semua dombanya telah
dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu
mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
10:5 Tetapi seorang asing pasti
tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara
orang-orang asing tidak mereka kenal."
Jadi, syarat tergembala
adalah:
- tergembala oleh firman
yang benar.
- mendengar dan dengar-dengaran pada suara gembala (firman
penggembalaan yang disampaikan oleh seorang gembala dengan setia dan
diulang-ulang untuk menjadi makanan bagi sidang jemaat).
Kita tidak akan bosan pada firman
penggembalaan kalau Firman itu
menjadi makanan kita. Dan Firman itu mengingatkan kita akan
kerajaan
Surga dan mengingatkan kita saat kita jatuh. Contohnya adalah si bungsu
yang meninggalkan rumah bapa tapi berakhir di kandang babi. Dan saat
itu yang ia ingat adalah di rumah bapanya ada banyak makanan.
Jangan kita mendengar suara asing (Firman yang berbeda dengan apa yang
sudah kita terima). Suara asing ini hanya akan menyesatkan dan
membimbangkan kita.
Kalau hidup kita tergembala dalam firman yang benar, posisi kita
seperti Maria yang duduk di bawah kaki Tuhan. Dan ini merupakan posisi
yang paling mantap.
Kalau duduk
dibawah kaki Yesus, DIJAMIN tidak akan pernah jatuh.
Lukas 10: 39, 42
10:39 Perempuan itu mempunyai
seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan
dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
10:42 tetapi hanya satu saja yang
perlu: Maria telah memilih
bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."
Di bawah kaki Tuhan, tidak ada yang bisa menyentuh kita.
Kalau kita duduk, maka Tuhanlah
yang bekerja bagi kita. Tapi kalau kita
yang bekerja, maka Tuhan yang akan duduk-duduk.
Kalau Tuhan yang bekerja,
hasilnya adalah:
- Tuhan menjadikan segala
sesuatu baik (Maria mendapatkan bagian yang terbaik).
- Kita jadi milik Tuhan
untuk selama-lamanya.
Kalau keadaan kita hari-hari ini menjadi tidak baik, lihatlah, apakah
kita
sudah duduk atau masih jalan-jalan.
Memang sulit untuk hidup di dunia,
tapi kalau kita tahu firman, maka
tidak ada yang sulit bagi kita.
- Wahyu 19: 9= melihat
Anak Domba Allah dalam kemuliaan. Ini terjadi pada saat
kedatangan
Yesus kedua kali.
19:9 Lalu ia berkata kepadaku:
"Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin
Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar,
perkataan-perkataan dari Allah."
Tuhan akan datang dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga dan kita
akan menyambut dia sebagai mempelai wanita Tuhan. Dan kita akan masuk
dalam Yerusalem baru yang kekal.
Inilah
tugas kita, yaitu hanya
melihat Anak domba Allah. Tuhanlah
yang
bekerja dalam segala hal mulai mati disalib, bangkit sampai
datang
kembali.
Saat Yesus datang kembali, disitulah kita bisa
melihat Anak Domba Allah muka dengan muka.
Mazmur 27:
14
27:14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!
Ya, nantikanlah TUHAN!
Syarat untuk mencapai nikah Anak Domba
adalah kita selalu menantikan kedatangan
Yesus kedua kali lewat kuat dan teguh hati.
Saat-saat penantian
adalah saat yang berbahaya karena ada banyak godaan. Harus kuat dan
teguh hati sampai Tuhan
Yesus datang.
Arti kuat dan teguh hati:
- saat menghadapi pencobaan,
kita tidak putus asa/kecewa, tidak berharap yang lain, tapi tetap
percaya dan berharap pada Yesus sebagai Anak domba Allah.
- saat menghadapi ajaran
asing, kita bisa dengan tegas menolaknya dan dengan tegas berpegang
teguh
pada firman pengajaran yang benar, apapun resikonya.
- saat menghadapi godaan dan
dosa, kita
bisa tetap hidup benar dan suci.
Untuk
bisa kuat dan teguh hati ini memang sakit bagi daging. Tapi hasilnya
luar biasa, yaitu:
- Kisah Rasul 27: 33-36
27:33 Ketika hari menjelang
siang, Paulus mengajak semua orang untuk makan, katanya: "Sudah empat belas hari lamanya
kamu menanti-nanti saja, menahan lapar dan tidak makan apa-apa.
27:34 Karena itu aku menasihati
kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu. Tidak seorang pun di antara kamu
akan kehilangan sehelai pun dari rambut kepalanya."
27:35 Sesudah berkata demikian,
ia mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua
mereka, memecah-mecahkannya, lalu mulai makan.
27:36 Maka kuatlah hati semua
orang itu, dan mereka pun makan juga.
Mungkin hidup kita hanya seperti sehelai rambut yang tidak berharga,
yang tidak berdaya apa-apa, tidak bisa berbuat apa-apa, tidak
dipandang/dianggap orang, tapi kalau kita kuat dan teguh hati,
sekalipun
sehelai rambut berada di tengah gelombang, Tuhan tetap melindungi
dan
memelihara kita.
ay. 33='hari ke-14'=
hari dimana domba paskah disembelih.
- Yosua 1: 6-7, 9, 18b
1:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu,
sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang
Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan
kepada mereka.
1:7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu
dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh
hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah
menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun
engkau pergi.
1:9 Bukankah telah Kuperintahkan
kepadamu: kuatkan dan
teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN,
Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi."
1:18 Setiap orang yang menentang
perintahmu dan tidak mendengarkan perkataanmu, apa pun yang
kauperintahkan kepadanya, dia akan dihukum mati. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu!"
Waktu Yosua mau diutus ke Kanaan (etape terakhir), Tuhan perintahkan 4
kali kuat dan teguh hati kepada Yosua.
Kalau kita kuat dan teguh hati,
maka kita dipakai dalam
kegerakan Roh
Kudus hujan akhir untuk masuk Kanaan samawi (Yerusalem
baru).
1 Tawarikh 28: 20
28:20 Lalu berkatalah Daud kepada
Salomo, anaknya: "Kuatkan dan
teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan
janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia
tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan
untuk ibadah di rumah Allah selesai.
Pada saat Salomo membangun bait Allah, yang diperlukan adalah kuat dan
teguh hati.
Kalau kita kuat dan teguh, Tangan
Anak Domba Allah akan menyelesaikan
segala sesuatu sampai masalah yang mustahil sekalipun.
Apa
yang belum beres hari-hari ini, biarlah kita kuat dan teguh hati!
- 1
Tesalonika 3: 13
3:13 Kiranya Dia menguatkan
hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa
kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua
orang kudus-Nya.
Tangan
Anak Domba Allah juga menyucikan dan
membasuh kita sampai kita tidak bercacat cela dan kita bersama
Dia
untuk selama-lamanya, melihat Dia muka dengan muka.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|