|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Malang, 28 Desember 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali. Natal adalah kedatangan... Ibadah Doa Malang, 20 April 2010 (Selasa Sore)
digabung dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Pelajaran... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Januari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 "Keadaan Pada Waktu Kedatangan Yesus Ke-2x" Ay. 29, terjadi badai yang... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 September 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang melembut, bertunas dan... Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 11 Juni 2009 (Kamis Malam)
Keluaran 28:31-35 adalah tentang gamis baju efod, yang berwarna ungu tua / biru... Ibadah Doa Malam Session I Malang, 12 April 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 13 sampai Keluaran 15:1-21 menunjuk tentang KOLAM PEMBASUHAN/... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 Juni 2009 (Selasa Pagi)
Keluaran 28 adalah tentang pakaian kudus Imam Besar dan imam-imam. Keluaran 28:1-43 --> perintah untuk membuat. Keluaran... Ibadah Raya Surabaya, 31 Mei 2009 (Minggu Sore)
Efesus 4: 15
Tema ibadah di Manado 26-28 Mei 2009: "BERTUMBUH KE ARAH YESUS YANG ADALAH... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 07 September 2010 (Selasa Pagi)
LETAK PINTU KEMAH (http://www.gptkk.org/tabernakel_pintu+kemah.html) Letaknya adalah antara halaman dan ruangan suci. Diluar pintu kemah adalah HALAMAN,... Ibadah Kaum Muda Malang, 20 Desember 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12:35-37 bicara tentang pandangan hidup, yaitu pandangan jasmani dan pandangan rohani.
Ahli-ahli... Ibadah Kaum Muda Malang, 24 Januari 2009 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Markus 12:38-40 dalam susunan Tabernakel... Ibadah Paskah Blitar, 17 April 2009 (Jumat Sore)
Tema: Yohanes 20: 19-29 "Kebangkitan Tuhan membawa damai sejahtera"
Damai sejahtera ini adalah sesuatu yang sangat... Ibadah Raya Surabaya, 05 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 31 adalah keadaan ketiga pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Mei 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,... Ibadah Doa Malang, 13 Oktober 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:32-35 menunjuk pada NUBUAT TENTANG POHON ARA (bangsa Israel).
Pohon ara...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan III, 27 Oktober 2010 (Rabu Pagi)
Wahyu 19:9 19:9. Lalu ia
berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka
yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya
lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan
dari Allah."
Tuhan menawarkan kebahagiaan Sorga
kepada kita semua. Kebahagiaan Sorga adalah kebahagiaan sejati yang
tidak terpengaruh oleh keadaan-keadaan di dunia (kaya, miskin, sakit,
sehat, dll). Kebahagiaan Sorga juga adalah kebahagiaan kekal untuk
selama-lamanya.
Dalam kitab Wahyu ada 7 macam
kebahagiaan:
- Wahyu 1:3
- Wahyu 14:13
- Wahyu 16:15
- Wahyu 19:9 --> pokok
kebahagiaan.
- Wahyu 20:6
- Wahyu 22:7
- Wahyu 22:14
Angka 7 ini menunjuk pada Pelita Emas.
Tuhan mau menyinarkan kebahagiaan Sorga untuk menyinari kegelapan
dunia.
Angka 7 juga angka kesempurnaan. Jadi
kebahagiaan Sorga adalah kebahagiaan yang sempurna dan tidak bisa
ditandingi oleh apapun juga.
Pokok/puncak kebahagiaan Sorga
adalah Wahyu 19:9.
Dengan tema ini, Tuhan mengundang kita
semua untuk bisa masuk Pesta Nikah Anak Domba Allah. Pesta Nikah Anak
Domba Allah adalah pertemuan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga dengan
gereja Tuhan yang sempurna sebagai Mempelai Wanita di awan-awan yang
permai.
Dalam Tabernakel, ini ditunjukkan
oleh TABUT PERJANJIAN
(http://www.gptkk.org/tabernakel_tabut+perjanjian.html).
Tabut Perjanjian terdiri dari 2
bagian:
- Tutup pendamaian dari emas
murni dengan 2 kerub.
Emas murni menunjuk pada keilahian.
Kerub pertama menunjuk pada Allah Bapa
= Tuhan.
Tutup pendamaian dengan 7 percikan
darah menunjuk pada Anak Allah = Yesus.
Kerub kedua menunjuk pada Allah Roh
Kudus = Kristus.
Jadi, tutup ini menunjuk pada
Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Pria Sorga dalam kemuliaan.
- Peti terbuat dari kayu penaga
yang disalut dengan emas murni luar dan dalam.
