|
||||
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
| RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUGAN | ||
|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Raya Malang, 19 Juli 2009 (Minggu Pagi) Ibadah Raya Malang, 05 Februari 2012 (Minggu Pagi) Ibadah Kenaikan Tuhan Ngunut, 18 Mei 2012 (Jumat Sore) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 September 2009 (Senin Sore) Ibadah Raya Malang, 20 Februari 2011 (Minggu Pagi) Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 24 Juli 2009 (Jumat Tengah Malam) Ibadah Doa Malang, 17 Agustus 2010 (Selasa Sore) Ibadah Paskah Surabaya, 08 April 2012 (Minggu Sore) Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Mei 2010 (Sabtu Sore) Ibadah Raya Malang, 14 Juni 2009 (Minggu Pagi) Ibadah Paskah Malang, 04 April 2010 (Minggu Pagi) Ibadah Raya Surabaya, 27 Juni 2010 (Minggu Sore) Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 01 Juni 2010 (Selasa Pagi) Ibadah Raya Surabaya, 05 Juni 2011 (Minggu Sore) Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 November 2010 (Senin Sore) TRANSKRIP LENGKAP Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008) Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008) Doa (Selasa, 12 Februari 2008) Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008) Doa (Selasa, 05 Februari 2008) Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008) Doa (Selasa, 29 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008) Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008) Doa (Selasa, 15 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008) Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008) Doa (Selasa, 08 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008) Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007) Doa (Rabu, 26 Desember 2007) Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007) Lain (Kamis Sore, 17 November 2011) Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011) Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra. Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak] Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org Ibadah Raya Malang, 02 Mei 2010 (Minggu Pagi) Matius 25:1,13 25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. 25:13 Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya." Yesus akan datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja di atas segala raja, sebagai Mempelai Laki-laki Sorga. Kedatangan Yesus kedua kali ini tidak diketahui waktunya, oleh sebab itu gereja Tuhan harus selalu siap sedia, berjaga-jaga untuk menyambut kedatangan Tuhan kedua kali. Yang harus dijaga adalah PELITA HARUS TETAP MENYALA. Pelita yang padam dan gelap akan ketinggalan saat Yesus datang kedua kali, dan akan masuk kebinasaan untuk selama-lamanya. Ada 2 syarat supaya pelita tetap menyala:
Ada 2 macam pemberitaan Injil:
Mengapa harus menerima Kabar Mempelai? Matius 25:6 25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia! Sebab gereja Tuhan berada pada suasana tengah malam, yaitu situasi paling gelap. Kabar Mempelai adalah cahaya Injil Kemuliaan Kristus yang menerangi kegelapan malam, supaya gereja Tuhan tidak hidup dalam kegelapan dunia tetapi hidup dalam terang, pelita tetap menyala. Tanpa Kabar Mempelai, maka pelita pasti akan padam = bintang yang gugur. Kabar Mempelai ini bukan hanya milik GPT, tetapi milik semua gereja, karena ada di dalam Alkitab. Wahyu 12:3-4 12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota. 12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya. Penyebab bintang gugur:
Proses bintang gugur:
Contoh bintang yang gugur adalah Petrus. Petrus sudah bimbang, pelitanya hampir padam. Kemudian Petrus menyangkal Tuhan, pelitanya benar-benar padam. Petrus ini adalah gambaran hamba Tuhan yang hebat. Matius 14:28-30 14:28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." 14:29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. 14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" Saat menghadapi pencobaan, Petrus menjadi bimbang dan mulai tenggelam = pelitanya hampir padam. Tetapi untunglah, saat pelitanya hampir padam, Petrus mengulurkan tangan kepada Tuhan. Inilah yang ditunggu Tuhan, mengulurkan tangan = percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan, dan hanya berseru nama Tuhan. Maka Tuhan juga akan mengulurkan tanganNya kepada kita, mengangkat kehidupan kita dari segala ketenggelaman. Dulu Yesus datang berjalan di atas air, ini menunjuk pada kuasa pengangkatan, kuasa kemuliaan. Sekarang, cahaya Injil Kemuliaan Kristus akan disinarkan pada kehidupan yang mau menerima Kabar Mempelai, untuk bisa mengangkat kita dari ketenggelaman. Mengulurkan tangan pada Tuhan = percaya dan mempercayakan diri pada firman pengajaran yang benar. Lukas 22:54-57 22:54. Lalu Yesus ditangkap dan dibawa dari tempat itu. Ia digiring ke rumah Imam Besar. Dan Petrus mengikut dari jauh. 22:55 Di tengah-tengah halaman rumah itu orang memasang api dan mereka duduk mengelilinginya. Petrus juga duduk di tengah-tengah mereka. 22:56 Seorang hamba perempuan melihat dia duduk dekat api; ia mengamat-amatinya lalu berkata: "Juga orang ini bersama-sama dengan Dia." 22:57 Tetapi Petrus menyangkal, katanya: "Bukan, aku tidak kenal Dia!" Yohanes 18:25-26 18:25 Simon Petrus masih berdiri berdiang. Kata orang-orang di situ kepadanya: "Bukankah engkau juga seorang murid-Nya?" 18:26 Ia menyangkalnya, katanya: "Bukan." Kata seorang hamba Imam Besar, seorang keluarga dari hamba yang telinganya dipotong Petrus: "Bukankah engkau kulihat di taman itu bersama-sama dengan Dia?" Tetapi Petrus masih diuji satu kali lagi. Petrus menyangkal Yesus. Permulaan Petrus menyangkal Yesus adalah karena berdiang pada api asing ajaran-ajaran lain. Berdiang itu hangat; mungkin akan mendapat perkara yang jasmani, tetapi akan berakhir dengan kebinasaan. Sebenarnya Petrus sudah menyangkal 3 kali, pelitanya sudah padam, dan seharusnya ia binasa. Lukas 22:60-62 22:60 Tetapi Petrus berkata: "Bukan, aku tidak tahu apa yang engkau katakan." Seketika itu juga, sementara ia berkata, berkokoklah ayam. 22:61 Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku." 22:62 Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya. Yohanes 21:17-19 21:17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku. 21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki." 21:19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku." Kokok ayam ini adalah firman penggembalaan yang diulang-ulang. Firman penggembalaan dalam Kabar Mempelai = cahaya Injil Kemuliaan Kristus mampu membuat pelita yang padam menjadi nyala kembali. Waktu ayam berkokok, hati Petrus menjadi sedih. Kabar Mempelai akan menusuk sampai ke dalam hati supaya hati kita melembut, mengakui segala kekurangan dan kegagalan. Kalau sudah melembut, maka pasti akan bisa mengulurkan tangan kepada Tuhan, yaitu:
1 Petrus 5:6 5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Tuhan memberkati. kembali ke halaman sebelumnya |
|
|
IBADAH RUTIN DI MALANG Minggu jam 07:15 (Ibadah Raya) |
IBADAH RUTIN DI SURABAYA Minggu jam 16:30 (Ibadah Sekolah Minggu) |
IBADAH KUNJUNGAN
18 Mei 2012 (Ibadah Kunjungan ke Ngunut) |
| home transkrip firman lengkap ringkasan firman kesaksian tabernakel sejarah gereja profile gereja |
All
Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH" Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top |