Kayu adalah
manusia daging yang berdosa. Tetapi kayu ini disalut dengan emas
murni, yaitu manusia sedang disalut dengan tabiat ilahi sampai suatu
waktu tidak kelihatan lagi kayunya, yaitu menjadi mempelai wanita
Tuhan yang sempurna.
Dengan apa Tuhan mengundang kita
masuk Pesta Nikah Anak Domba Allah?
Matius 25:6 25:6. Waktu
tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai
datang! Songsonglah dia!
Dengan Kabar Mempelai. Terutama
bagi kita adalah Kabar Mempelai yang diwahyukan oleh alm. Van
Gessel. Kabar Mempelai ini adalah pembukaan rahasia firman
Allah, bukan pengetahuan. Kabar Mempelai = cahaya injil tentang
kemuliaan Kristus yang adalah wujud Allah = firman yang lebih tajam
dari pedang bermata dua.
Cahaya injil kemuliaan Kristus ini
diperlukan untuk menghadapi 2 hal:
- Tengah malam.
Menghadapi
suasana dunia yang paling gelap, menghadapi dosa-dosa sampai
puncaknya dosa, yang kita butuhkan adalah terang.
- Kedatangan Yesus kedua
kali.
Kabar Mempelai = Tabut Perjanjian. Ini mengundang/
mempersiapkan gereja Tuhan untuk menjadi mempelai wanita Tuhan yang
sempurna. Ini yang disebut kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
Ada
2 macam kegerakan Roh Kudus:
- Kegerakan Roh Kudus hujan
awal, yaitu kegerakan dalam firman penginjilan/injil
keselamatan/kabar baik.
Firman penginjilan adalah firman yang
memberitakan kedatangan Yesus pertama kali di dunia untuk mati di
kayu salib dan menyelamatkan manusia berdosa.
Kegerakan Roh
Kudus hujan awal adalah untuk menambah jumlah/kuantitas tubuh
Kristus.
- Kegerakan Roh Kudus hujan
akhir, yaitu kegerakan dalam firman pengajaran/kabar mempelai.
Firman pengajaran adalah firman yang memberitakan kedatangan
Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, sebagai
Mempelai Pria Sorga untuk menyucikan dan menyempurnakan sidang
jemaat menjadi mempelai wanitaNya.
Kegerakan Roh Kudus hujan
akhir adalah untuk menambah kualitas tubuh Kristus sampai
sempurna menjadi mempelai wanita.
Kegerakan Roh Kudus hujan awal
harus dilanjutkan dengan kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
Di dalam Perjanjian Lama, kegerakan
Roh Kudus hujan akhir ini digambarkan dalam peristiwa Yosua
menyeberangi sungau Yordan untuk masuk ke Kanaan:
- Etape pertama, perjalanan
dari Mesir ke Gunung Sinai dipimpin oleh tongkat Musa, ini gambaran
firman penginjilan.
- Etape kedua, perjalanan
dari Gunung Sinai ke tapal batas Kanaan dipimpin oleh dua nafiri,
ini gambaran firman penggembalaan.
- Etape ketiga, Yosua
memimpin Israel masuk ke Kanaan dan dipimpin oleh Tabut Perjanjian,
inilah Kabar Mempelai.
Setiap kegerakan rohani HARUS
DIPIMPIN OLEH TABUT PERJANJIAN/Kabar Mempelai, pembukaan
rahasia firman.
Kita harus berhati-hati sebab banyak
kegerakan rohani yang tidak mengutamakan firman. Banyak yang
menonjolkan uang, artis, figur seseorang, tetapi tidak ada pembukaan
firman. Dalam Alkitab, ini disebut kegerakan yang nekat.
Bilangan 14:44-45 14:44.
Meskipun demikian, mereka nekat naik ke puncak
gunung itu, tetapi tabut perjanjian TUHAN dan Musa juga tidaklah
meninggalkan tempat perkemahan.
14:45. Lalu turunlah orang Amalek
dan orang Kanaan yang mendiami pegunungan itu dan menyerang mereka;
kemudian orang-orang itu mencerai-beraikan mereka sampai ke Horma.
Akibat kegerakan
yang nekat:
- Kalah oleh
suara setan (uang, kemampuan diri sendiri, dll) dan hanya
mencerai-beraikan tubuh Kristus.
- Hanya
menyimpan kebusukan-kebusukan.
1 Samuel 4:21-22 4:21.
Ia menamai anak itu Ikabod, katanya: "Telah lenyap kemuliaan
dari Israel" --karena tabut Allah sudah dirampas dan karena
mertuanya dan suaminya.
4:22. Katanya: "Telah lenyap
kemuliaan dari Israel, sebab tabut Allah telah dirampas."
Yosua 3:4 3:4.
hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira
dua ribu hasta panjangnya, janganlah
mendekatinya--maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu
tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu."
Dalam kegerakan yang dipimpin Tabut ini, harus ada jarak 2000 hasta.
Angka 2000 adalah volume Ruangan Suci (panjang 20, lebar 10, tinggi
10). Jadi, posisi kita dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir
adalah dalam kandang penggembalaan.
Dalam
Ruangan Suci ini terdapat 3 macam alat:
- Pelita
Emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_pelita+emas.html)
--> ketekunan dalam Ibadah Raya.
- Meja
Roti Sajian (http://www.gptkk.org/tabernakel_meja+roti+sajian.html)
--> ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci.
- Medzbah
Dupa Emas (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+dupa+emas.html)
--> ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan.
Dalam kegerakan
Roh Kudus hujan akhir, kita harus mantap dalam penggembalaan, mantap
dalam pengajaran yang benar.
Kalau tidak mau masuk penggembalaan, tidak mau masuk angka
2000 yang positif, maka akan masuk angka 2000 yang negatif.
Markus 5:13,16-17 5:13. Yesus mengabulkan permintaan
mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu.
Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya
itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di
dalamnya.
5:16.
Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada
mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan
itu, dan tentang babi-babi itu.
5:17. Lalu
mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka.
Kehidupan yang tidak tergembala memiliki angka 2000 yang negatif,
yaitu 2000 babi. Bangsa Kafir tadinya adalah anjing dan babi.
Memiliki angka 2000 yang negatif artinya kembali pada kekafiran,
kembali berkubang dalam dosa sampai puncaknya dosa. Babi-babi
ini menunjuk pada kenajisan dan kekayaan.
Yosua 3:3,6 3:3. dan memberi perintah kepada bangsa itu,
katanya: "Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian
TUHAN, Allahmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka
kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya--
3:6. Dan kepada para imam itu Yosua berkata, demikian: "Angkatlah
tabut perjanjian dan menyeberanglah di depan bangsa itu." Maka
mereka mengangkat tabut perjanjian dan berjalan di depan bangsa
itu.
Sikap terhadap Tabut Perjanjian adalah:
- Melihat
dan mengikuti Tabut Perjanjian.
Artinya
segala aspek hidup kita harus sesuai dengan Kabar Mempelai, sesuai
dengan pembukaan firman yang benar.
- Memikul
Tabut Perjanjian.
Bagi
hamba Tuhan, memikul Tabut adalah mempraktekkan dulu firman, baru
kemudian memberitakan firman.
Yosua 3:4 3:4. hanya antara kamu dan tabut itu harus ada
jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah
mendekatinya--maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu
tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui
dahulu."
Kalau sikap kita benar terhadap
firman, maka kita akan mendapat pembukaan jalan baru, jalan
yang tanpa Herodes. Itulah jalan salib di mana kita tidak akan pernah
tersandung.
JALAN BARU artinya kita selalu mengalami
pembaharuan, keubahan hidup, sampai di Yerusalem Baru.
Tetapi ada sikap yang salah terhadap tabut, yaitu:
- Tabut
Perjanjian diangkat dengan kereta.
2
Samuel 6:2-3 6:2.
Kemudian bersiaplah Daud, lalu berjalan dari Baale-Yehuda dengan
seluruh rakyat yang menyertainya, untuk mengangkut dari sana tabut
Allah, yang disebut dengan nama TUHAN semesta alam yang bertakhta di
atas kerubim.
6:3.
Mereka menaikkan
tabut Allah itu ke dalam kereta yang baru
setelah mengangkatnya dari rumah Abinadab yang di atas bukit. Lalu
Uza dan Ahyo, anak-anak Abinadab, mengantarkan kereta itu.
Artinya:
- tidak
mau mengalami perobekan daging,
tidak mau membayar harga.
Kemuliaan itu diawali dengan
penderitaan.
- mencampur
Kabar Mempelai dengan cara-cara dunia,
dengan pengetahuan, dll.
- Mengulurkan
tangan pada Tabut Perjanjian.
Ini
artinya ada campur tangan manusia untuk menambah atau mengurangi
Kabar Mempelai.
2
Samuel 6:6-7 6:6.
Ketika mereka sampai ke tempat pengirikan Nakhon, maka Uza
mengulurkan
tangannya kepada tabut Allah
itu, lalu memegangnya, karena lembu-lembu itu tergelincir. Akibatnya
adalah tergelincir. 6:7.
Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Allah membunuh dia di
sana karena keteledorannya itu; ia mati di sana dekat tabut Allah
itu.
Ini
terjadi di tempat pengirikan, yang merupakan tempat pemisahan sekam
dan gandum. Hari-hari ini kita harus tegas untuk memilih firman
pengajaran yang benar.
Kalau
kita mau MELIHAT,
MENGIKUTI, DAN MEMIKUL
Tabut Perjanjian, maka kita akan mengalami pekerjaan Tabut
Perjanjian. Pekerjaan Tabut Perjanjian:
- Memberikan
perhentian, kelegaan, damai sejahtera.
Bilangan
10:33-36 10:33.
Lalu berangkatlah mereka dari gunung TUHAN dan berjalan tiga hari
perjalanan jauhnya, sedang tabut perjanjian TUHAN berangkat di depan
mereka dan berjalan tiga hari perjalanan jauhnya untuk mencari
tempat perhentian bagi mereka.
10:34. Dan
awan TUHAN ada di atas mereka pada siang hari, apabila mereka
berangkat dari tempat perkemahan. 10:35. Apabila tabut itu
berangkat, berkatalah Musa: "Bangkitlah, TUHAN, supaya musuh-Mu
berserak dan orang-orang yang membenci Engkau melarikan diri dari
hadapan-Mu."
10:36.
Dan apabila tabut itu berhenti, berkatalah ia: "Kembalilah,
TUHAN, kepada umat Israel yang beribu-ribu laksa ini."
Kabar
Mempelai sanggup memindahkan suasana padang gurun dunia menjadi
suasana padang rumput yang hijau dan air yang tenang. Tangan
Mempelai akan memelihara hidup kita, memberikan ketenangan, dan
memberikan kemenangan atas musuh-musuh.
- Menyucikan
dan memandikan kita.
Yosua
3:14-16 3:14.
Ketika bangsa itu berangkat dari tempat perkemahan mereka untuk
menyeberangi sungai Yordan, para imam pengangkat tabut perjanjian
itu berjalan di depan bangsa itu.
3:15. Segera
sesudah para pengangkat tabut itu sampai ke sungai Yordan, dan para
imam pengangkat tabut itu mencelupkan kakinya ke dalam air di tepi
sungai itu--sungai Yordan itu sebak sampai meluap sepanjang tepinya
selama musim menuai--
3:16.
maka berhentilah air itu mengalir. Air
yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan,
jauh sekali, di dekat Adam, kota yang terletak di sebelah Sartan,
sedang air yang
turun ke Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama sekali.
Lalu menyeberanglah bangsa itu, di tentangan Yerikho.
Penyucian
ini dobel:
- Air
di hilir masuk ke Laut Mati ('air
yang turun ke Laut Araba itu, yakni Laut Asin, terputus sama
sekali'),
artinya penyucian
dari dosa masa lalu dan beban dosa.
Dosa
masa lalu harus diakui kepada Tuhan dan sesama lewat pekerjaan
firman.
- Air
yang di hulu tidak bisa turun ('Air
yang turun dari hulu melonjak menjadi bendungan'),
artinya penyucian
dari dosa masa depan
yang merintangi atau menjerat di depan.
Ibrani
12:1 12:1.
Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi
kita, marilah kita menanggalkan
semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita,
dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi
kita.
Kalau
kabar mempelai menyucikan kita, maka hasilnya kita akan dipakai
dalam kegerakan hujan akhir. Efesus
5:25-26 5:25.
Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi
jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
5:26. untuk
menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan
air dan firman,
5:27.
supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya
dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi
supaya jemaat kudus dan tidak bercela.
- Memberikan
kekuatan ekstra kepada kita
sehingga kita bisa kuat dan teguh hati menghadapi ajaran palsu,
menghadapi pencobaan-pencobaan.
Mazmur
132:8 132:8.
Bangunlah, ya TUHAN, dan pergilah ke tempat perhentian-Mu, Engkau
serta tabut kekuatan-Mu!
1
Tawarikh 28:20 28:20.
Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan
teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan
janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau.
Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala
pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.
Hasilnya
adalah tangan Sang
Mempelai yang akan memeluk kita dan menyelesaikan segala masalah
kita,
sampai menyelesaikan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, dan
kita bersama Dia selama-lamanya masuk dalam Pesta Nikah Anak
Domba.
Tuhan sebagai Mempelai Pria yang akan menyelesaikan
segala sesuatu untuk kita tepat pada waktuNya.
Tuhan memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|